Tampilkan postingan dengan label Makam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Februari 2018

Ahad, Fatayat, Ansor, dan MWCNU Kedungbanteng Konferensi Bersama

Banyumas, Muhammadiyah Asli. Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas , Jawa Tengah, akan menggelar Konferensi Anak Cabang, pada hari Ahad (12/11) besok.

Kegiatan itu akan dilaksanakan bersama Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Fatayat NU di Gedung MTs Maarif 01 Kedungbanteng, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, Jawa Tengah.

Menurut Ketua PAC GP Ansor NU Kedungbanteng, Darto konferensi bersama dilakukan dengan pertimbangan untuk efektifitas waktu dan pembiayaan.

Ahad, Fatayat, Ansor, dan MWCNU Kedungbanteng Konferensi Bersama (Sumber Gambar : Nu Online)
Ahad, Fatayat, Ansor, dan MWCNU Kedungbanteng Konferensi Bersama (Sumber Gambar : Nu Online)

Ahad, Fatayat, Ansor, dan MWCNU Kedungbanteng Konferensi Bersama

"Konferensi bersama jauh lebih strategis dilakukan bersama daripada sendiri-sendiri penyelengaraannya," ujarny Sabtu (11/11) di Gedung MTs Maarif 01 Kedungbanteng.

Konferensi MWC NU,GP Ansor, dan Fatayat akan memilih ketua baru dalam rangka konsolidasi dan regenerasi pengurus yang akan menjalankan roda organisasi sebagaimana tertuang dalam AD/ART .

Muhammadiyah Asli

Sementara itu tokoh senior NU Kedungbanteng Kiai Munir Sarbini menyatakan dengan terlaksananya konfersensi ini pengurus yang akan terpilih nanti dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan mampu menjadi suri tauladan bagi masyarakat serta membawa kemajuan organisasi yang didirikan KH Hasyim Asyari. (Mulyono HP/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli Makam, Ulama Muhammadiyah Asli

Sabtu, 10 Februari 2018

Tantangan Baru, Perlu Strategi Dakwah Baru

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Pada tingkat global, saat ini agama yang mengalami pertumbuhan paling cepat adalah agama Islam. Namun disisi lain, perkembangan yang cepat tersebut telah menyebabkan terjadinya shock pada umat Islam. Dalam menghadapi situasi baru ini, perlu pendekatan dakwah baru yang lebih cocok.

Demikian diungkapkan oleh Khatib Aam PBNU Prof. Dr. Nasaruddin Umar  dalam acara workshop Revitalisasi Peran NU sebagai Gerakan Dakwah Islam Rahmatan Lil Alamiin di Wisma Haji Jakarta, Senin.

Tantangan Baru, Perlu Strategi Dakwah Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
Tantangan Baru, Perlu Strategi Dakwah Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

Tantangan Baru, Perlu Strategi Dakwah Baru

Secara teologis, umat Islam Indonesia yang dalam sejarahnya banyak menggunakan pendekatan jabariah atau percaya pada takdir kini dihadapkan pada pandangan muktazilah yang sangat rasional. “Saat ini muballigh mana yang diikuti di TV, banyak umat yang kebingungan,” paparnya.

Pengamalan agama yang dulunya sangat berorientasi pada fikih juga mengalami perubahan. Kini banyak orang yang lebih mengikuti pendekatan spiritualisme atau yang penting bertuhan, tak perlu agama atau agama apa saja sama serta ajaran semacamnya.

Agama kini juga bukan lagi pengatur segalanya. Jika zaman dahulu semua hal diatur oleh ajaran agama atau religiousness. Kini pendekatannya berubah menjadi religious mindedness. Orang memiliki kebebasan dan peran agama menjadi sangat berkurang.

Jika pada zaman dahulu orang sangat berorientasi pada teks al Qur’an, kini masyarakat mulai berfikir ke arah konteks. Pendekatan hermenetika berkembang untuk memaknai kitab suci. “NU menolak hermenetika karena kalau salah dalam menafsirkannya bisa berbahaya,” tandasnya.

Muhammadiyah Asli

Menurut Nasaruddin, jika semua ajaran agama dimaknai secara sembarangan nantinya akan kehilangan warna asli Islam. “Rasionalisasi yang berlebihan juga akan menurunkan agama sekedar menjadi ajaran filsafat,” paparnya.

Secara kultural, warga NU juga mengalami shock. Jika dahulu, lebih berorientasi pada elit pesantren, kini terjadi perubahan dengan kecenderungan orientasi pada elit kampus. “Kalau kyai yang ngasih ijasah kan Allah, tapi dalam pekerjaan formal diperlukan mereka yang memiliki ijasah,” tandasnya.

Hal yang sama juga terjadi dalam aspek kepemimpinan. Pada masa lalu, Lingkungan NU bersandar pada kepemimpinan kharismatik. Namun sekarang terjadi perubahan kebutuhan dengan dibutuhkannya para manajer professional.

Muhammadiyah Asli

“Perubahan-perubahan ini harus diantisipasi oleh LDNU. Harus dibuat visi, misi, nilai, dan strategi baru dalam menjalankan dakwahnya agar sesuai dengan konteks zaman,” imbuhnya. (mkf)



Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Sejarah, Makam, Anti Hoax Muhammadiyah Asli

Sabtu, 03 Februari 2018

Ketum Ansor Tegaskan Banser Bermetamorfosis

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sebagai badan semiotonom organisasi yang dipimpinnya telah mengalami metamorfosis sehingga layak diapresiasi dan didorong untuk terus maju.

Ketum Ansor Tegaskan Banser Bermetamorfosis (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketum Ansor Tegaskan Banser Bermetamorfosis (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketum Ansor Tegaskan Banser Bermetamorfosis

"Fakta tidak dipungkiri hari ini, Banser mengalami metamorfosis luar biasa. Sebelumnya Banser dikenal sebagai penjaga gereja. Stigma natal pasti Banser ada, itu melekat kuat," kata dia, di Jakarta, Senin (26/9).

Gus Yaqut menegaskan, Banser sekarang menjadi pasukan elitenya Nahdlatul Ulama (NU). "Kita punya Kasatkornas Banser yang tangguh, strata dua. Kita punya Kasatkorwil Banser yang jadi anggota KPU RI. Kita punya Kasatkorwil yang menjadi dokter. Itu penegasan bahwa Banser tidak hanya bisa marah-marah saja. Hari ini, selain tegas Banser juga pintar. Bahasa paling enak begitu," kata Gus Tutut menjelaskan.



Muhammadiyah Asli



(Baca juga: Inilah Nama dan Tugas 6 Satuan Khusus yang Dimiliki Banser)

Karena itu, lanjutnya, menjadi keharusan PP GP Ansor untuk mengupayakan penguatan eksistensi Banser.

Kepala Satuan Koordinasi Banser Nasional Alfa Isnaeni menambahkan, Assisten Kepala Penelitian dan Pengembangan Banser berikut jajaran merupakan sarjana berkompeten, sebagian sarjana strata tiga.

Muhammadiyah Asli

Satkornas Banser masa khidmah 2015-2016 menggelar rapat perdana. Rapat dihadiri jajaran pengurus Satkornas Banser dan Kepala Satuan Khusus Banser. (Gatot Arifianto/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Makam, Doa, Amalan Muhammadiyah Asli

Selasa, 30 Januari 2018

Harlah dan Maulud Nabi di Istora Senayan

Jakarta, Muhammadiyah Asli
Muslimat NU akan mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang sekaligus merupakan Harlah ke 57 di Istora Senayan. Acara yang rencananya akan dihadiri oleh 15 ribu orang mengambil tema “Meningkatkan persaudaraan Kebangsaan Membangun Indonesia Damai Sejahtera.”

Dalam acara tersebut KH Hasyim Muzadi, Gubernur DKI H. Sutiyoso, dan KH Abdullah Gymnastiar akan hadir, dan akan dimeriahkan dengan hiburan oleh Raja Dangdut Rhoma Irama dan Dewi Yul.

Kegiatan ini memiliki momentum strategis dalam rangka melakukan refleksi, koreksi, dan introspeksi terhadap kiprah muslimat dewasa ini agar ke depan lebih maksimal dan optimal guna turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya untuk kaum perempuan.

Khusus untuk menyambut peringatan Maulut Nabi Muhammad Saw dan Harlah ke 57, Muslimat DKI telah melaksanakan berbagai kegiatan pra harlah, antara lain memberikan santunan bagi anak yatim dan pengobatan cuma-cuma bagi warga yang tergolong mustda’fin wilayah DKI Jakarta.

Kegiatan lain yang bersifat kemeriahan juga dilakukan seperti lomba tumpeng, gerak jalan sehat dan berbagai kegiatan lainnya. Disamping itu telah digalang kerjasama dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) propinsi DKI Jakarta dalam melakukan sosialisasi kesetaraan dan keadilan jender.(mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Kajian Islam, Bahtsul Masail, Makam Muhammadiyah Asli

Harlah dan Maulud Nabi di Istora Senayan (Sumber Gambar : Nu Online)
Harlah dan Maulud Nabi di Istora Senayan (Sumber Gambar : Nu Online)

Harlah dan Maulud Nabi di Istora Senayan

Rabu, 24 Januari 2018

IPNU-IPPNU Probolinggo Gelar Pelatihan Protokoler

Probolinggo, Muhammadiyah Asli - Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nadlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Probolinggo menggelar pelatihan protokoler, Sabtu (26/11) sore. Pihak pengurus IPNU-IPPNU berharap pelatihan ini dapat memaksimalkan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pelajar NU.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula di Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo di Desa Warujinggo Kecamatan Leces ini diikuti oleh para pengurus IPNU-IPPNU se-Kabupaten Probolinggo. Sebagai narasumber hadir Kasubbag Protokol Pemkab Probolinggo Hermanto.

IPNU-IPPNU Probolinggo Gelar Pelatihan Protokoler (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Probolinggo Gelar Pelatihan Protokoler (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Probolinggo Gelar Pelatihan Protokoler

Ketua IPPNU Probolinggo Nur Hakimah Ismawati mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mencetak kader yang ahli dalam bidang keprotokoleran. Sebab saat ini keprotokoleran sudah tidak bisa dipisahkan dari setiap kehidupan.

“Sebuah acara jika tidak didukung dengan keprotokoleran yang baik, maka acara tersebut terasa kurang begitu sempurna. Karena seorang protokol harus mampu mengatur sebuah acara dengan baik. Tetapi tidak semua orang bisa tanpa adanya penguasaan teknik-teknik keprotokoleran,” katanya.

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli

Menurut Isma, penguasaan bidang keprotokoleran sangat dibutuhkan, terutama oleh kader IPNU-IPPNU yang notabene selalu bergelut dengan berbagai macam kegiatan. Hal ini dikarenakan seorang protokol tidak hanya fokus membawakan acara seremonial, tetapi mengatur kegiatan secara keseluruhan.

“Dengan adanya pelatihan ini kami mengharapkan agar ke depan tumbuh dan muncul kader-kader IPNU-IPPNU yang ahli di bidang keprotokoleran sehingga bisa mengisi di acara-acara NU, banom NU serta khususnya di IPNU-IPPNU sendiri,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini para pengurus IPNU-IPPNU tersebut diberikan teknik-teknik menjadi seorang protokol yang baik dalam sebuah kegiatan oleh Hermanto. Mereka diberi pemahaman apa saja yang harus dilakukan agar sebuah acara dapat berjalan dengan baik. Karena kuncinya ada di seorang protokol. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nasional, Kajian, Makam Muhammadiyah Asli

Rabu, 10 Januari 2018

Menpora Sebut Doa, Tahajud, dan Ayat Kursi dalam Keberhasilan Rio Haryanto

Jakarta, Muhammadiyah Asli

Mimpi pebalap Indonesia Rio Haryanto (23) untuk bergabung dengan tim Manor Racing di ajang balap Formula 1 (F1) akhirnya tercapai. Kepastian itu disampaikan pada konferensi pers yang dihadiri Menpora Imam Nahrawi, Kamis (18/2/2016) lalu di Gedung Pertamina, Jakarta Pusat.?

Menpora Sebut Doa, Tahajud, dan Ayat Kursi dalam Keberhasilan Rio Haryanto (Sumber Gambar : Nu Online)
Menpora Sebut Doa, Tahajud, dan Ayat Kursi dalam Keberhasilan Rio Haryanto (Sumber Gambar : Nu Online)

Menpora Sebut Doa, Tahajud, dan Ayat Kursi dalam Keberhasilan Rio Haryanto

Rio adalah satu-satunya wakil Asia di ajang balapan bergengsi ini. "Rio sudah resmi menjadi driver Manor di Formula 1. Selamat dan sukses buat Rio," kata Wakil Presiden Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro.?

Menpora pada acara tersebut menyerahkan bendera merah putih secara langsung kepada Rio Haryanto, wakil Indonesia di Formula 1. "Saya tidak bisa berkata-kata kecuali alhamdulillah. Akhirnya atas kerja keras, doa, tahajud, ayat kursi, dan dukungan Pertamina, Rio menjadi orang Indonesia pertama, bahkan wakil Asia yang tampil di Formula 1,” ujar Menpora Imam Nahrawi seperti dilaporkan laman kemenpora.go.id.

Nahrawi menjelaskan, Rio membuktikan bahwa anak Indonesia mampu berdiri sejajar dengan bangsa lain. Dia mengajak kepada seluru bangsa Indonesia untuk mendukung penuh Rio dengan tidak membiarkannya berjalan sendiri. “Kita harus dukung bersama-sama,” tegas Menpora.

Sementara itu, Rio Haryanto juga sangat berterima kasih kepada masyarakat Indonesia dan para sponsor sehingga dirinya bisa ikut berkompetisi dengan para pebalap kelas dunia di ajang balap jet darat itu.

Muhammadiyah Asli

“Indonesian Formula 1 Driver. Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia yg telah mendukung,” tulis Rio dalam akun twitter miliknya, @Rharyantoracing 18 Februari 2016 lalu.

Rio juga merasa haru dan tersentuh atas dukungan sepenuh hati masyarakat Indonesia. “Its been a great day here in Jakarta. Im truly touched by the tremendous supports from Indonesia and others who supported me,” masih Rio dalam twitternya.

Muhammadiyah Asli

"Saya terimakasih atas dukungan luar biasa. Tanpa adanya dukungan semua pihak, pemerintah, Pertamina, media, dan masyarakat Indonesia, dukungan kalian semua membuat saya bisa tampil. Saya juga ingin menuai prestasi. Itu tujuan dan target saya. Saya mohon doa dan dukungan semua pihak," tambah Rio.

Total pembayaran yang sudah diberikan Pertamina untuk Rio adalah 5 juta euro. Karir Rio diawali dari balapan Go Kart, kemudian Formula BMW, GP3, GP2, dan Formula 1 yang akan datang. Di ajang Formula 1, Rio akan berpartner dengan pebalap asal Jerman Pascal Wehrlein yang sudah lebih dulu bergabung dengan tim Manor. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Makam, Pondok Pesantren, Kajian Islam Muhammadiyah Asli

Sabtu, 30 Desember 2017

Malam Ini, Puncak Peringatan Hari Santri di Surakarta

Surakarta, Muhammadiyah Asli - Puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2017 di Kota Surakarta Jawa Tengah bakal dihelat malam ini, Sabtu (28/10). Acara yang dikemas dalam tajuk “Banom NU Kota Surakata Bersholawat” bertempat di kantor PCNU Kota Surakarta.

Ketua GP Ansor Surakarta Syarifudin, peringatan Hari Santri kali ini diadakan bersamaan dengan momentum Sumpah Pemuda. Menurutnya, selain kegiatan pengajian juga diadakan beberapa rangkaian kegiatan.

Malam Ini, Puncak Peringatan Hari Santri di Surakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Malam Ini, Puncak Peringatan Hari Santri di Surakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

Malam Ini, Puncak Peringatan Hari Santri di Surakarta

“Acara sudah dimulai sejak Sabtu siang, mulai dari bakti sosial, donor darah, bazar murah, dan pelatihan refleksi,” terang Arif.

Rencananya kegiatan pengajian bersama Jamuro Surakarta itu akan menghadirkan Habib Umar As-Segaf yang akan memberikan mauidoh hasanah.

Muhammadiyah Asli

Sementara itu, tak jauh dari Kota Surakarta, tepatnya di Sukoharjo puncak peringatan Hari Santri juga bakal diselenggarakan pada waktu yang sama, di Pendopo Graha Satya Kabupaten Sukoharjo.

Wakil Syuriah PWNU Propinsi Jawa Timur KH Ali Maschan Musa, rencananya bakal dihadirkan untuk memberikan taushiyah kepada jamaah. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Quote, Budaya, Makam Muhammadiyah Asli

Rabu, 27 Desember 2017

Pemblokiran Situs Religius Radikal Tidak Bijak

Jakarta, Muhammadiyah Asli? . Pemblokiran situs-situs yang bernafas Islam di media sosial dinilai sebagai tindakan gegabah dalam menangkal paham ISIS di Indonesia. Tindakan BNPT dan Menkominfo ini tidak bisa dibenarkan. Sebab untuk menangkal berkembangnya paham ISIS di Indonesia tidak perlu pemblokiran situs keagamaan, cukup menguatkan kembali paham nasionalisme.

“Pemicu utama berkembangnya paham-paham radikal di negeri ini karena meredupnya rasa nasionalisme yang selama ini menjadi kekuatan besar bagi kita untuk membangun bangsa Indonesia,” kata Sekretaris PKC PMII Sumut Darwin Sipahutar dalam rilisnya, Jumat (3/4).

Pemblokiran Situs Religius Radikal Tidak Bijak (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemblokiran Situs Religius Radikal Tidak Bijak (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemblokiran Situs Religius Radikal Tidak Bijak

Selain itu penutupan situs ini lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya. Di satu sisi pemerintah menunjukkan arogansinya sebagai anti agama. Padahal bangsa ini didirikan atas dukungan seluruh pemeluk agama dan suku-suku di Indonesia. Negara pun menjamin kehidupan beragama sebagaimana diatur dalam UU.

Muhammadiyah Asli

Di sisi lain ini sebagai ujian besar bagi umat Islam Indonesia bahwa akan semakin derasnya arus anti terhadap Islam (Islamophobia). Skenario besar inilah yang sedang dijalankan oleh Menkominfo dalam mempersempit ruang gerak Harokah dan Halaqoh umat Islam yang mengajarkan konsep rahmatan lil alamin untuk membangun bangsa ini.

Muhammadiyah Asli

Ironisnya situs-situs yang mengarahkan atau mengajarkan tentang separatisme di Indonesia tidak diblokir, lalu kenapa situs-situs Islam yang diblokir? Apakah situs-situs Islam dianggap lebih berbahaya dibanding situs-situs penyebaran paham separatis bagi kelangsungan bangsa ini.

“Menkominfo jangan menjadikan pemblokiran ini untuk mengalihkan isu dari kenaikan BBM. Kalau ini yang terjadi, saya yakin pemerintahan Jokowi tidak akan berjalan mulus.”

Untuk itu, PKC PMII Sumut meminta BNPT dan Menkominfo secara sadar dan insaf harus meminta maaf kepada umat Islam Indonesia atas perbuatan yang tidak terpuji tersebut. Ini sebagai langkah konkret pemerintah dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama di Indonesia.

Pihak Darwin berencana mengajak partisipasi seluruh organisasi keislaman untuk turun ke jalan dan meminta pertanggungjawaban BNPT dan Menkominfo jika tidak segera menghentikan pemblokiran situs-situs Islam itu. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Makam, Nahdlatul Ulama, Hadits Muhammadiyah Asli

Senin, 27 November 2017

Figur Harapan Pemimipin PCNU Jombang

Jombang, Muhammadiyah Asli. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, KH Isrofil Amar menyebutkan tentang figur terbaik terkait pemimpin PCNU setempat yang hendak menggantikan dirinya pada konferensi cabang (Konfercab) tahun 2017 mendatang.

Figur Harapan Pemimipin PCNU Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)
Figur Harapan Pemimipin PCNU Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)

Figur Harapan Pemimipin PCNU Jombang

"Tentang figur yang layak sebagai Ketua Tanfidziyah, pertama adalah orang yang berpengalaman dalam organisasi," katanya kepada Muhammadiyah Asli, Kamis (22/9/2016). Pengalaman tersebut dapat dilihat pada keaktifan pengurus dalam pengabdiannya kepada NU sebelumnya. "Makanya nanti ada syarat harus kader yang dipilih," imbuhnya.

Yang kedua, lanjut Kiai Isrofil, adalah memiliki jiwa kemasyarakatan yang baik. Seorang ketua dituntut untuk bisa bersikap santun, ramah serta bisa menyesuaikan dengan sejumlah situasi yang terjadi di masyarakat "Artinya figur yang bisa bergaul kemana-kemana," kata salah satu dosen di Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Peterongan Jombang itu.

Yang ketiga, jelas dia, adalah kader yang mencintai NU. Kepentingan pemimpin di organisasi Islam terbesar itu hanya semata-mata untuk menjaga keutuhan NU serta melanjutkan perjuangan muassis (pendiri). Hal ini dapat dilihat dalam visi misai dan tujuan secara umum NU didirikan, yakni berjuang untuk agama, bangsa (masyarakat) dan negara.

Muhammadiyah Asli

"Di NU tidak memiliki tendensi apa-apa, hanya karena cinta kepada NU. Jangan sampai memilih orang yang tendesius, ingin jadi Pengurus NU agar menjadi tenar, agar terkenal atau sebagai tambahan penghasilan," ungkapnya. Kiai Isrofil tak menafikan jika ada calon yang memiliki tujuan demikian. "Nanti kita bisa lihat sendiri," jelasnya

Yang keempat, katanya, adalah orang yang memiliki jiwa peduli kepada pengurus dan organisasinya. Menjadi pemimpin sudah seharusnya memperhatikan keberadaan organisasinya, juga beruapaya membuat ? NU menjadi semakin besar. "Misalnya ada rapat atau kegiatan selalu menyempatkan. Kalau bahasn jawanya kober," ? pungkasnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Makam Muhammadiyah Asli

Minggu, 26 November 2017

Malam Keakraban ala IPNU-IPPNU Kebasen

Banyumas, Muhammadiyah Asli. Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memiliki cara tersendiri untuk mempererat hubungan antara pengurus dan kader setempat.

Malam Keakraban ala IPNU-IPPNU Kebasen (Sumber Gambar : Nu Online)
Malam Keakraban ala IPNU-IPPNU Kebasen (Sumber Gambar : Nu Online)

Malam Keakraban ala IPNU-IPPNU Kebasen

Di luar acara rapat-rapat rutin dan forum diskusi, IPNU-IPPNU Kebasen mengemas acara “Malam Keakraban” atau disingat Makrab dengan kegiatan karaoke bareng Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Banyumas.

Selain karaoke, kegiatan yang diikuti pimpinan ranting dan komisariat IPNU-IPPNU di Kecamatan Kebasen ini juga diisi dengan nonton film bareng, stand up commedy, belajar public speaking, juga diselingi materi kepemimpinan dan keorganisasian.

Muhammadiyah Asli

Program perdana pascapelantikan pengurus baru ini berlangsung di gedung MWCNU Kecamatan Kebasen lantai 2, di Jalan Raya Kalisalak Kebasen, Banyumas, Sabtu, (12/12) malam. Kegiatan ini menjadi “tongkrongan” alternatif bagi pelajar di saat sebagian remaja lain melakukan hal negatif di malam minggu.

Muhammadiyah Asli

Sebelum pulang mereka diwajibkan mengikuti Pengajian Maulid Nabi Muhammad dan Silaturahmi Banom NU se-Kecamatan Kebasen di MTs Maarif NU 1 Kebasen pada Ahad paginya. Pengajian ini diisi oleh pembicara Kiai Faturrohman, mantan ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Banyumas. (Andi Priyatno/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Olahraga, Makam, Hadits Muhammadiyah Asli

Kamis, 23 November 2017

Songsong Ujian, Pelajar SMA Al-Muayyad Ziarahi Makam Pandanaran

Surakarta, Muhammadiyah Asli. Pelajar SMA Al-Muayyad Surakarta berziarah di makam sunan Pandanaran Klaten dan makam KH Manshur Popongan. Mereka berdoa kepada Allah di makam kedua orang saleh ini dalam rangka menyambut Ulangan Tengah Semester.

Songsong Ujian, Pelajar SMA Al-Muayyad Ziarahi Makam Pandanaran (Sumber Gambar : Nu Online)
Songsong Ujian, Pelajar SMA Al-Muayyad Ziarahi Makam Pandanaran (Sumber Gambar : Nu Online)

Songsong Ujian, Pelajar SMA Al-Muayyad Ziarahi Makam Pandanaran

Salah satu panitia ziarah, Munir mengakui bahwa tradisi ziarah pelajar ini terbilang baru. “Sudah berjalan beberapa kali namun itu masih tergolong program baru. Dahulu biasanya pondok melakukan ziarah Soloraya menjelang khataman, namun untuk saat ini menjelang UTS maupun UAS,” kata Munir kepada Muhammadiyah Asli, Selasa (23/9).

Pelajar SMA Al-Muayyad biasanya ziarah ke makam para pendiri pesantren serta makam wali dan syuhada’ di kompleks pemakaman Makamhaji.

Muhammadiyah Asli

Ziarah jelang ujian ini menjadi sarana pelajar mendekatkan diri kepada Allah, sehingga memperoleh kesiapan batin dalam menghadapi ulangan. “Selain menambah kekuatan mental, kita ingin menghidupkan tradisi pesantren di kalangan pelajar,” imbuh Munir. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Olahraga, Makam, Pemurnian Aqidah Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli

Selasa, 14 November 2017

Ma’arif Jatim Gelar Workshop Desain Sekolah dan Madrasah Unggul

Batu, Muhammadiyah Asli. Tantangan lembaga pendidikan selalu dinamis. Diperlukan sejumlah kreasi agar bisa ditemukan langkah terbaik dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Kesadaran ini juga yang dimiliki PW Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama Jawa Timur.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan NU, Maarif NU Jatim menyiapkan desain pendidikan sekolah atau madrasah unggul. Kegiatan berlangsung di Hotel Kartika Wijaya Kota Batu, Jawa Timur Jumat-Ahad (11-13/9) dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur, Dr H Saifur Rahman MPd.

Ma’arif Jatim Gelar Workshop Desain Sekolah dan Madrasah Unggul (Sumber Gambar : Nu Online)
Ma’arif Jatim Gelar Workshop Desain Sekolah dan Madrasah Unggul (Sumber Gambar : Nu Online)

Ma’arif Jatim Gelar Workshop Desain Sekolah dan Madrasah Unggul

Dalam sambutannya, Saifur Rahman meminta agar Maarif NU meningkatkan lembaga pendidikan yang dikelola menjadi unggul. "Hal tersebut dapat dilakukan dengan berupaya meningkatkan pendidikan melalui manajemen pendidikan, tenaga pendidik, kepala sekolah, sarana prasarana dan tenaga kependidikan," katanya saat sambutan, Jumat (11/9).

Muhammadiyah Asli

Menurutnnya, hingga kini Jatim merupakan barometer bagi perkembangan dan kemajuan pendidikan di Indonesia. "Tahun 2014 lalu, Jawa Timur menjadi juara Olimpiade Sains Nasional atau OSN 2014 dan sejumlah olimpiade siswa nasional lain," ungkapnya. Dalam praktiknya, lanjutnya, Dinas Pendidikan Jatim akan membantu memberikan fasilitasi bagi LP Maarif NU untuk mewujudkan prestasi pendidikan unggul tersebut.

Muhammadiyah Asli

Untuk bisa mengembangkan sekolah menjadi unggul, perlu meningkatkan potensi pendidikan dengan menata berbagai potensi yang ada. "Lembaga pendidikan di Maarif NU memiliki potensi luar biasa," akunya. Hal ini dibuktikan di antaranya dengan jumlah siswa yang cukup besar, basic keilmuan keagamaan terutama Islam Ahlisunnah wal Jamaah dan diimbangi dengan potensi lain. "Tinggal bagaimana melanjutkan dengan menggali potensi tersebut menjadi pendidikan unggul," katanya.

Dalam pandangannya, model pendidikan unggul sangat jarang dikembangkan oleh sekolah maupun madrasah. "Hal ini terbukti dari kemampuan para pengelola yang hanya melaksanakan sistim atau mekanisme pendidikan secara umum, tetapi belum banyak yang mendesain pendidikan secara modern dan memiliki daya saing tinggi," ungkapnya.

Ketua PW LP Maarif NU Jatim, Prof Dr H Abd Haris, MA menyadari, Jatim sebagai pioner pendidikan nasional, namun masih memiliki kekurangan dalam pemerataan pendidikan. Karenanya, dengan jumlah pendidikan di lingkungan Maarif NU sangat banyak dan kualitasnya beragam, maka pemerintah harusnya berterimakasih.

“Melalui workshop desain madrasah dan sekolah unggul ini akan menghasilkan modul dan perangkat untuk memudahkan LP Maarif NU dalam menciptakan kualitas pendidikan yang lebih unggul dan merata," pungkas guru besar di UIN Sunan Ampel Surabaya ini. (Ibnu Nawawi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli IMNU, Makam Muhammadiyah Asli

Senin, 13 November 2017

GP Ansor Sumenep Gelar Aksi Simpatik Ramadhan

Sumenep, Muhammadiyah Asli. Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan,puluhan aktivis GP Ansor Sumenep, Jumat (26/5) melakukan seruan marhaban ya Ramadhan. Aktivis yang menamakan dirinya Forum Silaturrahim Aliansi PAC GP Ansor Se-Sumenep ini membagi bagikan jadwal imsakiyah dimulai dari taman bunga menuju jalan protokol perempatan Sumenep.

Aksi simpatik ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya kemudian dilanjutkan dengan membagi bagikan jadwal imsakiyah kepada setiap pengendara yang lewat.

GP Ansor Sumenep Gelar Aksi Simpatik Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Sumenep Gelar Aksi Simpatik Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Sumenep Gelar Aksi Simpatik Ramadhan

Dalam pantauan dilapangan Santoso sebagai Ketua Forum Aliansi PAC (Forsi) sekaligus Koorlap mengatakan aksi ini sekaligus membagikan jadwal imsakiyah agar warga masyarakat Sumenep bisa menyambut dan menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang dan tepat waktu.

Ikut hadir dalam kegiatan ini PC GP Ansor Sumenep M. Muhri, Abdul Wasid, Rasidi, Mohammad Rasyid, Moh Sholeh dan puluhan aktivis GP Ansor dari berbagai kecamatan se Sumenep.

Sattar Efendi selaku Sekretaris PAC GP Ansor Batuputih mengaku senang karena respon setiap pengendara yang lewat dan mendapat jadwal imsakiyah sangat antusias. (Hairul Anam/Fathoni)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Makam Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli

Kamis, 09 November 2017

Tim Rukyat NU Lihat Hilal di Sejumlah Lokasi

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Tim rukyatul hilal Lajnah Falakiyah NU yang disebar di sejumlah lokasi di Indonesia berhasil melihat hilal, diantaranya di Bukit Condrodipo Gresik, Pelabuhan Rabu Sukabumi dan Pesantren Al Hidayah Basmal Jakarta Pusat.

Tim Rukyat NU Lihat Hilal di Sejumlah Lokasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Tim Rukyat NU Lihat Hilal di Sejumlah Lokasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Tim Rukyat NU Lihat Hilal di Sejumlah Lokasi

“Dengan demikian, bisa dipastikan Idul Fitri akan jatuh pada, Senin 28 Juli 2014,” kata wakil ketua LFNU Nahari Muslih di gedung PBNU, Ahad sore.

Bukan hanya tim dari LFNU, menurut Nahari, tim rukyatul hilal dari Kementerian Agama juga telah melihat hilal, diantaranya di Makassar Sulawesi Selatan. 

Muhammadiyah Asli

Temuan tersebut, kata Nahari, menjadi masukan bagi sidang isbath yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. 

Terlihatnya hilal di sejumlah lokasi ini terjadi mengingat ketinggian hilal sudah diatas 2 derajat, yang menjadi batas minimal bulan bisa dilihat dengan mata telanjang. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli Berita, Makam, Internasional Muhammadiyah Asli

Sabtu, 04 November 2017

Abuya Muhtadi Dukung Pemkot Serang Tegakkan Perda dengan Cara Baik

Jakarta, Muhammadiyah Asli?

Imam atau Ketua Majelis Mudzakaroh Muhtadi Cidahu (M3CB)Abuya KH Ahmad Muhtadi Dimyati mendukung Pemerintah Kota Serang, Banten untuk tetap menegakkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 tentang Pencegahan, Pemberantasan, dan Penanggulangan Penyakit Masyarakat. ?

Abuya Muhtadi Dukung Pemkot Serang Tegakkan Perda dengan Cara Baik (Sumber Gambar : Nu Online)
Abuya Muhtadi Dukung Pemkot Serang Tegakkan Perda dengan Cara Baik (Sumber Gambar : Nu Online)

Abuya Muhtadi Dukung Pemkot Serang Tegakkan Perda dengan Cara Baik

Seperti diketahui, dari Perda tersebut Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan razia terhadap rumah makan yang berjualan pada siang hari di bulan Ramadhan.

Namun, Abuya juga meminta agar Satpol PP melakukan razia dengan cara-cara yang baik. Tidak boleh menghancurkan harta benda milik yang terkena razia. “Merusak harta orang kafir aja tidak boleh, apalagi harta orang muslim,” sebagaimana disampaikan Abuya Muhtadi, melalui santrinya, M Hubab Nafi, di kantor redaksi Muhammadiyah Asli, Jakarta, Jumat (17/6).

Terkait warteg Bu Saeni yang terkena razia, Abuya meminta berbagai pihak untuk tidak membesar-besarkan masalah itu. “Masalah Itu akan ditangani dengan keluargaan. Kami warga Banten bisa dan siap menyelesaikannya.” ?

Muhammadiyah Asli

Mustasyar PBNU ini juga meminta agar tidak ada seorang pun yang mengatasnamakan Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) yang berada di bawah kelembagaan M3CB mengeluarkan statement tanpa koordinasi dengannya. Abuya meminta hal itu karena ada pemberitaan di media online yang mengatasnmakan RPM menantang Wakil Presiden Jusuf Kalla.?

Terkait berita yang menantang JK, Abuya mengatakan, bahwa hal itu bukan sikap dari Keluarga Besar Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) dan Majelis Mudzakaraoh Muhtadi Cidahu Banten (M3CB).?

“Akan tetapi, sekali lagi Abuya juga sepakat untuk menegakkan Perda Kota Serang asal dengan cara-cara yang baik dan tidak melukai orang yang dirazia,” pungkasnya. (Abdullah Alawi)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli News, Makam, Berita Muhammadiyah Asli

Jumat, 06 Oktober 2017

Hati-hati, Ada Kalangan Berupaya Merebut Masjid NU

Situbondo, Muhammadiyah Asli. KHR. Cholil As’ad Syamsul Arifin mengingatkan, saat ini ada kalangan yang mengincar masjid-masjid NU untuk diambil alih pengelolaannya. Ia mengemukakan itu saat memberikan pengarahan di aula Mts. Salafiyah Syafi’iyah, Mumbulsari, Jember, Jawa Timur, Kamis (23/5).

Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo, Mimbaan, Situbondo ini menjelaskan, masjid adalah lambang sekaligus sentral kegiatan ibadah dan sosial kehidupan masyarakat. Karena itu, masjid harus dijaga dan dipelihara dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab, “Jangan sekali-kali pengelolan masjid diberikan kepada orang yang tidak jelas latar belakang amaliahnya (bukan NU).

Hati-hati, Ada Kalangan Berupaya Merebut Masjid NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Hati-hati, Ada Kalangan Berupaya Merebut Masjid NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Hati-hati, Ada Kalangan Berupaya Merebut Masjid NU

Kiai Cholil menambahkan, biasanya orang yang ada maunya, pura-pura baik. Mereka awalnya memang mengikuti apa yang menjadi tradisi di lingkungan setempat, bahkan terkesan mendukung. Namun setelah punya jamaah, dia membelokkan arah jamaahnya,? “Makanya kita harus hati-hati betul dengan orang yang tidak jelas ujung pangkalnya,” lanjutnya.

Muhammadiyah Asli

Putera KHR As’ad Syamsul Arifin ini mengaku miris mendengar kabar bahwa di Jawa Tengah sudah ada 40-an masjid NU yang beralih tangan. Masjid-masjid itu semula dikelola warga nahdliyyin, namun? dengan cara-cara tertentu, masjid-masjid itu akhirnya berpindah tangan pengelolanya, “Itu di Jawa

Muhammadiyah Asli

Tengah, di Jaw aTimur, insyaalah juga ada,” tukasnya.

Acara yang bertitel? “Penguatan amaliah Ahlussunnah wal jama’aah” itu dihadiri sekitar 200 orang. Mereka terdiri dari ketua dan sekretaris Ranting NU dan 3 orang pengurus takmir masjid se-Kecamatan Mumbulsari serta para tokoh NU setempat. Dalam kesempatan itu, hadir juga Rais Syuriah PCNU Jember, KH. Muhyiddin Abdusshomad.

Redaktur? ? ? ? ? : Abdullah Alawi

Kontributor? : Aryudi A. Razaq ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Doa, Makam, Syariah Muhammadiyah Asli

Sabtu, 23 September 2017

Jalin Silaturrahim, Pagar Nusa Probolinggo “Tarung Bebas”

Probolinggo, Muhammadiyah Asli. Pencak Silat Nahlatul Ulama Kota Kraksaan menjalin tali silaturrahim antar perguruan pencak silat yang tergabung dalam Pagar Nusa dengan menggelar lomba “Tarung Bebas” se-Kabupaten dan Kota Probolinggo di Aula PCNU Kota Kraksaan, Sabtu (1/6).?

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Harlah ke-90 NU ini diikuti lebih dari 86 peserta, utusan dari MWCNU yang berada di wilayah PCNU Kota Kraksaan, pondok pesantren, madrasah dan sekolah sekitar.?

Jalin Silaturrahim, Pagar Nusa Probolinggo “Tarung Bebas” (Sumber Gambar : Nu Online)
Jalin Silaturrahim, Pagar Nusa Probolinggo “Tarung Bebas” (Sumber Gambar : Nu Online)

Jalin Silaturrahim, Pagar Nusa Probolinggo “Tarung Bebas”

Ketua Pagar Nusa Kota Kraksaan Buasin, M.Pd berharap, kegiatan kali ini merupakan media untuk memupuk tali silaturrahmi antara beberapa perguruan pencak silat yang tergabung dalam wadah Pagar Nusa.?

Muhammadiyah Asli

“Melalui pertandingan ini, akan didapatkan bibit pendekar dan pesilat yang tangguh dan potensial, sehingga mampu mengangkat Pagar Nusa di Kabupaten Probolinggo untuk kemudian diseleksi pada tingkat propensi. Mari kita junjung sportivitas untuk meraih prestasi,” ujarnya.

Muhammadiyah Asli

Untuk memupuk motivasi para pendekar, H. Abdul Manan, M. Pd.I, Ketua Pagarnusa Wilayah Jawa Timur mengucapkan selamat atas terselanggaranya invitasi pesilat di PCNU Kota Kraksaan.

“Kegiatan ini sangat jarang sekali diadakan oleh organisasi Pagar Nusa, padahal sudah saatnya para pendekar dan pesilat mengasah dan mengembangkan potensi yang dimilikinya melalui wadah tersebut demi mengapai prestasi yang gemilang,” katanya.?

Ditambahkannya, pagar nusa dilahirkan dan didirikan oleh para Ulama yang benar-benar taqwa kepada Allah, sehingga tujuannya pun jelas, berbeda dengan organisasi pencak silat pada umumnya. Kalau Pagar Nusa dinilai tidak mendatangkan manfaat kepada warga Nahdliyin, maka tidak akan didirikan oleh para pendahulu NU.?

“Sebagus apapun pendekar NU, pasti mereka beretika dan santun, seperti filsafatnya padi, semakin berisi semakin merunduk. Itulah falsafat pendekar dan pesilat NU yang selama ini ada”, lanjutnya disertai tepuk tangan para peserta dan penonton.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Hasan Baharun

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Makam, Meme Islam, Sunnah Muhammadiyah Asli

Kamis, 21 September 2017

Kunjungi PBNU, Ulama Lebanon: Silakan Bentuk NU di Saida

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Seorang ulama asal Lebanon Syekh Syuhaib Utsman Habli bersilaturahim ke PBNU pada Selasa sore (21/2). Ia yang datang ditemani pemuda asal Palestina ditemui Ketua Umum PBNU KH said Aqil Siroj, Sekretaris Jenderal PBNU A. Helmy Faishal Zaini, dan sempat ditemui Wakil Rais Syuriyah KH Ainul Yaqin Ishaq.

Menurut dia, ia tertarik berkunjung ke PBNU setelah tiga tahun sebelumnya bertemu dengan salah seorang pengurus PBNU almaghfurlah H. Slamet Effendy Yusuf di negara. Pada pertemuan tersebut Slamet bercerita tentang Islam Indonesia yang berjumlah besar dan berpaham Ahlussunah wal-Jamaah.

Kunjungi PBNU, Ulama Lebanon: Silakan Bentuk NU di Saida (Sumber Gambar : Nu Online)
Kunjungi PBNU, Ulama Lebanon: Silakan Bentuk NU di Saida (Sumber Gambar : Nu Online)

Kunjungi PBNU, Ulama Lebanon: Silakan Bentuk NU di Saida

Syekh Syuhaib juga menganut Islam Ahlussunah wal-Jama’ah. Karena itulah dia makin tertarik. Selian silaturahim, ia ingin mengadakan kerja sama-kerja sama antara NU dan lembaganya Jam’iyyah Ulfah di Saida atau Sedon.?

Pada pertemuan itu Syekh Syuhaib dan Kiai Said membicarakan kondisi di Timur Tengah, Islam radikal, dan tradisi-tradisi dalam Islam. Kedua belah memiliki pemikiran dan pengalaman yang sama.

Muhammadiyah Asli

Sebagai bentuk kesamaan pemikiran tentang ide-ide Ahlussunah wal-Jamaah NU, Syekh Syuhaib mempersilakan mendirikan cabang NU di tempat kelahirannya di Saida.?

Selepas bertemu Kiai Said, ia dihadiahi PBNU peci hitam dan baju koko. Ia langsung mengenakannya. Tak hanya itu, ia juga membeli empat kaus berlogo Nahdlatul Ulama di Toko Muhammadiyah Asli untuk anak-anaknya. ?

Muhammadiyah Asli

Syekh Syuhaib adalah pemimpin di Jam’iyyah Ulfah Lebanon Imam dan Khotib Mesjid Ibrahim Alaihis Salam. Pada Selasa (21/2), ia telah dua hari berada di Indonesia. Selain PBNU, ia bersiluturahim ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat Rencananya dia akanberkunjung ke beberapa pesantren NU. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nusantara, Makam, Fragmen Muhammadiyah Asli

Jumat, 01 September 2017

Malam Ini, Lailatul Ijtima Kubro Isi Harlah Ke-94 NU di Surabaya

Surabaya, Muhammadiyah Asli

Dalam rangka memperingati hari lahir ke-94 NU yang jatuh pada 16 Rajab 1438 hijriah, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya menyelenggarakan Lailatul Ijtima Kubro, Jumat (31/3) ini.

Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siroj dan Wakil Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar dijadwalkan hadir memberikan taushiyah dalam acara ini. Selain dihadiri oleh para pimpinan tertinggi NU, acara ini juga dihadiri oleh Ketua PWNU Jawa Timur KH. Hasan Mutawakkil Alallah, para pimpinan pesantren, dan kiai-kiai sepuh lainnya.

Malam Ini, Lailatul Ijtima Kubro Isi Harlah Ke-94 NU di Surabaya (Sumber Gambar : Nu Online)
Malam Ini, Lailatul Ijtima Kubro Isi Harlah Ke-94 NU di Surabaya (Sumber Gambar : Nu Online)

Malam Ini, Lailatul Ijtima Kubro Isi Harlah Ke-94 NU di Surabaya

Ketua PCNU Kota Surabaya H. Ahmad Muhibbin Zuhri menjelaskan, acara yang digelar di lapangan Dusun Buran, Kecamatan Pakal ini akan dihadiri tiga ribu pengurus NU dan badan otonomnya mulai tingkat anak ranting (RW atau eks pedukuhan), ranting? (kelurahan), MWCNU (kecamatan), sampai cabang (kota). "Selain itu para jamaah dari majelis-majelis yang dibina oleh para ulama NU," ujarnya.

Muhammadiyah Asli

Lailatul Ijtima merupakan majelis rutin yang mempertemukan antara warga NU dengan pengurus strukturalnya dalam kegiatan ritual dan ilmiah. Selama ini sudah berjalan di setiap ranting dan MWCNU. Lailatul Ijtima Kubro adalah majelis serupa dengan level lebih besar, yaitu sewilayah Kota Surabaya.

Penyelengaraan kegiatan ini, juga merupakan pencanangan gerakan #hijaukansurabaya dengan spirit Islam rahmatan lil-alamin melalui peningkatan peran NU dalam bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan. “Kita ingin mendukung pemerintah kota untuk membangun Surabaya lahir dan batin. Tidak hanya fisiknya yang unggul, tetapi manusianya juga unggul. Kota yang thayyibah, kota yang berkeadaban,” kata Muhibbin.

Muhammadiyah Asli

Dalam perhelatan nanti, katanya, mungkin saja ada arahan atau petunjuk dari para pimpinan NU mengenai bagaimana para pengurus dan warga NU menyikapi situasi dan kondisi actual. “Dinamika lokal maupun nasional, baik dalam ranah ekonomi, sosial maupun politik harus dipahami secara baik oleh warga NU, agar tidak keliru menyikapinya,” paparnya. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Makam, Jadwal Kajian Muhammadiyah Asli

Selasa, 29 Agustus 2017

Pelajar NU Bandung Deklarasikan Resolusi Jihad Masa Kini

Bandung, Muhammadiyah Asli. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Kota Bandung, Jawa Barat mendeklarasikan Resolusi Jihad Masa Kini (RJMK) sebagai bentuk kontribusi nyata pada peringatan Hari Santri Nasional.

Pelajar NU Bandung Deklarasikan Resolusi Jihad Masa Kini (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Bandung Deklarasikan Resolusi Jihad Masa Kini (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Bandung Deklarasikan Resolusi Jihad Masa Kini

Wakil Ketua PC IPNU Kota Bandung, Ahmad Regi Maulana Mengatakan. Perkembangan Teknologi yang semakin pesat, serta arus globalisasi yang semakin cepat dan masif, berdampak besar pada pembangunan ahlak dan karakter dari remaja saat ini. 

Maka PC IPNU Kota Bandung berinisiatif mendeklarasikan Resolusi Jihad Masa Kini, yang bertujuan untuk membendung arus globalisasi yang semakin merusak ahlak dan karakter remaja saat ini.

"Resolusi Jihad Masa Kini yang kami deklarasikan pada momen Hari Santri, itu sebagai bentuk nyata kepedulian PC IPNU Kota Bandung terhadap generasi muda di zaman sekarang, khususnya remaja di Kota Bandung," ucap Regi, ditemui di Pesantren Darul Maarif Kabupaten Bandung, Ahad (22/10).

Muhammadiyah Asli

Ia pun menambahkan, PC IPNU Kota Bandung sangat prihatin terhadap ahlak dan karakter remaja Kota Bandung saat ini, dan itu menjadi pendorong bagi PC IPNU Kota Bandung untuk mendeklarasikan Resolusi Jihad masa kini.

"Atas dasar keprihatinan kita terhadap kaum remaja saat ini yang mendorong kita mendeklarasikan Resolusi Jihad Masa Kini," sambung Regi.

Ia memaparkan, adapun isi dari RJMK ada tiga poin:

Muhammadiyah Asli

1. Kader IPNU Kota Bandung wajib mengamalkan empat landasan berpikir (tawasuth, tawazun, tasamuh, itidal)

2. Setiap Kader IPNU Kota Bandung harus menjadi suri tauladan bagi lingkungan sekitarnya.

3. Setiap Kader IPNU Kota Bandung harus menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI, dan dapat menangkal arus globalisasi negatif, guna membangun karakter bangsa yang berakhlakul karimah.

"Ada tiga poin penting yang kami deklarasikan hari ini, dan menurut saya isi dari poin-poin RJMK sangat penting untuk kader PC IPNU ataupun remaja yang ada di Kota Bandung," kata Regi. (Ridwan Abdul Malik/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Khutbah, Nasional, Makam Muhammadiyah Asli

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock