Tampilkan postingan dengan label Pemurnian Aqidah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemurnian Aqidah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Februari 2018

Utusan Grand Syekh Al-Azhar Mesir Kunjungi PBNU

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Rombongan guru besar universitas Al-Azhar Kairo mengadakan lawatan ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Mereka dengan pimpinan rombongan Prof DR Abdul Mun’im Fuad, menyampaikan salam hormat dan dukungan Grand Syekh Al-Azhar yang tidak bisa hadir silaturahmi dengan pengurus NU.

Grand Syekh Al-Azhar melalui utusannya Mun’im Fuad menyatakan bahwa cara pandang keagamaan yang dikembangkan NU sama sekali mirip dengan cara pandang guru-guru Al-Azhar.

Utusan Grand Syekh Al-Azhar Mesir Kunjungi PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Utusan Grand Syekh Al-Azhar Mesir Kunjungi PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Utusan Grand Syekh Al-Azhar Mesir Kunjungi PBNU

“Terima kasih sudah menerima kami. Kami merasa terhormat di tempat mulia ini. Kami sampaikan amanah Grand Syekh untuk NU yang dalam waktu dekat mengadakan Muktamar,” kata Mun’im Fuad mengawali sambutannya dengan bahasa Arab di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (27/5) siang.

Muhammadiyah Asli

Di hadapan pengurus harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, Mun’im Fuad menyatakan kekagumannya pada NU. Menurutnya, NU dengan massanya yang besar bahkan mayoritas di Indonesia berani pasang badan melindungi hak-hak dasar warga Indonesia yang memiliki keragaman suku, keyakinan, agama, bahkan paham politik.

Dengan mendukung penuh persatuan NKRI, NU menjadikan perbedaan-perbedaan itu sebagai rahmat.

Muhammadiyah Asli

“Kuncinya satu, karena kami mendukung asas Pancasila. Dengan demikian, segala bentuk perbedaan dan keragaman yang ada di Indonesia, tidak menjadi alasan perpecahan bagi kami. Beda dengan di Timur Tengah. Kami tetap mayoritas di sini, tetapi kami menjadi teladan di tengah keragaman minoritas,” kata Ketum PBNU KH Said Aqil menyambut Mun’im Fuad.

Walhasil, selamat datang di Indonesia. Silakan saksikan sendiri nikmatnya persatuan di Indonesia, tandas Kang Said berbahasa Arab. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pemurnian Aqidah, Warta Muhammadiyah Asli

Minggu, 11 Februari 2018

Nuzulul Qur’an Hakekatnya Introspeksi Diri

Probolinggo, Muhammadiyah Asli



Peringatan Nuzulul Qur’an pada hakekatnya adalah ingin mengajak untuk introspeksi bersama-sama. Apakah ayat-ayat Allah dalam Al-Qur’an masih menghiasi dalam kesibukan kesehariannya di dunia ini.

Hal tersebut ditegaskan oleh Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo H. Hasan Aminuddin dalam peringatan Nuzulul Qur’an 1438 H yang digelar oleh Polres Probolinggo di Masjid Amaanullah Mapolres Probolinggo, Selasa (20/6) malam.

Nuzulul Qur’an Hakekatnya Introspeksi Diri (Sumber Gambar : Nu Online)
Nuzulul Qur’an Hakekatnya Introspeksi Diri (Sumber Gambar : Nu Online)

Nuzulul Qur’an Hakekatnya Introspeksi Diri

“Pernahkah kita dengan alat komunikasi yang canggih mengisi Al-Qur’an dalam handphone. Pernahkah dalam sholat satu ayat dibaca. Kegiatan ini mengajak kita yang lupa dan lalai tatlala disibukkan oleh tugas masing-masing. Meskipun satu ayat setidaknya bisa mengamalkan di lingkungannva,” katanya

Dengan kegiatan ini jelas Hasan, setidaknya polisi ini mampu mengamalkan ayat Al-Qur’an sesuai tupoksinya. Kalau tidak mampu secara finansial setidaknya bisa bermanfaat bagi masyarakat. “Di tengah-tengah fragmatisme yang sulit ini, saya ingin memberikan solusi. Cukup dengan tersenyum, seorang polisi sudha memberikan manfaat,” jelasnya.

Muhammadiyah Asli

Hasan menegaskan bahwa peran dan tugas ibu-ibu selaku istri polisi memang dibutuhkan. “Belailah kasih sayang suaminya dengan doa. Karena doa itu Insya Allah tugas suami masing-masing cukup berat. Sebab kamtibmas menjadi indikator keberhasilan polisi,” tegasnya.

Lebih lanjut Hasan menerangkan bahwa sesuai dengan kewenangan polisi, banyak lahan yang dapat dilakukan untuk berbuat baik kepada masyarakat di Kabupaten Probolinggo. “Terima kasih karena situasi kamtinmas di ? Kabupaten Probolinggo cukup kondusif,” ungkapnya.

Hasan menambahkan bahwa tantangan ke depan bagaimana seorang polisi mampu beramar makruf nahi mungkar. Yang jelas untuk meniadakan sama sekali tidak mungkin. “Setelah saya melihat secara seksama, kemungkaran di zaman ini banyak dilakukan oleh anak muda. Berbeda dengan dulu yang banyak dilakukan oleh orang tua karena alasan ekonomi. Mengurai kemungkanan bukan hanya tugas polisi tetapi juga semua elemen masyarakat,” pungkasnya.

Peringatan Nuzulul Qur’an ini dihadiri oleh Wakil Rais PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin beserta segenap jajaran, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton KH Zuhri Zaini, Ketua FKUB Kabupaten Probolinggo KH Idrus Ali, Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo KH Abdul Hadi Saifullah dan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli News, Pemurnian Aqidah Muhammadiyah Asli

Senin, 29 Januari 2018

Ibu Muslimat, Madrasah Pertama bagi Anak

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, lembaga pendidikan pertama bagi seorang anak adalah ibunya sendiri. Oleh karena itu, ibu-ibu Muslimat NU harus menjalankan peran sebaik-baiknya agar melahirkan generasi terbaik.

Ibu Muslimat, Madrasah Pertama bagi Anak (Sumber Gambar : Nu Online)
Ibu Muslimat, Madrasah Pertama bagi Anak (Sumber Gambar : Nu Online)

Ibu Muslimat, Madrasah Pertama bagi Anak

“Muslimat adalah madrasah pertama untuk menjadi putra-putri baik,” kata kiai yang akrab disapa? Kang Said pada pidato pembukaan Kongres Muslimat NU ke-17 di Asrama Embarkasi Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur pada Kamis (24/11).

Sebagai madrasah pertama, kata Kang Said, jika Muslimat mempersiapkan diri perannya dengan baik, secara tidak langsung berarti mempersiapkan bangsa yang baik.

Muhammadiyah Asli

Kang Said menegaskan, Muslimat NU harus percaya diri bertekad utk melahirkan generasi yangg akan datang. Generasi yang kuat agamanya, ilmunya, politiknya, kebudayaannya, ekonominya.

Muhammadiyah Asli

“Al-Quran memperingatkan jangan sampai melahirkan generasi yang lemah!” tegasnya. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Berita, Pemurnian Aqidah Muhammadiyah Asli

Sabtu, 06 Januari 2018

Penderita HIV Meningkat, Remaja Wonosobo Diimbau Hindari Pergaulan Bebas

Wonosobo, Muhammadiyah Asli. Para remaja dan pelajar di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, diimbau mengendalikan diri dari pergaulan bebas menyusul meningkatnya jumlah penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) di daerah ini. Ironisnya, para penderita kebanyakan tengah memasuki usia produktif, yakni 24-35 tahun.

Penderita HIV Meningkat, Remaja Wonosobo Diimbau Hindari Pergaulan Bebas (Sumber Gambar : Nu Online)
Penderita HIV Meningkat, Remaja Wonosobo Diimbau Hindari Pergaulan Bebas (Sumber Gambar : Nu Online)

Penderita HIV Meningkat, Remaja Wonosobo Diimbau Hindari Pergaulan Bebas

Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Wonosobo Ahmad Haryanto saat selapanan rutin (pertemuan bulanan) bersama Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Kecamatan Kejajar, Wonosobo, di Gedung Olah Raga (GOR) Desa Tieng, Kejajar, Selasa (19/11).

Menurutnya, perlaku seks bebas di kalangan pelajar dan remaja sangat disayangkan, mengingat di usia produktif ini mereka semestinya memanfaatkan lebih banyak kesempatan untuk meraih prestasi atau melakukan hal positif lainya. 

Muhammadiyah Asli

“Untuk meminimalisir agar penyakit ini tidak semakin meluas, cara yang bisa dilakukan adalah dengan membentuk Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat (PIKM) , dimana para pengurusnya adalah mereka yang ahli di bidangnya,” tegas Ahmad Haryanto. 

Muhammadiyah Asli

Pengasuh Pondok Pesantren Nur Hidayah Kongsi Bumirejo, Mojotengah, Wonosobo, Hakim Muzaki, saat memberi taushiyah mendorong hadirin untuk meneladani semangat juang para ulama NU. Pelajar NU harus sanggup menggunakan masa mudanya untuk berkontribusi kepada NU dan bangsa. 

Pengurus Majelis Wakil Cabang NU (MWC NU) Kecamatan Kejajar, Mashud, mengaku senang dengan pertemuan PAC IPNU-IPPNU Kejajar kali ini. Tak hanya dihadiri kader IPNU-IPPNU ditingkat anak cabang tapi juga para pengurus di tingkat cabang. (Fathul Jamil/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pemurnian Aqidah, Aswaja, Quote Muhammadiyah Asli

Minggu, 31 Desember 2017

Suara PMII untuk Pemerintah RI di Hari Buruh Dunia

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Bidang Advokasi dan Kebijakan Publik menilai, peringatan hari buruh dunia merupakan momentum tepat terutama pemerintah untuk memperbaiki regulasi yang berpihak pada kesejahteraan pekerja. Dalam rilisnya, PMII meminta pemerintahan Ir Joko Widodo untuk memperhatikan sejumlah hal berikut ini.

Suara PMII untuk Pemerintah RI di Hari Buruh Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
Suara PMII untuk Pemerintah RI di Hari Buruh Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

Suara PMII untuk Pemerintah RI di Hari Buruh Dunia

Pengurus harian PB PMII menuntut pemerintahan kini untuk:

1. Momentum Mayday tahun 2015 ini adalah momenteum evaluasi total system perburuhan di Indonesia diawal pemerintahan Jokowi-JK, baik di pemerintahan, pengusaha maupun perlindungan terhadap hak-hak buruh.?

Muhammadiyah Asli

2. Membenahi system perburuhan Indonesia dengan merevisi UU 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, Karena UU ini ? terlalu berpihak pada pengusaha dan mempersempit ruang buruh untuk menjadi sejahtera dan UU ini juga sudah banyak pasal yang di review dan diputus oleh MK.

3. Merevisi UU 39 tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia di Luar Negeri karena, UU ini lebih banyak mengatur teknis penempatan TKI dari pada perlindungan TKI.

Muhammadiyah Asli

4. Stop diskriminasi dan Kriminalisasi buruh,

5. Stop Politik Upah Murah Buruh?

6. Menuntut Pemerintah untuk Melindungi tenaga kerja Indonesia dari serbuan tenaga kerja asing

7. Mendorong Pemerintah untuk merealisasikan kebijakan yang terkait dengan Jaminan Kesehatan,keselamatan kerja dan hari tua buruh yang tidak memberatkan Buruh

8. Perluas lapangan kerja untuk mengurangi Buruh di Indonesia ke Luar Negeri

9. Mendorong Pemerintah untuk tidak melepas harga BBM yang dikendalikan oleh mekanisme pasar. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Cerita, Pemurnian Aqidah, Syariah Muhammadiyah Asli

Kamis, 21 Desember 2017

Struktur Kepengurusan PBNU Segera Dibentuk

Jakarta, Muhammadiyah Asli. KH Said Aqil Siroj yang baru saja terpilih menjadi ketua umum PBNU dalam muktamar ke-33 NU akan secepatnya membentuk struktur kepengurusan NU agar bisa segera menyusun program kerja yang melaksanakan kegiatan.?

Insyaallah minggu depan sudah beres. Kiai Makruf akan punya gawe besar, yaitu haulnya Syeikh Nawawi Al Bantani Jum’at malam, setelah itu baru kita rapat,” katanya di gedung PBNU, Senin (10/8).?

Struktur Kepengurusan PBNU Segera Dibentuk (Sumber Gambar : Nu Online)
Struktur Kepengurusan PBNU Segera Dibentuk (Sumber Gambar : Nu Online)

Struktur Kepengurusan PBNU Segera Dibentuk

Ia mengaku, saat ini usulan nama para pengurus, baik di jajaran syuriyah, tanfidziyah maupun di lembaga dan lajnah sangat banyak.?

Muhammadiyah Asli

“Waduh, sudah sangat banyak, tetapi tidak mungkin masuk semua. Kalau istilahnya Jokowi, tidak ada transaksional. Pengurus yang akan kita pilih dengan mempertimbangkan agenda NU ke depan.”?

Mereka yang menjadi pengurus harus sudah pernah aktif di lingkungan NU atau badan otonom, dan tidak merangkap jabatan di partai politik.?

Muhammadiyah Asli

Ia juga berjanji akan mengakomodasi warga NU potensial, meskipun dalam momen muktamar lalu mendukung calon lain.

“Saya akan mengakomodasi semuanya, ngak ada rasa permusuhan atau dendam karena ke depan tantangannya sangat berat, kita memasuki pasar bebas, globalisasi yang sangat menantang, ekstrimisme, radikalisme dan lainnya.”

Mengenai program ke depan, fokus yang akan dilakukan adalah melanjutkan program yang saat ini belum tuntas.?

“Agenda baru, akan saya prioritaskan luar Jawa. Pelajaran bagi saya, luar Jawa sering mengkritik saya, merasa kurang diperhatikan. Saya terima kritikan itu,” tandasnya. (Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pemurnian Aqidah Muhammadiyah Asli

Minggu, 17 Desember 2017

6 Strategi Peningkatan Mutu Madrasah

Jakarta, Muhammadiyah Asli - Hasil penelitian Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Balitbang dan Diklat Kemenag (2016 yang dilakukan di tiga Madrasah Tsanawiyah (MTs) yaitu MTsN 2 Bandar Lampung, MTs Al Hikmah dan MTsN Bukit Raya Pekanbaru menemukan enam strategi peningkatan mutu pendidikan di madrasah.

Pertama, pengembangan kurikulum dan pembelajaran yang berorientasi pada siswa (student centered). Strategi ini lebih mampu memberdayakan pembelajaran siswa yang menekankan pada keaktifan belajar murid, bukan pada keaktifan mengajar guru.

6 Strategi Peningkatan Mutu Madrasah (Sumber Gambar : Nu Online)
6 Strategi Peningkatan Mutu Madrasah (Sumber Gambar : Nu Online)

6 Strategi Peningkatan Mutu Madrasah

Kedua, pengelolaan kesiswaan yang berfokus pada pelayanan terhadap peserta didik agar mereka berhasil dalam mengikuti proses pembelajaran dan sekaligus dapat memberi harapan semua pihak.

Ketiga, pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan. Pengelolaan ketenagaan bertujuan? untuk? mendayagunakan tenaga-tenaga kependidikan secara efektif dan efisien guna mencapai hasil yang optimal, namun tetap dalam kondisi yang menyenangkan.

Muhammadiyah Asli

Keempat, pengelolaan sarana prasarana, mulai dari pengadaan, pemeliharaan dan perbaikan, hingga sampai pengembangan. Hal ini didasari oleh kenyataan bahwa madrasah yang paling mengetahui kebutuhan sarana dan prasarana, baik kecukupan, kesesuaian, maupun kemuktahirannya, terutama sarana dan prasarana yang sangat erat kaitannya dengan proses belajar mengajar secara langsung.

Terkait penyediaan sarana prasarana di tiga MTs, dimana? MTsN 2 Bandar Lampung, MTs Al Hikmah dan MTsN Bukit Raya Pekanbaru telah menyediakan beragam fasilitas penunjang peningkatan mutu pendidikan diantaranya mulai dari penyediaan ruangan belajar, kantor kepala, TU dan guru, laboratorium komputer, laboratorium IPA, laboratorium bahasa, gedung olahraga, lapangan upacara, ruang Bimbingan Konseling, ruang UKS/M, sangar pramuka, sanggar seni, perpustakaan, masjid, tempat parkir, pos keamanan, pagar.

Muhammadiyah Asli

Kelima, pengelolaan pembiayaan. Keuangan di madrasah merupakan bagian yang amat penting karena setiap kegiatan membutuhkan dana. Madrasah? juga? harus? diberikan? kebebasan? untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang mendatangkan penghasilan, sehingga sumber keuangan tidak semata-mata tergantung pada pemerintah.

MTsN 2 Bandar Lampung dan MtsN Bukit Raya? dana yang digunakan selain adari Bantuan Operasional Sekolah (BOS), juga dari para donatur, keterlibatan orang tua, juga bantuan dana dari Pemda dan lembaga DPRD. Sedangkan MTs Al-Hikmah Bandar Lampung, dana banyak berasal dari kharismatik Kyai pesantren Al-Hikmah Bandar Lampung yang membuat masyarakat mau membrikan sumbangan dana untuk peningktan mutu madrasah.

Keenam, output yang diharapkan. Madrasah harus memiliki output yang diharapkan. Output madrasah adalah prestasi madrasah yang dihasilkan oleh proses pembelajaran dan manajemen di madrasah. Output madrasah diklasifikasikan menjadi dua, yaitu output berupa prestasi akademik (academic achievement) dan output berupa prestasi non akademik (non academic achievement).

Terkait output yang prestasi di madrasah, tiga MTs yang telah diteliti memiliki peserta didik yang mumpuni di bidang akademik, dimana peserta didik telah mendapat NEM yang bagus dan meraih berbagai? kejuaraan di antaranya kejuaraan olimpiade matematika, fisika, biologi. Begitu pula dengan prestasi nonakademik, dimana ketiga Mts yang diteliti telah memiliki penghargaan mulai dari tingkat nasional, tingkat propinsi dan tingkat kab/kota, misalnya kejuaraan pramuka, PMR, seni tari, Silat, Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ). (Kendi Setiawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pemurnian Aqidah, Berita Muhammadiyah Asli

Minggu, 10 Desember 2017

Mendulang Pahala dengan Buka Puasa Bersama

Ada satu budaya yang sering dilakukan oleh masyarakat Muslim di Indonesia saat bulan Ramadhan; buka bersama atau dalam bahasa gaul kaum muda sering disebut dengan singkatan “bukber”.

Tradisi buka bersama adalah tradisi mengundang kerabat, teman sekantor, atau kalangan lainnya untuk berbuka puasa bersama-sama di mana sang pengundang yang menyediakan makanan berbuka. Pada umumnya mereka yang diundang merasa senang dengan kegiatan ini. Meski tidak dipungkiri bahwa ada sebagian orang yang enggan untuk menghadirinya dengan berbagai alasan, di antaranya lebih memilih berbuka dengan anggota keluarga karena waktu berbuka puasa adalah waktu yang sangat baik untuk lebih mengeratkan hubungan batin antara orang tua dan anak-anaknya.

Mendulang Pahala dengan Buka Puasa Bersama (Sumber Gambar : Nu Online)
Mendulang Pahala dengan Buka Puasa Bersama (Sumber Gambar : Nu Online)

Mendulang Pahala dengan Buka Puasa Bersama

Terlepas dari berbedanya sikap masyarakat dalam memandang budaya berbuka bersama ini ada baiknya bila kita mencoba mempelajari berbagai hal kebaikan yang terkandung di dalamnya.

Berbuka bersama adalah mengundang orang lain—baik satu atau lebih—untuk bersama-sama berbuka puasa dengan makanan yang telah disediakan pengundang. Ini artinya orang yang mengundang memberi makanan untuk berbuka kepada orang yang sedang berpuasa. Dalam hal ini banyak kebaikan yang dijanjikan bagi para pelakunya. Baginya diberikan pahala semisal pahala orang berpuasa yang ia beri makanan untuk berbuka tanpa sedikitpun mengurangi pahalanya orang yang berpuasa itu.

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli

Imam Al-Baghawi dalam tafsirnya menyampaikan satu hadis yang cukup panjang tentang hal ini. Sebagian kutipan hadis tersebut menuturkan:

? ? ? ? ? ? ?:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ... ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?» ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: «? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Dari Sa’id bin Musayab dari Salman ia berkata:

Rasulullah SAW berkhutbah kepada kami di hari terakhir bulan Sya’ban. Beliau bersabda, “... Barangsiapa yang memberi buka puasa kepada orang yang berpuasa di bulan Ramadhan maka hal itu menjadi ampunan bagi dosa-dosanya dan pembebasan dirinya dari api neraka. Baginya pahala seperti pahalanya orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi sedikitpun pahala puasa orang yang diberi buka tersebut.” Orang-orang berkata, “Ya Rasulullah, tidak setiap kami dapat memberi buka puasa kepada orang yang berpuasa.” Rasulullah bersabda, “Allah akan memberikan pahala yang demikian ini kepada orang memberi buka puasa kepada orang yang berpuasa meskipun hanya dengan susu encer, sepotong kurma, atau seteguk air. Dan barang siapa yang mengenyangkan orang yang berpuasa maka Allah akan memberinya minum dari telagaku di mana setelahnya ia tak akan haus sampai masuk ke dalam surga...” (Al-Husain bin Mas’ud Al-Baghawi, Tafsir Ma’alimut Tanzil [Kairo: Darul Alamiyah, 2016], jil. 1, hal. 196 – 197)

Ya, hanya dengan memberi seteguk air untuk berbuka puasa saja pelakunya akan mendapatkan kebaikan yang begitu besar. Lalu bagaimana bila yang diberikan adalah sepaket makanan komplit dengan lauk beraneka macam hingga orang yang berbuka merasa kenyang?

Ini dari sisi memberi makan kepada orang yang berpuasa.

Mengundang orang untuk berbuka bersama juga berarti mengundang orang untuk menjadi tamu di rumahnya. Itu artinya si pengundang juga akan mendapatkan banyak kebaikan dari amalan menjamu tamu atau dliyafah.

Syaikh Zainudin Al-Malibari dalam kitab Irsyadul Ibad mengutip beberapa hadis yang menuturkan tentang keutamaan menjamu tamu di antaranya:

Diriwayatkan oleh Imam Ad-Dailamai dari Anas bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Bila seorang tamu mengunjungi suatu kaum maka ia masuk dengan membawa rezekinya dan bila keluar ia keluar dengan membawa dosa-dosa kaum itu.”

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dunya dari Hibban bin Abi Jandah, “Sesungguhnya sedekah yang paling cepat sampai ke langit adalah bila seseorang menyiapkan makanan yang baik lalu ia mengundang saudara-saudaranya untuk menikmatinya” (Zainudin Al-Malibari, Irsyadul ‘Ibaad [Jakarta: Darul Kutul Al-Islamiyah, 2010], hal. 82)

Lalu bagaimana dengan orang yang diundang? Kebaikan apa yang akan ia dapatkan?

Setidaknya mereka yang diundang untuk berbuka bersama mendapatkan kebaikan atas pengamalan ajaran untuk memenuhi undangan sebagai hak seorang muslim atas muslim lainnya dan kebaikan atas pengamalan ajaran untuk bersilaturahmi. Wallahu a’lam. (Yazid Muttaqin)



Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pemurnian Aqidah, IMNU Muhammadiyah Asli

Kamis, 23 November 2017

Songsong Ujian, Pelajar SMA Al-Muayyad Ziarahi Makam Pandanaran

Surakarta, Muhammadiyah Asli. Pelajar SMA Al-Muayyad Surakarta berziarah di makam sunan Pandanaran Klaten dan makam KH Manshur Popongan. Mereka berdoa kepada Allah di makam kedua orang saleh ini dalam rangka menyambut Ulangan Tengah Semester.

Songsong Ujian, Pelajar SMA Al-Muayyad Ziarahi Makam Pandanaran (Sumber Gambar : Nu Online)
Songsong Ujian, Pelajar SMA Al-Muayyad Ziarahi Makam Pandanaran (Sumber Gambar : Nu Online)

Songsong Ujian, Pelajar SMA Al-Muayyad Ziarahi Makam Pandanaran

Salah satu panitia ziarah, Munir mengakui bahwa tradisi ziarah pelajar ini terbilang baru. “Sudah berjalan beberapa kali namun itu masih tergolong program baru. Dahulu biasanya pondok melakukan ziarah Soloraya menjelang khataman, namun untuk saat ini menjelang UTS maupun UAS,” kata Munir kepada Muhammadiyah Asli, Selasa (23/9).

Pelajar SMA Al-Muayyad biasanya ziarah ke makam para pendiri pesantren serta makam wali dan syuhada’ di kompleks pemakaman Makamhaji.

Muhammadiyah Asli

Ziarah jelang ujian ini menjadi sarana pelajar mendekatkan diri kepada Allah, sehingga memperoleh kesiapan batin dalam menghadapi ulangan. “Selain menambah kekuatan mental, kita ingin menghidupkan tradisi pesantren di kalangan pelajar,” imbuh Munir. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Olahraga, Makam, Pemurnian Aqidah Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli

Jumat, 03 November 2017

Shalawat Bergemuruh di Lampung Selatan

Kalianda, Muhammadiyah Asli -

Masyarakat Sholawat Kubro (Mas Bro) Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung menggelar Semarak Candipuro Bershalawat, di areal Masjid Agung Beringin Kencana Rodatul Hidayah. Menghadirkan Habib Umar bin Ahmad Bafaqih dari Yogyakarta, kegiatan dalam rangka Gebyar Muharram 1438 H itu dihadiri kurang lebih 4 ribu jamaah.

"Dengan bershalawat kita tingkatkan ukhuwah islamiyah untuk menjaga muruah Nahdlatul Ulama," ujar Habib Umar, di Kalianda, Rabu malam (5/10).?

Shalawat Bergemuruh di Lampung Selatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Shalawat Bergemuruh di Lampung Selatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Shalawat Bergemuruh di Lampung Selatan

Hadir dalam kegiatan dimulai pukul 19.30 WIB itu, Ajun Komisaris Besar Polisi Adi Ferdian Saputra, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Fredy mewakili Bupati Zainudin Hasan, jajaran Pengurus Cabang NU dan GP Ansor setempat, serta sejumlah kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

"Banser bertugas pengamanan dalam kegiatan ini 150 personil," ujar Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) Banser Lampung Tatang Sumantri.

Suasana di lokasi ramai. Jamaah dari berbagai kelompok pengajian pun antusias diajak melantunkan sholawat dengan kompak diiringi Mas Bro Lampung Selatan. (Gatot Arifianto)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nasional, Pendidikan, Pemurnian Aqidah Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli

Senin, 26 Juni 2017

Kemendesa Jajaki “Kerjasama Selatan-selatan” Bangun Ekonomi Desa

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Momen 60 tahun Konferensi Asia Afrikan (KAA) tahun ini akan dimanfaatkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi ? untuk meningkatkan kerja sama antar-negara. Kerjasama selatan-selatan (South-south cooperation) antar-negara Asia dan Afrika perlu ditindaklanjuti ke arah kerjasama yang konkrit, khususnya pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi desa.

Kemendesa Jajaki “Kerjasama Selatan-selatan” Bangun Ekonomi Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemendesa Jajaki “Kerjasama Selatan-selatan” Bangun Ekonomi Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemendesa Jajaki “Kerjasama Selatan-selatan” Bangun Ekonomi Desa

"Selain itu Kemendesa juga akan menjajaki kerjasama dalam penataan wilayah dan pembukaan kawasan baru dengan Pemerintah Iran. Negara ini pembangunan wilayah perdesaannya sangat baik. Seluruh desanya sudah berhasil dialiri listrik," ujar Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi, ? Marwan Jafar, lewat rilis yang diterima Muhammadiyah Asli, Rabu (22/4).?

Marwan mengemukakan, salah satu poin penting dan strategis yang dikritisi oleh Presiden RI saat menyampaikan kata sambutan dalam pembukaan peringatan 60 tahun KAA adalah terkait dengan ketidakadilan global. "Kondisi saat ini lebih dari 1,2 milyar penduduk dunia tidak menikmati kue pembangunan global," ujarnya, Rabu (22/4).

Muhammadiyah Asli

Dikatakannya, bisa dipastikan ketidakadilan yang dialami oleh lebih dari 1,2 Milyar penduduk dunia sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden tersebut adalah penduduk yang tinggal di daerah pedesaan dan atau masyarakat yang terpaksa bermigrasi ke kota karena desa sudah tidak memberikan jaminan kehidupan yang layak bagi masyarakatnya.? Dan saat ini, ujarnya lagi, sedang dalam proses merealisasikan kerjasama di antaranya dengan Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan.

Muhammadiyah Asli

"Jika kita telisik lebih jauh, pengalaman dari ketiga Negara tersebut, mereka menjadi Negara maju saat ini dengan menitikberatkan penguatan kapasitas dan pemberdayaan perekonomian masyarakat desanya. BUMDes harus menjadi elemen penting perekonomian Negara dimasa yang akan datang," ujarnya.?

Pelaksanaan Konferensi Asia Afrika 60 Tahun lalu merupakan cikal bakal lahirnya Gerakan Non-Blok yang saat ini beranggotakan lebih dari 100 negara. Untuk itu, Marwan mengatakan, membuka peluang kerjasama dengan negara-negara lain termasuk dari benua Amerika.

"Hal ini ditujukan untuk saling bertukar pengalaman dan sama-sama membangun desa menuju tatanan kehidupan perdesaan yang lebih baik disemua Negara," ucapnya. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Quote, Nasional, Pemurnian Aqidah Muhammadiyah Asli

Minggu, 25 Juni 2017

Bangsa Indonesia Dilanda Malapetaka Sosial

Malang, Muhammadiyah Asli. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Dr KH Hasyim Muzadi menyatakan, saat ini muncul tanda-tanda terjadinya malapetaka sosial pada bangsa Indonesia. Hal itu, menurutnya, ditandai dengan maraknya aksi bunuh diri belakangan ini. Pemerintah harus melakukan perbaikan untuk meredamnya.

"Selain benteng moral dan keimanan, cara yang paling ampuh untuk meminimalisir aksi bunuh diri akibat kondisi sosial ini, pemerintah harus melakukan perbaikan secara ekonomi," kata Hasyim usai memberikan ceramah di Pendapa Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (13/3).

Di samping pemerintah yang berupaya melakukan perbaikan ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat, katanya, para ulama (kiai) juga harus "turun" membantu menenteramkan umat yang sedang dalam kondisi tidak stabil akibat tekanan ekonomi yang cukup berat.

Bangsa Indonesia Dilanda Malapetaka Sosial (Sumber Gambar : Nu Online)
Bangsa Indonesia Dilanda Malapetaka Sosial (Sumber Gambar : Nu Online)

Bangsa Indonesia Dilanda Malapetaka Sosial

Pada kesempatan itu, mantan Cawapres pasangan Megawati Soekarnoputri itu juga mengatakan tanpa adanya bimbingan moral dan penanganan komprehensif, maka kasus serupa (bunuh diri) di kalangan masyarakat akan semakin banyak dan terus bertambah.

Ia mencontohkan penanganan korban semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo yang hingga saat ini tidak kunjung tuntas, bahkan tidak jelas, juga memicu tingkat stres bahkan depresi masyarakat setempat semakin tinggi dan tidak menutup kemungkinan juga memunculkan pemikiran pragmatis.

Muhammadiyah Asli

Akan tetapi, khusus untuk kasus ibu yang tega meracuni empat anaknya yang berakhir tragis dengan bunuh diri itu, sudah melampaui batas kemanusiaan.

Oleh karena itu, bila keterlibatan para kiai, ulama maupun pemerintah dalam meminimalisir kasus-kasus bunuh diri tersebut tidak dilakukan, maka kejadian-kejadian memilukan di tengah masyarakat masih terus berlangsung.

"Gejala-gejala yang mulai marak ini harus diwaspadai dan perlu penanganan komprehensif yang melibatkan semua pihak, termasuk benteng diri dengan berdoa pada Tuhan tanpa mengenal lelah," ujarnya. (ant/sam)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Amalan, Pemurnian Aqidah, RMI NU Muhammadiyah Asli

Jumat, 16 Juni 2017

Gelar Karya Bakti, TNI Libatkan Banser

Banyumas, Muhammadiyah Asli. Mengawali program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD), Koramil 24/Kedungbanteng, Banyumas, Jawa Tengah menggelar karya bakti sepanjang tahun dengan melibatkan 25 anggota Barisan Ansor Sebaguna (Banser) Satkoryon Kedungbanteng, Banyumas dan 150 warga.

Gelar Karya Bakti, TNI Libatkan Banser (Sumber Gambar : Nu Online)
Gelar Karya Bakti, TNI Libatkan Banser (Sumber Gambar : Nu Online)

Gelar Karya Bakti, TNI Libatkan Banser

Karya bakti ini dilaksanakan Ahad (8/2) di beberapa desa di Kecamatan Kedaungbanteng, yakni Dusun Karangpelem, Desa Baseh, Dusun Puja, Desa Dawuhan Wetan dan Kulon, serta Dusun Glempang.

Program karya bakti TNI dan Banser ini, difokuskan pada pelebaran jalan dusun. Di Dusun Karangpelem misalnya, mereka memperlebar akses dari jalan setapak menjadi jalan desa selebar 4 meter. Kerja bakti ini juga diisi dengan bersih-bersih lingkungan yang seluruhnya dilakukan secara swadaya.

Muhammadiyah Asli

"Tujuannya memberikan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan akses jalan guna mendukung kemudahan sarana transportasi dan aktivitas perekonomian warga," kata Kapten Infanteri P Putut Widodo, Danramil Kedungbanteng.

Muhammadiyah Asli

Dia mengungkapkan, karya bakti ini sebagai langkah peduli dari TNI kepada masyarakat. "Dengan karya bakti, TNI ingin lebih dekat dengan masyarakat, bekerjasama, dan peduli mewujudkan masyarakat sejahtera," jelasnya.

Komandan Banser Satkoryon Kedungbanteng, Nur Majid mengatakan, keterlibatan Banser dalam karya bakti ini diharapkan mampu menjadi sumbangsih dalam membangun stabilitas sosial masyarakat. Bantuan secara fisik, hanya sebagai sambung rasa yang semestinya dilakukan.?

"Meski tidak seluruh desa, upaya mendekatkan aparat dan masyarakat harus selalu dilakukan agar masyarakat semakin tenteram" terangnya. (Agus Riyanto/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pemurnian Aqidah Muhammadiyah Asli

Minggu, 11 Juni 2017

IPNU-IPPNU Welahan Fokus Gerakkan Ranting

Jepara, Muhammadiyah Asli. Pengurus baru PAC IPNU-IPPNU Welahan kabupaten Jepara selama dua tahun ke depan, akan menghidupkan kembali kepengurusan di tingkat ranting. Setelah dilantik di Masjid Sidiq Al-Hasan desa Sidigede kecamatan Welahan, Sabtu (8/11), mereka menyatakan akan mengerahkan tenaga dan pikirannya untuk ranting yang menjadi tanggung jawab anak cabang.

Menurut Ketua IPNU Welahan Fahruddin, saat ini dua ranting yang menyatakan siap menghidupkan lagi organisasi pelajar NU ini. Keduanya ialah aktivis pelajar NU di desa Kedung Sari Mulyo dan Welahan.

IPNU-IPPNU Welahan Fokus Gerakkan Ranting (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Welahan Fokus Gerakkan Ranting (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Welahan Fokus Gerakkan Ranting

“Dua ranting ini dalam waktu dekat akan ada kepengurusannya lagi,” terangnya.

Muhammadiyah Asli

Dari 15 kecamatan yang ada di Welahan, hanya 4 ranting yang aktif seperti desa Teluk Wetan, Brantak Sekarjati, Kalipucang Wetan, dan Sidigede. Minimnya ranting yang aktif dikarenakan masyarakat menganggap IPNU-IPPNU masih dihubung-hubungkan dengan partai politik tertentu.

Muhammadiyah Asli

Berdasar dinamika ini, alumnus pesantren Al-Falah Darus Salam desa Sidigede ini terus melakukan pendekatan. Utamanya menemui pengurus NU di ranting agar menghidupkan maupun mendirikan IPNU-IPPNU.

Bagi dia, IPNU-IPPNU merupakan kegiatan yang sangat positif. “Aktif di IPNU-IPPNU merupakan sarana agar tidak terjerumus ke lembah nista,” tegasnya saat ditemui di Gedung NU Jepara, Senin (10/11). (Syaiful Mustaqim/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Cerita, Pemurnian Aqidah, Sholawat Muhammadiyah Asli

Minggu, 30 April 2017

IPNU Harus Optimal Perangi Narkoba

Blitar, Muhammadiyah Asli - Pengurus dan anggota IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) dan IPPNU(Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama) di sekolah baik swasta maupun negeri diminta bekerja lebih keras untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba dan paham radikal. Mereka diharapkan lebih aktif dalam mencegah pengaruh negatif khususnya di lingkungan sekolah.

“Peredaran obat terlarang di Blitar kian mengkhawatirkan.Tak hanya merambah orang dewasa melainkan sudah ke anak-anak.Untuk itu peran organisasi seperti IPNU dan OSIS perlu dioptimalkan,” kata Ketua PCNU Blitar KH Masdain Rifai Ahyat (Gus Dain) di tengah-tengah acara pembukaan PKPNU (19/8) kemarin.

IPNU Harus Optimal Perangi Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Harus Optimal Perangi Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Harus Optimal Perangi Narkoba

Menurut Gus Dain, peredaran narkoba saat ini sudah dititik nadir. Hampir setiap hari tidak kurang dari 42 orang meninggal, akibat penggunaan narkoba. “Celakanya yang jadi korban terbesar adalah anak usia produktif termasuk kalangan pelajar dan mahasiswa,” kata Gus Dain.

Belum lama ini tepatnya 5 Agustus 2016 seorang anak dengan inisial JH (16) kelas 9 sebuah SMP swasta di Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar ditangkap petugas satuan narkoba Polres Blitar karena diduga menjadi pengedar pil dobel L. Dari tangannya, petugas menyita 60 butir pil gedek tersebut. Ia ditangkap di jalan Selopuro saat mengendarai sepeda motor sendirian.

Muhammadiyah Asli

"Saat digeledah petugas, di dalam jok sepeda motornya ditemukan pil dobel L tersebut,” ceritanya.

Selain menangkap JH, petugas malam itu juga mengamankan dua pelaku lainnya. Mereka adalah RH (16) teman sekelas JH, dan OK (20). Keduanya tetangga JH. Dari tangan RH, petugas menyita pil 60 butir atau sepaket. Sedangkan dari tangan OK, petugas mendapatkan 20 pil.

Muhammadiyah Asli

“Sebagai organisasi pelajar IPNU dan IPPNU harus menginisiasi, terkait pencegahaan narkoba di kalangan pelajar. Selama ini ikhtiar IPNU sudah baik dengan memberi penerangan melalui radio dan selebaran-selebaran tentang bahaya narkoba. Namun itu saja tidak cukup. Harus terjun langsung dengan kerja sama dengan BNN dan instansi lainnya,” kata Gus Dain.(Imam Kusnin Ahmad/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Daerah, Kajian Sunnah, Pemurnian Aqidah Muhammadiyah Asli

Jumat, 17 Februari 2017

Inilah Filosofi dalam Tradisi Halal Bihalal

Pringsewu, Muhammadiyah Asli

Di Indonesia, bulan Syawwal identik dengan tradisi halal bihalal di mana setiap orang saling bersilaturahim mengungkapkan kebahagiaan hari raya sekaligus saling maaf-memaafkan dosa antarsesama. Tradisi ini merupakan khazanah budaya Islami di Nusantara yang merupakan warisan para wali dan ulama salafus shalih.

"Jika dicari di Qur’an dan Hadits tidak ada Istilah halal bihalal. Namun ini tidak berarti budaya ini tidak sesuai dengan Ajaran Islam. Intisari dari halal bihalal adalah silaturahmi dan ini merupakan sunnah Nabi," kata Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu H Taufiqurrohim, Ahad ( 31/7).

Inilah Filosofi dalam Tradisi Halal Bihalal (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Filosofi dalam Tradisi Halal Bihalal (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Filosofi dalam Tradisi Halal Bihalal

Ia menjelaskan bahwa tradisi ini sudah ada sejak tahun 1700-an saat Nusantara Indonesia masih berbentuk kerajaan-kerajaan. Tradisi ini kemudian diformulasikan sedemikian rupa sehingga nuansa Islami hadir dalam tradisi tersebut.

Muhammadiyah Asli

"Itulah kearifan para wali dan ulama Nusantara. Kehadiran mereka selalu dapat memberikan hikmah dan pencerahan tanpa perpecahan. Kalau zaman dulu para wali banyak yang mengislamkan orang-orang kafir. Namun pada zaman sekarang ini banyak orang malah mengkafirkan orang Islam," tegasnya saat kegiatan halal bihalal PCNU Pringsewu sekaligus Ngaji Ahad Pagi (Jihad Pagi) di Gedung NU Pringsewu, Lampung.

Muhammadiyah Asli

Mas Taufiq, begitu ia biasa dipanggil menjelaskan pula bahwa banyak sekali makna filosofis yang terkandung dalam tradisi halal bihalal di Indonesia. Di antaranya ia mencontohkan penggunaan bahasa Arab pada beberapa aspek seperti makanan yang sering disuguhkan pada saat halal bihalal.

"Ketan aslinya khatiun maknanya kesalahan, apem aslinya ‘afwun maknanya memaafkan, keluban aslinya qulubana maknanya hati untuk saling memaafkan dan masih banyak lainnya," katanya.

Makna filosofis juga banyak terkandung pada menu makanan khas yang sering disuguhkan pada halal bihalal di setiap hari rayanya yaitu ketupat. "Ketupat itu ngaku lepat atau mengakui kesalahan. Bentuknya segi empat yang menunjukkan prinsip yang harus dilakukan saat halal bihalal yaitu lebar atau selesai, luber atau menyebar, lebur atau terhapus dan labur atau putih bersih," jelasnya.

Ketupat, tambahnya, dibuat dari anyaman daun kepala yang masih muda yang dinamai Janur. "Janur berasal dari bahasa Arab yaitu jaa-n-nur yang berarti telah datang cahaya," jelasnya.

Oleh karenanya filosofi yang luhur dari hal-hal tersebut harus dipertahankan dan diwariskan kepada para generasi penerus agar Islam di Nusantara tetap ada. (Muhammad Faizin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pemurnian Aqidah, Quote Muhammadiyah Asli

Senin, 24 Desember 2012

Khofifah Imbau Keberadaan Muslimat Bawa Keberkahan bagi Lingkungannya

Gorontalo, Muhammadiyah Asli. Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa mengimbau setiap muslimat memberi keberkahan bagi lingkungannya, dan jangan sampai justru membuat masalah.

Khofifah Imbau Keberadaan Muslimat Bawa Keberkahan bagi Lingkungannya (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah Imbau Keberadaan Muslimat Bawa Keberkahan bagi Lingkungannya (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah Imbau Keberadaan Muslimat Bawa Keberkahan bagi Lingkungannya

"Ada individu-individu yang kalau dia hadir menjadi trouble maker, mencari kesalahan orang, sehingga peran muslimat tidak membawa kebaikan bagi lingkungannya," ujarnya saat melantik Pengurus Wilayah Muslimat NU Provinsi Gorontalo Periode 2016-2021 di Asrama Haji Kota Gorontalo, Kamis.

Khofifah, yang juga Menteri Sosial RI, mengemukakan bahwa muslimat dalam melakukan kebaikan tidak perlu menunggu orang lain, namun memulai dari diri sendiri.

Dia mengungkapkan, masih banyak pekerjaan rumah yang menjadi tantangan Muslimat NU ke masa depan, misalnya memperkuat peran sosial kemasyarakatan dan membangun pola positif.

Muhammadiyah Asli

"Muslimat menjadi bagian kecil dari proses berinteraksi dalam kehidupan bernegara. Tapi, yang kecil ini jangan dianggap tidak ada. Adanya yang besar karena yang kecil-kecil ini ada," ujarnya.

Khofifah menyatakan, saat ini Muslimat NU memiliki 9.800 Taman Kanak-Kanak, 6.400 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan 146 panti asuhan yang tersebar di berbagai daerah.

"Ini tidak diketahui banyak orang, sehingga mereka kaget bahwa muslimat besar. Itulah kenapa jangan sampai setelah dilantik seperti ini, besok tidak ada lagi," demikian Khofifah. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli Hikmah, Jadwal Kajian, Pemurnian Aqidah Muhammadiyah Asli

Minggu, 07 Maret 2010

Bagaimana Sejarah Terbentuknya ISIS?

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Negara Islam Irak dan Suriah ISIS merupakan kelompok Jihadis yang aktif di Irak dan Suriah.

Bagaimana Sejarah Terbentuknya ISIS? (Sumber Gambar : Nu Online)
Bagaimana Sejarah Terbentuknya ISIS? (Sumber Gambar : Nu Online)

Bagaimana Sejarah Terbentuknya ISIS?

ISIS dibentuk pada April 2013 dan cikal bakalnya berasal dari al-Qaida di Irak (AQI), tetapi kemudian dibantah oleh al-Qaida. Demikiran reportase yang dikutip dari laman BBC Indonesia.

Kelompok ini menjadi kelompok jihad utama yang memerangi pasukan pemerintah di Suriah dan membangun kekuatan militer di Irak. 

Muhammadiyah Asli

Huruf "S" dalam singkatan ISIS berasal dari bahasa arab "al-Sham", yang merujuk ke wilayah Damaskus (Suriah) dan Irak.

Muhammadiyah Asli

Tetapi dalam konteks jihad global disebut Levant yang merujuk kepada wilayah di Timur Tengah yang meliputi Israel, Yordania, Lebanon, wilayah Palestina, dan juga wilayah Tenggara Turki.

Jumlah mereka tidak diketahui secara pasti, tetapi diperkirakan memiliki ribuan pejuang, termasuk jihadis asing.

Koresponden BBC mengatakan tampaknya ISIS akan menjadi kelompok jihadis yang paling berbahaya setelah al-Qaida.

Siapa Abu Bakr al-Baghdadi?

Organisasi ini dipimpin oleh Abu Bakr al-Baghdadi. Hanya sedikit yang mengetahui tentang dia, tetapi dia diyakini lahir di Samarra, bagian utara Baghdad, pada 1971 dan bergabung dengan pemberontak yang merebak sesaat setelah Irak diinvasi oleh AS pada 2003 lalu.

Pada 2010 dia menjadi pemimpin al-Qaida di Irak, salah satu kelompok yang kemudian menjadi ISIS.

Baghdadi dikenal sebagai komandan perang dan ahli taktik, analis mengatakan hal itu yang membuat ISIS menjadi menarik bagi para jihadis muda dibandingkan al-Qaeda, yang dipimpin oleh Ayman al-Zawahiri, seorang teolog Islam.

Prof Peter Neumann dari Kings College London memperkirakan sekitar 80% pejuang Barat di Suriah telah bergabung dengan kelompok ini.

ISIS mengklaim memiliki pejuang dari Inggris, Prancis, Jerman, dan negara Eropa lain, seperti AS, dunia Arab dan negara Kaukakus.

Sumber dana

Tak seperti pemberontak di Suriah, ISIS tampak akan mendirikan kekhalifahan Islam di Suriah dan Irak.

Kelompok ini tampak berhasil membangun kekuatan militer. Pada 2013 lalu, mereka menguasai Kota Raqqa di Suriah - yang merupakan ibukota provinsi pertama yang dikuasai pemberonyak.

Juni 2014, ISIS juga menguasai Mosul, yang mengejutkan dunia. AS mengatakan kejatuhan kota kedua terbesar di Irak merupakan ancaman bagi wilayah tersebut.

Kelompok ini mengandalkan pendanaan dari individu kaya di negara-negara Arab, terutama Kuwait dan Arab Saudi, yang mendukung pertempuran melawan Presiden Bashar al-Assad.

Saat ini, ISIS disebutkan menguasai sejumlah ladang minyak di wilayah bagian timur Suriah, yang dilaporkan menjual kembali pasokan minyak kepada pemerintah Suriah.

ISIS juga disebutkan menjual benda-benda antik dari situs bersejarah.

ISIS menguasai kota Raqqa dan kota utama Mosul di Irak utara.

Prof Neumann yakin sebelum menguasai Mosul pada Juni lalu, ISIS telah memiliki dana serta aset senilai US$900 juta dollar, yang kemudian meningkat menjadi US$2 milliar.

Kelompok itu disebutkan mengambil ratusan juta dollar dari bank sentral Irak di Mosul. Dan keuangan mereka semakin besar jika dapat mengontrol ladang minyak di bagian utara Irak.

Kelompok ini beroperasi secara terpisah dari kelompok jihad lain di Suriah, al-Nusra Front, afiliasi resmi al-Qaeda di negara tersebut, dan memiliki hubungan yang "tegang" dengan pemberontak lain.

Baghdadi mencoba untuk bergabung dengan al-Nusra, yang kemudian menolak tawaran tersebut. Sejak itu, dua kelompok itu beroperasi secara terpisah.

Zawahiri telah mendesak ISIS fokus di Irak dan meninggalkan Suriah kepada al-Nusra, tetapi Baghdadi dan pejuangnya menentang pimpinan al-Qaida.

Di Suriah, ISIS menyerang pemberontak lain dan melakukan kekerasan terhadap warga sipil pendukung opoisisi Suriah. (mukafi niam) Foto: Reuters

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Lomba, Kajian Sunnah, Pemurnian Aqidah Muhammadiyah Asli

Selasa, 15 September 2009

Perguruan Tinggi NU Se-Indonesia Komitmen Jaga NKRI

Serpong, Muhammadiyah Asli. Adanya kelompok-kelompok yang merongrong ideologi bangsa dengan khilafah mendapatkan perhatian Rektor Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (NU) Se-Indonesia. Mereka berkomitmen menjaga dasar negara Pancasila dan NKRI.

Perguruan Tinggi NU Se-Indonesia Komitmen Jaga NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)
Perguruan Tinggi NU Se-Indonesia Komitmen Jaga NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)

Perguruan Tinggi NU Se-Indonesia Komitmen Jaga NKRI

“Kita mendorong agar Perguruan Tinggi NU se-Indonesia menjaga ideologi Pancasila. Jangan berikan ruang kelompok-kelompok yang menolak Pancasila berkembang di kampus NU,” tegas Wakil Ketua LPTNU Muhammad Afifi di Serpong, Kamis (13/4).?

Sebab itu, lanjut dia, dalam kesempatan itu para Rektor Perguruan Tinggi NU se-Indonesia melakukan ikrar Komitmen Kebangsaan.?

Adapun poin-poin komitmen itu sebagai berikut:

1. Wajib berpegang teguh pada Pancasila, UUD 1945, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Muhammadiyah Asli

2. Melarang berbagai bentuk kegiatan yang berpaham anti-Pancasila dan anti-NKRI, seperti organisasi masyarakat dan kemahasiswaan pengusung khilafah, di lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama,?

3. Menjadi garda terdepan dalam menangkal pemikiran dan gerakan radikalisme agama sehingga kampus benar-benar berwawasan kebangsaan dan keislaman yang moderat.

4. Membendung dan menghentikan gerakan yang mengarah pada pemahaman radikalisme agama dan transnasional melalui program deteksi dini pada seleksi penerimaan mahasiswa baru dan kegiatan lainnya.

Muhammadiyah Asli

5. Merekomendasikan dan mendesak Pemerintah untuk membubarkan organisasi-organisasi yang bertentangan dan menolak Pancasila dan UUD 1945.?

Hadir dalam kegiatan itu Rektor Perguruan Tinggi se-Indonesia seperti Unusida Sidoarjo H Fatkul Anam, Rektor UNU Lampung Nasir, Rektor UNUSU H Ahmad Rafiqi Tantawi, Rektor UMNU Kebumen H Masykur, dan Wakil Ketua I STISNU Nusantara Muhamad Qustulani. (Suhendra/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pemurnian Aqidah Muhammadiyah Asli

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock