Sabtu, 31 Desember 2005

LPNU Perjuangkan Nasib Petani Garam

Jakarta, Muhammadiyah Asli?

Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) menyesalkan nasib petani garam yang makin terpuruk. Hal itu diisebabkan rendahnya harga garam, tata niaga, infrastruktur, dan kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada petani.

LPNU Perjuangkan Nasib Petani Garam (Sumber Gambar : Nu Online)
LPNU Perjuangkan Nasib Petani Garam (Sumber Gambar : Nu Online)

LPNU Perjuangkan Nasib Petani Garam

Demikian ? diungkapkan Pengurus Pusat LPNU Mustholihin Majid selepas Focus Group Discussion (FGD) Pra Kongres Garam Nasional dengan tema Menuju Swasembada Garam dan Kesejahteraan Petani Garam Indonesia, Jumat (27/4) mulai pukul 09.00 – 15.00 WIB di Hotel Sofyan, Jl. Cut Meutia No. 9 Jakarta Pusat.

“Kinerja departemen terkait petani garam misalnya, masih egosektor. Departemen mengedepankan ego masing-masing. Tidak bekerja secara holistik,” ungkap Mustholihin. ?

Muhammadiyah Asli

“Kalau serius pasti selesai lah. Garam kan nggak sulit, mengandalkan matahari, lahan. Apa susahnya? Ke depan, mudah-mudahan pemerintah mulai serius memikirkan nasib petani garam ini.”

Untuk memetakan persoalan nasib petani garam, LPNU mengundang beragam pihak, diantaranya pakar kelautan dan guru besar IPB Rokhmin Dahuri, ahli pangan dan guru besar UGM sekaligus ketua PBNU Maksum Mahfudz, Direktur Industri Kimia Dasar Kementerian Perindustrian, Tony Tanduk, petani garam Sumenep H. Pandji Taufik,?

Muhammadiyah Asli

Diundang pula Direktur Distribusi dan Keuangan PT Garam Yulian, Direktur Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pengembangan Usaha Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Ansori Zawawi, dan Direktur Impor Kementerian Perdagangan Arlinda.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis ? : Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Daerah Muhammadiyah Asli

Ini adalah web log Muhammadiyah Asli. LPNU Perjuangkan Nasib Petani Garam di Muhammadiyah Asli ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock