Tampilkan postingan dengan label Pondok Pesantren. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pondok Pesantren. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Februari 2018

Gubernur Berharap Peran GP. Ansor dalam Membangun Masyarakat Sulsel

Makassar, Muhammadiyah Asli. Gerakan Pemuda Ansor diharapkan mampu berperan aktif dengan melaksanakan berbagai aktivitas dan program kerjanya yang positif dalam membangun masyarakat Sulawesi Selatan ke arah yang lebih baik.

Pernyataan tersebut diungkapkan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, H Syahrul Yasin Limpo saat membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Selatan, bertempat di Mercure Regency Hotel, Makassar, Selasa (19/4).

Gubernur Berharap Peran GP. Ansor dalam Membangun Masyarakat Sulsel (Sumber Gambar : Nu Online)
Gubernur Berharap Peran GP. Ansor dalam Membangun Masyarakat Sulsel (Sumber Gambar : Nu Online)

Gubernur Berharap Peran GP. Ansor dalam Membangun Masyarakat Sulsel

Selain itu, pihaknya juga menyambut baik digelarnya Konferwil ke-27 organisasi sayap pemuda NU ini dan berharap "mudah-mudahan GP Ansor Sulawesi Selatan selalu melakukan silaturrahmi dengan Pemerintah Provinsi dalam melaksanakan program kerja yang positif demi membangun masyarakat Sulawesi Selatan ke arah yang lebih baik."

Muhammadiyah Asli

Seperti dilaporkan kontributor Muhammadiyah Asli di Makassar, Syaiful Akbarius Zainuddin, Gubernur yang baru-baru ini dilantik Mendagri Mardiyanto ini mengimbau agar dalam wacana dan praksis Demokratis selayaknya seluruh elemen masyarakat di provinsi Sulawesi Selatan bisa bahu-membahu dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Muhammadiyah Asli

"Kita perlu saling menghargai dalam setiap pengorbanan dan kerja seluruh rakyat dalam melakukan perubahan, di mana masing-masing orang memiliki tanggung jawab sesuai dengan bidangnya masing-masing," kata Gubernur.

Dalam Konferwil ini, Gubernur juga menyinggung pentingnya analisis dan kajian ulang atas setiap pembangungan baik infrastruktur maupun suprastruktur di Sulawesi Selatan pada tahun-tahun sebelumnya guna menghasilkan rumusan-rumusan yang konkrit dan terbaik demi kelangsungan pembangunan di provinsi tersebut.

"Dengan demikian maka Konferwil ini memberikan makna yang baik terhadap pembangunan masyarakat Sulawesi Selatan," terangnya.

"Kita sepakat bahwasanya kesamaan visi dan misi untuk masa depan dalam membangun Sulawesi Selatan harus kita kedepankan demi pembangunan generasi muda kita ke arah yang positif serta menghilangkan sifat-sifat arogansi terhadap organisasi kita sendiri," katanya, dan menambahkan, "generasi muda adalah pilar yang paling utama" dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Dalam kesempatan itu, Gubernur berharap, para peserta dapat membahas program-program kerja yang mengutamakan pembangunan di Sulawesi Selatan.

Hadir dalam acara pembukaan ini, para peserta yang berasal dari DPC GP. Ansor se-Sulawesi Selatan yang berjumlah 21 cabang dari total 23 Cabang. Saat berita ini ditulis, hanya dua DPC yang belum melakukan registrasi, yaitu DPC GP Ansor Bone dan Luwu Timur.

Selain itu, hadir pula Mustasyar PBNU AGH. A. Sanusi Baco, Ketua PBNU H. A. Jamaro Dulung, Kepala Kejati Sulawesi Selatan, Kakanwil Agama Sulawesi Selatan, Ketua Tanfidziyah PWNU Sulawesi Selatan KH. M. Zein Irwanto serta sejumlah undangan lainnya.

AGH. A. Sanusi Baco dalam sambutannya mengingatkan agar kiranya GP. Ansor Sulawesi Selatan dapat memberi makna yang baik serta bermanfaat kepada masyarakat sekitarnya dan tetap mengedepankan prinsip-prinsip Islam dalam setiap program kerjanya.

"Organisasi yang baik adalah organisasi yang peduli terhadap urusan ummat dan senantiasa mengorganisir dengan kebenaran. Sebab bagaimana pun GP. Ansor adalah organisasi kepemudaan yang wajib mengikuti landasan ajaran Agama Islam dengan tujuan memperbaiki moral Generasi Muda yang kurang baik dan menjadi contoh serta tauladan layaknya seperti perilaku Rasulullah Muhammad SAW," katanya.

Sementara itu Ketua Umum GP. Ansor yang diwakili Harianto Ugie menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua Umum GP. Ansor H. Syaifullah Yusuf karena sesuatu dan lain hal.

Selanjutnya, Harianto mengemukakan, ada dua dua hal pokok yang harus dihasilkan dalam Konferwil ini, pertama, adanya rancangan program kerja selama 4 tahun ke depan serta hal-hal yang direkomendasikan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam konteks Jamiyah Nahdlatul Ulama yang berhubungan dengan masalah kepemudaan di Indonesia. Kedua, terpilihnya kader terbaik dari sekian banyak kader-kader GP. Ansor Sulawesi Selatan, yaitu "kader yang memiliki kualitas dan militansi dalam membangun organisasi ke arah yang lebih baik."

"Selain itu kita harus bersyukur bahwa baru kali ini acara Konferwil Sulawesi Selatan dibuka oleh seorang Gubernur di mana secara tidak langsung merupakan sinyalemen positif bahwa Gubernur mendukung secara konkrit kerja dari GP. Ansor Sulawesi Selatan," pungkasnya. (dar)Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Tegal, Pondok Pesantren, Kiai Muhammadiyah Asli

Jumat, 16 Februari 2018

Pilih Pakaian Jelang Lebaran? Perhatikan Hal Berikut

Surabaya, Muhammadiyah Asli. Hal melekat dan tidak dapat dipisahkan dari Ramadhan adalah berbelanja. Termasuk pakaian baru dan makanan untuk persiapan hari raya Idul Fitri. Namun ada sejumlah saran dari perancang busana muslimah ini kepada muslimin dan muslimat saat memilih pakaian untuk hari raya.

Pilih Pakaian Jelang Lebaran? Perhatikan Hal Berikut (Sumber Gambar : Nu Online)
Pilih Pakaian Jelang Lebaran? Perhatikan Hal Berikut (Sumber Gambar : Nu Online)

Pilih Pakaian Jelang Lebaran? Perhatikan Hal Berikut

"Unsur pertama yang tidak dapat ditawar adalah harus menutup aurat," kata Ana Farhasy kepada Muhammadiyah Asli, Kamis (25/6). Pemilik Majmal Boutique di Malang dan Surabaya ini menandaskan, bahwa hingga kini masih marak pakaian yang terkesan islami namun belum bisa dikategorikan menutup aurat.

Mbak Ana, sapaan akrabnya kemudian memberikan penjelasan soal penggunaan kerudung yang asal-asalan. "Demikian juga pakaian minimalis yang terkadang mempertontonkan sebagian aurat perempuan," terangnya.

Muhammadiyah Asli

Pertimbangan lain yang harus menjadi perhatian adalah  pakaian muslim, khususnya bagi perempuan atau muslimah adalah simpel dan elegan. "Ini juga seperti tagline butik yang kami miliki," katanya sembari berpromosi.

Muhammadiyah Asli

Secara rinci, desainer baju muslimah ini menyarankan saat memilih pakaian untuk lebaran agar memastikan bahan yang nyaman dan dingin. "Karena saat lebaran nanti kondisi cuaca diperkirakan panas," terang alumnus pesantren di Bangil, Jawa Timur ini. Hal tersebut, lanjutnya, ditambah dengan mobilitas saat silaturahim ke sanak saudara yang pastinya ada peningkatan cukup tinggi dibanding hari sebelumnya.

Juri sejumlah kegiatan fashion show ini sangat tidak sepakat dengan pandangan bahwa untuk memilih baju lebaran harus mahal. "Modelnya simpel saja tapi tetap nyaman dipandang," terangnya. Bahkan ia menyarankan jangan sampai berpenampilan dengan pakaian glamor, baik dari sisi rancangan dan aksesoris yang dikenakan.

Untuk pilihan warna, pegiat majlis taklim bagi kalangan ibu dan remaja putri ini juga menyarankan memilih yang sejuk. "Hindari warna hitam dan gelap lantaran tidak bisa menyerap keringat," pungkas ibu satu anak ini. (Syaifullah/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pondok Pesantren Muhammadiyah Asli

Kamis, 15 Februari 2018

Halaqah Ulama ASEAN 2017, Upaya Kemenag Arusutamakan Moderasi Islam

Jakarta, Muhammadiyah Asli - Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) kembali menyelenggarakan Halaqah Ulama ASEAN tahun 2017 di Hotel Sari Pan Pasific. Tema yang diusung adalah Penguatan Daya Saing Lembaga Pendidikan Islam ASEAN. Acara tersebut resmi dibuka Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Selasa, (17/10). Ini adalah agenda halaqah yang ketujuh.

Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Abdurrahman Mas’ud mengatakan, ada beberapa tujuan diadakannya agenda ini: menyosialisasikan Islam moderat atau Islam yang rahmatan lil ‘alamin di tengah-tengah masyarakat yang global, memperkuat lembaga pendidikan Islam, dan mengembangkan perekonomian di lingkungan pendidikan Islam.

Halaqah Ulama ASEAN 2017, Upaya Kemenag Arusutamakan Moderasi Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Halaqah Ulama ASEAN 2017, Upaya Kemenag Arusutamakan Moderasi Islam (Sumber Gambar : Nu Online)

Halaqah Ulama ASEAN 2017, Upaya Kemenag Arusutamakan Moderasi Islam

“Kemenag ingin mengarusutamakan Islam wasatiyah,” kata Abdurrahman di Hotel Sari Pan Pasific Jakarta.

Menurutnya, kegiatan ini diselenggarakan dengan latar belakang bahwa saat ini Indonesia sudah memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN dan era globalisasi. Maka dari itu, dengan diadakannya acara ini ia berharap umat Islam bisa ikut berkontribusi dalam membangun peradaban, terutama dalam bidang lembaga pendidikan Islam.

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli

“Kita sebagai umat Islam harus berkontribusi dan mengembangkan nilai-nilai moderatisme Islam atau Islam wasatiyah,” jelasnya.

Acara ini diikuti oleh sembilan negara ASEAN dan tiga ratus peserta undangan yang terdiri atas ulama pengasuh pesantren, akademisi, peneliti, birokrasi Kemenag, dan mahasiswa asing di Indonesia. Sejak tahun 2010, Kemenag rutin menyelenggarakan agenda ini. (Muchlishon Rochmat/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Hikmah, Humor Islam, Pondok Pesantren Muhammadiyah Asli

Jumat, 09 Februari 2018

Jemaah Haji asal Blitar Aktivis Muslimat NU Wafat di Madinah

Blitar, Muhammadiyah Asli

Kabar duka dari Madinah. Rubiyah, salah seorang Jemaah Haji asal Kauman, Srengat, Kabupaten Blitar dikabarkan wafat pukul 23.00 waktu setempat di Rumah Sakit Al-Ansor Madinah Munawaroh. Subuh tadi jenazah yang merupakan kader Muslimat NU Srengat itu di sholati di Masjid Nabawi Madinah.

Jemaah Haji asal Blitar Aktivis Muslimat NU Wafat di Madinah (Sumber Gambar : Nu Online)
Jemaah Haji asal Blitar Aktivis Muslimat NU Wafat di Madinah (Sumber Gambar : Nu Online)

Jemaah Haji asal Blitar Aktivis Muslimat NU Wafat di Madinah

Kabar ini disampaikan oleh Ketua KBIH Al-Kamal ? Kunir Wonodadi Blitar, H Muhammad Lutfi. “Siangnnya dibawa ke rumah sakit. Karena mengeluh badannya tidak enak. Tepat pukul 23.00 waktu Madinah beliau di kabarkan wafat,” ungkap Gus Upik panggilan akrab Ketua LKKNU Kabupaten Blitar ? itu melalui telepon selulernya, Sabtu (20/8).

Menurut Gus Upik, saat berangkat 16 Agustus lalu, almarhumah masih tampak sehat. Begitu juga ketika tiba di Madinah, Rubiyah masih sehat. “Bahkan bersama-sama 217 ? jamaah Al-Kamal, saat melaksanakan Arbain masih tampak sehat. Baru kemarin sore mengeluh sakit dan langsung dirujuk ke RS Al-Anshor Madinah,” ungkap Lutfi.

Tahun ini Calon Jemaah Haji asal Kabupaten Blitar yang berangkat ada 689 orang. 190 ikut jamaah KBIH Al-Kamal Kunir Wonodadi Blitar, sisanya ikut KBIH lain dan ada juga yang mandiri. Sebelum berangkat 6 orang dinyatakan gagal berangkat dengan berbagai sebab. Tiga orang meninggal dan 3 orang lantaran sakit.

Muhammadiyah Asli

Kepala Seksi Haji Kemenetrian Agama Kabupaten Blitar, Syaichul Munib saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. “Tadi pagi saya mendapat informasi itu. Semoga khusnul khotimah dan masuk sebagai hajjah yang mabrur,” ungkap Syaichul Munib. (Imam Kusnin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Internasional, Pondok Pesantren Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli

Selasa, 06 Februari 2018

Ramadhan, Pemkab Brebes Kembali Gelar Kunjungan Desa

Brebes, Muhammadiyah Asli - Hari pertama puasa, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti menggelar Safari Jelajah Desa Hebat (Sajadah) di bulan Ramadhan 1437 Hijriyah. Kegiatan tahunan di bulan Ramadhan ini dilakukan sebagai ajang silaturahmi mendekatkan diri antara ulama dan umara serta umat.

“Kerja gotong-royong antara ulama, umara, dan umat bisa meningkatkan pembangunan di segala bidang, terutama pembangunan rohani,” terang Bupati saat menggelar Sajadah di Masjid Nurul Hikmah Desa Banjarannyar Kecamatan Brebes, Senin (6/6) malam.

Ramadhan, Pemkab Brebes Kembali Gelar Kunjungan Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
Ramadhan, Pemkab Brebes Kembali Gelar Kunjungan Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

Ramadhan, Pemkab Brebes Kembali Gelar Kunjungan Desa

Sebagai daerah yang agamis, lanjutnya, pembangunan rohani mendapat perhatian yang penuh dari Pemkab. Maka dari itu, enam pilar pembangunan Kabupaten Brebes memasukan program program yang menyentuh rohani menjadi prioritas utama.

Muhammadiyah Asli

Di antaranya memberikan bisyarah atau stimulant untuk guru ngaji, imam masjid dan mushalla, hafizh-hafizhah, dai-daiyah dan pengasuh pesantren. Program ini terbukti mampu menggairahkan semangat kerja sama dalam membangun umat. “Ulama, kiai dan tokoh agama lainnya sangat berperan dalam pembangunan Kabupaten Brebes,” ungkap Idza.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menjelaskan tentang pentingnya peningkatan sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Ketiga bidang tersebut diupayakan terus peningkatannya dalam rangka mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia.

Muhammadiyah Asli

Orang tua juga diminta untuk menjaga anak-anaknya dari kekerasan terhadap anak dan perempuan. Idza mendukung penuh kalau pelaku kejahatan seksual dan tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan dihukun berat. “Pantau terus anak-anak kita, apalagi di saat liburan sekolah,”

Menjelang Idhul Fitri jalan tol Brebes Timur sudah dioperasikan sehingga masyarakat Brebes harus menyambut dengan gembira namun juga berhati-hati karena di eksit tol Pejagan maupun Banjaranyar akan terjadi lonjakan kepadatan kendaraan. “Kita harus sambut tamu-tamu kita dengan ramah, juga bisa menjajakan jajanan khas Brebes kepada para pelancong atau pemudik,” tuturnya.

Gelar Sajadah hari pertama diisi dengan buka puasa bersama, sholat maghrib berjamaah, shalat isya dan tarawih berjamaah serta seremonial dan ceramah agama. Shalat isya dan tarawih dipimpin Imam Masjid Nurul Hikmah Banjaranyar KH Umar Amrullah. (Wasdiun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Doa, Pondok Pesantren Muhammadiyah Asli

Senin, 05 Februari 2018

Presiden Sarbumusi NU Sebut Korporasi Asing sebagai Tantangan Berat

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Dewan Pengurus Pusat Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (DPPK Sarbumusi) NU periode 2016-2021 telah dikukuhkan, Jumat (23/9) di Gedung PBNU Jakarta. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan dihadiri pihak Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Presiden Sarbumusi NU Sebut Korporasi Asing sebagai Tantangan Berat (Sumber Gambar : Nu Online)
Presiden Sarbumusi NU Sebut Korporasi Asing sebagai Tantangan Berat (Sumber Gambar : Nu Online)

Presiden Sarbumusi NU Sebut Korporasi Asing sebagai Tantangan Berat

Dalam sambutannya, Presiden Sarbumusi HM. Syaiful Bahri Anshori mengatakan bahwa besar yang dihadapi oleh organisasinya dari dulu hingga sekarang yaitu korporasi asing. Ia menyebut demikian karena selama ini permasalahan buruh banyak terjadi di lingkungan korporasi asing, terutama terkait PHK secara sepihak.

“Saat ini Sarbumusi telah menangani 10 kasus. Termasuk di Riau antara buruh dan Chevron. Cukup berat karena terkait korporasi asing. Namun jika PBNU membantu, tentu akan mudah,” terang Syaiful Bahri yang didampingi Eko Darwanto sebagai Sekjen di kepengurusan baru.

Dia menjelaskan bahwa selama ini pihaknya juga fokus pada persoalan buruh migran. Permasalahan tenaga kerja Indonesia di luar negeri ini dahulu sangat pelik dan memperihatinkan. Tetapi dengan aktifnya SARBUMUSI dibantu dengan organisasi-organisasi buruh lain, persoalan buruh migran dapat teratasi dengan baik.

“Agar dapat mengabdi secara maksimal, saat ini target Sarbumusi adalah meningkatkan anggota menjadi 300 ribu. Adapun jumlah anggota sekarang masih mencapai 150 ribu,” jelasnya.?

Muhammadiyah Asli

Selepas pengukuhan, seluruh pengurus pusat, baik dari konfederasi dan federasi akan mengikuti Rapat Kerja di Hotel Blue Sky Jakarta Pusat, Jumat (23/9).

Raker ini menurut Syaiful Bahri merupakan momentum bagi kami untuk menguatkan organisasi dan merumuskan agenda program, baik yang telah dibahas di Kongres lalu, maupun rencana-rencana strategis dan taktis lainnya. Raker juga dalam rangka meneguhkan positioning SARBUMUSI dalam dunia perburuhan. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli Pondok Pesantren, Pertandingan Muhammadiyah Asli

Minggu, 04 Februari 2018

PWNU DKI Jakarta Jalin Kemitraan dengan Bank Muamalat Indonesia

Jakarta, Muhammadiyah Asli - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta dan Bank Muamalat Indonesia (BMI) menandatangani kerja sama dalam pelayanan jasa perbankan di Muamalat Tower, Kuningan, Jakarta, Senin (20/6) sore. Secara konkret NU DKI Jakarta akan membuka gerai Muamalat di lokasi yang jaringan berjejaring dengan NU DKI Jakarta.

Ketua PWNU DKI Jakarta H Saefullah menyambut baik kerja sama kedua pihak ini. Ia mendukung gerai-gerai Muamalat untuk hadir di pelosok-pelosok DKI Jakarta.

PWNU DKI Jakarta Jalin Kemitraan dengan Bank Muamalat Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
PWNU DKI Jakarta Jalin Kemitraan dengan Bank Muamalat Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

PWNU DKI Jakarta Jalin Kemitraan dengan Bank Muamalat Indonesia

Alhamdulillah penandatanganan kesepakatan antara kedua pihak ini berjalan lancar. Saya akan berkomitmen bahwa setelah kesepakatan ini seluruh transaksi PWNU mesti pakai Bank Muamalat Indonesia,” kata H Saefullah.

Muhammadiyah Asli

Ia berharap sosialisasi layanan perbankan berbasis syariah ini dikemas dengan bahasa yang sederhana.

“Saya sebagai Ketua PWNU sudah memulainya. Sejak ini saya menutup semua rekening bank lain,” kata H Saefullah.

Muhammadiyah Asli

Tampak hadir Rais Aam NU KH Makruf Amin, pengurus harian PWNU DKI Jakarta, dan jajaran Direksi Bank Muamalat serta Pimpinan Cabang Bank Muamalat Se-Jabodetabek. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pondok Pesantren, Nusantara, Internasional Muhammadiyah Asli

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock