Tampilkan postingan dengan label Quote. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Quote. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Februari 2018

Miris, Undang-undang Indonesia Usang Soal Terorisme

Jakarta, Muhammadiyah Asli



Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol Hamidin menyesalkan bahwa ada pejabat negara yang ikut gabung kelompok terorisme ISIS (Negara Islam Irak dan Syiria).?

Hal tersebut ia sampaikan saat mengisi acara International Summit of The Moderate Islamic Leaders (Isomil) di Jakarta, Senin, (9/5).

Miris, Undang-undang Indonesia Usang Soal Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)
Miris, Undang-undang Indonesia Usang Soal Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)

Miris, Undang-undang Indonesia Usang Soal Terorisme

“(Salah satu motifnya adalah) Mereka mempercayai bahwa sekarang sudah akhir zaman, maka mereka berbondong ke tanah Suriah untuk jihad dan menunggu sang imam Mahdi,” kata Hamidin.

Menurutnya, ada dua cara mengapa orang bisa sampai bergabung dengan kelompok radikalisme tersebut. “Pertama face to face (antara calon teroris dan teroris) dan yang kedua adalah lewat media sosial,” tegasnya. ? ?

Muhammadiyah Asli

Ia menjelaskan bahwa ada 133 organisasi terorisme di dunia, 21 jaringan berada di Indonesia, 7 yang berkaitan langsung dengan ISI. “Tiga (dari tujuh) diantaranya melakukan rekrutmen langsung untuk ISIS,” ungkap laki-laki kelahiran Sumatera Selatan tersebut.

Meski demikian, lanjut Hamidin, Indonesia tidak bisa melakukan banyak hal terhadap gerakan-gerakan yang secara benderang mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia karena Undang-undang tentang terorisme itu usang dan perlu diperbaharui. ?

“Orang menyerukan teroris, orang berangkat ke luar negeri (untuk gabung kelompok terorisme), orang mengaku ISIS, orang mengaku tentara ISIS terang-terangan, orang mendukung ISIS, dan orang yang simpati terhadap ISIS. Mereka tidak bisa diapa-apakan oleh negara,” paparnya.

Hamidin menilai bahwa kelompok terorisme itu bukanlah Islam. “Pada saat menangkap Basri (anggota kelompok teroris Santoso), saya melihat banyak tato di tubuhnya, ada juga gambar wanita telanjang. Ketika saya ajak debat soal agama, meski pengetahuan agama saya seadanya, ia tidak bisa menjawab,” ungkap Hamidin.

“Mereka hanya menggunakan simbol agama (Islam) untuk membenarkan dan melegitimasi gerakan mereka,” pungkasnya.

Muhammadiyah Asli

Selain Brigjen Pol Hamidin, ada KH Yahya Cholil Staquf (Katib ‘Aam Nahdlatul Ulama) dan C Holland Taylor (Direktur Bayt Rahmah California Amerika) yang juga menjadi narasumber. (Muchlishon Rochmat/Mukafi Niam)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Olahraga, Quote, Pendidikan Muhammadiyah Asli

Kamis, 08 Februari 2018

BMT Artha Buana Metro Beri Bantuan untuk NU Gadingrejo

Pringsewu, Muhammadiyah Asli. Mengambil tempat di Kantor Majelis Wakil Cabang (MWCNU) Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, BMT Artha Buana Metro Cabang Metro, Lampung menyerahkan Bantuan dana untuk membantu kelancaran organisasi, Kamis (16/6). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Perwakilan BMT Arta Buana Metro, Agus Setiawan.

Agus mengatakan bahwa bantuan dana sosial infaq sebanyak 5 juta ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada warga NU Gadingrejo yang telah bekerja sama dengan BMT yang merupakan milik PCNU Kota Metro Lampung.?

BMT Artha Buana Metro Beri Bantuan untuk NU Gadingrejo (Sumber Gambar : Nu Online)
BMT Artha Buana Metro Beri Bantuan untuk NU Gadingrejo (Sumber Gambar : Nu Online)

BMT Artha Buana Metro Beri Bantuan untuk NU Gadingrejo

Agus menambahkan, bantuan BMT Cabang Metro yang berkantor di Pasar Gadingrejo ini tidak hanya diberikan sekali saja. Namun, kedepannya BMT Artha Buana akan terus memberi dukungan dan memberi bantuan agar program NU di Kecamatan Gadingrejo dapat berjalan dengan lancar.

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga menjelaskan berbagai program yang dikerjasamakan yakni bidang ekonomi dan peternakan. "Kita juga merekrut para karyawan di BMT Artha Buana di Gadingrejo dari para kader Muda NU Gadingrejo," terangnya.

Muhammadiyah Asli

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua MWCNU Gadingrejo Mukhlis, disaksikan Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu H Taufiqurrohim. Hadir pada acara yang dibarengkan dengan Safari Ramadhan tersebut Pengurus MWC dan seluruh Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Gadingrejo. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli PonPes, Pendidikan, Quote Muhammadiyah Asli

Minggu, 04 Februari 2018

PMII Subang Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Cidongkol

Subang, Muhammadiyah Asli?

Untuk menghormati jasa para pahlawan, puluhan massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Subang menabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cidongkol, Subang, Kamis (10/11).

PMII Subang Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Cidongkol (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Subang Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Cidongkol (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Subang Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Cidongkol

Dalam aksinya, massa PMII yang tiba di TMP Cidongkol sekitar pukul 09.00 tersebut sontak menjadi perhatian sejumlah pejabat Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Subang yang telah menggelar upacara hari pahlawan di tempat tersebut.

Setiba di lokasi, mereka yang menggunakan almamater serba biru tersebut melakukan renungan, doa bersama, pembacaan puisi dan orasi kebangsaan secara bergantian.

"Hari ini kita mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan. Mudah-mudahan mereka mendapatkan tempat yang layak dihadapan-Nya," ujar Ketua PMII Kabupaten Subang, Toto Taufiq Munajat.

Dikatakan, dengan refleksi Hari Pahlawan ini, bisa menambah wawasan kebangsaan bagi para penerus negeri yang dalam konteks hari ini sudah mulai runtuh akan semangat nasionalisme diantara para generasi muda.

Muhammadiyah Asli

"Merebut dan mendirikan negara ini susah. Tapi mempertahankan dan mengisi kemerdekaan jauh lebih susah. Karena generasi muda hari ini sudah mulai terkontaminasi budaya-budaya barat yang merusak," tegasnya.

Dirinya berharap agar dengan memperingati hari pahlawan ini, semangat nasionalisme dan cinta tanah air semakin menggelora dikalangan anak-anak bangsa.

Muhammadiyah Asli

"Mari kita belajar akan sebuah perjuangan yang telah ditorehkan oleh para pendahulu kita. Dan kita wajib untuk mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang bisa memberikan kontribusi positif untuk kemajuan negeri," pungkasnya.

Setelah melaksanakan doa bersama, puluhan massa PMII tersebut melakukan tabur bunga di salah satu makam yang ada di TMP Cidongkol yang ? kemudian membubarkan diri dengan tertib. (Ade Mahmudin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Bahtsul Masail, Santri, Quote Muhammadiyah Asli

Sabtu, 03 Februari 2018

Jelang Pencoblosan, Ansor Brebes Doa Bersama dan Serukan Antigolput

Brebes, Muhammadiyah Asli. Untuk mendukung kesuksesan Pemilu Legislatif 2014, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Brebes, Jawa Tengah, melakukan doa bersama sukses pemilu. Doa bersama dilantunkan bersamaan dengan pengajian rutin Jamiyah Rijalul Ansor.

“Sebagai pemuda, kami ingin pemilu legislatif berjalan sukses,” kata Ketua PAC GP Ansor Brebes Moh Subkhan usai pengajian rutin di masjid Kelurahan Pasarbatang Brebes, Ahad (6/4).

Jelang Pencoblosan, Ansor Brebes Doa Bersama dan Serukan Antigolput (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Pencoblosan, Ansor Brebes Doa Bersama dan Serukan Antigolput (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Pencoblosan, Ansor Brebes Doa Bersama dan Serukan Antigolput

Subkhan mengajak kepada seluruh anggota GP Ansor dan Banser (Barisan Ansor Serbaguna) di wilayah kecamatan Brebes untuk memberitahu kepada warga disekitarnya untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara dan menggunakan hak pilihnya. “Kita berkwajiban ngoprak-ngoprak (mengajak, red) warga agar mendatangi TPS guna mencoblos,” kata Subkhan.

Muhammadiyah Asli

Lebih jauh dia menjelaskan, Jamiyah Rijalul Ansor merupakan suatu kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh PAC Ansor secara bergilir. Meskipun dilaksanakan setiap bulan sekali dengan cara berkeliling ke 23 desa di Kecamatan Brebes sangat efektif untuk menyampaikan informasi. Baik informasi intern organisasi maupun ekstern organisasi.

Pemilu yang merupakan hajat negara dan pesta rakyat, dalam pandangan jamiyah Rijalul Ansor sangat penting dan perlu dibahas serta di sukseskan. Sehingga dalam kesempatan tersebut, penting dan mudlaratnya pemilu menjadi bahasan yang hangat dan mendapat tanggapan serius dari seluruh anggota jamiyah rijalul ansor.

Muhammadiyah Asli

Anggota Jamiyah Rijalul Ansor tingkat PAC, diikuti seluruh pengurus PAC dan Pengurus Ranting (PR) se Sekecamatan Brebes. Sedangkan ditingkat desa atau kelurahan, Jamiyah Rijalul Ansor diikuti para pengurus dan anggota di desa atau kelurahan tersebut.

Fauzan Amin, salah seorang anggota Jamiyah mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena bisa menambah wawasan dan saling bertukar informasi serta menjalin silaturahmi. “Banyak manfaat yang bisa digali dari kegiatan Jamiyah Rijalul Ansor,” ungkapnya.? (Wasdiun/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Quote, Kajian Sunnah, Anti Hoax Muhammadiyah Asli

GP Ansor Karanganyar Komitmen Majukan Kabupaten

Karanganyar, Muhammadiyah Asli. Konferensi Cabang GP Ansor Karanganyar berlangsung lancar berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar, Ahad (19/4). Pengurus organisasi kepemudaan ini bertekad untuk tetap berkhidmat kepada para kiai dan bergerak untuk kemajuan pemuda desa.

GP Ansor Karanganyar Komitmen Majukan Kabupaten (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Karanganyar Komitmen Majukan Kabupaten (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Karanganyar Komitmen Majukan Kabupaten

Konferensi yang dibuka oleh Bupati Karanganyar Drs H Juliyatmomo ini dihadiri oleh Ketua PCNU Karanganyar, pengurus KNPI, kepala Kankemenag Karanganyar serta tamu undangan lainnya.

Ketua GP Ansor Karanganyar yang akan memasuki masa purna tugas, Jamaludin menjelaskan bahwa GP Ansor harus terus bergerak, berkhidmat kepada ulama serta mengabdi kepada negeri.

Muhammadiyah Asli

“Agenda-agenda GP Ansor ke depan harus bersinergi dengan pemerintah kabupaten Karanganyar demi kemajuan Karanganyar,” tambah Jamal.

Muhammadiyah Asli

Ketua PCNU Karanganyar Kiai Mu’thi Ali menekankan pentingnya gerakan pemuda Ansor. Pemuda dalam hal ini GP Ansor adalah masa depan NU. “Maka pemuda harus berkualitas, memiliki kapasitas serta bertanggung jawab dalam menggerakan pemuda,” kata Kiai Mu‘thi. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Quote Muhammadiyah Asli

Selasa, 30 Januari 2018

Reuni Akbar, Alumni Sedekah Batu Akik untuk Pesantren

Subang, Muhammadiyah Asli. Momentum Lebaran tahun ini dimanfaatkan oleh Pondok Pesantren Darussalam untuk mengadakan acara reuni akbar 1000 alumni. Acara itu digelar di halaman pesantren setempat, di Jalan Irian Nomor 20, Desa Kasomalang Wetan, Kecamatan Kasomalang, Subang, Jawa Barat, Selasa (21/7)

Hafidzin Nurhadi selaku Panitia Kegiatan menjelaskan bahwa salah satu hal yang menarik dalam kegiatan reuni akbar ini adalah setiap alumni diminta untuk membawa batu akik.

Reuni Akbar, Alumni Sedekah Batu Akik untuk Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Reuni Akbar, Alumni Sedekah Batu Akik untuk Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Reuni Akbar, Alumni Sedekah Batu Akik untuk Pesantren

"Konsep acara reuni akbar, seluruh alumni yang hadir agar membawa batu akik sebagai cenderamata untuk Pondok Pesantren Darussalam" jelas Hafizdin

Muhammadiyah Asli

Ia meneruskan, batu akik sebagai cenderamata yang diberikan kepada panitia bertujuan untuk infak dan sedekah kepada Pondok Pesantren Darussalam.

Ditambahkan, reuni alumni merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan Pondok Pesantren Darussalam subang yang bertujuan untuk mengeratkan tali silaturahim.

Muhammadiyah Asli

Acara reuni 1000 alumni Pesantren Daarusalam tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB. Selain dihadiri para alumni, pihak panitia pun menghadirkan Ustadz Zaki Mirza, Grup Band Wali, Ustadz Riana (Ki Jaga Digja), Zaskia Adya Mecca, Dai Aji MNC dan Prio Tralala. (Aiz Luthfi/Rusadi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Berita, Doa, Quote Muhammadiyah Asli

Kamis, 18 Januari 2018

GP Ansor Waykanan Dorong Gerakan Bela Negara di Dunia Maya

Waykanan, Muhammadiyah Asli. Bela Negara sebagaimana dilakukan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia perlu diapresiasi positif, kendati Nahdlatul Ulama (NU) melalui Gerakan Pemuda Ansor, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) hingga Pendidikan Kader Penggerak NU (PKPNU) tidak asing dengan nasionalisme.

GP Ansor Waykanan Dorong Gerakan Bela Negara di Dunia Maya (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Waykanan Dorong Gerakan Bela Negara di Dunia Maya (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Waykanan Dorong Gerakan Bela Negara di Dunia Maya

"Kita juga meyakini NKRI Harga Mati, Pancasila Jaya dan Bhineka Tunggal Ika Pusaka Kita dengan sejumlah pendidikan internal. Tetapi di era globalisasi, di mana teknologi informasi berperan sangat penting. Bela Negara menjadi sesuatu yang tidak saja bersifat fisik. Jika orang dengan ideologi Pancasila tidak berjarak dengan teknologi informasi dan bisa menyampaikannya melalui penyebaran tulisan bela negara melalui internet atau dunia maya, Indonesia akan semakin aman," ujar Ketua PC GP Ansor Waykanan Gatot Arifianto di Blambangan Umpu, Kamis (12/11).

Fakta tidak terbantahkan saat ini, kata dia lagi, ruang-ruang publik juga digempur dengan ideologi-ideologi yang jelas berdampak buruk bagi NKRI. "Jika sektor dunia maya tidak atau belum disentuh, maka tanggung jawab bela negara di wilayah dunia maya juga menjadi tanggung jawab warga NU," katanya.

Muhammadiyah Asli

Pemilik gelar adat Lampung Ratu Ulangan dan Batin Bangsawan itu berpendapat, media massa, pewarta, citizen journalism adalah kader-kader bela negara yang bisa bergerak gesit.

Muhammadiyah Asli

"Hari ini, karena ketidaktahuan sejumlah pewarta, organisasi kemasyarakatan dan keagamaan yang jelas-jelas berseberangan dengan ideologi bangsa Indonesia, justru dibantu dalam mempublikasikan ideologi mereka, dan itu fakta, bukan omong kosong. Ini harus dilawan. Dan ini menjadi salah satu dasar kenapa kader Ansor di Waykanan harus bisa menulis," tegas Gatot.

Warga NU, demikian Gatot menandaskan, juga bertanggung jawab dengan bela negara di sektor publikasi, menyampaikan Islam Rahmatan lil Alamin kepada publik sebagai bentuk pengabdian menjaga republik, sehingga dituntut bisa menulis. (Syuhud Tsaqafi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Quote, Bahtsul Masail, Fragmen Muhammadiyah Asli

Minggu, 14 Januari 2018

Potensi Wakaf di Indonesia 11,4 Triliun Per Tahun

Pati, Muhammadiyah Asli

Harta wakaf harus diproduktifkan supaya banyak manfaat yang bisa diambil. Poin utama wakaf adalah intifa (mengambil manfaat). Jika wakaf tanah yang dibangun di atasnya masjid, maka masjid tersebut harus dikelola secara produktif untuk shalat jamaah, tadarrus al-Quran, mengaji ilmu agama, musyawarah urusan umat, dan lain-lain.

Potensi Wakaf di Indonesia 11,4 Triliun Per Tahun (Sumber Gambar : Nu Online)
Potensi Wakaf di Indonesia 11,4 Triliun Per Tahun (Sumber Gambar : Nu Online)

Potensi Wakaf di Indonesia 11,4 Triliun Per Tahun

Demikian pesan KH M. Aniq Muhammadun, Rais Syuriyah PCNU Pati dan Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Pakis Tayu dalam Seminar Wakaf Produktif yang diselenggarakan Program Studi Manajemen Zakat Wakaf Institut Pesantren Mathaliul Falah (Ipmafa) Pati, Jawa Tengah, Senin (30/5), di Aula Ipmafa Lantai 2, Pati.

“Jika masjid kosong, tidak digunakan untuk jamaah, tadarrus al-Quran, dan lain-lain, maka nilai kemanfaatannya tidak ada dan orang yang wakaf (waqif) tidak mendapatkan pahala yang menjadi tujuan wakaf,” ujarnya di hadapan forum yang terselenggara atas kerja sama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Pati dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Pati ini.

Muhammadiyah Asli

Begitu juga, lanjut Kiai Aniq, jika seseorang mewakafkan tanahnya yang dikelola dan keuntungannya untuk kemaslahatan masjid, maka tanah tersebut harus dikelola secara produktif sehingga menghasilkan pendapatan yang besar untuk memakmurkan masjid. Misalnya, tanahnya ditanami pepaya, pisang, atau sejenis, lalu dikelola dengan baik, sehingga menghasilkan produk yang laris dijual yang uangnya diberikan kepada masjid untuk mengembangkan masjid.

Dalam wakaf, shighat memegang posisi kunci, seperti waqaftu hadza ala al-masjidi (saya mewakafkan harta ini kepada masjid). Namun, untuk mengamankan posisi wakaf, aspek administrasi dan sertifikasi penting dilakukan supaya tidak terjadi perselisihan dan persengketaan di kemudian hari, bahkan sampai berujung ke pengadilan. Melihat pentingnya wakaf ini, orang yang akan mewakafkan tanahnya di masa mendatang bisa melakukan washiyyah bil waqfi (wasiat wakaf), namun proses sertifikasi tanahnya bisa segera dilakukan sekarang supaya aman dari fitnah.

Muhammadiyah Asli

Empat tugas nadhir wakaf



Supaya nadhir wakaf yang berkewajiban mengelola harta wakaf mampu mengelola wakaf secara produktif, maka menurut KH. Muslihan dari Badan Wakaf Indonesia dan Penyelanggara Zakat Wakaf Kementerian Agama Pati, nadhir wakaf harus menerapkan manajemen profesional. Manajemen professional dilihat dari aspek perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan evaluasi (controlling).? ?

Ia menjelaskan, ada empat tugas nadhir wakaf. Pertama, melakukan proses administrasi harta wakaf secara tertib. Kedua, mengelola dan mengembangkan harta benda wakaf sesuai dengan tujuan, fungsi, dan peruntukannya. Ketiga, mengawasi dan melindungi harta benda wakaf. Keempat, melaporkan pelaksanaan tugas kepada Badan Wakaf Indonesia (BWI). Empat tugas nadhir ini harus dilakukan secara maksimal supaya potensi besar wakaf bisa dikelola secara produktif.

Di Indonesia, lanjut Muslihan, dengan asumsi umat Islam yang akan berwakaf 5 persen dari 190 juta, sekitar 9,5 juta jiwa, maka jika masing-masing mengeluarkan wakaf Rp 100.000 setiap bulan, maka akan terkumpul Rp 950 miliar per bulan dan Rp 11,4 triliun per tahun. Dana sebesar itu sangat bermanfaat bagi kemaslahatan umat untuk program pengentasan kemiskinan, pemberian beasiswa berprestasi, dan pemberikan kecakapan hidup (life skills) kepada kaum pengangguran di negeri ini.

Melihat potensi besar wakaf ini, Muslihan mendorong Program Studi Zakat Wakaf Ipmafa Pati supaya menjadi garda depan gerakan sadar wakaf dengan melahirkan amil zakat dan nadhir wakaf yang jujur, akuntabel, komunikatif, dan visioner.

Jamal Mamur Asmani selaku Ketua Prodi Manajemen Zakat Wakaf Ipmafa menyatakan siap menjadikan Prodi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA sebagai pionir gerakan sadar wakaf demi kemajuan umat dan kejayaan bangsa. Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Pati Bapak Mumu Mubarak menyatakan, MES Pati siap mendukung gerakan pembumian ekonomi syariah di Pati, termasuk gerakan sadar wakaf supaya nilai-nilai ekonomi syariah membumi di bumi nusantara dan dirasakan manfaatnya secara riil oleh masyarakat. Muhammad Fachrurrozi, selaku moderator mengatakan bahwa potensi wakaf yang besar ini harus disadari oleh masyarakat muslim supaya bisa dikelola secara profesional. (Red: Mahbib)

?

?

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Ubudiyah, Tokoh, Quote Muhammadiyah Asli

Kamis, 11 Januari 2018

PMII Unas dan UIC Galang Dana Peduli Bencana Asap

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Pengurus harian Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Nasional (Unas) dan Universitas Ibnu Chaldun (UIC) selama dua hari mengedarkan kotak peduli asap di kampus masing-masing. Mereka menggalang dana berkisar 1-2 jam.

PMII Unas dan UIC Galang Dana Peduli Bencana Asap (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Unas dan UIC Galang Dana Peduli Bencana Asap (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Unas dan UIC Galang Dana Peduli Bencana Asap

Aktivis pergerakan ini terpanggil untuk menggelar aksi solidaritas untuk korban asap di Sumatera dan Kalimantan. Di lingkungan kampus Unas dan UIC, mereka bergerak pada Jumat dan Sabtu, (23-24/10).

"Aksi solidaritas ini adalah bukti bahwa kami mahasiswa tidak hanya bisa mengkritik pemerintah terkait bencana ini, tapi juga solutif. Ini juga bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi," kata Koordinator aksi solidaritas PMII Unas Niswatul Hamdani Effendi, Selasa, (27/10).

Muhammadiyah Asli

Momen ini menjadi ajang silaturahmi dan gotong royong para aktivis PMII lintas kampus di Ibu Kota.

Muhammadiyah Asli

"Ini momen untuk kebangkitan rasa gotong royong. Ini juga menjadi sindiran untuk para pejabat agar saling memperkuat tindakan melalui kerja sama, bukan saling melempar dan menyalahkan," kata Pina, peserta aksi dari UIC.

Dana hasil aksi solidaritas ini diserahkan kepada lembaga terkait yang berkonsentrasi pada penanggulangan bencana.

"Kami menggalang dana 2 hari di kampus masing-masing, dana terkumpul Rp. 3.316.000 dari hanya 1-2 jam kita turun. Kita langsung berikan ke lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) di menara 165 TB Simatupang Selasa ini," kata anggota Majelis Pembina Komisariat PMII Unas Harsenda Sari.

Yang menarik, sambung Sari, aksi ini sempat ditegur oleh Satgas Pemprov DKI. "Sahabat-sahabati Unas sempat ngecrek di lampu merah Pejaten Village, tapi ditegur oleh Satgas Pemprov DKI lantaran tak berizin. Untuk itu kami putuskan aksi di lingkungan kampus saja," tutup Sari tersenyum. (Doni Rao/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Quote, Habib, Warta Muhammadiyah Asli

Sabtu, 06 Januari 2018

Penderita HIV Meningkat, Remaja Wonosobo Diimbau Hindari Pergaulan Bebas

Wonosobo, Muhammadiyah Asli. Para remaja dan pelajar di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, diimbau mengendalikan diri dari pergaulan bebas menyusul meningkatnya jumlah penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) di daerah ini. Ironisnya, para penderita kebanyakan tengah memasuki usia produktif, yakni 24-35 tahun.

Penderita HIV Meningkat, Remaja Wonosobo Diimbau Hindari Pergaulan Bebas (Sumber Gambar : Nu Online)
Penderita HIV Meningkat, Remaja Wonosobo Diimbau Hindari Pergaulan Bebas (Sumber Gambar : Nu Online)

Penderita HIV Meningkat, Remaja Wonosobo Diimbau Hindari Pergaulan Bebas

Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Wonosobo Ahmad Haryanto saat selapanan rutin (pertemuan bulanan) bersama Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Kecamatan Kejajar, Wonosobo, di Gedung Olah Raga (GOR) Desa Tieng, Kejajar, Selasa (19/11).

Menurutnya, perlaku seks bebas di kalangan pelajar dan remaja sangat disayangkan, mengingat di usia produktif ini mereka semestinya memanfaatkan lebih banyak kesempatan untuk meraih prestasi atau melakukan hal positif lainya. 

Muhammadiyah Asli

“Untuk meminimalisir agar penyakit ini tidak semakin meluas, cara yang bisa dilakukan adalah dengan membentuk Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat (PIKM) , dimana para pengurusnya adalah mereka yang ahli di bidangnya,” tegas Ahmad Haryanto. 

Muhammadiyah Asli

Pengasuh Pondok Pesantren Nur Hidayah Kongsi Bumirejo, Mojotengah, Wonosobo, Hakim Muzaki, saat memberi taushiyah mendorong hadirin untuk meneladani semangat juang para ulama NU. Pelajar NU harus sanggup menggunakan masa mudanya untuk berkontribusi kepada NU dan bangsa. 

Pengurus Majelis Wakil Cabang NU (MWC NU) Kecamatan Kejajar, Mashud, mengaku senang dengan pertemuan PAC IPNU-IPPNU Kejajar kali ini. Tak hanya dihadiri kader IPNU-IPPNU ditingkat anak cabang tapi juga para pengurus di tingkat cabang. (Fathul Jamil/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pemurnian Aqidah, Aswaja, Quote Muhammadiyah Asli

Senin, 01 Januari 2018

Expo Kongres Muslimat NU, Membangun Kemandirian Ekonomi

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Aspek kemandirian ekonomi menjadi salah satu fokus utama dalam perhelatan Kongres Ke-17 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, 23-27 November 2016. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Muslimat NU menggelar Expo dengan merangkul para pelaku usaha ekonomi kreatif.

Dalam Expo yang diikuti oleh 100 para pelaku usaha itu, Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa menekankan bahwa setiap even nasional, Muslimat NU senantiasa berusaha mewadahi para pelaku usaha.?

Expo Kongres Muslimat NU, Membangun Kemandirian Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)
Expo Kongres Muslimat NU, Membangun Kemandirian Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)

Expo Kongres Muslimat NU, Membangun Kemandirian Ekonomi

Hal ini bertujuan agar antara pedagang dan pembeli bertemu dalam satu wadah. Interaksi ini sifatnya berkelanjutan karena masyarakat akan mengetahui produk-produk kreatif berkualitas dari berbagai daerah.

“Expo yang kita bangun dalam setiap even nasional ini untuk penguatan ekonomi. Di sini wadah pertemuan antara penjual dan pembeli,” ujar Khofifah saat membuka Expo Kongres Muslimat NU, Rabu (23/11) lalu.

Muhammadiyah Asli

Perempuan kelahiran Surabaya 51 tahun yang lalu ini juga menerangkan, Expo juga mampu memberikan efek positif bagi kemitraan di antara para pengusaha di berbagai level. Pengusaha menengah atas bisa meneteskan kesuksesannya kepada para pengusaha yang baru merangkak naik.

“Istilahnya trigel down effect, meneteskan kesuksesan,” jelas Menteri Sosial RI ini.

Ada banyak produk kreatif dalam pergelaran Expo Kongres Muslimat ini diantarnya Batik khas daerah, berbagai pernak-pernik dan aksesoris, busana muslim berbagai model, kosmetik, produk asuransi, serta makanan dan minuman kesehatan.

Sementara itu, Koordinator Expo Kongres ke-17 Muslimat NU, Hj Syarifah Noor Hidayah menjelaskan, dari 100 peserta yang membuka stan di Expo Kongres, ada sekitar 15 PC Muslimat ditambah koperasi primer yang buka setiap harinya dari pukul 09.00-21.00 WIB.

“Dari 100 peserta yang ikut ada 15 PC plus koperasi primer. PC masih didominasi DKI karena petimbangan jarak serta biaya pengiriman barang. Untuk mitra kerja di antaranya Avrist Assurance, Wardah dan Penara,” terang Syarifah.

Muhammadiyah Asli

“Ada juga produk unggulan dari PC Muslimat NU Magetan,” tambah perempuan yang juga ketua Bidang Ekonomi, Koperasi dan Agrobisnis PP Muslimat NU tersebut.

Selama tiga periode (2000-2016) dipimpin Khofifah, Muslimat NU berkembang cukup pesat. Di bidang kesehatan memiliki 144 panti asuhan, 108 klinik dan sekarang sedang dikembangkan klinik hemodialisis (cuci darah).

Lalu di bidang pendidikan, memiliki 9.900-an TK/RA (Raudhatul Athfal), 6.600 PAUD dan 15.600 TPQ.

Begitu pula di bidang ekonomi, hingga kini di Indonesia baru ada tiga induk koperasi wanita yakni Inkowapi milik Iwapi, Ikopwan milik Kowani dan Inkopan (Induk Koperasi Annisa) milik Muslimat NU. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Tokoh, Ubudiyah, Quote Muhammadiyah Asli

Sabtu, 30 Desember 2017

Malam Ini, Puncak Peringatan Hari Santri di Surakarta

Surakarta, Muhammadiyah Asli - Puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2017 di Kota Surakarta Jawa Tengah bakal dihelat malam ini, Sabtu (28/10). Acara yang dikemas dalam tajuk “Banom NU Kota Surakata Bersholawat” bertempat di kantor PCNU Kota Surakarta.

Ketua GP Ansor Surakarta Syarifudin, peringatan Hari Santri kali ini diadakan bersamaan dengan momentum Sumpah Pemuda. Menurutnya, selain kegiatan pengajian juga diadakan beberapa rangkaian kegiatan.

Malam Ini, Puncak Peringatan Hari Santri di Surakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Malam Ini, Puncak Peringatan Hari Santri di Surakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

Malam Ini, Puncak Peringatan Hari Santri di Surakarta

“Acara sudah dimulai sejak Sabtu siang, mulai dari bakti sosial, donor darah, bazar murah, dan pelatihan refleksi,” terang Arif.

Rencananya kegiatan pengajian bersama Jamuro Surakarta itu akan menghadirkan Habib Umar As-Segaf yang akan memberikan mauidoh hasanah.

Muhammadiyah Asli

Sementara itu, tak jauh dari Kota Surakarta, tepatnya di Sukoharjo puncak peringatan Hari Santri juga bakal diselenggarakan pada waktu yang sama, di Pendopo Graha Satya Kabupaten Sukoharjo.

Wakil Syuriah PWNU Propinsi Jawa Timur KH Ali Maschan Musa, rencananya bakal dihadirkan untuk memberikan taushiyah kepada jamaah. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Quote, Budaya, Makam Muhammadiyah Asli

Sabtu, 02 Desember 2017

Amalan Utama di Bulan Muharram

Muharram termasuk bulan yang dimuliakan Allah SWT. Saking mulianya, ia dijuluki dengan syahrullah (bulan Allah). Muharram dikatakan mulia karena di dalamnya terdapat amalan sunah yang sangat dianjurkan untuk melakukannya. Amalan sunah yang dimaksud ialah puasa. Kesunahan puasa di bulan Muharram didasarkan pada hadits riwayat Abu Hurairah:

Amalan Utama di Bulan Muharram (Sumber Gambar : Nu Online)
Amalan Utama di Bulan Muharram (Sumber Gambar : Nu Online)

Amalan Utama di Bulan Muharram

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ?:? ? ? ? ? ?

Artinya, "Seseorang datang menemui Rasulullah SAW, ia bertanya, ‘Setelah Ramadhan, puasa di bulan apa yang lebih afdhal? Nabi menjawab, ‘Puasa di Bulan Allah, yaitu bulan yang kalian sebut dengan Muharram,” (HR Ibnu Majah).

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli

Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan sebagai berikut.

? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan ialah puasa di bulan Allah, Muharram.”

Dalam Syarah Shahih Muslim, Imam An-Nawawi mengatakan, hadits ini menjadi dalil keutamaan puasa Muharram. Sementara hadits lain yang menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW lebih banyak berpuasa di bulan Sya’ban, bukan Muharram, dapat dipahami melalui dua tafsiran: pertama, ada kemungkinan Rasulullah SAW baru mengetahui keutamaan puasa Muharram di akhir hayatnya; kedua, Rasulullah SAW mungkin sudah memahami keutamaannya, namun beliau tidak memperbanyak puasa di bulan Muharram dikarenakan udzur, seperti sakit, sedang di perjalanan, dan lain-lain.

Al-Qurthubi, seperti yang dikutip As-Suyuthi dalam Ad-Dibaj ‘ala Shahih Muslim menjelaskan:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Puasa Muharram lebih utama dikarenakan awal tahun. Alangkah baiknya mengawali tahun baru dengan berpuasa, sebab puasa termasuk amalan yang paling utama.”

Memperbanyak puasa di bulan Muharram disunahkan karena ia merupakan pembuka tahun baru. Seyogianya tahun baru dihiasi dengan amal saleh dan puasa termasuk amalan yang paling utama. Tentu harapannya, di bulan selanjutnya, menjalankan ibadah puasa sunah ini tetap dilakukan dan tidak berhenti sampai akhir bulan Muharram. Selain awal tahun, dalam banyak hadits juga disebutkan bahwa tanggal 10 Muharram dianjurkan untuk berpuasa.

Sebab itu, Zainuddin Al-Malibari dalam Fathul Mu’in mengatakan, “Bulan utama untuk berpuasa setelah Ramadhan adalah asyhurul hurum (bulan-bulan mulia). Sementara di antara asyhurul hurum itu bulan Muharram adalah yang paling utama, kemudian Rajab, Dzulhijah, Dzulqa’dah, Sya’ban, dan puasa ‘Arafah. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Halaqoh, Quote Muhammadiyah Asli

Rabu, 29 November 2017

Pasar Rakyat ke-41 Digelar di Ciamis

Jakarta,? Muhammadiyah Asli. Rangkaian kegiatan Pasar Rakyat Indonesia ke-41 diselenggarakan di Lapangan Gedung Dakwah, Sindanglaya, Sindangsari, Ciamis, Jawa Barat, Sabtu-Ahad (11-12/5). Kegiatan ini diselenggarakan oleh ? PBNU bersama PCNU Kabupaten Ciamis.

Pembukaan resmi Pasar Rakyat berlangsung Sabtu pagi ini dengan diawali pembacaan tahlil dan doa serta sambutan dari PBNU dan pejabat setempat.

Pasar Rakyat ke-41 Digelar di Ciamis (Sumber Gambar : Nu Online)
Pasar Rakyat ke-41 Digelar di Ciamis (Sumber Gambar : Nu Online)

Pasar Rakyat ke-41 Digelar di Ciamis

Seperti biasa, even Pasar Rakyat diawali dengan pelatihan wirausaha dan? broadcasting? pada Sabtu pagi oleh tim khusus.

Muhammadiyah Asli

Pasar rakyat menyediakan berbagai jenis kebutuhan. Secara khusus di setiap even panitia menyediakan paket sembako murah yang berisi beras, mie instant, dan minyak goreng bintang sembilan.?

Muhammadiyah Asli

Konsumen yang membawa kartu tanda anggota NU (Kartanu) mendapat diskon khusus. Pasar rakyat ini juga menyediakan stand-stand produk daerah setempat.

Kegiatan juga diiringi dengan panggung hiburan dan beberapa jenis hiburan lain seperti kesenian daerah, dangdut, shalawat dan perlombaan anak-anak.

Pasar Rakyat diadakan di 48 kota di pulau Jawa dan telah dimulai sejak April 2012. PBNU menunjuk PT Umat Power sebagai pelaksana kegiatan dan bekerja sama dengan PWNU/ PCNU atau pondok pesantren setempat.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Quote, Lomba Muhammadiyah Asli

Senin, 20 November 2017

Rekam Jejak Sang Perusak

Dalam satu dasa warsa terakhir ini, pergerakan kaum Salafi-Wahabi di Indonesia begitu massif. Saat ini kita tidak sulit menjumpai lelaki yang berpenampilan “syaikh” dengan menggunakan  gamis  dan celana cingkrang, lengkap dengan cambang dan jenggotnya yang menggantung. Sementara yang perempuan, seluruh tubunya dibalut dengan kain, kecuali matanya. Busana tersebut memang menjadi ciri khas kaum Salafi-Wahabi. Sekilas kita menduga bahwa meraka adalah bagian dari kita. Lebih-lebih mereka selalu berkoar dan mengklaim diri sebagai satu-satunya representasi kelompok Ahlussunah wal Jama’ah. Jargon-jargon yang mereka teriakkan juga sangat islami,  misalnya “mari kembali kepada ajaran al-Quran dan Sunnah, tidak ada tempat meminta kecuali kepada Allah” dan sebagainya. 

Sekilas gerakan puritan mereka, terkesan sangat  islami, paling bertauhid, dan seterusnya. Tapi kita jangan silau, apalagi terjebak dalam kamuflase amaliah mereka. Mereka sesungguhnya adalah kelompok yang justru ingin mengikis habis amalan-amalan Ahlussunah wal Jama’ah versi NU khususnya dan umat Islam umumnya.

Rekam Jejak Sang Perusak (Sumber Gambar : Nu Online)
Rekam Jejak Sang Perusak (Sumber Gambar : Nu Online)

Rekam Jejak Sang Perusak

Buku ini mengulas rekam jejak sejarah “kelakuan” Salafi-Wahabi yang begitu ekstrem. Dikatakan ekstrem karena kelompok ini selalu memberi stempel kafir kepada umat Islam yang bertentangan dengan ajarannya.  Mereka “mengisolasi diri” dalam komunitasnya, karena mengangap najis orang lain yang tidak satu “akidah” dengan mereka. Mereka menganggap wajib memusuhi, bahkan memerangi orang di luar mereka, kendati dia orang tuanya sendiri.

Sesungguhnya, Muhammad bin Abdil Wahhab, --sang pendiri Wahabi—dan para pengikutnya mempunyai catatan hitam dalam lembar sejarah pergerakan mereka. Orang-orang yang suka tawassul, ziarah kubur dan sebagainya dinilainya sebagai ahli bid’ah, kafir dan syirik. Karena itu, darah mereka diangggap halal. Dalam prakteknya, kelompok Wahabi tak segan-segan membunuh orang yang dianggap kafir itu, kemudian hartanya diambil sebagai harta rampasan (Hal. 2). Bahkan, seorang hakim, Utsman bin Mu’ammir  dibunuh di dalam masjid usai shalat Jumat. Tidak hanya itu, istananya juga  dihancurkan oleh Muhammad bin Abdil Wahhab dan para pengikutnya lantaran dianggap mbalelo (Hal. 30).

Muhammadiyah Asli

Sejarah telah membuktikan betapa kejam prilaku Wahabi dalam menyikapi perbedaan dalam agama Islam. Tahun 1216 Hijriyah, Wahabi memasuki daerah Karbala untuk misi dakwahnya. Bukan berdakwah, tapi memerangi penduduk setempat karena dianggap melawan ajarannya. Mereka dengan sadisnya menghabisi orang-orang di pasar-pasar dan rumah-rumah. Hampir 1000 penduduk mati di tangan Wahabi. Hartanya juga dikuras.

Muhammadiyah Asli

Di tahun yang sama, Koka Makkah juga menjadi sasaran. Pasukan Abdul Aziz dan Utsman –tokoh Wahabi— memasuki Makkah tanpa peperangan. Meski masuk dengan damai, namun mereka juga masih memerangi penduduknya. Mereka mendatangi penduduk dari rumah ke rumah untuk dibunuh dan  diambil hartanya.

Mereka menetap di Makkah selama 20 hari karena sibuk menghancurkan masyhad-masyhad dan kubah-kubah makam setiap harinya. Tak ada satupun masyhad dan kubah yang tersisa. Semua diratakan dengan tanah (Hal. 42). Kubah makam, memang salah satu bangunan yang dinilai bid’ah oleh Wahabi

Sebenarnya, ajaran  Muhammad bin Abdil Wahhab –dedengkot Wahabi-- ketika itu banyak ditentang oleh umat Islam. Ayahnya sendiri, Syaikh Abdul Wahhab juga menentang keras ajaran yang dikembangkan anaknya. Konon, ia sudah mempunyai firasat buruk terhadap anaknya itu, yang ditengarai akan membawa kesesatan dan kerusakan pada umat. Kakak kandungnya, Sulaiman bin Abdil Wahhab juga masuk di barisan utama penentang ajaran Muhammad bin Abdil Wahhab. Ia membantah habis-habisan ajaran adiknya itu. Di antara bantahannya itu, ia tulis dalam kitab ash-Shawaiq  al-Ilahiyah fi  Radd ‘ala Wahhabiyah dan Fashl al-Khitab fi Madzhab Muhammad bin Abdil Wahhab dan sebagainya (Hal. 6).

Dalam perkembangannya setelah itu, ada 129 ulama kesohor dari madzhab empat yang menolak ajaran Wahabi. Dengan ratusan kitab, mereka menelanjangi doktrin yang diajarkan Muhammad bin Abdil Wahhab (Hal. 49).

Kendati demikian, Muhammad bin Abdil Wahhab dan para pengikutnya ramai-ramai mengingkari dan membantah kitab-kitab yang mementahkan doktrin mereka. Biar anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu. Nyatanya, sampai kini Wahabi tetap eksis, malah penetrasinya semakin meluas. Itu karena didukung oleh Kerajaan Arab Saudi. Di Indonesia, ajaran Wahabi yang dibawa oleh “santri-santri” Timur-Tengah bermetamorfosis menjadi Salafi.

Hanya gerakan Salafi di Indonesia, tidak seradikal di Arab Saudi dan negara-negara Timur-Tengah lainnya. Sebab, Salafi di Indonesia masih tergolong minoritas. Tapi kalau sudah menjadi kelompok menengah secara kuantitas, apalagi mayoritas, bukan tidak mungkin gerakan-gerakan ektrem dan kejam akan dipertontonkan Salafi. Rekam jejak Wahabi sebagai perusak ketenangan, kedamaian dan kerukunan antar umat Islam, sudah terbukti di daerah asalnya.

Buku ini patut dibaca oleh umat Islam yang menginginkan kedamaian dan menjunjung tinggi pluralitas agar bisa berhati-hati terhadap sepak terjang dan pengaruh Salafi. Ditulis dengan mengambil referensi kitab-kitab yang ditulis oleh tokoh Wahabi yang sudah insyaf atau sejarawan Wahabi, sehingga “kabar” mengenai radikalisme kekejaman Wahabi bisa dipertanggug jawabkan.

.

Judul: Rekam Jejak Radikalisme Salafi Wahabi, Sejarah, Doktrin dan Akidah

Penerbit: Khalista, Surabaya

Penulis: Achmad Imron R.

Cetakan: April 2014

Tebal: xxviii + 303 hlm.

Peresensi: Aryudi A. Razaq, kontributor Muhammadiyah Asli Jember

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pendidikan, Quote Muhammadiyah Asli

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

Way Kanan,Muhammadiyah Asli

Kiai muda pengamal shalawat jibriliyah GP Ansor Way Kanan, Lampung, Muhammad Syahri Attamim AH mengatakan, warga Nahdlatul Ulama (NU) harus terbuka dengan gerakan ekonomi untuk menopang keberlangsungan dakwah.

"Banyak orang mengaku NU ketika dia melakukan amaliyah, seperti yasinan, tahlilan, sholat jenazah. Tapi bagaimana membuat generasi muda berminat menjadi warga NU tidak mungkin dengan cara kaku. Harus ada cara lain, salah satunya gerakan wirausaha, tokoh dan warga NU perlu melakukannya seperti dilakukan Ansor Way Kanan hari ini," ujar dia

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah (Sumber Gambar : Nu Online)
Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah (Sumber Gambar : Nu Online)

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

di Blambangan Umpu, Selasa (1/3).

Ansor Way Kanan melakukan sejumlah gerakan ekonomi, seperti penjualan madu, kopi jamu, jasa cuci kendaraan ditangani Kepala Satkoryon Banser Pakuan Ratu EKo Sugiyanto, serta pelayanan jasa bekam bekerja sama dengan Klinik Bulan Medical Center (BMC) yang dimiliki dr Yusuf J Mustofa.

Muhammadiyah Asli

"Gerakan semacam itu merupakan salah satu jalan untuk menyampaikan apa itu NU. Kita beribadah, merawat dan mewariskan amaliyah NU, tapi bagaimana menjangkau masyarakat juga harus dilakukan," paparnya.

Muhammadiyah Asli

Ia menambahkan, gerakan dan pendidikan ekonomi harus diberikan kepada masyarakat dan warga NU yang kurang mampu untuk dididik dalam mencari rejeki, supaya iman dan taqwanya bertambah.

"Karena masih sangat jarang dilakukan di Way Kanan, maka dorongan dilakukan Ansor sangat penting," demikian Muhammad Syahri Attamim. (Disisi Saidi Fatah/Abdullah Alawi)

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

Way Kanan, Muhammadiyah Asli

Kiai muda pengamal shalawat jibriliyah GP Ansor Way Kanan, Lampung, Muhammad Syahri Attamim AH mengatakan, warga Nahdlatul Ulama (NU) harus terbuka dengan gerakan ekonomi untuk menopang keberlangsungan dakwah.

"Banyak orang mengaku NU ketika dia melakukan amaliyah, seperti yasinan, tahlilan, sholat jenazah. Tapi bagaimana membuat generasi muda berminat menjadi warga NU tidak mungkin dengan cara kaku. Harus ada cara lain, salah satunya gerakan wirausaha, tokoh dan warga NU perlu melakukannya seperti dilakukan Ansor Way Kanan hari ini," ujar dia

di Blambangan Umpu, Selasa (1/3).

Ansor Way Kanan melakukan sejumlah gerakan ekonomi, seperti penjualan madu, kopi jamu, jasa cuci kendaraan ditangani Kepala Satkoryon Banser Pakuan Ratu EKo Sugiyanto, serta pelayanan jasa bekam bekerja sama dengan Klinik Bulan Medical Center (BMC) yang dimiliki dr Yusuf J Mustofa.

"Gerakan semacam itu merupakan salah satu jalan untuk menyampaikan apa itu NU. Kita beribadah, merawat dan mewariskan amaliyah NU, tapi bagaimana menjangkau masyarakat juga harus dilakukan," paparnya.

Ia menambahkan, gerakan dan pendidikan ekonomi harus diberikan kepada masyarakat dan warga NU yang kurang mampu untuk dididik dalam mencari rejeki, supaya iman dan taqwanya bertambah.

"Karena masih sangat jarang dilakukan di Way Kanan, maka dorongan dilakukan Ansor sangat penting," demikian Muhammad Syahri Attamim. (Disisi Saidi Fatah/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nasional, Quote, Meme Islam Muhammadiyah Asli

Jumat, 17 November 2017

20 Ribu Warga Tegal Akan Tolak Full Day School

Jakarta, Muhammadiyah Asli?



Keputusan Menteri Pendidikan terkait penerapan full day school masih banyak menuai tantangan sampai saat ini. Kali ini tantangan datang dari masyarakat Kabupaten Tegal. Sekretaris PCNU Kabupaten Tegal Nurkholis Sobari mengatakan bahwa aksi damai yang akan melibatkan 20 ribu peserta itu akan dilaksanakan pada Jumat, (25/8).

“Aksi besok (Jumat) dalam rangka penolakan full day school yang difasilitasi oleh PCNU Kabupaten Tegal,” ungkapnya saat dihubungi oleh Muhammadiyah Asli dari Jakarta, Senin, (22/8).

20 Ribu Warga Tegal Akan Tolak  Full Day School (Sumber Gambar : Nu Online)
20 Ribu Warga Tegal Akan Tolak Full Day School (Sumber Gambar : Nu Online)

20 Ribu Warga Tegal Akan Tolak Full Day School

Menurutnya aksi tersebut akan dimulai pada pukul 11.30 WIB dengan diawali shalat Jumat di Masjid Agung Slawi. Setelah itu, pukul 13.00 WIB berkumpul di halaman gedung PCNU Kabupaten Tegal yang tidak jauh dari masjid. Selanjutnya, akan diadakan long march menuju Taman Rakyat Slawi yang akan dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB.

Dalam keterangannya, ia mengatakan bahwa tuntutan yang akan diajukan hanya satu.?

“Tuntutan kita tunggal. Cabut Permendikbud No. 23 tahun 2017,” tambahnya.

Muhammadiyah Asli

Tuntutan tersebut rencananya akan diberikan kepada Bupati Tegal Enthus Susmono secara simbolis dengan diakhiri oleh pernyataan dari Bupati untuk menolak full day school.

Aksi damai juga menurutnya akan melibatkan badan otonom NU seperti GP Ansor, Banser, Muslimat, Fatayat, IPNU IPPNU, PMII, serta beberapa media santri yang lain seperti Santri Online, ala_nu, dan Galeri Santri.

Muhammadiyah Asli

Selain itu, aksi damai tersebut menurutnya juga akan dibarengi dengan orasi.?

“Nanti yang akan memberikan orasi ada dua, dari PCNU dan para masyayikh,” pungkasnya. (M. Ilhamul Qolbi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Quote, Ahlussunnah Muhammadiyah Asli

Selasa, 31 Oktober 2017

Pelajar NU Tanggul Gelar Pentas Seni dan Santuni Anak Yatim

Jember, Muhammadiyah Asli

Dalam rangka melestarikan budaya? islami, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan PAC Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Tanggul, Jember, Jawa Timur menggelar pentas seni di halaman kantor MWCNU Tanggul, Sabtu (25/6).

Acara yang digelar sore hari tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat sekitarnya. Penampilan musik hadrah dan patrol dari beberapa PAC IPNU, tampaknya menjadi hiburan tersendiri bagi hadirin.

Pelajar NU Tanggul Gelar Pentas  Seni dan Santuni Anak Yatim (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Tanggul Gelar Pentas Seni dan Santuni Anak Yatim (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Tanggul Gelar Pentas Seni dan Santuni Anak Yatim

Menurut ketua panitia, Irwan Azizi, kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya islami seperti musik gambus. Begitu juga musik patrol, yang sepertinya menjadi hiburan khas bulan? Ramadhan. "Selain itu, tentu ini dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadhan," ujar Irwan, yang? Ketua IPNU Tanggul sekaligus mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Jember tersebut.

Muhammadiyah Asli

Sementara itu, Ketua MWCNU Tanggul, H Sanuri menyambut baik kreativitas anak-anak IPNU tersebut. Menurutnya, dirinya sangat mendukung kegiatan-kegiatan IPNU. Sebagai kader muda NU, katanya, IPNU memang seharusnya menjadi pelopor bagi lestarinya budaya-budaya islami. Sebab, selama ini budaya islami semakin terdesak posisinya oleh budaya-budaya barat. "Oleh karena itu, kegiatan tersebut sangat baik dan poisitif, khususnya dalam meningkatkan peekembangan budaya? islami," ucapnya.

Kegiatan ini berlangsung cukup semarak. Selain dihadiri jajaran pengurus MWCNU Tanggul,? juga dihadiri sejumlah PAC IPNU, (Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) IPNU-IPPNU IAIN Jember, PKPT IPNU-IPPNU Politeknik Jember, Pergunu Tanggul dan sebagainya.

Muhammadiyah Asli

Selain pementasan seni islami, acara tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan untuk anak yatim. Masing-masing kelompk yang hadir berkenan memberi bingkisan, uang dan lain-lain. (Aryudi A. Razaq/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Quote Muhammadiyah Asli

Selasa, 24 Oktober 2017

Kader KMNU dari 12 Kampus Siap Ramaikan Ajang NU-santara

Bogor, Muhammadiyah Asli. Sekitar 250 kader KMNU dari 12 perguruan tinggi negeri di Indonesia dan Malaysia siap meramaikan acara Nahdlatul Ulama-Science and Cultural Art Olympiade (NU-santara) pada 16-18 Oktober 2015 di Bogor, Jawa Barat. Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin dijadwalkan hadir dalam kegiatan berskala nasional ini.

Kader KMNU dari 12 Kampus Siap Ramaikan Ajang NU-santara (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader KMNU dari 12 Kampus Siap Ramaikan Ajang NU-santara (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader KMNU dari 12 Kampus Siap Ramaikan Ajang NU-santara

Keduabelas perguruan tinggi yang dimaksud antara lain Universitas Lampung? (Unila), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Indonesia? (UI), Sekolah Tinggi Akuntasi Negara (STAN), Universitas Padjadjaran? (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Institut Teknologi? Bandung (ITB), Univesitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri? Yogyakarta (UNY), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas? Diponegoro (Undip),? dan International Islamic University Malaysia (IIUM).

Rangkaian acara terdiri? dari lomba hadrah dan esai. Selain? itu digelar pula? Pelatihan Nasional yang meliputi pendidikan ke-NU-an dan Ke-KMNU-an, administrasi keuangan, teknologi informasi, jurnalistik, dan? NU-Training. Forum Pembina KMNU Nasional serta Seminar Kebangsaan dan? Kontemplasi Budaya juga turut digelar dalam memeriahkan acara? Nusantara 2015.

Muhammadiyah Asli

Kiki dari bagian kesekretariatan mengatakan, antusiasme para kader KMNU sangat tinggi. Hal ini menunjukkan kader KMNU cukup militan? untuk belajar dan berlomba pada perhelatan NU-santara kali ini. “Kami selaku? panitia akan menyiapkan segala sesuatunya dengan baik guna menyambut? kader-kader tebaik KMNU,” ujarnya.

Muhammadiyah Asli

Puguh, koordinator acara, menambahkan, seminar? kebangsaan dan kontemplasi budaya akan dihadiri oleh? Menteri Pemuda? dan Olahraga Imam Nahrowi, KH D Zawawi Imran, dan mantan ketua Lesbumi Sastro al-Ngatawi.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang mewadahi dan? memfasilitasi pemikiran-pemikiran ilmiah para mahasiswa Nahdlatul? Ulama, potensi non-akademik bidang keagamaan dan pelestarian tradisi, serta sebagai bentuk apresiasi? terhadap prestasi para mahasiswa? Nahdlatul Ulama,” ujarnya. (Irfan Sofyan/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pendidikan, Quote Muhammadiyah Asli

Minggu, 22 Oktober 2017

Jangan Hanya Tiru Tampilan Fisik Nabi Muhammad SAW

Jombang, Muhammadiyah Asli - Dalam pandangan Imam Suprayogo, ketertinggalan umat Islam saat ini tidak dapat dipisahkan dari cara beragama yang semata mengejar penampilan. Sudah saatnya kaum muslimin justru meniru sifat dan pekerti luhur Nabi Muhammad SAW.

Jawaban ini didapatkan mantan Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang ini saat berkunjung ke salah seorang pengasuh pesantren. "Karena yang ditiru umat Islam saat ini semata aksesoris dari Nabi Muhammad SAW," katanya menirukan jawaban sang kiai, Sabtu (5/11).

Jangan Hanya Tiru Tampilan Fisik Nabi Muhammad SAW (Sumber Gambar : Nu Online)
Jangan Hanya Tiru Tampilan Fisik Nabi Muhammad SAW (Sumber Gambar : Nu Online)

Jangan Hanya Tiru Tampilan Fisik Nabi Muhammad SAW

Dalam penjelasannya, kiai itu mengatakan bahwa hingga kini kaum muslimin hanya mengejar penampilan dengan memanjangkan jenggot, membesarkan sorban, serta tampilan luar yang lain. "Tapi perilaku shiddiq, amanah, tablig, serta fathonah tidak ditiru," jelasnya.

Muhammadiyah Asli

Baginya, kemajuan dunia Barat hingga saat ini bukan karena mereka kenal secara baik siapa Nabi Muhammad SAW. "Tapi karena watak dan perilaku mereka meniru apa yang ada pada Beliau, walapun mereka tidak kenal," tegasnya.

Karenanya, Ketua Yayasan Universitas Hasyim Asyari (Unhasy) Jombang ini berpesan agar umat Islam segera menyudahi perburuan tampilan fisik. "Siapapun yang berperilaku seperti Nabi Muhammad, maka yang bersangkutan akan sukses," ungkapnya.

Muhammadiyah Asli

Pandangan ini disampaikan Imam Suprayogo saat tampil sebagai pemateri pada kegiatan Aktualisasi Resolusi Jihad yag diadakan di Pesantren Tebuireng. Sejumlah ulama, habaib, kiai, kalangan profesional serta akademisi ikut hadir pada acara yang berlangsung di aula pesantren setempat.

Pada acara tersebut hadir antara lain Tuan Guru Turmudzi, Habib Sholeh Al-Jufri, KH Anwar Manshur, Tuan Syech Akbar Marbun, KH Ahmad bin Zain Al-Kaff, KH Mahfudz Syaubari, Habib Nabil Al-Musawwa, KH Hanif Muslih, serta tuan rumah KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah).

Masing-masing membubuhkan tanda tangan pada Piagam Tebuireng Aktualisasi Resolusi Jihad yang juga dikuatkan kehadiran Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI, Mayjend TNI Wiyarto. (Ibnu Nawawi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Quote Muhammadiyah Asli

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock