Tampilkan postingan dengan label Jadwal Kajian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jadwal Kajian. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Februari 2018

Sidang Penggelapan Aset NU Ditunda Lagi, LPBHNU Surati Kejagung

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Meskipun sudah berlangsung sejak November 2006 lalu, sidang kasus penggelapan aset tanah milik PBNU di Kuningan, Jakarta Selatan, dengan terdakwa Salim Muhammad (75) kembali ditunda yang seharusnya diselenggarakan Rabu (2/5) dengan alasan sakit. Pengacara terdakwa menyampaikan surat dokter dan salinan resep dokter sebagai bukti.

Sidang ini sudah beberapa kali mengalami penundaan, terakhir pada 16 April lalu dengan alasan sakit. Namun pada Rabu 25 April lalu, Salim datang ketika membawa saksi yang meringankannya.

Wakil ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Fickar Hadjar SH. sebenarnya sudah mengantisipasi hal ini dengan mengirimkan surat kepada kepala pengadilan negeri Jakarta, kejaksaan negeri Jakarta dengan tembusan kepada Kejaksaan Agung agar kasus ini segera dituntaskan, namun hal ini rupanya tak mempan.

Sidang Penggelapan Aset NU Ditunda Lagi, LPBHNU Surati Kejagung (Sumber Gambar : Nu Online)
Sidang Penggelapan Aset NU Ditunda Lagi, LPBHNU Surati Kejagung (Sumber Gambar : Nu Online)

Sidang Penggelapan Aset NU Ditunda Lagi, LPBHNU Surati Kejagung

“Seharusnya jaksa mendesak hakim untuk menyelenggarakan sidang jika memang ada upaya untuk memperlambat proses pengadilan,” tuturnya.

Dikatakannya bahwa dalam sistem hukum di Indonesia, hanya jaksa sebagai wakil dari pemerintah yang memiliki hak untuk meminta agar sidang diselenggarakan jika kondisinya mendesak. Hal ini berbeda dengan pengadilan di Amerika Serikat yang menempatkan pemerintah berhadapan dengan masyarakat.

Muhammadiyah Asli

Salim sendiri tidak ditahan dengan alasan usianya yang sudah mencapai 75 tahun. Kondisi ini menyebabkan sidang bisa berlangsung lama. Jika ditahan, maka kasus harus diselesaikan dalam waktu 60 hari dan biasanya terdakwa meminta agar kasusnya cepat diselesaikan dengan alasan agar tidak terlalu lama di tahanan, jika ia diputuskan bebas oleh pengadilan.

Salim didakwa melakukan penggelapan hasil penjualan tanah milik Yayasan Waqfiyah yang didirikan PBNU. Dari hampir 28 Milyar rupiah hasil penjualan, sebagian digunakan untuk membeli properti pribadi dan penarikan deposito sebesar 10 Milyar yang tidak ada kaitan dengan kepentingan yayasan. (mkf)

Muhammadiyah Asli



Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Sholawat, Jadwal Kajian, Nahdlatul Muhammadiyah Asli

Selasa, 06 Februari 2018

Komunitas Kreatif Demak Suarakan Kemelut KPK-Polri Berakhir

Demak, Muhammadiyah Asli. Komunitas Perpustakaan Sastra Nusantara-Arafat Library Demak (PeSaN ALiD) memperingati 40 hari salah seorang di antara mereka, Vanera El-Arj di Gubuk Jetak Wedung, Demak, Kamis (5/2) malam. Mereka melakukan aksi teaterikal yang menyauarakan perdamaian dan kesejahteraan Indonesia. Dalam aksinya, mereka menunjukkan keprihatinan atas kemelut berkepanjangan KPK-Polri.

Komunitas Kreatif Demak Suarakan Kemelut KPK-Polri Berakhir (Sumber Gambar : Nu Online)
Komunitas Kreatif Demak Suarakan Kemelut KPK-Polri Berakhir (Sumber Gambar : Nu Online)

Komunitas Kreatif Demak Suarakan Kemelut KPK-Polri Berakhir

Mereka juga mengingatkan kembali akan kedamian, rasa persahabatan dan kemakmuran bagi rakyat Indonesia. Mereka juga kecewa atas sikap negara yang membiarkan asetnya dikuasai asing seperti Freepot.

Pengelola PeSaN ALiD Arafat Ahc mengatakan, mengenang persahabatan ini sebagai wujud untuk mengambil hikmah budaya. Komunitas ini mencoba mengambil nilai pesan yang telah ditorehkan sahabat Vanera El-Arj melalui karyanya.

Muhammadiyah Asli

“Bagi generasi bangsa, marilah gelorakan semangat berkarya dan upayakan penguatan kebudayaan yang diikuti dengan hasil cipta, karya, dan menjaga kearifan lokal sebagai warisan yang tidak dapat dinilai dengan materi,” lanjut Arafat.

Kegiatan Kenduri Rindu PeSaN ALiD bekerja sama dengan berbagai komunitas di Jawa Tengah dan Banten seperti PR Rambak Fathimiyyah, Rumah Baca Bintang Al-Ikhlas Banten, Komunitas Jenang Kudus, Smaput Pati, LKM-Esa Semarang, dan Sciena Madani Semarang.

Muhammadiyah Asli

Semangat persaudaraan ini diisi dengan berbagai acara antara lain pembacaan maulid tresno, tahlil dan doa, testimoni, performance art, puisi, renungan dan puisi. Acara ini juga dihadiri berbagai komunitas dan warga yang turut serta memadati halaman.

Menurut Muhammad Rois Reinaldi dari Banten, orang yang berkarya harus mampu dan siap bersaing. “Kita harus tetap berkarya, jangan pantang menyerah,” katanya. (Lukni Maulana/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Amalan, Jadwal Kajian, Hadits Muhammadiyah Asli

Sabtu, 03 Februari 2018

IPNU-IPPNU Pujon Berbagi Senyuman

Malang, Muhammadiyah Asli?

Senyum Mereka adalah Kebahagiaan Kita itulah tema kegiatan kali ini, dimana Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU–IPPNU Pujon bersama Komunitas 65391 mengadakan santunan kepada anak yatim se-Kecamatan Pujon.

Pujon Berbagi sengaja diadakan pada bulan Ramadhan dengan harapan santunan yang diterima dapat digunakan untuk persiapan Lebaran. Pujon Berbagi tahun ini merupakan yang kedua kalinya di mana pada tahun sebelumnya berhasil menyantuni kurang lebih 150 anak yatim. Berkat dukungan dari seluruh elemen masyarakat di tahun ini mengalami peningkatan. Dalam kurun waktu dua minggu panitia berhasil mengumpulkan uang untuk santunan lebih dari 43 juta Rupiah sehingga pada tahun ini berhasil memberi santunan pada 280 lebih anak yatim se-Kecamatan Pujon

IPNU-IPPNU Pujon Berbagi Senyuman (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Pujon Berbagi Senyuman (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Pujon Berbagi Senyuman

Mulyono, camat Pujon dalam sambutanya mengatakan bahwa pemuda seperti inilah (IPNU-IPPNU-Komunitas 65391) yang diharapkan sebagai generasi penerus Indonesia, mereka yang peduli terhadap sesama yang masih memikirkan sesama di tengah virus individualisme. Ia juga mengatakan bahwa kebanyakan pemuda saat ini hanya aktif bersosial di media sosial memberikan like atau komentar saja, padahal yang dibutuhkan bukanlah like ribuan namun uluran tangan secara nyata pada masyarakat sosial.?

Kegiatan Pujon Berbagi dikemas dalam berbagai rangkaian acara mulai dari parade musik islami, mauidhoh hasanah, shalawat, berbagi takjil dan buka bersama. Meskipun sempat turun hujan namun acara tetap bisa berjalan. Panitia menjelaskan bahwa dana yang diberikan masyarakat untuk santunan seluruhnya digunakan sebagai santunan sedangkan dana operasional kegiatan mulai dari sarana panggung, kursi, mobil penjemputan anak yatim, konsumsi untuk buka bersama dan takjil ditanggung oleh panitia dan dari beberapa donatur yang memang dikhususkan untuk membantu kegiatan, sama sekali tidak menggunakan dana santunan dari masyarakat.?

“Kami berharap kegiatan ini dapat berlangsung pada tahun tahun berikutnya dan tentunya lebih baik, selain itu dapat menjadi motivasi kepada seluruh IPNU-IPPNU se-Indonesia untuk tidak takut dan khawatir jika hendak mengadakan kegiatan sosial karena masyarakat pasti mendukung.“ (Fauzan Anwari/Mukafi Niam)?

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli Jadwal Kajian, Sholawat Muhammadiyah Asli

Senin, 22 Januari 2018

PMII Makin Diminati Mahasiswa di Kota Pariaman

Padangpariaman, Muhammadiyah Asli. Eksistensi organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pariaman semakin mendapat perhatian mahasiswa di kota Tabuik ini. Hal ini terbukti makin banyak mahasiswa yang mengikuti Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) PMII yang digelar Komisariat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanuddin Kota Pariaman, Sumatera Barat.

PMII Makin Diminati Mahasiswa di Kota Pariaman (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Makin Diminati Mahasiswa di Kota Pariaman (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Makin Diminati Mahasiswa di Kota Pariaman

Ketua Umum PMII Kota Pariaman Jupmaidi Ilham mengungkapkan hal itu ketika membuka Mapaba PMII, Rabu (6/1) di surau Tangah Padang, Pauhkambar, Padangpariaman. Menurut Jupmaidi, PMII sebagai organisasi mahasiswa terus berupaya menyiapkan mahasiswa yang kuliah di Kota Pariaman sebagai calon pemimpin masa depan.

"Di tengah lesunya minat generasi muda untuk mengembangkan potensi dirinya melalui organisasi, PMII Kota Pariaman terus berupaya mendorong mahasiswa agar berkreativitas melalui organisasi PMII ini. Sebagai mahasiswa, kita harus meraih sukses di kampus dengan menyelesaikan studi, namun sekaligus harus menempa diri dengan berproses di organisasi PMII ini," kata Jupmaidi yang sebelumnya? menjabat Sekretaris PMII Pariaman.

Muhammadiyah Asli

Ditambahkan Jupmaidi, sebagai mahasiswa aktivis, dibutuhkan kreativitas, inovasi dan pemikiran baru terhadap masalah-masalah yang ada di sekitar mahasiswa. Kader PMII tentu dituntut untuk terus menempa diri dengan meningkatkan wawasan dan cakrawala berpikir yang lebih luas. Hanya dengan wawasan yang luas kader PMII bisa jadi pemimpin.

Muhammadiyah Asli

"Untuk meningkatkan wawasan kader, PMII Kota Pariaman beberapa waktu lalu sudah meresmikan perpustakaan di sekretariat. Diharapkan dengan adanya perpustakaan tersebut dapat dimanfaatkan kader PMII dalam meningkatkan wawasan. Selain itu, bagaimana kader PMII meningkatkan minat membaca buku untuk memperluas cakrawala pengetahuan," kata Jupmaidi.

Ketua Komisariat PMII STIT Syekh Burhanuddin Paisal Amri Tanjung menyebutkan, Mapaba diikuti 25 orang peserta dari mahasiswa STIT Syekh Burhanuddin? yang berlangsung hingga Kamis (7/1) malam. Dari lima kali Mapaba yang sudah diadakan di masa kepemimpinannya, Mapaba kali ini yang terbanyak pesertanya. Peserta ini bertempat tinggal di Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman.

"Pelaksanaan Mapaba sengaja di hari libur kuliah. Sehingga dapat menyaring mahasiswa untuk lebih banyak mengikuti Mapaba," kata Paisal Amri, alumni Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan, Padangpariaman.(armaidi tanjung/abdullah alawi)

?

Keterangan Foto:

Ketum PC PMII Pariaman Jupmaidi Ilham berfoto bersama dengan peserta Mapaba usai pembukaan, Rabu (6/1).

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Fragmen, Ahlussunnah, Jadwal Kajian Muhammadiyah Asli

Kamis, 18 Januari 2018

Quebec Terbitkan Undang-undang Pelarangan Cadar

Kota Quebec, Muhammadiyah Asli. Pemerintah Quebec, Kanada, bakal memberlakukan larangan pemakaian penutup wajah bagi siapa saja yang memberikan atau menerima layanan publik pemerintah setempat. Undang-undang yang disahkan Rabu kemarin ini akan berlaku pada 1 Juli 2018.

Quebec Terbitkan Undang-undang Pelarangan Cadar (Sumber Gambar : Nu Online)
Quebec Terbitkan Undang-undang Pelarangan Cadar (Sumber Gambar : Nu Online)

Quebec Terbitkan Undang-undang Pelarangan Cadar

Kebijakan tersebut sontak mengundang kritik dari para aktivis hak asasi manusia yang melihat akan adanya marginalisasi perempuan Muslim di provinsi terbesar di Kanada itu.

Seperti dilansir Reuters, memang tidak ada ketentuan rinci jenis penutup wajah seperti apa yang dilarang. Namun, perdebatan selama ini berfokus pada niqab atau cadar yang biasa dikenakan Muslimah.

Orang-orang yang akan terkena dampak hukum undang-undang ini adalah mereka yang terlibat di sektor publik seperti para guru, pejabat kepolisian, pegawai rumah sakit dan petugas penitipan anak.

Quebec merupakan provinsi yang menempatkan bahasa Prancis sebagai bahasa utama. Prancis lebih dulu mengeluarkan larangan cadar, salib, dan simbol keagamaan lainnya di sekolah sejak 2004.

Muhammadiyah Asli

Quebec tengah merekonsiliasi identitas sekulernya seiring dengan populasi Muslim yang terus tumbuh di kawasan tersebut. Kebanyakan Muslim di sana adalah imigran dari Afrika Utara.

"Karena alasan yang terkait dengan komunikasi, identifikasi dan keamanan, layanan publik harus diberikan dan diterima dengan wajah terbuka," kata Perdana Menteri Quebec Philippe Couillard kepada wartawan di Majelis Nasional provinsi setempat.

Muhammadiyah Asli

"Kita berada dalam masyarakat yang bebas dan demokratis. Anda berbicara kepada saya, saya harus melihat wajah Anda, dan Anda harus melihat wajah saya. Sesederhana itu," tambahnya.

Dewan Nasional Muslim Kanada mengatakan, mereka sangat prihatin dengan undang-undang tersebut.

"Perundang-undangan ini adalah pelanggaran kebebasan beragama yang tidak dapat dibenarkan," kata direktur eksekutif Dewan Nasional Muslim Kanada Ihsaan Gardee.

Gejala Islamofobia meningkat di Quebec dalam beberapa tahun terakhir. Pada Januari lalu, enam orang tewas dalam insiden penembakan di sebuah masjid di Kota Quebec. Seorang mahasiswa berkebangsaan Prancis-Kanada dituduh sebagai tersangka tunggal. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Kiai, Jadwal Kajian Muhammadiyah Asli

Minggu, 07 Januari 2018

PBNU Haramkan Eksploitasi Sumber Daya Alam di Indonesia

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara serius menyikapi aktivitas eksploitasi sumber daya alam di Indonesia baik oleh perusahaan negara maupun korporasi swasta. Para kiai peserta bahtsul masail yang difasilitasi PBNU ini mengakui sedikit manfaat dari bisnis ini. Namun, kerusakan luar biasa karena aktivitas ini, tidak bisa dimaafkan secara syar’i.

Rais Syuriyah PBNU KH A Ishomuddin dan KH Azizi yang memimpin sidang bahtsul masail PBNU Ahad (10/5) dini hari ini, membacakan kesepakatan forum akan keharaman aktivitas ekploitasi sumber daya alam Indonesia yang menyebabkan kerusakan lingkungan.

PBNU Haramkan Eksploitasi Sumber Daya Alam di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Haramkan Eksploitasi Sumber Daya Alam di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Haramkan Eksploitasi Sumber Daya Alam di Indonesia

“Meskipun perusahaan negara atau swasta eksploitir itu legal, tetapi praktiknya mereka mengabaikan AMDAL,” kata Kiai Ishom pada sidang bahstul masail PBNU di pesantren Al-Manar Azhari, Limo, Depok, Sabtu-Ahad (9-10/5).

Muhammadiyah Asli

Peserta bahtsul masail PBNU ini, ujar Kiai Ishom, mengeluarkan putusan haram terhadap eksploitasi kekayaan alam yang berlebihan sehingga menimbulkan mudhorot yang lebih besar daripada mashlahatnya.

“Letak keharamannya itu bukan pada sisi legalitas atau izin pemerintah, tetapi pada dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkannya,” kata Kiai Ishom.

Muhammadiyah Asli

Selain itu, pihak perusahaan yang melakukan aktivitas eksploitasi ini juga berkewajiban untuk menanggung kerugian yang diakibatkannya. Kewajiban ini yang masuk di dalam keputusan forum, dikutip oleh salah seorang peserta bahtsul masail dari kitab Qawaidul Ahkam fi Masholihil Anam karya Izzuddin bin Abdissalam.

Isu yang diangkat oleh PBNU ini berangkat dari keprihatinan para kiai melihat kerusakan luar biasa alam dan juga pencemaran lingkungan seperti lobang-lobang raksasa di Kepulauan Riau, Papua, Kalimantan, Aceh, Sidoarjo akibat eksploitasi alam berlebihan.

Salah seorang peserta bahtsul masail PBNU Andi Najmi menyoroti dari aspek legalitas aktivitas eksploitasi itu sendiri. Menurut Ketua PP LPBH NU ini, ekploitasi itu sendiri sudah ilegal.

“Kalau minerba, itu ada tonase sebagai batas maksimal. Kalau penggarapan lahan hutan, pengelola harus memerhatikan PRT. Itu semua diatur dalam undang-undang,” kata Andi. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Jadwal Kajian, Tegal Muhammadiyah Asli

Kamis, 04 Januari 2018

Mentan Ajak Pemuda Bekerja Keras, Jangan Andalkan Proposal

Makassar, Muhammadiyah Asli

Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman menyampaikan kuliah umum di hadapan 2000 mahasiswa dan mahasiswi baru Universitas Islam Makassar Sabtu (15/10) di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 9.

Mentan Ajak Pemuda Bekerja Keras, Jangan Andalkan Proposal (Sumber Gambar : Nu Online)
Mentan Ajak Pemuda Bekerja Keras, Jangan Andalkan Proposal (Sumber Gambar : Nu Online)

Mentan Ajak Pemuda Bekerja Keras, Jangan Andalkan Proposal

Dalam kuliah umumnya, ia memotivasi kepada mahasiswa baru, jangan dibiasakan “menenteng” proposal untuk memenuhi kegiatan semisal organisasi karena sesungguhnya Islam mengajarkan tangan di atas lebih mulia dari pada tangan di bawah. Menurut dia, anak muda harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhannya.

Soal kerja keras, ia bercerita sewaktu dilantik banyak yang meragukan kinerja Kementerian Petanian. Selama 6 bulan pihaknya tidak melakukan sosialisasi apa pun kepada media massa. Kementan berkeliling kurang lebih ke 300 kabupaten di Indonesia untuk mencari persoalan yang menghambat kemajuan pertanian dan ditentukan solusinya.

Muhammadiyah Asli

“Akhirnya kami mengeluarkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, Alhamdulillah hasil pertanian kita meningkat tajam,” ungkapnya pada kegiatan bertema "Peran Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan.”

Muhammadiyah Asli

Kementan, sambungnya, juga punya komitmen memberantas korupsi. Kementan bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, kejaksaan dan kepolisian mendampingi kerja-kerja Kementan.

“Saat ini KPK memiliki ruang kerja di Kementerian Pertanian untuk mengawasi seluruh kinerja kami. Selain itu biaya perjalanan kita kurangi dan mengalihkan untuk membeli traktor yang diperuntukkan petani,” terangnya seraya menyebutkan, saat ini Kementerian Pertanian mengeluarkan kebijakan dalam mengurangi impor.

Kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi UIM, ia berharap untuk meningkatkan tugasnya yaitu studi sesuai jurusan masing-masing.

“Belajar, belajar, dan belajar. Kami berharap kepada seluruh stakeholder UIM berkontribusi memajukan pertanian,” pintanya.

Sebelumnya, Rektor UIM Majdah Agus Arifin Numang berkisah, pada tahun 1980-an ada anekdot di tengah masyarakat dalam bentuk pertanyaan, apa bahasa Arab universitas di tengah sawah?

Jawabannya, kata Ketua Muslimat NU Sulawesi Selatan ini, adalah Al-Gazali sebab pada waktu, UIM masih bernama STAI Al-Gazali dan STIP Al-Gazali yang berada di pesawahan.

“Alhamdulillah saat ini UIM terus berbenah, bersama-sama Pengurus Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan serta Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali tak henti-hentinya membangun sarana dan prasarana kampus yang kita cintai,” jelasnya yang disusul dengan melaporkan saat ini UIM memiliki program desa sejahtera, mandiri dan berkarakter yang dikerjasamakan dengan Kementerian Sosial RI.

Hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris Yayasan KH Abd Kadir Saile, Wakil Rektor I Prof Arfin Hamid, Wakil Rektor II Saripuddin Muddin, Wakil Rektor III Abd Rahim Mas P Sanjata, Wakil Rektor IV Muammar Bakry, Direktur PPS Nurul Fuadi, Dekan FKIP Arfah Shiddiq, Dekan Fak. Ilkes Rivai Pakki, Dekan Fak. Pertanian La Sumange, Dekan Sastra Prof Abd Jalil, Dekan Fak. Teknik Suradi. (Andy Muhammad Idris/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nahdlatul, Jadwal Kajian Muhammadiyah Asli

Senin, 18 Desember 2017

Ulama Dunia Doakan Indonesia Lebih Baik

Situbondo, Muhammadiyah Asli. Indonesia akan menghadapi pemilu legislatif pada 9 April dan Pemilu presiden pada Juli mendatang. Ulama dunia mendoakan pemilu tersebut berlangsung damai dan menghasilkan pemimpin yang terbaik. Doa tersebut diungkapkan para ulama dalam pembukaan konferensi internasional di pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (29/3).

Tampil memimpin doa pada acara tersebut Prof Dr Wahbah Az-Zuhaily (syria) Syaikh Mahdi As-Sumaidai (Irak), Syaikh Abdul Karim Ad-Dibaghiy (Aljazair). Mereka didampingi tokoh Islam Indonesia yang juga Sekretaris Jenderal Internasional Conference Of Islamic Scholar (ICIS) KH Hasyim Muzadi (Indonesia).

Ulama Dunia Doakan Indonesia Lebih Baik (Sumber Gambar : Nu Online)
Ulama Dunia Doakan Indonesia Lebih Baik (Sumber Gambar : Nu Online)

Ulama Dunia Doakan Indonesia Lebih Baik

Konferensi kelas dunia itu diprakarsai mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi. Rencananya, kegiatan ini digelar selama 2 hari hingga Ahad (30/3) besok. Ratusan ulama dan kiai hadir sebagai peserta dalam konferensi ini.

Muhammadiyah Asli

Hasyim Muzadi menegaskan, konferensi tersebut membahas banyak hal terkait masalah dalam negeri dan luar negeri. Untuk dalam negeri, terkiat perang di sejumlah negara yang Timur Tengah dan kondisi Indonesia pasca reformasi.

Muhammadiyah Asli

"Kita akan mendengarkan penjelasan dari ulama dari timur soal arab Spring atau perang yang terjadi di beberapa negara di Timur Tengah belakangan ini. Bagaimana kondisi mereka setelah perang terjadi," katanya.

Konferensi tersebut diharapkan menghasilkan konsep perdamaian di berbagai belahan dunia. "Dari penjelasan para ulama itu, kita akan tahu kondisi Timur Tengah saat ini. Dari situ pula kita akan tahu solusinya.

Hasyim mengatakan, pada konferensi ini, pihaknya juga ingin memperkenalkan Pancasila yang selama ini menjadi dasar negara Indonesia. "Di pondok pesantren inilah, NU pertama kali mengakui Pansila sebagai dasar negara. Ketika itu di pesantren ini digelar Muktamar NU pada tahun 1984," kata Hasyim.

Sementara itu, Pengasuh ponpes Salafiyah Syafiiyah, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy berharap pesan perdamaian dari konferensi internasional ini didengar oleh masyarakat dunia. "Semoga hasil konferensi ini menjadi pesan perdamaian yang sampai ke seluruh penjuru dunia," katanya. (Ahmad Millah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Ubudiyah, Jadwal Kajian Muhammadiyah Asli

Sabtu, 16 Desember 2017

LP Maarif NU Jatim Siarkan Kegiatan Unggulan di TV9

Sidoarjo, Muhammadiyah Asli. Pengurus Wilayah Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif dan TV9 menandatangani nota kesepahaman (MoU) di bidang publikasi pendidikan di gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) LP Ma’arif NU Jatim, Waru, Sidoarjo, Senin (16/4).

Penandatangan dilakukan bersamaan dengan acara Pengukuhan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PW LP Ma’arif NU Jawa Timur. Mengawali kepengurusan baru masa khidmat 2013-2018, Ketua PW LP Ma’arif NU Jatim Prof Dr H Abdul Haris berharap pengurus wilayah bisa meningkatkan citra pendidikan di lingkungan NU.

LP Maarif NU Jatim Siarkan Kegiatan Unggulan di TV9 (Sumber Gambar : Nu Online)
LP Maarif NU Jatim Siarkan Kegiatan Unggulan di TV9 (Sumber Gambar : Nu Online)

LP Maarif NU Jatim Siarkan Kegiatan Unggulan di TV9

“Mulai sekarang setiap cabang Ma’arif (LP Ma’arif NU, red) bisa mengirim kegiatan unggulan dari berbagai jenjang pendidikan yang akan meningkatkan mutu dan citra sekolah Ma’arif, “ kata guru besar IAIN Sunan Ampel Surabaya itu dalam rilis yang diterima Muhammadiyah Asli.

Muhammadiyah Asli

Di hadapan peserta Rakerwil, Direktur TV9 HA Hakim Jayli mengatakan, pihaknya memiliki visi yang sama dengan PW LP Ma’arif Jatim, yakni memajukan pendidikan NU. “LP Ma’arif NU Jawa Timur adalah lembaga pertama di lingkungan NU yang menjalin kerja sama dengan TV 9,“ katanya.

Dia berharap kerja sama ini dapat saling memberi kontribusi besar bagi kedua belah pihak “LP Ma’arif mempunyai sumber daya yang besar dengan jumlah sekolah atau madarasah yang mencapai hampir 10 ribu sekolah dan TV9 memberikan fasilitas media televisi yang profesional sehingga mampu meningkatkan publikasi yang efektif dan layak jual,” Ujar Hakim. (Mahbib Khoiron)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Sholawat, Ubudiyah, Jadwal Kajian Muhammadiyah Asli

Kamis, 14 Desember 2017

Lakpesdam Luncurkan Buku Jihad NU Melawan Korupsi

Jakarta, Muhammadiyah Asli - Pengurus Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lakpesdam PBNU) mengajak masyarakat untuk menghadiri peluncuran perdana buku Jihad Nahdlatul Ulama Melawan Korupsi di Gedung PBNU lantai delapan, Kamis (23/6) sore. Peluncuran ini dikemas dalam silaturahmi Ramadhan dan buka puasa bersama.

Buku ini merupakan kajian lebih lanjut dan pengayaan atas hasil bahtsul masail dan putusan yang pernah dikeluarkan Nahdlatul Ulama melalui forum Muktamar NU maupun Munas Alim-Ulama NU.

Lakpesdam Luncurkan Buku Jihad NU Melawan Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)
Lakpesdam Luncurkan Buku Jihad NU Melawan Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)

Lakpesdam Luncurkan Buku Jihad NU Melawan Korupsi

Peluncuran ini terselenggara atas kerja sama Lakpesdam PBNU, Koisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jaringan Gusdurian, dan Kemitraan. Peluncuran buku ini merupakan bukti gagasan dan komitmen NU dalam pemberantasan korupsi di Indonesia

Gagasan ini dituangkan dalam bentuk buku dan sosialiasi di ruang publik untuk merangkul masyarakat lebih luas khususnya warga NU dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli

Peluncuran buku ini dimaksudkan untuk memantik diskusi di ruang-ruang publik perihal pemberantasan korupsi. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Jadwal Kajian Muhammadiyah Asli

Kamis, 07 Desember 2017

Pesantren Tambakberas Berburu Bukti Sejarah

Jombang,Muhammadiyah Asli

Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) yang lebih akrab disebut Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur akan melangsungkan gawe besar yakni peringatan seabad madrasah dan 191 tahun pesantrennya. Untuk menyambut itu kepanitiaan mengupayakan pusat dokumentasi atau museum.

Pesantren Tambakberas Berburu Bukti Sejarah (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Tambakberas Berburu Bukti Sejarah (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Tambakberas Berburu Bukti Sejarah

"Kami terus berburu testimoni atau pengakuan dari para pelaku sejarah, dalam hal ini siapa saja yang mengetahui kiprah pesantren di masa awal," kata divisi dokumen, H Muhyiddin Zainul Arifin, Sabtu (26/3).

Bersama panitia yang lain, H Muhyiddin melakukan serangkaian wawancara dan pencarian dokumen demi mengukuhkan keberadaan dan kiprah para pendahulu maupun pesantren. "Sejumlah sesepuh yang masih bisa diajak komunikasi terkait kiprah para pendahulu pesantren satu demi satu kami datangi," katanya. Demikian pula dokumen yang membenarkan usia madrasah serta sejumlah barang penting dari para pengasuh masa awal juga terus diupayakan.

Muhammadiyah Asli

"Bahkan ada piagam yang berhasil ditemukan panitia yang menerangkan bahwa usia madrasah ternyata lebih tua dari data yang dimiliki panitia," terang dosen di Universitas KH Abdul Wahab Chasbullah atau Unwaha Jombang ini. Demikian pula benda bersejarah yang pernah dimiliki para pendahulu pesantren turut diinventarisir, lanjutnya.

Muhammadiyah Asli

Sebagai langkah awal dan berdasarkan masukan saat koordinasi dengan anggota devisi telah disepakati untuk menggali data dari para putra dan putri pengasuh. "Para panitia sudah kami bagi agar bisa menyebar ke sejumlah dzurriyah atau keluarga pesantren," katanya. Karena dari para keluarga dalem tersebut nantinya akan muncul temuan baru atau bahkan rekomendasi siapa saja yang layak untuk dikonfirmasi terkait kiprah para pendahulu pesantren.

"Kami akan mengumpulkan sebanyak mungkin pandangan dan pengakuan hingga barang bersejarah dari berbagai kalangan sebagai upaya untuk mengungkap kiprah para sesepuh dan pendahulu," ungkapnya. Beberapa keluarga juga tidak berkeberatan berbagi koleksi foto dan benda pusaka yang nantinya akan dipamerkan. "Tidak menutup kemungkinan, foto dan dokumen serta benda bersejarah tersebut belum terpublikasi," lanjutnya.

Terhadap pihak yang tidak berkenan untuk menyerahkan benda bersejarah yang ada kaitannya dengan pesantren dan para pengasuh, divisi ini tidak akan memaksa. "Kami bisa menggunakan kamera atau scan agar bisa mendapatkan materi yang ada," jelasnya. Dan nantinya seluruh koleksi tersebut akan dipamerkan di Gedung Serba Guna KH Abdullah Said dari tanggal 27 hingga 2 Juni.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pesantren Tambakberas yang didirikan tahun 1825 oleh salah satu pasukan Pangeran Diponegoro yang membentengi Jawa yakni Abdussalam yang lebih populer dengan nama Mbah Saichah akan memperingati ulang tahun. Dan di pesantren yang mulai mengenalkan model madrasah secara klasikal tahun 1915 ini juga mengadakan sejumlah kegiatan dari mulai 26 April hingga 4 Juni mendatang. (Ibnu Nawawi/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Jadwal Kajian, Tokoh Muhammadiyah Asli

Selasa, 21 November 2017

LPBI NU Tasikmalaya dan Warga Bantu Gedung Pesantren yang Terbakar

Tasikmalaya, Muhammadiyah Asli - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU (LPBI NU) Kabupaten Tasikmalaya bersama warga NU bergotong-royong untuk membantu Pesantren Al-Muawanah yang kebakaran pada Ahad (12/3).

Pengurus LPBI NU Tasikmalaya Muchlis Amin yang didampingi IPNU dan GP Ansor Tasikmalaya langsung terjun pukul 19.00 usai pemadaman api di lokasi PAC GP Ansor Tanjungjaya. Mereka pada malam itu mendirikan posko bantuan dan memginventarisasi kebutuhan santri.

LPBI NU Tasikmalaya dan Warga Bantu Gedung Pesantren yang Terbakar (Sumber Gambar : Nu Online)
LPBI NU Tasikmalaya dan Warga Bantu Gedung Pesantren yang Terbakar (Sumber Gambar : Nu Online)

LPBI NU Tasikmalaya dan Warga Bantu Gedung Pesantren yang Terbakar

Pada Ahad sore sekitar pukul 17.00 asrama putra pesantren di Kampung Ciheras Kecamatan Tanjungjaya ini ludes dilalap api dan menghabiskan segala barang barang santri seperti lemari, pakaian, kitab, dan sebagainya.

Kejadian ini terjadi ketika para santri sedang berolahraga sore dan mati lampu. Usai olahraga futsal, santri menuju asrama dan api sudah besar. Mereka berusaha memadamkan api dengan alat seadanya yang dibantu masyarakat dan Banser Tanjungjaya. Namun mereka tak mampu menyelamatkan barang-barangnya termasuk dokumen penting seperti ijazah, STNK, dan lain sebagainya.

Muhammadiyah Asli

Namun karena listrik padam dan tiada satu orangpun di asrama semua pihak termasuk dari kepolisian belum menyimpulkan apa penyebab kebakaran.

Muhammadiyah Asli

Muchlis menyampaikan apresiasi terhadap GP Ansor Tanjungjaya yang ketika itu dengan sigap dan tanggap langsung terjun ke lokasi. “Kami di PCNU terus berkoordinasi insya Allah kita koordinir sebisa mungkin memulihkan kembali pesantren Al-Muawwanah.”

Menurutnya, salah satu yang perlu diperhatikan adalah psikologos santri. “Kita harus kuatkan mereka karena bagaimanapun mereka akan merasa tertekan karena barang-barang mereka hangus terbakar. Kita akan berusaha bersama dengan KBNU lainnya membantu secara moril dan materil dan yang penting para santri tetap semangat mengaji dan menghilamgkam trauma karena kebakaran ini, jika ada yang ingin berpartisipasi silakan hubungi LPBI NU Kabupaten Tasikmalaya di Nomor 085316640000 atas nama Muchlis.

Pimpinan Pesantren Al-Muawwanah Cihaur Ajengan Alim menuturkan, “Saya berterima kasih kepada seluruh komponen NU yamg dengan sigapnya membantu kami. Semoga jadi amal kebaikan. Semoga pembangunan asrama putra ini dan segala sesuatunya bisa kembali semula. Semoga kejadian ini ada hikmahnya baik bagi saya pribadi dan untuk kita semua.” (Husni Mubarok/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Jadwal Kajian, Kiai, Syariah Muhammadiyah Asli

Kamis, 09 November 2017

Via Perahu Karet, LPBI NU Jatim Suplai Logistik Korban Banjir Gresik

Surabaya, Muhammadiyah Asli. Pengurus Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Jawa Timur melayani kebutuhan logistik korban banjir di Gresik. Mereka membuat dapur umum di salah satu titik lokasi yang tidak tergenang air, di pendopo kelurahan Iker-Iker kecamatan Cerme, Gresik.

Setelah meneliti dan berembuk dengan perangkat desa, mereka sepakat memilih logistik sebagai bentuk bantuan. "Karena dengan kondisi rumah yang terendam banjir, tidak ada lagi kesempatan bagi penduduk untuk bisa melakukan kegiatan memasak," kata Ketua LPBI NU Jatim kepada Muhammadiyah Asli, Kamis (19/2).

Via Perahu Karet, LPBI NU Jatim Suplai Logistik Korban Banjir Gresik (Sumber Gambar : Nu Online)
Via Perahu Karet, LPBI NU Jatim Suplai Logistik Korban Banjir Gresik (Sumber Gambar : Nu Online)

Via Perahu Karet, LPBI NU Jatim Suplai Logistik Korban Banjir Gresik

Dibantu 20 personel dari Social Emergency Renspons (SER) yang dimiliki, LPBI NU Jatim membuat dapur umum. "Letaknya di pendopo yang memang relatif tidak terlalu parah terkena imbas banjir," katanya.

Muhammadiyah Asli

Setiap harinya LPBI Jatim menyiapkan 1000 bungkus nasi untuk para korban banjir. Bahkan para relawan harus mengantarkan sendiri nasi bungkus itu kepada para penduduk yang sebagian besar bertahan di rumah masing-masing.

Muhammadiyah Asli

"Kami menggunakan 5 perahu karet untuk keperluan mengantar nasi bungkus ke setiap rumah penduduk," ungkapnya.

Selama banjir melanda, tim relawan menyediakan makan dua kali dalam sehari. "Pagi dan sore kami harus menyiapkan kebutuhan makanan penduduk dan mengantarkannya ke rumah masing-masing," katanya.

Meskipun terasa berat, aktivitas terasa ringan oleh bantuan sejumlah pengurus GP Ansor Cerme. Pihak perangkat desa setempat mengapresiasi apa yang dilakukan relawan dari LPBI NU Jatim ini. "Saya bisa istirahat sejenak, karena sebelumnya tidak bisa tidur," kata Gus Muhdhor menirukan perkataan kepala desa setempat.

Selama banjir, kepala desa dengan dibantu perangkat yang lain harus berjibaku menyiapkan kebutuhan makan warganya. Dengan 1000 bungkus makan yang ada, untuk sementara para penduduk tidak lagi memikirkan kebutuhan makan harian. "Bahkan kelebihan dari makanan yang ada yakni sekitar 200 bungkus kami berikan ke sejumlah desa terdekat," pungkas Gus Muhdhor.

Banjir yang menggenang salah satu desa di Gresik, nyaris membuat aktivitas para penduduk lumpuh lantaran ketinggian air mencapai hampir dua meter. Dengan ketinggian air seperti itu, rumah penduduk tidak bisa lepas dari genangan air.

"Ada yang menggenangi lantai, bahkan tidak sedikit yang hanya menyisakan atap dan genting rumah," tandas Gus Muhdhor. (Syaifullah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Jadwal Kajian Muhammadiyah Asli

Jumat, 01 September 2017

Malam Ini, Lailatul Ijtima Kubro Isi Harlah Ke-94 NU di Surabaya

Surabaya, Muhammadiyah Asli

Dalam rangka memperingati hari lahir ke-94 NU yang jatuh pada 16 Rajab 1438 hijriah, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya menyelenggarakan Lailatul Ijtima Kubro, Jumat (31/3) ini.

Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siroj dan Wakil Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar dijadwalkan hadir memberikan taushiyah dalam acara ini. Selain dihadiri oleh para pimpinan tertinggi NU, acara ini juga dihadiri oleh Ketua PWNU Jawa Timur KH. Hasan Mutawakkil Alallah, para pimpinan pesantren, dan kiai-kiai sepuh lainnya.

Malam Ini, Lailatul Ijtima Kubro Isi Harlah Ke-94 NU di Surabaya (Sumber Gambar : Nu Online)
Malam Ini, Lailatul Ijtima Kubro Isi Harlah Ke-94 NU di Surabaya (Sumber Gambar : Nu Online)

Malam Ini, Lailatul Ijtima Kubro Isi Harlah Ke-94 NU di Surabaya

Ketua PCNU Kota Surabaya H. Ahmad Muhibbin Zuhri menjelaskan, acara yang digelar di lapangan Dusun Buran, Kecamatan Pakal ini akan dihadiri tiga ribu pengurus NU dan badan otonomnya mulai tingkat anak ranting (RW atau eks pedukuhan), ranting? (kelurahan), MWCNU (kecamatan), sampai cabang (kota). "Selain itu para jamaah dari majelis-majelis yang dibina oleh para ulama NU," ujarnya.

Muhammadiyah Asli

Lailatul Ijtima merupakan majelis rutin yang mempertemukan antara warga NU dengan pengurus strukturalnya dalam kegiatan ritual dan ilmiah. Selama ini sudah berjalan di setiap ranting dan MWCNU. Lailatul Ijtima Kubro adalah majelis serupa dengan level lebih besar, yaitu sewilayah Kota Surabaya.

Penyelengaraan kegiatan ini, juga merupakan pencanangan gerakan #hijaukansurabaya dengan spirit Islam rahmatan lil-alamin melalui peningkatan peran NU dalam bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan. “Kita ingin mendukung pemerintah kota untuk membangun Surabaya lahir dan batin. Tidak hanya fisiknya yang unggul, tetapi manusianya juga unggul. Kota yang thayyibah, kota yang berkeadaban,” kata Muhibbin.

Muhammadiyah Asli

Dalam perhelatan nanti, katanya, mungkin saja ada arahan atau petunjuk dari para pimpinan NU mengenai bagaimana para pengurus dan warga NU menyikapi situasi dan kondisi actual. “Dinamika lokal maupun nasional, baik dalam ranah ekonomi, sosial maupun politik harus dipahami secara baik oleh warga NU, agar tidak keliru menyikapinya,” paparnya. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Makam, Jadwal Kajian Muhammadiyah Asli

Sabtu, 03 Desember 2016

Hipsi DIY: Bangga Jika Santri Punya Usaha!

Yogyakarta, Muhammadiyah Asli. Meskipun berat, namun harus tetap melaksanakan tanggung jawab yang telah ditangguhkan di atas pundaknya. Demikian gambaran perasaan H Buchori Al-Zahrowi, tatkala pengusaha-pengusaha NU Yogyakarta mendaulatnya sebagai ketua Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) cabang Yogyakarta, Sabtu (1/6) sore, di gedung PWNU DIY, Jl MT Haryono, 41-42.

Hipsi DIY: Bangga Jika Santri Punya Usaha! (Sumber Gambar : Nu Online)
Hipsi DIY: Bangga Jika Santri Punya Usaha! (Sumber Gambar : Nu Online)

Hipsi DIY: Bangga Jika Santri Punya Usaha!

Ditemui Muhammadiyah Asli usai memimpin rapat perdana pembentukan kepengurusan HIPSI Yogya, bapak yang akrab disapa H Buchori AZ ini pun menuturkan perihal empat harapannya untuk HIPSI Yogya ke depan.

Pertama, tumbuhnya mindset enterpreneur. Kedua, meningkatnya ghirah wirausaha santri. Ketiga, bertambahnya link, dan keempat, memiliki data base pengusaha santri,” tuturnya.

Muhammadiyah Asli

Bendahara GP Ansor DIY ini pun menambahkan, bahwa selain pelantikan dan musyawarah kerja, hal yang pertama akan dilakukan oleh HIPSI Yogya adalah road show ke pondok-pondok dan kampus-kampus yang ada di Yogya. 

Muhammadiyah Asli

“Setelah ini kita akan road show ke pondok dan kampus, agar kita juga punya data base santri yang berwirausaha,” tandasnya.

Mengenai lembaga yang menjadi sasaran dari HIPSI Yogya, H. Buchori AZ telah memetakan bahwa sebagian besar sasarannya adalah wilayah pesantren. Mengingat bahwa HIPSI sendiri merupakan ‘anak’ yang lahir dari ‘rahim’ RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyyah). Namun tidak menutup kemungkinan juga akan menggandeng lembaga usaha di luar pesantren.

“Jika diprosentasekan, ya mungkin pesantren 60% lah, yang 40% luar pesantren,” papar pemilik usaha bakery ‘Aflah’ tersebut.

Ia pun berpesan kepada generasi muda, bahwa sekarang sudah bukan saatnya motivasi lagi, melainkan waktunya bertindak. Mengingat bahwa hal yang paling penting dalam berwirausaha adalah tindakan, bukan teori. 

“Kita akan bangga jika memiliki santri yang punya usaha,” pungkasnya sore itu.

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Dwi Khoirotun Nisa’

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Jadwal Kajian Muhammadiyah Asli

Minggu, 08 Februari 2015

IPNU Jabar Adakan Seminar Kebangsaan

Bandung, Muhammadiyah Asli

Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Barat menggelar seminar wawasan kebangsaan di Aula Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung, Rabu (30/11). Kegiatan yang bekerja sama dengan BEM Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati tersebut bertema “Menjaga Indonesia, Merawat Kebinekaan”.

Sekitar 300 peserta yang mengikuti seminar tersebut. Mereka terdiri dari mahasiswa, kader IPNU dan organisasi kepemudaan (OKP) di Jawa Barat.

IPNU Jabar Adakan Seminar Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Jabar Adakan Seminar Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Jabar Adakan Seminar Kebangsaan

Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU Asep Irfan Mujahid yang hadir pada kesempatan itu mengatakan, persoalan kebangsaan seperti disintegrasi semakin kompleks sehingga perlu digalakan kembali menjaga kebinekaan dengan terus mensosialisasikannya.

Muhammadiyah Asli

"Semangat toleransi pada keberagaman kini memudar.? Pada saat ini umat Islam dipersepsikan menentang kebinekaan," tuturnya.

Muhammadiyah Asli

Padahal dalam sejarah NKRI, umat Islam Indonesia berkontribusi besar dalam mengawal keragaman dan mendasarkan pondasi negara ini pada keberagaman masyarakat. ?Spirit keindonesiaan terbentuk atas kerja peradaban secara kolektif, dilakukan oleh lintas suku, agama, dan ras.

"Indonesia tak akan sukses bila hanya ada Islam di dalamnya sehingga bineka harus tetap dijaga," tambahnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pada ?hari ini mayoritas masyarakat lebih percaya dengan arus informasi viral di media sosial, dengan tanpa memperdulikan kebenarannya informasi tersebut. Kondisi ini sangat berbahaya dan dapat mengancam kebhinekaan, ditambah dengan konflik antarkelompok dengan sangat mudah bisa diprovokasi isu di media sosial.

"Untuk itu maka sudah saatnya kita tampil kembali turun ke jalan, melakukan gerakan sosial dengan memberikan edukasi publik khususnya yang berkaitan dengan politik kebangsaan," lanjutnya.

Di tempat yang sama, Ketua Departemen Sosiologi UGM Arie Sudjito mengatakan, ?dulu persoalan Indonesia menghentikan imperialisme. "Tantangannya kini adalah kemakmuran. Benturan yang kini dihadapi adalah imperialisme baru dan perpecahan di antara kita," katanya.

Dia menuturkan, ?padahal keberagaman itu mampu membentuk spirit keadilan Indonesia. Musuh yang sebenarnya adalah ketidakadilan global dan sekterian perspektif agama. Padahal jelas konstitusi kita itu membahas tentang keberagaman, ?dan bukan pada perbedaan agama dan etis.

"Umat Islam perlu peka dan peduli biar enggak terlibat dalam benturan ini. Bayangkan bila ini tak dicegah. Untung dulu ada NU dan Muhammadiyah yang mencegah itu," tuturnya.

Dia melanjutkan, semua masyarakat harus peduli dengan kondisi bangsa. Dengan ikut memikirkan bangsa yang tetap menjaga persatuan, ?semua masyarakat harus diajak secara praktis demokrasi dan kebinekaan Indonesia.

"Jangan hanya pada elite politik yang peduli terhadap bangsa, akan tetapi masyarakat dilibatkan," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN SGD Bandung Wahyu Iriana? menuturkan, menjaga kebinekaan menjadi bagian penting. Guncangan yang terjadi saat ini hal biasa karena sebelumnya pernah menghadapi dan melewatinya.

"Dulu ada NII dan PKI yang ingin memecah NKRI, tapi akhirnya NKRI tetap berdiri," tuturnya.

Dia menambahkan, kesadaran palsu bernegara sudah menjangkit di Indonesia seperti elite politik dan mafia politik. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk membenahi kesadaran palsu tersebut. Perbedaan akan menjadi bangsa ini menjadi besar serta ditekankan kepada masyarakat untuk menjaga kebinekaan bangsa.

"Kalau kita enggak paham bingkainya, bagaimana kita bisa berbangsa dan bernegara yang satu Indonesia," pungkasnya. (Benny Ferdiansyah/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Kyai, Anti Hoax, Jadwal Kajian Muhammadiyah Asli

Senin, 24 Desember 2012

Khofifah Imbau Keberadaan Muslimat Bawa Keberkahan bagi Lingkungannya

Gorontalo, Muhammadiyah Asli. Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa mengimbau setiap muslimat memberi keberkahan bagi lingkungannya, dan jangan sampai justru membuat masalah.

Khofifah Imbau Keberadaan Muslimat Bawa Keberkahan bagi Lingkungannya (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah Imbau Keberadaan Muslimat Bawa Keberkahan bagi Lingkungannya (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah Imbau Keberadaan Muslimat Bawa Keberkahan bagi Lingkungannya

"Ada individu-individu yang kalau dia hadir menjadi trouble maker, mencari kesalahan orang, sehingga peran muslimat tidak membawa kebaikan bagi lingkungannya," ujarnya saat melantik Pengurus Wilayah Muslimat NU Provinsi Gorontalo Periode 2016-2021 di Asrama Haji Kota Gorontalo, Kamis.

Khofifah, yang juga Menteri Sosial RI, mengemukakan bahwa muslimat dalam melakukan kebaikan tidak perlu menunggu orang lain, namun memulai dari diri sendiri.

Dia mengungkapkan, masih banyak pekerjaan rumah yang menjadi tantangan Muslimat NU ke masa depan, misalnya memperkuat peran sosial kemasyarakatan dan membangun pola positif.

Muhammadiyah Asli

"Muslimat menjadi bagian kecil dari proses berinteraksi dalam kehidupan bernegara. Tapi, yang kecil ini jangan dianggap tidak ada. Adanya yang besar karena yang kecil-kecil ini ada," ujarnya.

Khofifah menyatakan, saat ini Muslimat NU memiliki 9.800 Taman Kanak-Kanak, 6.400 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan 146 panti asuhan yang tersebar di berbagai daerah.

"Ini tidak diketahui banyak orang, sehingga mereka kaget bahwa muslimat besar. Itulah kenapa jangan sampai setelah dilantik seperti ini, besok tidak ada lagi," demikian Khofifah. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli Hikmah, Jadwal Kajian, Pemurnian Aqidah Muhammadiyah Asli

Sabtu, 14 Juli 2007

Septi Rahmawati Pimpin Kopri PB PMII 2017-2019

Jakarta, Muhammadiyah Asli?



Septi Rahmawati dipercaya peserta kongres menjadi Ketua KOPRI PB PMII periode 2017-2019. Ia terpilih pada kongres ke-19 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia di kota Palu, Sulawesi Tengah Ahad pagi (21/5).?

Septi Rahmawati Pimpin Kopri PB PMII 2017-2019 (Sumber Gambar : Nu Online)
Septi Rahmawati Pimpin Kopri PB PMII 2017-2019 (Sumber Gambar : Nu Online)

Septi Rahmawati Pimpin Kopri PB PMII 2017-2019

Menurut informasi yang diterima Muhammadiyah Asli dari peserta di arena kongres, kader PMII asal Metro Lampung tersebut, meraih suara 111 menyisihkan pesaing terkuatnya Liazul Kholifah dengan terpaut 16 suara atau memperoleh 95 suara dan Atik H. Ummah mendapatkan 35 suara. Sementara suara tidak sah 3.?

Pada pemilihan Ketua Umum PMII, sampai berita ini ditulis, masih menunggu pencoblosan putaran kedua.?

Sebelumnya, pada putaran pertama masing-masing calon mendapatkan suara sebagai berikut: Zainal Abidin: 8, Ahmad Zaerudin: 19, M. Syarif Hidayatullah: 11, Sabolach El Kalamby: 6, Taufik Nurrohim : 19, M. Zeny Zarqowi: 20, Rizavan S. Thoriqi: 1, Arief Hermanto: 26, Agus Herlambang: 64, Luqi Saadilah: 0, Ayi Sopwanul Umam: 0, Junaidi: 1, Chandra Wahyudi: 0, Iden Robet Ulum: 39, Mulyadin Permana: 5. Adapun surat suara sah: 215 dan tidak sah: 25. (Abdullah Alawi)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli Jadwal Kajian Muhammadiyah Asli

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock