Tampilkan postingan dengan label PonPes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PonPes. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Februari 2018

BMT Artha Buana Metro Beri Bantuan untuk NU Gadingrejo

Pringsewu, Muhammadiyah Asli. Mengambil tempat di Kantor Majelis Wakil Cabang (MWCNU) Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, BMT Artha Buana Metro Cabang Metro, Lampung menyerahkan Bantuan dana untuk membantu kelancaran organisasi, Kamis (16/6). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Perwakilan BMT Arta Buana Metro, Agus Setiawan.

Agus mengatakan bahwa bantuan dana sosial infaq sebanyak 5 juta ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada warga NU Gadingrejo yang telah bekerja sama dengan BMT yang merupakan milik PCNU Kota Metro Lampung.?

BMT Artha Buana Metro Beri Bantuan untuk NU Gadingrejo (Sumber Gambar : Nu Online)
BMT Artha Buana Metro Beri Bantuan untuk NU Gadingrejo (Sumber Gambar : Nu Online)

BMT Artha Buana Metro Beri Bantuan untuk NU Gadingrejo

Agus menambahkan, bantuan BMT Cabang Metro yang berkantor di Pasar Gadingrejo ini tidak hanya diberikan sekali saja. Namun, kedepannya BMT Artha Buana akan terus memberi dukungan dan memberi bantuan agar program NU di Kecamatan Gadingrejo dapat berjalan dengan lancar.

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga menjelaskan berbagai program yang dikerjasamakan yakni bidang ekonomi dan peternakan. "Kita juga merekrut para karyawan di BMT Artha Buana di Gadingrejo dari para kader Muda NU Gadingrejo," terangnya.

Muhammadiyah Asli

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua MWCNU Gadingrejo Mukhlis, disaksikan Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu H Taufiqurrohim. Hadir pada acara yang dibarengkan dengan Safari Ramadhan tersebut Pengurus MWC dan seluruh Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Gadingrejo. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli PonPes, Pendidikan, Quote Muhammadiyah Asli

Rabu, 07 Februari 2018

500 Banser Sumut Gelar Apel Akbar

Jakarta, Muhammadiyah Asli - Sebanyak lima ratus anggota Banser melangsungkan apel kesetiaan terhadap Pancasila di Lapangan Asrama Haji, Medan, Sumatera Utara. Mereka memperingati hari lahir Pancasila yang jatuh pada awal Juni.

Instruktur apel akbar ini adalah Ketua GP Ansor Sumut Mulia Banurea. Mereka melangsungkan apel Jumat (3/6) dengan tema Mewujudkan Kemandirian Bangsa Dalam Bingkai NKRI dan Pancasila.

500 Banser Sumut Gelar Apel Akbar (Sumber Gambar : Nu Online)
500 Banser Sumut Gelar Apel Akbar (Sumber Gambar : Nu Online)

500 Banser Sumut Gelar Apel Akbar

Sementara acara peringatan Harlah Ke-82 GP Ansor dihadiri tokoh NU Sumut Ir Husni Kamil Manik yang juga Ketua KPU RI.

Muhammadiyah Asli

“Pada kesempatan ini kita mengadakan pengukuhan majelis zikir dan shalawat Rijalul Ansor dan pengukuhan Koperasi Ansor Sejahtera di aula Jabal Nur, Asrama Haji Medan,” kata Ketua PP GP Ansor Hasan Basri Sagala yang hadir di lokasi acara.

Tampak hadir pada peringatan ini Gubernur Sumut Ir Tengku Ery Nuradi, Ketua PP GP Ansor Hasan Basri Sagala.

Muhammadiyah Asli

Sebelumnya GP Ansor Sumut melangsungkan kaderisasi dengan instruktur Muhammad Adnan Anwar. Ia menyampaikan materi di LI 1 PW Ansor Sumut di Asrama Haji Medan, Rabu-Jumat (1-3/6). Sebanyak 62 peserta mengikuti pelatihan ini. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli PonPes, IMNU Muhammadiyah Asli

Selasa, 16 Januari 2018

Calon Pemudik Serbu Tiket Mudik Bareng NU

Jakarata, Muhammadiyah Asli. Lebih dari seribu calon pemudik memadati Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), di Jalan Kramat Raya 164, Jakarta ? Pusat, Senin (6/8). Mereka berbondong mengambil tiket pulang dengan arah tujuan bervariasi di sepanjang Pulau Jawa.

Pengambilan tiket ini merupakan tindak lanjut peserta mudik setelah pengisian formulir pendaftaran yang dibuka sejak Jumat (27/7). Dengan membawa bukti nomer tiket yang telah diterima, mereka akan mendapatkan kursi bus yang akan diberangkatkan pada 12 Agustus 2012 nanti.

Calon Pemudik Serbu Tiket Mudik Bareng NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Calon Pemudik Serbu Tiket Mudik Bareng NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Calon Pemudik Serbu Tiket Mudik Bareng NU

“Mengingat banyaknya peserta, panitia punya kebijakan, penukaran tiket dilakukansecara bertahap. Kita utamakan dari trayek paling jauh terlebih dahulu,” ujar Mujahidin, Kordinator Mudik Bareng NU 1433 H.

Muhammadiyah Asli

Program yang digelar PBNU melalu Pengurus Pusat Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) ini menyediakan 26 bus mudik. Dengan jumlah tersebut, kira-kira 1.400 pemudik akan mendapat kesempatan mudik bareng NU secara gratis.

PP LTMNU telah menyiapkan 99 masjid sebagai posko mudik yang membentang dari Merak hingga Banyuwangi. Ini berarti para pemudik berkesempatan mendapatkan sarana istirahat lebih nyaman. Apalagi, selain melepas lelah, mereka yang mayoritas warga Nahdliyin ini dapat melaksanakan sembahyang dengan lebih tenang dan khusuk.

Muhammadiyah Asli

“Motto kami adalah mudik nyaman, aman, sampai tujuan,” tandas Mujahidin.

Redaktur : A. Khoirul Anam

Penulis ? ? : Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli PonPes Muhammadiyah Asli

Kamis, 04 Januari 2018

LTM PBNU Bersih-Bersih di Banyak Masjid Sidoarjo

Sidoarjo, Muhammadiyah Asli. Dalam rangka menyongsong Muktamar ke-33 NU, Lembaga Takmir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM PBNU) mengadakan acara peduli kebersihan masjid dengan melakukan bersih-bersih di setiap masjid yang ada di Indonesia. LTM PBNU juga mengerakkan wargauntuk bersih-bersih di masjid jami Al-Abror Kauman Sidoarjo.

Wakil Ketua LTM PBNU KH Sholeh Qosim kepada Muhammadiyah Asli menegaskan, ini merupakan salah satu program LTM PBNU peduli terhadap masjid. Hal ini tidak lain adalah untuk menyambut pelaksanaan Muktamar ke-33 NU dan bulan suci Ramadhan.

LTM PBNU Bersih-Bersih di Banyak Masjid Sidoarjo (Sumber Gambar : Nu Online)
LTM PBNU Bersih-Bersih di Banyak Masjid Sidoarjo (Sumber Gambar : Nu Online)

LTM PBNU Bersih-Bersih di Banyak Masjid Sidoarjo

Menurutnya, aktivitas bersih-bersih masjid (BBM) menjadikan langkah lebih baik dari warga Sidoarjo dan warga NU. Ia berharap kehadiran tim dari LTM PBNU di Sidoarjo dapat bermanfaat. "Semoga kehadirannya (LTM PBNU) bermanfaat bagi kita semua," harapnya, Kamis (21/5).

Muhammadiyah Asli

Tim ini terdiri atas 4 orang. Mereka akan membersihkan beberapa fasilitas serta sarana yang ada di masjid-masjid di wilayah Sidoarjo. "Keempat petugas dari Jakarta ini nanti akan membersihkan beberapa sarana mulai dari menyapu lantai masjid, membersihkan kamar mandi dan sebagainya," imbuhnya.

Anggota tim LTM PBNU Mujahidin mengatakan bahwa program LTM PBNU Peduli Kebersihan Masjid ini dimulai di Sidoarjo dan akan diikuti oleh daerah-daerah lainya di Indonesia.

Muhammadiyah Asli

Tim LTM PBNU peduli kebersihan masjid ini membersihkan beberapa sarana serta fasilitas yang ada di masjid seperti lantai masjid, karpet, toliet, kaca, pintu dan lain sebagainya. Pihaknya juga mengharapkan kerja sama dari takmir masjid dan para jamaah setempat dalam melakukan bersih-bersih.

"Kami berharap ada bantuan dari takmir masjid serta para jamaah, gotong royong dalam rangka membersihkan tempat ibadah kita. Sehingga mampu melahirkan pemuda muharrik (penggerak) masjid LTM PBNU," kata Mujahidin.

Sidoarjo ini merupakan agenda pertama yang dilakukan oleh LTM PBNU. "Untuk kali ini di Masjid Al-Abror sekaligus membuka acara kerja bakti peduli kebersihan masjid. Mulai tanggal 21-28 Mei kami di Sidoarjo. Setelah itu ke Mojokerto dan terakhir nanti di Jombang membersihkan beberapa arena termasuk pesantren yang dijadikan tempat pelaksanaan Muktamar ke-33 NU," urai Mujahidin.

Mujahidin menambahkan, melalui program peduli bersih-bersih masjid ini nantinya bisa diteruskan oleh pengurus LTM yang berada di daerah. "Ini sebagai motivator bagi kawan-kawan yang berada di cabang, semoga mereka bisa menerapkan untuk selanjutnya," tegasnya. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli PonPes Muhammadiyah Asli

Rabu, 03 Januari 2018

Anjuran Tidur di Masjid Saat Puasa

Kalau sedang berpuasa, paling enak rebahan di ubin musholla atau masjid. Hawa yang bertiup sungguh adem. Sementara suasananya menenangkan untuk istirahat atau berteduh barang sejenak di tengah aktivitas di siang hari. Setidaknya beban panas atau haus puasa sedikit terkurangi.

Rebahan di lantai masjid akan bagus sekali kalau misalnya sambil memasang niat i’tikaf. Inilah yang dianjurkan oleh Islam ketika berpuasa, yakni beri’tikaf di masjid. Kalau sudah niat, i’tikaf bisa diisi dengan aneka ibadah, minimal zikiran sambil rebahan.

Anjuran Tidur di Masjid Saat Puasa (Sumber Gambar : Nu Online)
Anjuran Tidur di Masjid Saat Puasa (Sumber Gambar : Nu Online)

Anjuran Tidur di Masjid Saat Puasa

Syekh M Nawawi bin Umar Al-Bantani dalam Syarah Kasyifatus Saja ala Matni Safinatin Naja mengatakan,

Muhammadiyah Asli

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Tidak masalah tidur di masjid bagi orang yang tidak junub meskipun dia menjomblo, belum berkeluarga. Sejarah mencatat bahwa Ash-Habus Shuffah –mereka adalah para sahabat yang zuhud, fakir dan perantau– tidur (bahkan tinggal) di masjid pada zaman Rasulullah SAW.

Muhammadiyah Asli

Tentu saja haram hukumnya jika tidur mereka mempersempit ruang gerak orang yang sembahyang. Ketika itu, kita wajib menegurnya. Disunahkan pula menegur orang yang tidur di saf pertama atau di depan orang yang tengah sembahyang.

Namun begitu, istirahat di masjid sekarang ini dirasakan tidak nyaman. Jamaah yang hendak istirahat sering terganggu dengan imbauan “Dilarang Tidur di Masjid”. Kalau bukan seruan demikian, jamaah dipusingkan oleh pengajian kaset yang diputar pengurus masjid tanpa alasan jelas seperti penanda dekat waktu Maghrib atau penanda hari Jumat.

Baiknya pihak pengurus masjid menyediakan ruang mana yang bisa digunakan untuk beristirahat, bukan melarang setiap jengkal lahan masjid untuk ditiduri. Dengan demikian jamaah yang sedang berpuasa sedikit nyaman untuk melepas lelah di masjid. Daripada orang yang berpuasa beristirahat di rumah makan yang buka pada siang hari, lebih baik ia menunggu beduk berbunyi penanda masuk waktu Zhuhur, Ashar, atau Maghrib. Wallahu a’lam. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli News, Budaya, PonPes Muhammadiyah Asli

Selasa, 26 Desember 2017

WTO Dinilai Rugikan Petani Indonesia

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Konferensi Tingkat Menteri (KTM) World Trade Organization (WTO) IX di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Selasa (3/12), ditanggapi secara kritis para aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). WTO selama ini dinilai tak memberi dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan dalam negeri.

WTO Dinilai Rugikan Petani Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
WTO Dinilai Rugikan Petani Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

WTO Dinilai Rugikan Petani Indonesia

Kritik ini antara lain disampaikan aktivis Pengurus Cabang PMII Banyuwangi, Jawa Timur, yang melalukan aksi turun jalan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. PMII Banyuwangi berpendapat, WTO sangat merugikan bangsa Indonesia. Negara-negara maju berlindung di atas kerjasama antarnegara untuk memperkaya dirinya sendiri.

Ketua Pengurus Koordinator Cabang PMII Jawa Timur Fairouz Huda mengatakan, negara maju memang telah memberikan investasi maupun subsidi terhadap negara berkembang seperti Indonesia. Namun hal itu ternyata tidak untuk mengembangkan perekonomian di Tanah Air, malah sebaliknya, mematikan ekonomi bangsa ini yang berbasis pada penguatan sumber daya ekonomi rakyat.

Muhammadiyah Asli

“Sebut saja sebagai contoh di sektor pertanian. Di mana hasil produksi para petani sudah tidak lagi berharga di pasaran, karena dipaksa untuk bersaing dengan produk luar negeri yang diimpor oleh pemerintah kita. Dan semua itu merupakan kesepakatan yang terjadi di meja WTO,” kata Fairouz dalam rilis yang diterima Muhammadiyah Asli, Rabu (4/12).

Fairouz menegaskan, PMII akan terus mengawal fenomena sosial, ekonomi, politik, dan budaya yang tengah terjadi. Segala bentuk penyaraan aspirasi merupakan konsekuensi dari dinamika demokrasi yang terbuka untuk kebaikan bersama. (Mahbib Khoiron)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli PonPes, News, Amalan Muhammadiyah Asli

Minggu, 17 Desember 2017

Asad Ali: PBNU Dapat Suntikan Semangat Arek-arek Suroboyo

Surabaya, Muhammadiyah Asli. Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH As’ad Said Ali mengatakan, PBNU akan terus berjuang mengembalikan tatanan negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 yang benar.

"Marilah dari Surabaya ini kita berjihad mengembalikan tatanan negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 yang benar," katanya dalam acara puncak Napak Tilas Resolusi Jihad di Jalan Bubutan Surabaya, Ahad (24/11) kemarin.

Asad Ali: PBNU Dapat Suntikan Semangat Arek-arek Suroboyo (Sumber Gambar : Nu Online)
Asad Ali: PBNU Dapat Suntikan Semangat Arek-arek Suroboyo (Sumber Gambar : Nu Online)

Asad Ali: PBNU Dapat Suntikan Semangat Arek-arek Suroboyo

“Selama ini kita sudah berjuang dan sangat bersemangat. Dengan ditambah suntikan semangat dari arek-arek Suroboyo ini PBNU menjadi lebih semangat,” katanya.

Muhammadiyah Asli

Sebelumnya, penggagas Napak Tilas Resolusi Jihad, Choirul Anam, membacakan naskah semacam petisi dari warga NU mengenai kondisi bangsa Indonesia pasca reformasi. Naskah itu dirumuskan dalam peringatan Resolusi Jihad beberapa waktu lalu di Surabaya yang selanjutnya diserahkan kepada PBNU.

Mantan wakil presiden Jendral (purn.) Tri Sutrisno yang dalam Napak Tilas itu disebut-sebut sebagai “bapak arek Suroboyo” juga mengusulkan untuk dilakukan kajian ulang atas perubahan UUD 1945 yang menyebabkan rusaknya tatanan Negara Indonesia yang didirikan oleh para ulama dan pejuang kemerdekaan.

Muhammadiyah Asli

As’ad Said Ali mengatakan, tatatan negara Indonesia pasca reformasi, teutama ditandai perubahan UUD 1945 yang dilakukan empat kali, menyebabkan Indonesia terjerumus dalam sistem ekonomi pasar bebas. Menurutnya, para ulama dalam Munas ALim Ulama NU di Cirebon beberapa waktu lalu telah menegaskan perlunya gerakan kembali ke Khittah Indonesia 1945.

“Musuh kita saat ini adalah fundamentalisme pasar bebas. Negara-negara barat ingin menghegemoni kita. Yang kita tolak adalah keinginan untuk menguasai itu yang jelas-jelas melanggar kedaulatan negara,” katanya.

“Kita tiidak boleh diam. Kita akan dituntut oleh anak cucu kita nanti jika jika diam saja. PBNU akan terus berjuang. Kami tidak akan berhenti sebelum semua tercapai,” katanya.

Selain Tri Sutrisno, hadir dalam acara puncak Napak Tilas Resolusi Jihad itu antara lain putra pahlawan nasional Bung Tomo Bambang Sulistomo, Rais Syuriyah PWNU Jatim KH Miftahul Akhyar, Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Mutawakkil Alallah, sesepuh NU KH Sholeh Qosim, dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nahdlatul, PonPes Muhammadiyah Asli

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock