Tampilkan postingan dengan label Kajian Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian Islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Februari 2018

Pengurus Baru KMNU IPB Dilantik

Bogor, Muhammadiyah Asli. Presidium nasional KMNU M Zimamul Adli melantik kepengurusan baru KMNU IPB Kabinet Asy’ariyah di RK Pinus 2 Fakultas Pertanian IPB. Lagu Indonesia raya dan mars Ya Ahlal Wathon manandai mulainya pelantikan pengurus KMNU yang akan menyuarakan Islam rahmatan lil alamin di kampus IPB.

Pengurus Baru KMNU IPB Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengurus Baru KMNU IPB Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengurus Baru KMNU IPB Dilantik

Sehari sebelumnya, pengurus KMNU IPB menjalani Isti’la’ul Qudroh (IQ) sekaligus outbond di areal Kebun Percobaan Cikabayan IPB Dramaga. Dalam Isti’laul Qudroh ini ditanamkan nilai-nilai seperti kepemimpinan, loyalitas, konsistensi, komitmen, dan kekeluargaan.

Sementara prosesi pelantikan yang berlangsung secara khidmat ini mengusung tema “Keikhlasan dalam Berkhidmah pada KMNU IPB”. Sebanyak 39 peserta pelantikan mengenakan pakaian serba putih, Senin (20/4).

Muhammadiyah Asli

Dengan pembacaan ikrar yang dipandu oleh Zimam, KMNU IPB Kabinet Asy’ariyyah pimpinan Hasan Bisri secara resmi dapat menjalankan tugasnya.

“Semangat kesatuan yang diwariskan oleh para ulama dan pendahulu kita dalam membangun bangsa Indonesia perlu dijaga dalam dakwah Islam di kampus serta terus menggali keilmuan sesuai bidang yang ditekuni sebagai sumbangsih kita sebagai mahasiswa,” kata Zimam.

Muhammadiyah Asli

Acara ini diakhiri dengan doa penutup dan saling bersalaman para hadirin dan pengurus KMNU IPB. Hadir dalam pelantikan ini segenap pengurus KMNU IPB, dewan pertimbangan dan alumni serta perwakilan organisasi mahasiswa Islam ekstra kampus di IPB seperti KAMMI, IMM, HMI, Al-Khidmah Kampus IPB, serta ? Ikatan Santri-santriyat Mahasiswa Al-Ihya (ISMA). (Afifah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Daerah, Kajian Islam Muhammadiyah Asli

Kamis, 15 Februari 2018

Besok, Pengurus DPP Konfederasi Sarbumusi Dikukuhkan di PBNU

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi) NU akan dikukuhkan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di gedung PBNU, Jakarta, Jumat (23/9). Kegiatan yang berlangsung selepas Jumatan tersebut rencananya akan dibuka dengan pidato Menteri Tenaga Kerja RI Hanif Dhakiri.

Pengukuhan bertema “Reposisi gerakaan Konfederasi Sarbumusi NU dalam politik perburuhan nasional dan internasional” tersebut akan mendaulat tokoh senior Sarbumusi untuk menyampaikan testimoni tentang organisasi tersebut di masa lalu, yaitu Nursyam Latif dari Surabaya dan OK Zainal Rosyidin dari Medan.

Besok, Pengurus DPP Konfederasi Sarbumusi Dikukuhkan di PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Besok, Pengurus DPP Konfederasi Sarbumusi Dikukuhkan di PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Besok, Pengurus DPP Konfederasi Sarbumusi Dikukuhkan di PBNU

Menurut Ketua Panitia Pengukuhan Eka Fitri Rohmawati, pengukuhuan tersebut dilanjutkan dengan dialog denngan narasumber Dirjend PHI dan Jamsos Kemenaker RI, Council Industrian all Indonesia Saiful DP, dan ILO Jakarta Soeharjono. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Jakarta.

Muhammadiyah Asli

Kemudian, lanjut dia, keeseokan harinya, akan dilanjutkan dengan Rapat Kerja DPP K-Sarbumusi untuk menyusun agenda-agenda ke depan.

Muhammadiyah Asli

Rapat Kerja tersebut, tambahnya, sebagaimana tema pengukuhan adalah menyusun upaya-upaya membangkitkan kejayaan Sarbumusi yang pernah diraih di tingkat nasional dan tingkat internasional. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Kajian Islam, Tegal, AlaNu Muhammadiyah Asli

Selasa, 13 Februari 2018

IPNU Upayakan Pelajar Bertemu Tokoh Publik

Jakarta, Muhammadiyah Asli? . Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ullama (IPNU) mengupayakan pertemuan antara pelajar dengan tokoh-tokoh publik, mulai dari kalangan agamawan, politikus, birokrat, aktivis, dan pengusaha. Format pertemuan adalah diskusi dan dialog. ?

IPNU Upayakan Pelajar Bertemu Tokoh Publik (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Upayakan Pelajar Bertemu Tokoh Publik (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Upayakan Pelajar Bertemu Tokoh Publik

Ketua Umum PP IPNU Khaerul Anam Hs mengatakan, untuk upaya itu, pihaknya sudah menjadwalkan pertemuan tiap bulan sekali. “Kita sudah jadwal bagaimana supaya pelajar itu ketemu tokoh-tokoh, sekurangnya sebulan sekali,” ungkapnya di gedung PBNU, Senin (29/7).?

Menurut dia, pelajar saat ini kekurangan figur. “Karena itu mereka harus diperkenalkan dengan tokoh-tokoh, tapi tokoh yang menginspirasi. Jangan sampai hanya mengenal artis saja,” tambahnya.?

Muhammadiyah Asli

Ia mengatakan, bukan berarti artis itu jelek, tetapi ingin menunjukkan bahwa tokoh-tokoh yang menginspirasi, yang mesti dikenal pelajar itu sangat banyak. Tidak hanya artis.?

Muhammadiyah Asli

Ia berharap kegiatan semacam ini ditiru cabang-cabang seluruh Indonesia, “Pelajar NU harus diisi dengan kegiatan-kegiatan diskusi. Saya mengimbau kepada rekan-rekan di cabang supaya menggiatkan kembali diskusi.”?

Ia menolak jika acara pada sore tadi, yang mengundang Djoko Susanto, mantan panglima TNI, sebagai kegiatan yang mengarahkan pelajar yang merupakan pemilih pemula, kepada urusan politik.

“Bukan. Kami tidak mengarahkan pelajar ke politik. Urusan politik kami serahkan kepada orang tua saja,” tegasnya. ?

Seperti diketahui, pada Senin sore, PP IPNU menggelar diskusi bertajuk Inspiring Lecture. Narasumbernya adalah Djoko Susanto, jenderal yang digadangkan menjadi capres atau cawapres.?

Khaerul Anam kembali menegaskan kegiatan Inspiring Lecture akan berkelanjutan. “Sementara ini kami mengupayakan mempertemukan pelajar dengan pengusaha, yaitu Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Sandiaga Salahudin Uno,” pungkasnya.

Penulis: Abdullah Alawi ? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Kajian Islam Muhammadiyah Asli

Jumat, 09 Februari 2018

Koperasi Sampah Ini Danai Gerakan GP Ansor Kadilangu

Pati, Muhammadiyah Asli - Koperasi sampah dengan nama Apik Resik sudah beroperasi setahun. Koperasi yang digerakkan GP Ansor Kadilangu Kecamatan Trangkil Kabuoaten Pati ini menyumbang pendapatan kas organisasi tidak sedikit.

“Memang benar kalau kas Ansor berasal dari sampah yang kita kelola. Kami melatih kemandirian anggota terutama kader Ansor Kadilangu,” kata Ketua Koperasi Apik Resik Ahmad Radhi.

Koperasi Sampah Ini Danai Gerakan GP Ansor Kadilangu (Sumber Gambar : Nu Online)
Koperasi Sampah Ini Danai Gerakan GP Ansor Kadilangu (Sumber Gambar : Nu Online)

Koperasi Sampah Ini Danai Gerakan GP Ansor Kadilangu

Radhi tidak menyebut angka kontribusi bank sampah yang dijalankannya bersama GP Ansor Kadilangu untuk kas organisasi.

Muhammadiyah Asli

Sementara tokoh masyarakat setempat yang kini pembina GP Ansor Kadilangu Irham Shodiq membenarkan Radhi. Kini anggota koperasi Apik Resik berjumlah 50 orang. Setiap dua pekan sekali mereka menyetorkan limbah rumah tangga dengan kategori sampah nonorganik.

Koperasi ini diinisiasi oleh kader GP Ansor Kadilangu dalam rangka menjaga alam dari kerusakan akibat buang sampah sembarangan. Aktivitas koperasi sampah ini menegaskan bahwa kader muda GP Ansor memiliki kepedulian yang cukup besar untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan.

Operasi koperasi Apik Resik adalah langkah GP Ansor membumikan perubahan paradigma pengelolaan sampah. Pengembangan koperasi ini harus menjadi momentum awal membina kesadaran kolektif masyarakat untuk mulai memilah, mendaur ulang, dan memanfaatkan sampah guna membangun lingkungan yang lebih baik sekaligus membangun ekonomi kerakyatan.

Muhammadiyah Asli

"Pengelola koperasi sampah harus mempunyai jiwa sosial karena mengelola sampah ini membutuhkan tingkat kesadaran yang tinggi akan pentingnya kebersihan lingkungan," demikian dikatakan Kepala Desa Kadilangu Heru yang juga pengurus ranting GP Ansor setempat. (Hasannudin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Ubudiyah, Pahlawan, Kajian Islam Muhammadiyah Asli

Minggu, 04 Februari 2018

Pawai Hari Santri di Makassar Diikuti 5.000 Orang

Makassar, Muhammadiyah Asli

Sedikitnya 5000 peserta mengikuti pawai akbar dan jalan santai dalam Peringatan Hari Santri Nasional di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (21/10). Peserta berasal berbagai kalangan, diantaranya sivitas akademika UIM, UMI, Pondok Pesantren dan Madrasah yang ada di kota Makassar serta jamaah NU. Pawai Akbar tersebut berangkat dari Kampus UMI Jalan Urip Sumiharjo dan finish di Kampus UIM Jalan Perintis Kemerdekaan KM. 9 No. 29 Makassar.



Pawai Hari Santri di Makassar Diikuti 5.000 Orang (Sumber Gambar : Nu Online)
Pawai Hari Santri di Makassar Diikuti 5.000 Orang (Sumber Gambar : Nu Online)

Pawai Hari Santri di Makassar Diikuti 5.000 Orang



Rektor Universitas Islam Makassar A Majdah M Zain Agus Arifin Numang menyambut peserta pawai kabar tersebut. 



Muhammadiyah Asli



“Selamat Hari Santri. Semoga dengan peringatan ini  para santri dapat meneladani perjuangan para ulama dalam mempertahankan NKRI,” kata Majdah dalam sambutannya.

Muhammadiyah Asli



Ia menyampaikan para ulama mempertahankan kemerdekaan dengan adanya resolusi jihad.

“Maka para santri diharapkan mengisi kemerdekaan dengan belajar, berperang melawan kebodohan," imbuh pria yang juga ketua PW Muslimat NU Sulsel.

Kegiatan tersebut dihadir oleh Rais Syuriah NU Sulsel yang juga ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco, Ketua Tanfidziyah NU Sulsel Iskandar Idy, Rais Syuriah NU Makassar AGH Baharuddin, Ketua Tanfidziyah NU Makassar Abd Wahid Tahir, Kepala Kemenag Makassar Nur Khalik, sivitas akademika UIM dan perwakilan badan otonom NU.





Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Makassar dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, Universitas Islam Makassar, dan Universitas Musllim Indonesia. (Muh. Nur/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Kajian Islam, Bahtsul Masail Muhammadiyah Asli

Kamis, 01 Februari 2018

Santri Mitra Kamtibmas di Tegal Rebut Rekor Muri

Tegal, Muhammadiyah Asli. Ribuan santri dari berbagai daerah di Kabupaten Tegal berkumpul di halaman Pendopo Amangkurat, Jumat (18/12). Mereka menghadiri deklarasi "Santri Mitra Kamtibmas". Deklarasi ini berhasil memecahkan rekor Muri.

Santri Mitra Kamtibmas di Tegal Rebut Rekor Muri (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri Mitra Kamtibmas di Tegal Rebut Rekor Muri (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri Mitra Kamtibmas di Tegal Rebut Rekor Muri

Deklarasi yang digagas oleh Polres Tegal, Pemkab Tegal, dan GP Ansor Tegal ini diikuti santri yang mayoritas adalah pelajar dan pemuda Tegal. Mereka datang berjalan kaki, menggunakan sepeda, sepeda motor, dan truk sejak pukul 06.00.

Acara  dihadiri Kapolda, Bupati, Kapolres, Dandim dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Tegal. Acara ini dikawal ratusan personel TNI dan Polri lengkap dengan kendaraan taktisnya.

Muhammadiyah Asli

"Deklarasi ini penting untuk membantu ketenteraman dan ketertiban di Tegal," kata Bupati Tegal Ki Enthus Susmono.

Muhammadiyah Asli

Berdasarkan pantuan di lapangan ribuan santri dan ratusan petugas kepolisian yang memadati halaman pendopo Amangkurat ini terlihat menikmati hiburan hadroh yang ditampilkan.

Dengan memakai busana muslim lengkap dengan peci, mereka tampak antusias dan mengikuti lantunan dan gerakan dari lagu yang dinyanyikan oleh anggota grup musik hadroh. (Abdul Wahab/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Kajian Islam Muhammadiyah Asli

Selasa, 30 Januari 2018

Harlah dan Maulud Nabi di Istora Senayan

Jakarta, Muhammadiyah Asli
Muslimat NU akan mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang sekaligus merupakan Harlah ke 57 di Istora Senayan. Acara yang rencananya akan dihadiri oleh 15 ribu orang mengambil tema “Meningkatkan persaudaraan Kebangsaan Membangun Indonesia Damai Sejahtera.”

Dalam acara tersebut KH Hasyim Muzadi, Gubernur DKI H. Sutiyoso, dan KH Abdullah Gymnastiar akan hadir, dan akan dimeriahkan dengan hiburan oleh Raja Dangdut Rhoma Irama dan Dewi Yul.

Kegiatan ini memiliki momentum strategis dalam rangka melakukan refleksi, koreksi, dan introspeksi terhadap kiprah muslimat dewasa ini agar ke depan lebih maksimal dan optimal guna turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya untuk kaum perempuan.

Khusus untuk menyambut peringatan Maulut Nabi Muhammad Saw dan Harlah ke 57, Muslimat DKI telah melaksanakan berbagai kegiatan pra harlah, antara lain memberikan santunan bagi anak yatim dan pengobatan cuma-cuma bagi warga yang tergolong mustda’fin wilayah DKI Jakarta.

Kegiatan lain yang bersifat kemeriahan juga dilakukan seperti lomba tumpeng, gerak jalan sehat dan berbagai kegiatan lainnya. Disamping itu telah digalang kerjasama dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) propinsi DKI Jakarta dalam melakukan sosialisasi kesetaraan dan keadilan jender.(mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Kajian Islam, Bahtsul Masail, Makam Muhammadiyah Asli

Harlah dan Maulud Nabi di Istora Senayan (Sumber Gambar : Nu Online)
Harlah dan Maulud Nabi di Istora Senayan (Sumber Gambar : Nu Online)

Harlah dan Maulud Nabi di Istora Senayan

Selasa, 23 Januari 2018

Ngaji Pasaran di Era Hadlaratussyekh KH Hasyim Asy’ari

Sudah menjadi semacam tradisi yang turun temurun sampai sekarang, pada bulan Ramadhan di beberapa pesantren besar ramai didatangi orang-orang untuk ikut mengaji kitab tertentu. Tradisi ini dalam kalangan pesantren, biasa disebut ngaji pasanan atau pasaran.

Tak terkecuali pesantren besar macam Tebuireng Jombang, sejak zaman dahulu, ketika bulan Puasa tiba, para santri dari berbagai pelosok Tanah Air berduyun-duyun ke Tebuireng untuk ikut mengaji kitab Shahih Bukhari kepada Hadratussyaikh, KH Hasyim Asy’ari, yang memang juga dikenal sebagai salah seorang ulama ahli hadits.

Ngaji Pasaran di Era Hadlaratussyekh KH Hasyim Asy’ari (Sumber Gambar : Nu Online)
Ngaji Pasaran di Era Hadlaratussyekh KH Hasyim Asy’ari (Sumber Gambar : Nu Online)

Ngaji Pasaran di Era Hadlaratussyekh KH Hasyim Asy’ari

Salah satu tokoh NU dan mantan Menteri Agama RI, KH Saifuddin Zuhri, mengatakan bahwa ketika KH Hasyim Asy’ari membaca kitab Shahih Bukhari, membaca dengan cermat tetapi cepat, seolah sedang membaca kitab karangannya sendiri.

“Orang yang pernah melihat sendiri, cara Hadratussyaikh membaca Al-Bukhari mengatakan bahwa beliau sebenarnya telah hafal seluruh isi kitab ini. Seolah-olah sedang membaca kitab karangannya sendiri!” (Zuhri, 1974 : 152)

Aboebakar Atjeh dalam buku Sejarah Hidup KH. A. Wahid Hasyim (2015) mepaparkan sedikit gambaran suasana ngaji pasanan di Tebuireng kala Hadratussyaikh masih hidup. Menurut dia, pada zaman itu, lumrahnya di Bulan Ramadhan pesantren menjadi sepi, sebab para santri diliburkan untuk diberikan kesempatan pulang ke kampungnya masing-masing.

Namun, sebaliknya di Tebuireng, suasana justru bertambah ramai, karena kedatangan oleh para santri yang ingin menghabiskan Ramadhan bersama sang guru tercinta.

Muhammadiyah Asli

“Ia (Hadratussyaikh, red) selama bulan puasa memberi kuliah istimewa mengenai ilmu hadist karangan Al-Bukhari dan Muslim. Kedua kitab hadist yang penting ini harus khatam dalam sebulan puasa itu dan oleh karena itu, jadilah bulan ini suatu bulan yang penting bagi kiai-kiai bekas muridnya di seluruh Jawa. Dalam bulan puasa, bekas murid-muridnya yang sudah memimpin pesantren di mana-mana, biasanya memerlukan datang tetirah ke Tebuireng, tidak saja untuk melanjutkan hubungan silaturahmi dengan gurunya, tetapi juga untuk mengikuti seluruh kuliah istimewa mengenai hadist Al-Bukhari dan Muslim guna mengambil berkah atau tabaruk,” (Atjeh, 105-106).

Pengajian tersebut biasanya diselenggarakan di pendopo masjid. Tempat ini dalam kesehariannya juga digunakan untuk mengajar para santri. Biasanya beliau mengajar bahkan sampai tengah malam. Sebagai tempat duduk, digunakan alas sepotong kasur yang ditutupi dengan sepotong tikar atau sepotong kulit biri-biri, dan di sampingnya terdapat sebuah bangku untuk meletakkan beberapa kitab.

Sampai sekarang, tradisi pengajian Kitab Shahih Al-Bukhari di Tebuireng pada bulan Ramadhan masih berjalan. Setelah Hadratusyaikh wafat, pengajian ini dilanjutkan oleh Kiai Idris Kamali dan Kiai Syamsuri, dan kemudian dilanjutkan Gus Ishom Hadzik. Sempat vakum beberapa tahun, akhirnya dari berbagai pertimbangan ditunjukklah Kiai Habib Ahmad, seorang alumni pondok Tebuireng, yang pernah mendapatkan ijazah kitab ini dari Kiai Syamsuri.? (Ajie Najmuddin)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Kajian Islam, Olahraga, Santri Muhammadiyah Asli

Senin, 22 Januari 2018

Zawawi Imron: Kita Ambil Api Sejarah, Bukan Abunya

Jombang, Muhammadiyah Asli. Budayawan asal Madura D. Zawawi Imron memberi semangat para santri agar selalu belajar dari sejarah. Tapi, menurutnya, yang harus diambil adalah api atau semangat meneruskan sejarah, bukan debunya sebagai cerita dan kebanggaan saja.

"Kita ambil apinya sejarah, bukan abunya," kata penyair ini di depan ribuan santri Pondok Pesantren Tebuireng pada acara Pengajian Resolusi Jihad, Sabtu (29/11) malam, di Masjid Jami’ Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Zawawi Imron: Kita Ambil Api Sejarah, Bukan Abunya (Sumber Gambar : Nu Online)
Zawawi Imron: Kita Ambil Api Sejarah, Bukan Abunya (Sumber Gambar : Nu Online)

Zawawi Imron: Kita Ambil Api Sejarah, Bukan Abunya

"Baik mana abu dengan apinya?" tanya Zawawi kepada para santri. Serentak santri menjawab "Api!" Zawawi Sukses memantikkan semangat para santri malam itu.

Muhammadiyah Asli

Penyair berjuluk “Celurit Emas” ini juga menceritakan betapa kejamnya para penjajah menginjak-injak bangsa Indonesia. Belanda dengan rodi dan Jepang dengan Romushanya. Para bangsawan, rakyat, petani, raja-raja, agamawan turut serta dalam melawan penjajahan tersebut.

Muhammadiyah Asli

"Dalam perjuangan tersebut, selalu melibatkan kaum santri, misalkan saja pangeran Diponegoro yang melibatkan Kiai Mojo sebagai penasihatnya dan kiai-kiai dan santri-santri mulai di Jawa," ceritanya sembari menegaskan, agama Islam? menolak penjajahan dan kesewenang-wenangan. Islam mencintai keadilan yang menjadi substansi dari perjuangan pesantren.

Zawawi Imron lalu menerangkan kronologi resolusi Jihad dan pengaruh Hadratussyaikh bersama kiai-kiai dan santri-santri Jawa-Madura dalam mempertahankan kemerdekaan. D. Zawawi Imron juga menyinggung peran Tebuireng dari masa ke masa yang menelurkan putra-putra terbaik bangsa termasuk KH Abdul Wahid Hasyim.

"Datangnya tentara sekutu kembali ke Indonesia ditangkap cepat oleh seorang Kiai Besar, Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari dan langsung mengumpulkan para kiai," terangnya.

Zawawi dalam kesempatan itu mendorong para santri untuk meneruskan perjuangan para pendahulu Tebuireng. "Di Tebuireng ada tiga pahlawan nasional mulai dari kakek, anak dan cucu ikut andil besar dalam perjuangan bangsa. Ini harus diambil hikmahnya," tuturnya.

"Bayangkan kalau 2700 santri Tebuireng sekarang ini, kalau mendapatkan apinya sejarah maka insya Allah Indonesia ke depan akan disinari semangat resolusi jihadnya Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari," tambahnya disambut tepuk tangan riuh para santri.

Sebelum menutup ceramah, D. Zawawi Imron berpesan kepada santri untuk berakhlak baik dan berkata-kata indah. Terakhir bersama dengan 2700 santri Tebuireng ia membaca shalawat. (Abror/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Kajian Islam, Lomba Muhammadiyah Asli

Sabtu, 20 Januari 2018

PB IKA PMII Kini Punya Gedung Baru

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) melakukan peresmian gedung baru di Jl Joe No 90, Kebagusan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (12/10).

Sekretaris Ikatan Keluarga Alumni (IKA) yang juga Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri meminta para pengurus IKA PMMI dapat selalu berdampingan sehinga cita-cita perjungan organisasi yang diharapkan bisa tercapai.

PB IKA PMII Kini Punya Gedung Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
PB IKA PMII Kini Punya Gedung Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

PB IKA PMII Kini Punya Gedung Baru

“Maksimalkan fasilitas yang ada dan tetap menjaga keutuhan bangsa dan negara dari ajaran eksterim seperti radikalisme dan terorisme,” kata Hanif.

Ketua IKA PMII A Mukowam,  mengajak semua kader dan alumni PMII berpartisipasi  dalam mengeksiskan ajaran ahlussunnah  wal jamaah.

“Manfaatkan gedung baru IKA PMMI sebagai sentral pergerakan kalangan muda Nahdiyin, bisa membesarkan  ahlussunnah  wal jamaah agar generasi bangsa tidak gentar melawan faham-faham radikalisme dan anti pancasila,” kata Kowam.

Muhammadiyah Asli

Kowam berharap kantor yang baru tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan berbagai program unggulan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Senada, Mantan Ketua PB Kopri PMII Luluk Nurhamidah berharap dengan gedung yang baru dapat terwujud pendirian sekolah dan yayasan pendidikan untuk dijadikan sarana sehinga skill dan kehlian di bidang kaderisasi bisa tercapai dengan baik.

Ahmad Baso selaku almuni berharap komitmen IKA PMII dalam menata konsep kaderisasi dari PB sampai pengurus daerah.

Muhammadiyah Asli

“(Kaderisasi) harus diperhatikan sehinga dunia intelektual juga dapat diperhatikan,” ungkapnya. (Ruzi/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Hadits, Kajian Islam Muhammadiyah Asli

Jumat, 19 Januari 2018

Indonesia Bisa Selesaikan Konflik Palestina-Israel

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr Masykuri Abdillah menilai, pada dasarnya Indonesia memiliki peluang yang cukup besar dalam upaya membantu penyelesaian konflik di Timur Tengah, terutama konflik antara Palestina dan Israel. Namun, hal itu mesti dilakukan lewat pihak-pihak selain pemerintah.

“Bisa dilakukan melalui gerakan grass root (akar rumput, Red) atau non-pemerintah. Misalnya, kekuatan ulama atau tokoh-tokoh agama kedua belah pihak,” terang Masykuri pada diskusi dan pertemuan Badan Ekesekutif Mahasiswa se-Jabodetabek di Hotel Gren Alia Cikini, Jalan Cikini Raya, Jakarta, Selasa (27/3)

Indonesia Bisa Selesaikan Konflik Palestina-Israel (Sumber Gambar : Nu Online)
Indonesia Bisa Selesaikan Konflik Palestina-Israel (Sumber Gambar : Nu Online)

Indonesia Bisa Selesaikan Konflik Palestina-Israel

Dalam diskusi yang digelar Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia itu, Masykuri mengungkapkan, peluang tersebut salah satunya karena di antara Palestina dan Israel terdapat kelompok-kelompok yang tidak menginginkan adanya perang dan bentuk-bentuk kekerasan lainnya.

Namun demikian, lanjutnya, upaya tersebut bukan berarti tanpa masalah. Jika pun telah tercapai perdamaian di antara kedua pihak, hal itu mesti diformalkan oleh masing-masing pemerintah. Tanpa itu tidak akan ada jaminan perdamaian tersebut akan berlangsung selamanya.

Kesulitan utama yang akan dihadapi Indonesia setelah melewati tahapan tersebut? adalah persoalan hubungan diplomatik. Indonesia, hingga saat ini belum memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Sementara, katanya, salah satu syarat untuk membantu perdamaian kedua negara tersebut harus memiliki hubungan diplomatik.

Muhammadiyah Asli

Masykuri menambahkan, di lain pihak, upaya tersebut pasti akan ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh Palestina, Israel dan termasuk Indonesia. Syarat-syarat itu bisa berbentuk pengakuan Indonesia terhadap Israel sebagai sebuah negara berdaulat. “Ini yang sulit,” tandasnya.

Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, menurutnya, Indonesia berada pada posisi yang sangat sulit. Pengakuan terhadap Israel sebagai sebuah negara bukanlah persoalan mudah. “Jelas, pemerintah akan banyak tentangan, terutama dari dalam negeri sendiri,” ujarnya.

“Saat pemerintahan Abdurrahman Wahid (Gus Dur), usulan untuk membuka hubungan dagang dengan Israel, banyak sekali yang menentang,” tambah Masykuri yang juga mantan Wakil Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, itu. (rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli Kajian Islam, Tegal Muhammadiyah Asli

Kamis, 18 Januari 2018

Akbid Muslimat NU Kudus Sematkan Cap Profesi Mahasiswa

Kudus, Muhammadiyah Asli. Akademi Kebidanan (akbid) Muslimat NU Kudus menyematkan cap profesi kepada 22 mahasiswa di Auditorium Kampus setempat, Sabtu (18/1). Dalam acara bertajuk “caping day” ini mahasiswa akbid juga mengucapkan janji melaksanakan praktik kebidanan.

Akbid Muslimat NU Kudus Sematkan Cap Profesi Mahasiswa (Sumber Gambar : Nu Online)
Akbid Muslimat NU Kudus Sematkan Cap Profesi Mahasiswa (Sumber Gambar : Nu Online)

Akbid Muslimat NU Kudus Sematkan Cap Profesi Mahasiswa

Direktur Akbid muslimat NU Darningsih mengatakan caping day merupakan prosesi mempersiapkan mahasiswa semester pertama untuk praktik kebidanan pada semester berikutnya di perkuliahan. Praktik dilaksanakan semester 2- 5 di perkuliahan dan tempat prakek lainnya seperti Puskesmas,Rumah Sakit maupun rumah bersalin.

“Penyematan cap ini sebagai simbol profesi bidan yang menjadi dasar mahasiswa sudah siap mulai dipraktikkan di lahan praktik. Kalau belum melalui ini tidak boleh melakukan praktik pada smester berikutnya,” katanya kepada Muhammadiyah Asli usai acara.

Muhammadiyah Asli

Setelah ucap janji, Darningsih mengharapkan mahasiswa mampu praktik sesuai dengan yang diucapkan yakni melaksanakan praktik harus berlandaskan ajaran ahlussunnah wal jamaah dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai ilmu yang ditekuni dan tidak membeda-bedakan kaya atau miskin.

Muhammadiyah Asli

“Semoga praktik mereka mampu mengimplentasikan ilmu praktik dari segi pengetahuan tentang pelayanan kebidanan dan menjaga sikap dalam melayani masyarakat,” harapnya.

Kepala dinas Kabupaten Kudus Maryoto mengatakan mahasiswa harus memahami situasi nyata dalam prkatek kebidanan sehingga memerlukan kesiapan dan kemampuan berinteraksi dengan masyarakat.

“Ketika praktik, mahasiswa harus memiliki kesadaran dan tanggungjawab sesuai disiplin ilmu sehingga mampu menjadi bidan tangguh dan mandiri,” katanya.

Hadir dalam acara itu, pengurus BPPMNU Azzahra, wali murid mahasiswa dan tamu undangan lainnya. (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Kajian Islam, Habib, Fragmen Muhammadiyah Asli

Senin, 15 Januari 2018

Tradisi dan Anjuran Tadarrus al-Qur’an di Bulan Ramadhan

Diantara ibadah yang diutamakan pada Bulan Ramadhan adalah memperbanyak membaca al-Qur’an. Hal ini sebagai penghormatan dan tabarrukan atas pertama kali diturunkannya al-Qur’an oleh Malaikat Jibril kepada Rasulullah pada malam 17 Ramadhan, yaitu malam yang terkenal dengan sebutan Nuzulul Qur’an.  

Begitulah 17 Ramadhan menjadi awal permulaan Rasulullah saw menerima wahyu hingga berlangsung selama kenabian. Selain menjadi pedoman dan tuntunan bagi umat muslim sedunia, al-Qur’an juga merupakan sumber pahala bagi umat Muhammad, karena siapapun yang membaca al-Qur’an akan mendapatkan pahala (almuta’abba bitilawatih).

Dengan kata lain, al-Qur’an memiliki makna dan fungsi lebih apabila dibaca sebagai teks suci dan tidak hanya ditulis atau diterjemahkan saja. Oleh karena itu, untuk menjaga kesahihan Rasulullah dalam menghafal dan membaca al-Qur’an, jibril selalu datang di malam bulan Ramadhan guna bertadarrus langusng dengan Rasulullah saw. dengan cara berhadap-hadapan. Di sinilah akar tradisi tadarrus al-Qur’an di malam Ramadhan.

Tradisi dan Anjuran Tadarrus al-Qur’an di Bulan Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)
Tradisi dan Anjuran Tadarrus al-Qur’an di Bulan Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)

Tradisi dan Anjuran Tadarrus al-Qur’an di Bulan Ramadhan



عَنِ ابْنِ عَبَّاسِ اَنَّ رَسُولَ اللهِ ص.Ù…. كَانَ مِنْ اَجْوَدِالنَّاسِ وَاَجْوَدُمَايَكُوْنُ فِي رَمَضَانَ حِيْنَ يَلْقَاهُ جِبْرِيْلُ يَلْقَاهُ كُلَّ لَيْلَةٍ يُدَارِسُهُ اَلْقُرْأَنَ فَكَانَ رَسُولُ اللهِ ص.Ù…. حِيْنَ يَلْقَاهُ جِبْرِيْلُ اَجْوَدُ مِنَ الرِّيْحِ الْمُرْسَلَةِ 

“Dari Ibn ‘Abbas RA bahwa Rasulullah SAW adalah orang yang paling pemurah. Sedangkan saat yang paling pemurah bagi beliau pada bulan Ramadlan adalah pada saat malaikat Jibril mengunjungi beliau. Malaikat Jibril selalu mengunjungi Nabi setiap malam bulan Ramadlan, lalu melakukan mudarasah al-Qur’an dengan Nabi. Rasulullah SAW ketika dikunjungi malaikat Jibril, lebih dermawan dari angin yang berhembus.” (Musnad Ahmad: 3358)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli Kajian Islam, Kiai Muhammadiyah Asli

Jumat, 12 Januari 2018

Sinta Nuriyah Masuk Daftar 11 Perempuan Hebat di Dunia

London, Muhammadiyah Asli - Mantan ibu negara Ny Hj Sinta Nuriyah masuk dalam daftar perempuan-perempuan berpengaruh di dunia versi New York Times. Istri mendiang KH Abdurrahman Wahid ini dinilai sebagai feminis yang aktif menyebarluaskan toleransi.

New York Times dalam situsnya merinci 11 nama perempuan dari berbagai belahan dunia dan menyebutnya “11 Powerful Women We Met Around the World in 2017.” Daftar tersebut dipublikasikan pada 15 Desember 2017.

Sinta Nuriyah Masuk Daftar 11 Perempuan Hebat di Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
Sinta Nuriyah Masuk Daftar 11 Perempuan Hebat di Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

Sinta Nuriyah Masuk Daftar 11 Perempuan Hebat di Dunia

Ia menyebut perempuan yang akrab disapa Bu Sinta tersebut aktif menyelenggarakan acara-acara lintas agama serta sukses membangun jaringan pesantren yang progresif untuk perempuan dan anak.

Muhammadiyah Asli

Mereka yang masuk daftar tak disyaratkan memiliki kriteria sebagai pejabat publik atau bintang film tersohor. Menurut New York Times, para perempuang yang dipilih kebanyakan mungkin belum terkenal secara internasional namun memiliki cerita kehidupan yang menarik, melakukan sesuatu yang luar biasa, atau baru saja melewati pengalaman yang luar biasa.

Sejak didirikan pada tahun 2002, Saturday Profile bertujuan untuk menghadirkan pembaca orang-orang The New York Times di seluruh dunia yang mungkin belum pernah mereka dengar, tapi yang telah menjalani kehidupan yang menarik dan melakukan hal-hal yang spektakuler, atau mungkin baru saja melewati sebuah pengalaman yang luar biasa.

Muhammadiyah Asli

Di jajaran 11 nama tersebut antara lain ada aktivis hak-hak perempuan Arab Saudi Manal al-Sharif, Menteri Luar Negeri Swedia Margot Wallström, penyair Tiongkok Yu Xiuhua, fotografer Letizia Battaglia, dan lainnya.

Nyai Sinta Nuriyah merupakan pendiri sekaligus pengelola Puan Amal Hayati, sebuah lembaga sosial-kemanusiaan yang memiliki kepedulian terhadap pemberdayaan kaum perempuan dan anak. Lembaga yang didirikan di Jakarta 3 Juli 2000 ini banyak fokus pada kampanye dan upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Warta, Daerah, Kajian Islam Muhammadiyah Asli

Rabu, 10 Januari 2018

Menpora Sebut Doa, Tahajud, dan Ayat Kursi dalam Keberhasilan Rio Haryanto

Jakarta, Muhammadiyah Asli

Mimpi pebalap Indonesia Rio Haryanto (23) untuk bergabung dengan tim Manor Racing di ajang balap Formula 1 (F1) akhirnya tercapai. Kepastian itu disampaikan pada konferensi pers yang dihadiri Menpora Imam Nahrawi, Kamis (18/2/2016) lalu di Gedung Pertamina, Jakarta Pusat.?

Menpora Sebut Doa, Tahajud, dan Ayat Kursi dalam Keberhasilan Rio Haryanto (Sumber Gambar : Nu Online)
Menpora Sebut Doa, Tahajud, dan Ayat Kursi dalam Keberhasilan Rio Haryanto (Sumber Gambar : Nu Online)

Menpora Sebut Doa, Tahajud, dan Ayat Kursi dalam Keberhasilan Rio Haryanto

Rio adalah satu-satunya wakil Asia di ajang balapan bergengsi ini. "Rio sudah resmi menjadi driver Manor di Formula 1. Selamat dan sukses buat Rio," kata Wakil Presiden Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro.?

Menpora pada acara tersebut menyerahkan bendera merah putih secara langsung kepada Rio Haryanto, wakil Indonesia di Formula 1. "Saya tidak bisa berkata-kata kecuali alhamdulillah. Akhirnya atas kerja keras, doa, tahajud, ayat kursi, dan dukungan Pertamina, Rio menjadi orang Indonesia pertama, bahkan wakil Asia yang tampil di Formula 1,” ujar Menpora Imam Nahrawi seperti dilaporkan laman kemenpora.go.id.

Nahrawi menjelaskan, Rio membuktikan bahwa anak Indonesia mampu berdiri sejajar dengan bangsa lain. Dia mengajak kepada seluru bangsa Indonesia untuk mendukung penuh Rio dengan tidak membiarkannya berjalan sendiri. “Kita harus dukung bersama-sama,” tegas Menpora.

Sementara itu, Rio Haryanto juga sangat berterima kasih kepada masyarakat Indonesia dan para sponsor sehingga dirinya bisa ikut berkompetisi dengan para pebalap kelas dunia di ajang balap jet darat itu.

Muhammadiyah Asli

“Indonesian Formula 1 Driver. Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia yg telah mendukung,” tulis Rio dalam akun twitter miliknya, @Rharyantoracing 18 Februari 2016 lalu.

Rio juga merasa haru dan tersentuh atas dukungan sepenuh hati masyarakat Indonesia. “Its been a great day here in Jakarta. Im truly touched by the tremendous supports from Indonesia and others who supported me,” masih Rio dalam twitternya.

Muhammadiyah Asli

"Saya terimakasih atas dukungan luar biasa. Tanpa adanya dukungan semua pihak, pemerintah, Pertamina, media, dan masyarakat Indonesia, dukungan kalian semua membuat saya bisa tampil. Saya juga ingin menuai prestasi. Itu tujuan dan target saya. Saya mohon doa dan dukungan semua pihak," tambah Rio.

Total pembayaran yang sudah diberikan Pertamina untuk Rio adalah 5 juta euro. Karir Rio diawali dari balapan Go Kart, kemudian Formula BMW, GP3, GP2, dan Formula 1 yang akan datang. Di ajang Formula 1, Rio akan berpartner dengan pebalap asal Jerman Pascal Wehrlein yang sudah lebih dulu bergabung dengan tim Manor. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Makam, Pondok Pesantren, Kajian Islam Muhammadiyah Asli

Kamis, 04 Januari 2018

Gubernur NTB: Kehadiran Ulama NU di Lombok Datangkan Rahmat

Lombok Barat, Muhammadiyah Asli 

Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Muhammad Zainul Majdi mengungkapkan rasa syukur karena daerahnya dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Munas-Konbes NU 2017. 

Gubernur NTB: Kehadiran Ulama NU di Lombok Datangkan Rahmat (Sumber Gambar : Nu Online)
Gubernur NTB: Kehadiran Ulama NU di Lombok Datangkan Rahmat (Sumber Gambar : Nu Online)

Gubernur NTB: Kehadiran Ulama NU di Lombok Datangkan Rahmat

"Alhamdulillah kesyukuran tidak putusnya dan kesukacitaan kami seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat, khususnya warga Nahdlatul Ulama menjadi tuan rumah bagi pelaksanaan Munas dan Konbes 2017 ini," katanya pada penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2017 di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (25/11). 

Menurutnya, musyawarah itu mendatangkan rahmat. Jangankan musyawarah dalam lingkup besar, katanya, musyawarah yang dilakukan hanya dua orang saja juga mendatangkan berkah. 

Muhammadiyah Asli

"Apalagi musyawarah ini adalah musyawarah alim ulama tidak hanya lingkupnya daerah, tapi juga seluruh Nusantara," katanya bersemangat. 

Begitu juga Konferensi, lanjutnya, Konferensi biasa sebagai bentuk silaturahim pasti diberkahi oleh Allah. Apalagi, katanya, ini Konferensi Besar oleh organisasi dakwah terbesar yang tidak hanya di Indonesia bahkan di seluruh dunia. 

"Maka dengan semua kebaikan keberkahan-keberkahan itu kami warga  Nusa Tenggara Barat berhusnudhon dan berdoa kepada Allah SWT bahwa kehadiran para tamu kami, para guru kami Insyaallah membawa berkah yang berlipat ganda," jelasnya. 

Hadir pada penutupan Munas-Konbes NU 2017 ini Wakil Presiden Republik Indonesia H Muhammad Jusuf Kalla, Rais Aam KH Maruf Amin, KH Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Wakil Ketua Umum PBNU H Mochammad Maksum Machfoedz, Ketua PBNU Bidang Investasi dan Luar Negeri H Marsudi Syuhud, Ketua PBNU H Bidang Hukum H Robikin Emhas, dan lain-lain. (Husni Sahal/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli Pahlawan, Kajian Islam Muhammadiyah Asli

Rabu, 20 Desember 2017

Menjadi Manusia Bermanfaat adalah Pilihan

Way Kanan, Muhammadiyah Asli

Selain sebagai mahkluk utama dikaruniai akal dan pikiran, manusia juga merupakan mesin penghasil sampah. Bagaimana aparatur penegak hukum menilai hal tersebut? Kapolres Way Kanan Provinsi Lampung AKBP Harseno menegaskan, menjadi manusia bermanfaat adalah pilihan.

"Selama di bumi ada manusia, selama itu pula akan ada sampah. Tantangannya adalah, bagaimana membuat sampah mempunyai nilai ekonomi daripada membuatnya mencemari bumi, dan itu merupakan hal mulia. Itulah salah satu jalan dan pilihan menjadi manusia bermanfaat," kata Kapolres di Blambangan Umpu, Jumat (19/2/2016).

Menjadi Manusia Bermanfaat adalah Pilihan (Sumber Gambar : Nu Online)
Menjadi Manusia Bermanfaat adalah Pilihan (Sumber Gambar : Nu Online)

Menjadi Manusia Bermanfaat adalah Pilihan

Ia mencontohkan, sisa makanan seperti kulit kacang yang merupakan sampah organik bisa diolah menjadi sampah untuk pupuk. "Termasuk batang pisang dicacah kemudian dicampur kotoran sapi dan pengurai, maka akan menjadi pupuk organik. Kakak saya di Jawa melakukan hal tersebut," ujar Kapolres didampingi Kapolsek Blambangan Umpu AKP Suwandhi.

Sekitar 25 komunitas dengan kurang lebih 1000 relawan dikolaboratori PC GP Ansor Way Kanan akan terlibat aktif memungut dan memilah sampah ditemukan di jalan kemudian dikumpulkan dalam kantung sesuai jenisnya dengan berjalan kaki atau bersepeda menuju Monumen Ryacudu.

Muhammadiyah Asli

Aksi itu merupakan gerakan memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 21 Februari 2016. Diikuti sejumlah komunitas di 31 provinsi. Di Way Kanan, kegiatan tersebut bertajuk Way Kanan Ramik Ragom (beragam) Sakai Sambayan (gotong royong) ‘Bergerak Untuk Indonesia #BebasSampah2020’.

"Persoalan sampah adalah persoalan bersama. Polres ambil bagian dalam aksi itu, sejumlah polisi wanita atau Polwan, anggota dari Sabhara dan Satlantas akan ikut serta, berjalan kaki dari gedung pemuda menuju Monumen Ryacudu dipimpin Kasat Binmas," ujar Kapolres lagi. (Syuhud Tsaqafi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli Warta, Daerah, Kajian Islam Muhammadiyah Asli

Senin, 18 Desember 2017

Pelajar di Bumi Khatulistiwa Deklarasi Tolak Gerombolan ISIS

Pontianak, Muhammadiyah Asli. Puluhan pelajar dan sejumlah mahasiswa mengikuti dialog terbuka bertema Mengantisipasi Gerakan Radikalisme Menuju Generasi Muda Hakiki di rumah dinas Wakil Walikota Pontianak, Selasa (9/9). Dialog yang difasilitasi IPNU-IPPNU Pontianak ini melibatkan PCNU kota Pontianak, anggota DPRD Kalbar, dan Polres Pontianak.

Ketua IPNU Pontianak Syamhadi dalam dialog ini mengatakan, pelajar NU menolak kehadiran paham dan gerakan Islamic State of Iraq and Syiria di bumi Khatulistiwa ini. “Gerakan gerombolan ekstrem ini dapat mematikan masa depan bangsa.”

Pelajar di Bumi Khatulistiwa Deklarasi Tolak Gerombolan ISIS (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar di Bumi Khatulistiwa Deklarasi Tolak Gerombolan ISIS (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar di Bumi Khatulistiwa Deklarasi Tolak Gerombolan ISIS

Sementara utusan Polres kota Pontianak Syarifah Salbiyah Assegaf mengajak peran aktif pelajar dan mahasiswa untuk menciptakan keamanan Pontianak. Salbiyah meminta para pelajar untuk tidak segan memberikan informasi ke pihak kepolisian perihal kehadiran gerakan-gerakan yang mengarah pada kekerasan.

Muhammadiyah Asli

Sementara Sekretaris IPPNU Kota Pontianak Mufadilah mengatakan, acara ini dikemas khusus bagi kalangan muda. Karena memang gerakan ISIS ini menyasar kepada anak muda.

“Kehadiran ISIS ini bukan lagi harus ditolak, tetapi juga dibumihanguskan agar kita sebagai generasi muda tidak terlena dengan pemahaman radikalisme,” tandas Mufadilah. (Red. Alhafiz K)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Kajian Islam, Amalan Muhammadiyah Asli

Rabu, 13 Desember 2017

STISNU Nusantara Gelar Seminar Antigerakan Radikal

Tangerang, Muhammadiyah Asli. Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara bersama Yayasan Abdi Negara mengadakan diskusi terbuka terkait gerakan radikal atas nama agama, Kamis (10/12). Diskusi ini setidaknya melibatkan seratus hadirin yang terdiri atas perwakilan pesantren, sekolah dan madrasah, kampus, dan perwakilan organisasi pelajar NU di Tangerang.

STISNU Nusantara Gelar Seminar Antigerakan Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)
STISNU Nusantara Gelar Seminar Antigerakan Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)

STISNU Nusantara Gelar Seminar Antigerakan Radikal

Diskusi ini diadakan dalam rangka menangkal radikalisme di kalangan remaja, siswa, dan mahasiswa.

Ketua panitia seminar Hilman menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meredam gerakan atau kegiatan-kegiatan organisasi yang mengusung pfaham anti-Pancasila dan UUD 1945.

Muhammadiyah Asli

Insya Allah, bersama STISNU kita akan redam gerakan-gerakan mereka,” kata Hilman.

Muhammadiyah Asli

Sementara Wakil Ketua Bidang Akademik STISNU Bahrudin mengatakan, kegiatan ini harus melahirkan virus-virus positif yang tersebar minimal di seantero Tangerang.

“?Kita harus katakana bahwa paham anti-Pancasila dan UUD 1945 adalah salah dalam pandangan Islam. Sama salahnya sebagaimana mereka menyesatkan kita pelaku demokrasi. Katakan semua itu kepada masyarakat", ujarnya.

Diskusi berlangsung di aula Hadratus Syekh Hasyim Asyari. Tampak hadir pada diskusi ini Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang Hoirul Huda. (Qustulani Muhammad/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Bahtsul Masail, Kajian Islam, Ulama Muhammadiyah Asli

Kamis, 07 Desember 2017

KPBANU Kudus Tasyakuran Dua tahun Mengabdi

Kudus, Muhammadiyah Asli. Korp Peduli bencana Nahdlatul Ulama (KPBA NU ) Kudus yang lahir pada 25 Desember 2010 genap berusia 2 tahun. Selasa (25/12) malam kemarin, kelahiran organisasi yang bergerak pada penanganan bencana alam diperingati dengan tasyakuran di Aula  Kantor NU Jalan Pramuka 20 Kudus. 

KPBANU Kudus Tasyakuran Dua tahun Mengabdi (Sumber Gambar : Nu Online)
KPBANU Kudus Tasyakuran Dua tahun Mengabdi (Sumber Gambar : Nu Online)

KPBANU Kudus Tasyakuran Dua tahun Mengabdi

Tasyakuran  yang bertajuk 2 tahun KPBA NU mengabdi ini berlangsung sederhana. Diawali dengan pembacaan manaqib syekh Abdul qodir Jaelani dan tahlil yang dipimpin katib PCNU Kudus KH Ahmadi Abdul Fatah. 

Setelah  pengarahan dari badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus dan Ketua PCNU Kudus KH Chusnan Ms dilanjutkan sosialisasi penanganan Bencana bagi relawan KPBA NU.

Muhammadiyah Asli

Komandan KPBA NU HM. Ghufron mengatakan kelahiran KPBANU Kudus ini dilatarbelakangi dari adanya banjir di wilayah  kota kretek pada tahun 2007 yang melibatkan warga dan kader NU berpartisipasi membantu korban.  

Muhammadiyah Asli

“Kemudian saat  konperensi cabang NU tahun 2008 mengamanatkan  warga NU perlu bertugas mengantispasi dan memberikan bantuan jika terjadi bencana alam, maka pada 25 desember 2010 baru bisa terbentuk KPBA NU ini,” jelas HM.Ghufron mengawali sambutannya.

Selama dua tahun, KPBANU telah mengabdi turut serta berpartisipasi membantu penanganan bencana alam di kabupaten Kudus. Mulai dari penanganan bencana alam, banjir, longsor, kebakaran dan mencari korban yang hilang terbawa arus banjir.

“Dalam  bertugas, kami selalu berkoordinasi dengan BPBD Kudus dan organisasi peduli bencana lainnya,” imbuhnya.

Sampai sekarang ini, jelas HM.Ghufron, KPBA NU telah memiliki 100 relawan yang telah dibekali kedisiplinan maupun ketrampilan penanganan korban bencana termasuk SAR melalui pendidikan dan latihan.

“Pada tahun ini, 10 relawan kami direkrut menjadi anggota Badan penanggulan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Kudus,” tambahnya.

Ketua PC NU Kudus KH Chusnan mengapresiasi eksistensi  KPBA NU yang baru berusia 2 tahun mampu memberikan manfaat dan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan. 

“Hal ini membuktikan NU mampu memberikan kontribusi kepada warga khususnya dan masyarakat Kudus umumnya. Dalam segala aspek NU akan selalu membantu kepada umat manusia,” tandasnya.

Kepada relawan KPBA, KH.Chusnan berpesan untuk melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan dan selalu menjaga nama baik lembaga dan organisasi.

“Yang tak kalah pentingnya,semua relawan harus bersikap akhlakul karimah dalam menjalankan tugas di lapangan,” pintanya yang disambut "kur siap" semua relawan yang hadir.

Redaktur     : Hamzah Sahal

Kontributor : Qomarul Adib

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Hikmah, Kajian Islam Muhammadiyah Asli

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock