Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Februari 2018

United For A Just Solution

Jakarta, Muhammadiyah Asli

Menindaklanjuti permintaan Y.M. Mahmoud Abbas, Presiden Palestina, Pemerintah RI akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) ke-5 tentang Palestina dan Al-Quds Al-Sharif di Jakarta, Ahad, 7 Maret 2016. KTT akan didahului oleh Pertemuan Pejabat Tinggi dan Pertemuan Tingkat Menteri pada tanggal 6 Maret 2016.

Penyelenggaraan KTT tersebut dilatarbelakangi berbagai perkembangan yang mengkhawatirkan di Palestina dan Al-Quds Al-Sharif. Proses negosiasi perdamaian antara Palestina dan Israel tidak menunjukkan kemajuan berarti dan siklus kekerasan baru yang dimulai pada akhir tahun 2015 tidak menunjukkan tanda-tanda berakhir.

United For A Just Solution (Sumber Gambar : Nu Online)
United For A Just Solution (Sumber Gambar : Nu Online)

United For A Just Solution

KTT mengangkat tema "United for a Just Solution" dan merupakan KTT Luar Biasa pertama OKI yang secara khusus membahas isu Palestina dan Al-Quds Al-Sharif. KTT bertujuan untuk memperkuat persatuan di kalangan negara anggota OKI dan mencari strategi terobosan untuk memulai kembali proses perdamaian dan menyelesaikan isu Palestina dan Al-Quds Al-Sharif yang merupakan isu utama Umat Muslim. Mengingat prospek kemerdekaan Palestina masih jauh, penyelenggaraan KTT ini juga diharapkan dapat menjaga agar isu Palestina tetap berada dalam perhatian masyarakat internasional.

KTT diharapkan dapat menghasilkan sebuah Resolusi yang menegaskan posisi prinsip dan komitmen OKI untuk mendukung Palestina dan Al-Quds Al-Sharif, dan Jakarta Declaration yang digagas oleh Indonesia dan memuat langkah-langkah konkret untuk dilakukan oleh para pemimpin dunia Islam guna memajukan isu Palestina dan Al-Quds Al-Sharif.

Muhammadiyah Asli

KTT ini merupakan bentuk nyata dari dukungan penuh dan solidaritas Indonesia dan OKI terhadap isu Palestina dan Al-Quds Al-Sharif. Bagi Indonesia, dukungan terhadap Palestina merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari amanat UUD 1945 untuk menghapuskan penjajahan dan melaksanakan ketertiban umum berdasarkan pada kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Muhammadiyah Asli

*Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik?

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Hadits, Humor Islam, Khutbah Muhammadiyah Asli

Rabu, 07 Februari 2018

KH Abdullah Sattar: NU Benteng Indonesia

Sumenep, Muhammadiyah Asli. Nahdlatul Ulama memiliki peran penting dan kontribusi besar terhadap Indonesia. Dengan luasnya jaringan pesantren yang dimiliki, NU menjadi benteng negeri ini, khususnya dari dekadensi moral.

KH Abdullah Sattar: NU Benteng Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Abdullah Sattar: NU Benteng Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Abdullah Sattar: NU Benteng Indonesia

"Andai tak ada pesantren dan Nahdlatul Ulama, Indonesia rusak," papar KH. Abdullah Sattar saat memberikan ceramah pada Haflatul Imtihan Yayasan Nurul Huda, Ging-Ging, Bluto, Sumenep, Rabu (29/7) kemarin.

Sementara kekuatan NU, menurut dai asal Lumajang itu, ada di Jawa Timur. Sunan tertua ada di Jawa Timur, yaitu Sunan Ampel.

"Jawa Timur bergolak, Indonesia akan bergolak. Tapi luar Jawa Timur bergolak seperti di Papua beberapa hari lalu, Jawa Timur tetap adem ayem (damai)," paparnya.

Muhammadiyah Asli

Ia juga mencontohkan, di Banten banyak kiai, tapi tak sesakral ulama di Jawa Timur. "Jawa Timur menjadi rujukan ulama Indonesia," tuturnya.

Muhammadiyah Asli

Sedangkan kekuatan NU di Jawa Timur ada di Madura. Bahkan, proklamator dan presiden pertama RI Soekarno, juga pernah belajar ke Madura.

"Bung Karno pernah nyantri ke K. Khalil (Bangkalan). K. Khalil pencetak NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), ungkapnya.

Bahkan, menurut penuturan cucu K. Khalil kepada dirinya, keris Bung Karno yang konon katanya tak mampu diangkat ribuan orang Belanda adalah pemberian K. Khalil Bangkalan. (M. Kamil Akhyari/Anam)

Foto: KH. Abdullah Sattar memberikan ceramah pada Haflatul Imtihan Yayasan Nurul Huda, Ging-Ging, Bluto, Sumenep, Rabu (29/7).

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Kajian, Kyai, Hadits Muhammadiyah Asli

Selasa, 06 Februari 2018

Komunitas Kreatif Demak Suarakan Kemelut KPK-Polri Berakhir

Demak, Muhammadiyah Asli. Komunitas Perpustakaan Sastra Nusantara-Arafat Library Demak (PeSaN ALiD) memperingati 40 hari salah seorang di antara mereka, Vanera El-Arj di Gubuk Jetak Wedung, Demak, Kamis (5/2) malam. Mereka melakukan aksi teaterikal yang menyauarakan perdamaian dan kesejahteraan Indonesia. Dalam aksinya, mereka menunjukkan keprihatinan atas kemelut berkepanjangan KPK-Polri.

Komunitas Kreatif Demak Suarakan Kemelut KPK-Polri Berakhir (Sumber Gambar : Nu Online)
Komunitas Kreatif Demak Suarakan Kemelut KPK-Polri Berakhir (Sumber Gambar : Nu Online)

Komunitas Kreatif Demak Suarakan Kemelut KPK-Polri Berakhir

Mereka juga mengingatkan kembali akan kedamian, rasa persahabatan dan kemakmuran bagi rakyat Indonesia. Mereka juga kecewa atas sikap negara yang membiarkan asetnya dikuasai asing seperti Freepot.

Pengelola PeSaN ALiD Arafat Ahc mengatakan, mengenang persahabatan ini sebagai wujud untuk mengambil hikmah budaya. Komunitas ini mencoba mengambil nilai pesan yang telah ditorehkan sahabat Vanera El-Arj melalui karyanya.

Muhammadiyah Asli

“Bagi generasi bangsa, marilah gelorakan semangat berkarya dan upayakan penguatan kebudayaan yang diikuti dengan hasil cipta, karya, dan menjaga kearifan lokal sebagai warisan yang tidak dapat dinilai dengan materi,” lanjut Arafat.

Kegiatan Kenduri Rindu PeSaN ALiD bekerja sama dengan berbagai komunitas di Jawa Tengah dan Banten seperti PR Rambak Fathimiyyah, Rumah Baca Bintang Al-Ikhlas Banten, Komunitas Jenang Kudus, Smaput Pati, LKM-Esa Semarang, dan Sciena Madani Semarang.

Muhammadiyah Asli

Semangat persaudaraan ini diisi dengan berbagai acara antara lain pembacaan maulid tresno, tahlil dan doa, testimoni, performance art, puisi, renungan dan puisi. Acara ini juga dihadiri berbagai komunitas dan warga yang turut serta memadati halaman.

Menurut Muhammad Rois Reinaldi dari Banten, orang yang berkarya harus mampu dan siap bersaing. “Kita harus tetap berkarya, jangan pantang menyerah,” katanya. (Lukni Maulana/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Amalan, Jadwal Kajian, Hadits Muhammadiyah Asli

Minggu, 04 Februari 2018

Kelompok Teroris Kini Berlomba Menjadi yang Paling Brutal

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Mudah untuk mengategorikan orang-orang yang merencanakan pembunuhan keji atas 132 anak sekolah sebagai individu sakit, gila, dan sama sekali tak punya rasa kemanusiaan.

Namun, sayangnya, serangan Taliban Pakistan di sebuah sekolah di Peshawar, Selasa—salah satu tragedi terbesar di negara itu—kemungkinan buah dari analisis biaya-manfaat yang rasional. Intinya, dalam bisnis teror, kekejian menjadi cara yang paling efektif. Demikian laporan yang dilansir oleh Wall Street Journal.

Kelompok Teroris Kini Berlomba Menjadi yang Paling Brutal (Sumber Gambar : Nu Online)
Kelompok Teroris Kini Berlomba Menjadi yang Paling Brutal (Sumber Gambar : Nu Online)

Kelompok Teroris Kini Berlomba Menjadi yang Paling Brutal

Setidaknya itulah pelajaran yang dipetik kelompok ekstremis di seluruh dunia dari ketenaran dadakan Daulah Islamiyah alias ISIS di Irak dan Suriah. Organisasi itu memakai video pemenggalan orang dan eksekusi massal tahanan sebagai senjata psikologis yang ampuh.

Muhammadiyah Asli

“Sayangnya, kekerasan seperti ini menghasilkan uang, dukungan, dan rekrutan dari seluruh dunia. Kekejian diproyeksikan sebagai cara untuk menang,” kata Professor Ahmad Moussalli, peneliti spesialis gerakan Islam garis keras di American University of Beirut.

Eskalasi kekejian ini mendorong banyak kelompok ekstremis berlomba-lomba jadi yang paling kejam agar menggegerkan dunia. Apalagi setelah nama ISIS dikenal global dan menuntut semua Muslim mematuhi aturannya.

Boko Haram dari Nigeria—yang menculik lebih dari 270 anak sekolah April lalu dan “menikahkan” mereka ke anggotanya—dihadapkan pada tekanan serupa, saat mereka tetap ingin independen.

Muhammadiyah Asli

Taliban Pakistan sebelumnya tidak pernah secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas sebuah serangan. Misalnya, dalam pengeboman tahun lalu di sebuah gereja di Peshawar yang menewaskan sedikitnya 127 orang. Namun Selasa kemarin, mereka menyombongkan aksinya membunuh massal anak-anak sekolah di Peshawar.

“Ini adalah kontes antara Taliban Pakistan, Boko Haram, dan ISIS—dan sepertinya Taliban Pakistan kali ini berada di puncak liga barbar,” kata Salman Shaikh, direktur Brookings Doha Center di Qatar.

Kekejian ini tentunya tidak hanya dimaksudkan untuk mengesankan pendukung, dan calon pendukung, kelompok jihad. Tujuan serangan mematikan sejak dulu adalah untuk menyebar teror—formula ISIS tahun ini di Irak.

Dengan logika semacam ini, membantai lebih dari 130 anak-anak di Peshawar adalah strategi bisnis yang efektif, ujar Syed Hussain Soherwordi, ahli terorisme internasional di Peshawar University.

“Bagi teroris, targetnya harus [orang-orang] yang sepolos mungkin, demi mengejutkan orang dan untuk membuat orang berpikir hal ini tidak akan terjadi lagi jika permintaan teroris dipenuhi,” kata Soherwordi.

Meski demikian, strategi ini tidak bebas risiko. Di beberapa negara, kemarahan dan kecaman publik justru dapat membawa hasil yang berlawanan. Tentangan dari masyarakat bisa mempermudah aparat menggelar penindakan yang efektif atas teroris.

Bagaimanapun, saat Pakistan berkabung, masih belum diketahui apakah Taliban salah hitung dan apakah pembunuhan massal di Peshawar ini justru merugikan mereka. (mukafi niam) foto: reuters

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Hadits, Kiai, Halaqoh Muhammadiyah Asli

Jumat, 02 Februari 2018

Tabloid Warta NU

Nomor I Tahun Pertama tabloid Warta NU terbit pada bulan September 1985/Dzulhijjah 1405, atau delapan bulan setelah Mutkamar NU ke-27 di Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Situbondo, Jawa Timur, pada bulan Desember, 1984.?

Pada nomor pertama, tercantum H.M. Said Budairy sebagai pemimpin umum Warta NU yang beralamat di Jalan Kramat Raya 164. Budairy adalah jurnalis senior yang turut membesarkan Duta Masyarakat bersama H. Mahbub Djunadi, juga salah satu pendiri dan pimpinn harian Pelita. Slamet Effendi Yusuf bertugas sebagai pemimpin redaksi dan Mohammad Ichwan Sam sebagai wakilnya. Keduanya junior Budairy di koran Pelita.

Tabloid Warta NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Tabloid Warta NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Tabloid Warta NU

Sementara itu, H. Sjamsul Arifin Muis duduk sebagai Pimpinan Perusahaan. Tercantum pula nama-nama seperti Ahmad Bagdja, Baidlowi Adnan, Ison Basuni, Zainal S Abidin, Harmas Maesar, Endin AJ. Soefihara, Saifullah Ma’shum dan Abdurrahman Mas’ud menempati Dewan Redaksi. Lay out/tatamuka Agust Kus Sam, Z. Abidin. Distributor: Farid Basori. Tabloid bulanan bersemboyan Media Komunikasi dan Silaturahim ini diterbitkan Lembaga Ta’lif wan Nasyr.

Muhammadiyah Asli

“Bagai geliat orang yang tertidur lelap. Lambat, tetapi kebangunan terasa di mana-mana. Bukan hanya PBNU melakukan pembenahan-pembenahan, tapi juga jajaran kepengurusan di semua tingkatan.”

“Warga yang menyimpan rindu untuk beramal melalui wadah “bumi berbintang sembilan” begitu antusias. Dengan cara masing-masing mereka menyambut kebangunan kembali jam’iyah ini.”

Demikian kalimat yang dijadikan lead untuk berita utama berjudul NU dengan Gerak Baru di halaman pertama. Dari lead tersebut, tampak sekali bahwa Warta NU diterbitkan menyusul kesuksesan muktamar yang menjadikan “kembali ke khittah” sebagai kredo, mendudukkan KH As’ad Syamsul Arifin sebagai Rais Aam, serta mengusung KH Abdurrahman Wahid menjadi Ketua Umum PBNU.?

Muhammadiyah Asli

Tidak narasumber diwawancarai, kondisi cabang-cabang NU dideskripsikan. Tulisan tersebut dilengkapi dengan sejumlah nama yang menjadi ketua lembaga dan lajnah kepengerusan 1984-1989.

Pada halaman pertama juga ditampilkan potret KH Wahab Chasbullah sedang duduk bersila. Berita berjudul NU Mesti Bermanfaat buat Masyarakat Pendukungnya bergambar H Mahbub Djunaidi dan Kongres IX GP Ansor di Lampung.?

Di halaman itu pula sebuah artikel berjudul NU: Reaksi Terhadap Apa? Disajikan dengan mencolok dengan garis hijau, penulisnya sang Ketua Umum baru: Abdurrahman Wahid. Dia orang yang hampir tidak pernah absen menulis di Warta NU. Penulis lainnya yang kerap mencul adalah H. Mahbub Djunaidi, KH. Musthofa Bisri, Ahmad Tohari, KH Muchit Muzadi, Syu’bah Asa, dll.

Dari kalangan muda ada Slamet Effendi Yusuf, Masdar F Mas’udi, Andi Muawiyah Ramli, Fazlurl Falakh, M. Imam Aziz, Saifullah Ma’shum, dan lain-lain.

Pada tahun 1995, Choirul Anam memindahkan kantor Warta NU dari Jakarta ke Surabaya, tepatnya di kantor PWNU Jawa Timur, Jalan Raya Darmo 96, Surabaya. Lalu pindah di Jalan Kutisari Indah Barat VI/I Surabaya.

Tabloid Warta banyak melahirkan ? penulis-penulis baru di kalangan NU, tidak hanya di bidang keagamaan, pendidikan, sosial-politik, tapi juga seni dan budaya. Sebab, sejak awal terbit, Warta NU secara konsisten menyediakan rubrik seni dan budaya bernama Bumi Hijau. Tahun 2005, tabloid yang pernah mencapai 50.000 eksemplar dan beredar secara nasional ini berhenti terbit. (Hamzah Sahal)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Hadits, Warta, AlaNu Muhammadiyah Asli

Sabtu, 27 Januari 2018

Rasul Ditanya, Siapa Boleh Naik Haji?

Ibn Abbas RA menceritakan bahwa Beliau pernah mendengar Rasulullah SAW dalam suatu khutbahnya bersabda, “Janganlah sekali-kali seorang laki-laki menyepi dengan seorang perempuan kecuali dengan mahramnya dan janganlah seorang perempuan bepergian kecuali bersama muhrimnya.”

Lalu berdirilah seorang laki-laki di antara para jamaah dan berkata kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya istriku pergi haji sedang aku diwajibkan ikut dalam berbagai peperangan.”

Rasul Ditanya, Siapa Boleh Naik Haji? (Sumber Gambar : Nu Online)
Rasul Ditanya, Siapa Boleh Naik Haji? (Sumber Gambar : Nu Online)

Rasul Ditanya, Siapa Boleh Naik Haji?

Mendengar pernyataan semacam ini, Rasulullah SAW memandang lelaki yang sedang berdiri dihadapannya, sementara jamaah lain tetap tenang dalam duduknya masing-masing, “Berangkatlah engkau dan berhajilah bersama istrimu,” sabda Rasul. (HR. Bukhari-Muslim)

Dan suatu ketika Rasulullah SAW bertemu dengan serombongan kafilah di Rauha, kemudian Beliau bertanya kepada para sahabat, “Siapakah rombongan ini?" Namun perwakilan rombongan justru balik bertanya kepada Rasulullah, “Siapakah engkau?” Maka Rasulullah pun lantas menjawab, “Saya Muhammad Rasulullah.”

Muhammadiyah Asli

Kemudian salah seorang perempuan anggota rombongan tadi mengangkat seorang anak kecil seraya bertanya, “Apakah anak yang ini boleh berhaji?” Maka Beliau bersabda, “Ya boleh, dan untukmu pahalanya.” (HR. Muslim)

Muhammadiyah Asli

Sementara dalam sebuah kesempatan lain pada waktu peristiwa Haji Wada (Haji terakhir yang ditunaikan oleh Rasulullah semasa hidupnya) Rasulullah SAW sedang duduk-duduk bercengkerama dengan al-Fadl Ibn Abbas RA. Lalu datanglah seorang perempuan dari Katsam hingga mereka pun saling pandang. Kemudian Nabi SAW memalingkan muka al-Fadl ke arah lain.

Perempuan yang baru datang ini kemudian berkata kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya perintah haji dari Allah atas hamba-Nya turun ketika ayahku sudah tua renta, hingga tidak lagi mampu duduk di atas kendaraan. Bolehkah aku berhaji untuknya?” Rasulullah SAW lantas menjawab, “Ya Boleh.” (HR. Bukhari-Muslim)

A. Khoirul Anam

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Amalan, Meme Islam, Hadits Muhammadiyah Asli

Jumat, 26 Januari 2018

Bupati Demak Dukung 5 Hari Sekolah, PCNU Demak Bahas Ini di Konferensi

Demak, Muhammadiyah Asli - Lima hari sekolah yang digagas mentri pendidikan Muhajir Efendi akan menjadi salah satu bahasan utama materi konferensi Cabang NU Kabupaten Demak akhir pekan, Ahad (30/7) di Pesantren Fathul Huda Karanggawang Sidorejo kecamatan Sayung Kabupaten Demak. Masalah ini diangkat dalam pembahasan konferensi karena diduga sangat merugikan umat.

Ketua PCNU Demak KH Musadad Syarif usai rapat dengan panitia konferensi Selasa (25/7) di kantor PCNU Jalan Sultan Fattah Nomor 611 Demak mengatakan, berdasarkan masukan dari pengurus MWC dan para kiai NU diminta untuk bertindak tegas menolak dengan pernyataan sikap pada kebijakan lima (5) hari sekolah oleh menteri pendidikan Muhajir Efendi terlebih dengan pernyataan bupati Demak HM Natsir yang mendukung kebijakan mendikbud beberapa waktu lalu yang sempat viral di media baik media cetak maupun media sosial.

Bupati Demak Dukung 5 Hari Sekolah, PCNU Demak Bahas Ini di Konferensi (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Demak Dukung 5 Hari Sekolah, PCNU Demak Bahas Ini di Konferensi (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Demak Dukung 5 Hari Sekolah, PCNU Demak Bahas Ini di Konferensi

“Dalam konferensi nanti kami akan membacakan pernyataan sikap yang selanjutnya kami serahkan kepada pak bupati yang rencananya hadir karena itu permintaan para kiai dan pengurus NU,” tegas Kiai Musadad.

Sementara itu ketua panitia yang sekaligus Ketua LP Maarif NU H Sakdullah Fattah mengatakan, panitia akan memfasilitasi dan memenuhi permohonan para kiai dan peserta yang menginginkan pembahasan ini, terlebih menurutnya jikalu hal ini diterapkan dengan belajar 8 jam dengan perangkat yang tidak dipersiapkan termasuk guru pengampunya yang tidak menguasai ilmu agama.

Muhammadiyah Asli

“Apa jadinya produk pendidikan karakter terutama bidang agama yang diampu oleh guru umum. Ini masalah besar karena menyangkut karakter anak bangsa,” tegas Sakdullah.

Rencananya, konferensi cabang selain dihadiri pengurus wilayah juga akan mendengarkan pengarahan dari Rais Syuriyah PWNU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh dan Meristekdikti HM Natsir. (A Shiddiq Sugiarto/Alhafiz K)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Hadits, Fragmen Muhammadiyah Asli

Rabu, 24 Januari 2018

Bupati Brebes Gelar “Sajadah” Ramadhan

Brebes,Muhammadiyah Asli. Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE menggelar Silaturahmi Jelajah Desa Hebat (Sajadah) di bulan Ramadhan 1436 Hijriyah. Kegiatan tahunan di bulan Ramadhan ini dilakukan sebagai upaya mendekatkan diri antara ulama dan umaro serta umat.

Masjid Al Furqon Desa Salem Kecamatan Salem menjadi tempat perdana gelaran Sajadah Ramadhan 1436 H yang juga dihadiri Dandim 0713 Letkol Inf Efdal Nazra, Pengadilan Negeri Brebes Yoserizal,SH.MH, Kepala Kantor Kementerian Agama Brebes Drs H Imam Hidayat MPdI, para Kepala Dinas di Lingkungan Pemkab Brebes dan pejabat lainnya.

Bupati Brebes Gelar “Sajadah” Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Brebes Gelar “Sajadah” Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Brebes Gelar “Sajadah” Ramadhan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Brebes memuji semangat umat Islam dalam membangun kerohanian Islam. Seperti membangun masjid, madrasah, dan pembangunan sarana peribadatan lainnya. “Pemerintah hanyalah memberikan dana stimulant saja,” ujar Idza.

Muhammadiyah Asli

Bupati juga menjelaskan tertangguhnya pencairan dana hibah karena sedang menunggu kejelasan dari UU No 32 tahun 2014 tentang Pemerintah Kabupaten soal dana hibah dan bansos.

Muhammadiyah Asli

Disebutkan dalam pasal 298 ayat 5, bahwa yang berhak mendapatkan dana hibah antara lain badan, lembaga, dan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum Indonesia. “Sementara belum bisa kami cairkan karena menunggu kejelasan badan, lembaga dan ormas yang berbadan hukum Indonesia,” terangnya.

Dibagian Kesra Setda Brebes, lanjutnya, sudah ada usulan sebesar Rp 4,3 Milyar yang diusulkan oleh 336 lembaga di Kabupaten Brebes. Namun belum bisa dicairkan karena belum ada lampiran yang berbadan hukum Indonesia. “Membelanjakan uang rakyat, uang Negara harus sesuai dengan aturan sehingga sama-sama sah dan tidak melanggar hukum. Kami harap yang mengusulkan dana hibah dan bansos untuk bersabar dulu,” tandasnya.

Bupati juga mengajak kepada umat Islam untuk mengantarkan anak-anaknya menjadi anak yang saleh saleha. Berbagai upaya harus ditempuh untuk mengantarkan anak-anak kita menjadi anak yang saleh saleha. Termasuk harus menempuh pendidikan formal, informal maupun non formal. “Pendidikan madrasah, juga jangan sampai ditinggalkan,” ajaknya.

Bupati juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang beruntung secara simbolis kepada 10 orang jamaah. Juga menyerahkan bantuan Quran, Ruku dan Mukenah kepada Pengurus Masjid Al Furqan agar bisa digunakan para jamaah.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Salem KH Kholid Nawawi dalam ceramah agamanya menyoroti tentang makin menurunnya aktivitas anak-anak mengaji. Kegiatan mengaji di mushola, masjid atau rumah kiai sedikit sepi. Hal ini terjadi karena mereka tergiur oleh perkembangan teknologi komunikasi dan siaran televisi. “Anak-anak lebih tergiur oleh Hape ketimbang tasbeh, televise dari pada ngaji, nyanyian dari pada nadhoman,” tutur Kiai Kholid yang juga Ketua MWC NU Salem.

Dia mendesak kepada para pemangku kebijakan di tingkat Kabupaten untuk membuat peraturan yang bisa meningkatkan gairah anak-anak menggemari ngaji. Seperti pembatasan jam menonton televisi, pemanfaatan hape dan kebiasaan-kebiasaan yang menyita waktu namun kurang bermanfaat.

Juga pentingnya peran orang tua untuk mendorong dan mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan demi masa depan anak kelak. “Kita perlu kerja sama yang apik dan guyub untuk menyelematkan generasi muda dari pengaruh negative globalisasi,” pungkasnya. (wasdiun/abdullah alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Ubudiyah, Hadits, AlaSantri Muhammadiyah Asli

Sabtu, 20 Januari 2018

PB IKA PMII Kini Punya Gedung Baru

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) melakukan peresmian gedung baru di Jl Joe No 90, Kebagusan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (12/10).

Sekretaris Ikatan Keluarga Alumni (IKA) yang juga Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri meminta para pengurus IKA PMMI dapat selalu berdampingan sehinga cita-cita perjungan organisasi yang diharapkan bisa tercapai.

PB IKA PMII Kini Punya Gedung Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
PB IKA PMII Kini Punya Gedung Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

PB IKA PMII Kini Punya Gedung Baru

“Maksimalkan fasilitas yang ada dan tetap menjaga keutuhan bangsa dan negara dari ajaran eksterim seperti radikalisme dan terorisme,” kata Hanif.

Ketua IKA PMII A Mukowam,  mengajak semua kader dan alumni PMII berpartisipasi  dalam mengeksiskan ajaran ahlussunnah  wal jamaah.

“Manfaatkan gedung baru IKA PMMI sebagai sentral pergerakan kalangan muda Nahdiyin, bisa membesarkan  ahlussunnah  wal jamaah agar generasi bangsa tidak gentar melawan faham-faham radikalisme dan anti pancasila,” kata Kowam.

Muhammadiyah Asli

Kowam berharap kantor yang baru tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan berbagai program unggulan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Senada, Mantan Ketua PB Kopri PMII Luluk Nurhamidah berharap dengan gedung yang baru dapat terwujud pendirian sekolah dan yayasan pendidikan untuk dijadikan sarana sehinga skill dan kehlian di bidang kaderisasi bisa tercapai dengan baik.

Ahmad Baso selaku almuni berharap komitmen IKA PMII dalam menata konsep kaderisasi dari PB sampai pengurus daerah.

Muhammadiyah Asli

“(Kaderisasi) harus diperhatikan sehinga dunia intelektual juga dapat diperhatikan,” ungkapnya. (Ruzi/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Hadits, Kajian Islam Muhammadiyah Asli

Senin, 15 Januari 2018

Sekjen PBNU Sebut Tiga Tantangan Besar Fatayat NU

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Sekretaris Jenderal Nahdlatul Ulama, H Helmy Faisal Zaini menjelaskan bahwa hasil Muktamar NU ke-33 di Jombang merekomendasikan tiga keputusan penting. Pertama, NU akan setia mengawal Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).?

“Kemudian yang kedua adalah memantapkan faham Ahlussunnah wal Jama’ah,” jelas Helmy saat memberikan sambutan pada acara tasyakuran Harlah ke-66 Fatayat NU, di Gedung Teater Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis (21/4) sore.

Sekjen PBNU Sebut Tiga Tantangan Besar Fatayat NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Sekjen PBNU Sebut Tiga Tantangan Besar Fatayat NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Sekjen PBNU Sebut Tiga Tantangan Besar Fatayat NU

Selanjutnya, kata Helmy, meningkatkan kualitas hidup warga. Menurutnya, ada tiga level yang harus dilakukan untuk menciptakan kualitas hidup warga agar lebih baik. “Yang pertama adalah level pendidikan, yang kedua adalah kesehatan, dan yang ketiga adalah ekonomi,” paparnya.

“Tiga level ini menurut saya menjadi pekerjaan rumah Fatayat NU untuk bersama-sama melakukan upaya-upaya peningkatan apa yang disebut sebagai fungsi-fungsi pelayanan kepada warga,” lanjutnya.

Merujuk kepada PISA (Program for International Student Assessment), Helmy menjelaskan bahwa tingkat pendidikan Indonesia berada di nomor 63 dari 65 negara yang disurvei.

Muhammadiyah Asli

“Dengan tiga indikator. Pertama adalah kemampuan sains, kedua adalah kemampuan matematika, dan ketiga adalah minat baca," ? ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta Fatayar NU ikut andil dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada. Ia juga mengaku akan siap mendukung setiap program-program yang akan dilaksanakan oleh Fatayat NU.

“Saya menyambut gembira kegiatan-kegiatan Fatayat dengan mengambil tema dan topik yang penting,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Fatayat NU, Anggia Emarini mengajak para kader agar bisa menjadi lebih baik dan bermanfaat.

Muhammadiyah Asli

“Saya mengajak sahabat-sahabat mulai hari ini menjadi lebih baik, menjadi lebih bermanfaat bagi orang lain,” kata Anggia.

Anggia berharap apa yang menjadi program kerja Fatayat NU bisa terlaksana dengan baik dan lancar. (Muchlishon Rochmat/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Hadits, Sunnah, RMI NU Muhammadiyah Asli

Minggu, 14 Januari 2018

PBNU Dukung Langkah FKB Kaji Ulang UUD 1945

Jakarta, Muhammadiyah Asli

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung penuh langkah Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk mengkaji ulang Undang-undang Dasar 1945. Langkah tersebut dinilai cukup baik dalam upaya mengatasi kontroversi seputar amandemen UUD yang sudah dilakukan empat kali.

“Saya berharap UUD itu tidak disakralkan, apalagi amandemennya. Oleh karena itu, saya mendukung langkah FKB MPR untuk mempelajari dan mendalami dulu,” kata Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi usai menerima kunjungan anggota FKB MPR di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (19/2).

PBNU Dukung Langkah FKB Kaji Ulang UUD 1945 (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Dukung Langkah FKB Kaji Ulang UUD 1945 (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Dukung Langkah FKB Kaji Ulang UUD 1945

Anggota FKB MPR yang bertemu dengan KH Hasyim Muzadi di antaranya adalah Cecep Syarifudin (Ketua FKB MPR), Sekretaris FKB MPR Effendy Choirie, Mahfudz MD (Ketua Tim Pengkaji UUD 1945), Abdullah Azwar Anas, Arsa Sutresna dan Fuad Anwar.

Namun demikian, Hasyim menambahkan, pengkajian ulang amandemen tersebut hendaknya mempertimbangkan beberapa hal. Di antaranya tentang keberadaan amandemen itu apakah merupakan bagian dari solusi konstitusi, rekonstruksi atau sekedar reaksi terhadap perubahan sistem politik dari orde baru ke era reformasi.

“Kalau di jaman Bung Karno (Orde Lama-Red), UUD itu jadi revolusi. Kalau di jaman Pak Harto (Orde Baru) jadi sentralisme. Nah, kalau di jaman reformasi ini jadi apa, tidak jelas,” terang Hasyim yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam, Malang, Jawa Timur itu

Hal lain yang perlu dijadikan pertimbangan, lanjutnya, tingkat produktifitas daripada amandemen tersebut. “Harus seimbang produktifitasnya baik di dalam struktur maupun kultur. Produktif dalam pengertian perlu atau nggak untuk bangsa dan negara,” ujarnya.

Muhammadiyah Asli

Sementara Ketua Tim Pengkaji UUD 1945 Mahfudz MD mengatakan, pertemuan dengan Hasyim membahas berbagai persoalan, termasuk wacana amandemen. Sebab sudah ada perintah dari Ketua Umum Dewan Syura Partai Kebangkitan Bangsa KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk mendalami wacana itu.

"Saya datang ke sini untuk minta tausiyah, dan apakah pendapat Gus Dur cocok dengan Hasyim, ternyata sama," ujar Mahfud.

Hal senada dikatakan Sekretaris FKB MPR Effendy Choirie. Menurutnya, pengkajian UUD 1945 merupakan amanat Gus Dur. Karena itu, masukan dari berbagai pihak diperlukan agar proses pengkajian yang dilakukan menghasilkan kajian yang komprehensif. "FKB juga akan terus menjalin komunikasi spiritual, batin, fungsional dan kepentingan dengan NU," katanya. (rif)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Hadits Muhammadiyah Asli

Kamis, 28 Desember 2017

Laskar Pelajar Antinarkoba Siap Turun Medan

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Laskar pelajar putri NU antinarkoba siap memasuki medan perjuangan. Mereka akan melakukan sosialisasi dan penyuluhan perihal narkoba dan bahayanya di sekolah masing-masing.



Laskar Pelajar Antinarkoba Siap Turun Medan (Sumber Gambar : Nu Online)
Laskar Pelajar Antinarkoba Siap Turun Medan (Sumber Gambar : Nu Online)

Laskar Pelajar Antinarkoba Siap Turun Medan

Setelah dibekali materi yang cukup terkait narkoba selama dua hari, laskar yang terdiri dari 75 pelajar putri NU menutup pembekalannya dengan membuat persiapan aksi dengan sejumlah perencanaan strategi tindak lanjut.

Dalam membuat strategi persiapan, mereka dibagi menjadi enam kelompok diskusi di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat, Kamis (7/3) sore. Setiap kelompok didampingi oleh dua pengurus IPPNU.

“Mereka berasal dari 15 sekolah yang tersebar di Jabodetabek. Mereka menyatakan perang terhadap narkoba di sekitar lingkungan masing-masing,” kata Ketua Umum PP IPPNU Farida Farichah kepada Muhammadiyah Asli di kantor PBNU, Kamis (7/3) sore.

Laskar pelajar putri antinarkoba berjuang dengan panji “Perang Terhadap Narkoba Dimulai dari Diri Sendiri”. Panji berisikan kalimat itu ungkap Farida, cukup efektif dan bertenaga untuk disuarakan.

Muhammadiyah Asli

“Di kelompok ini, kita bentuk organisasi kecil. Dengan itu, gerakan laskar pelajar putri antinarkoba lebih terarah,” kata seorang pengurus PC IPPNU Tangsel Zaimah yang mendampingi salah satu kelompok laskar di Kantor PBNU lantai delapan, Kamis (7/3) sore.

Setiap kelompok menyusun agenda aksinya pada selembar karton. Program sosialisasi dan penyuluhan narkoba dirumuskan sesuai dengan tantangan dan peluang yang ada di masing-masing sekolah dan daerah mereka.

Muhammadiyah Asli

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Doa, Hadits Muhammadiyah Asli

Rabu, 27 Desember 2017

Pemblokiran Situs Religius Radikal Tidak Bijak

Jakarta, Muhammadiyah Asli? . Pemblokiran situs-situs yang bernafas Islam di media sosial dinilai sebagai tindakan gegabah dalam menangkal paham ISIS di Indonesia. Tindakan BNPT dan Menkominfo ini tidak bisa dibenarkan. Sebab untuk menangkal berkembangnya paham ISIS di Indonesia tidak perlu pemblokiran situs keagamaan, cukup menguatkan kembali paham nasionalisme.

“Pemicu utama berkembangnya paham-paham radikal di negeri ini karena meredupnya rasa nasionalisme yang selama ini menjadi kekuatan besar bagi kita untuk membangun bangsa Indonesia,” kata Sekretaris PKC PMII Sumut Darwin Sipahutar dalam rilisnya, Jumat (3/4).

Pemblokiran Situs Religius Radikal Tidak Bijak (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemblokiran Situs Religius Radikal Tidak Bijak (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemblokiran Situs Religius Radikal Tidak Bijak

Selain itu penutupan situs ini lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya. Di satu sisi pemerintah menunjukkan arogansinya sebagai anti agama. Padahal bangsa ini didirikan atas dukungan seluruh pemeluk agama dan suku-suku di Indonesia. Negara pun menjamin kehidupan beragama sebagaimana diatur dalam UU.

Muhammadiyah Asli

Di sisi lain ini sebagai ujian besar bagi umat Islam Indonesia bahwa akan semakin derasnya arus anti terhadap Islam (Islamophobia). Skenario besar inilah yang sedang dijalankan oleh Menkominfo dalam mempersempit ruang gerak Harokah dan Halaqoh umat Islam yang mengajarkan konsep rahmatan lil alamin untuk membangun bangsa ini.

Muhammadiyah Asli

Ironisnya situs-situs yang mengarahkan atau mengajarkan tentang separatisme di Indonesia tidak diblokir, lalu kenapa situs-situs Islam yang diblokir? Apakah situs-situs Islam dianggap lebih berbahaya dibanding situs-situs penyebaran paham separatis bagi kelangsungan bangsa ini.

“Menkominfo jangan menjadikan pemblokiran ini untuk mengalihkan isu dari kenaikan BBM. Kalau ini yang terjadi, saya yakin pemerintahan Jokowi tidak akan berjalan mulus.”

Untuk itu, PKC PMII Sumut meminta BNPT dan Menkominfo secara sadar dan insaf harus meminta maaf kepada umat Islam Indonesia atas perbuatan yang tidak terpuji tersebut. Ini sebagai langkah konkret pemerintah dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama di Indonesia.

Pihak Darwin berencana mengajak partisipasi seluruh organisasi keislaman untuk turun ke jalan dan meminta pertanggungjawaban BNPT dan Menkominfo jika tidak segera menghentikan pemblokiran situs-situs Islam itu. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Makam, Nahdlatul Ulama, Hadits Muhammadiyah Asli

Sabtu, 23 Desember 2017

Peringatan Hari Santri Jadi Momentum Canangkan Gerakan Sukoharjo Mengaji

Sukoharjo, Muhammadiyah Asli - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Sukoharjo Jawa Tengah dilaksanakan dengan menggelar kegiatan apel upacara bendera di halaman Setda Pemkab Sukoharjo, Ahad (22/10).

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya selaku inspektur upacara mengatakan, Hari Santri Nasional menjadi salah satu hari bersejarah untuk bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Santri Jadi Momentum Canangkan Gerakan Sukoharjo Mengaji (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringatan Hari Santri Jadi Momentum Canangkan Gerakan Sukoharjo Mengaji (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringatan Hari Santri Jadi Momentum Canangkan Gerakan Sukoharjo Mengaji

“Hari ini menjadi momentum untuk semua, khususnya kepada para santri, untuk terus belajar dan mengabdi kepada bangsa,” tegas Wardoyo.

Pada kesempatan tersebut juga dicanangkan Gerakan Sukoharjo Mengaji. Gerakan tersebut memiliki maksud sebagai pembekalan kepada masyarakat khususnya santri.

Muhammadiyah Asli

Sementara itu, di kecamatan lain, tepatnya di Kartasura, peringatan HSN dimeriahkan dengan menggelar apel dan pawai ta’aruf sejauh 2,5 kilometer yang diikuti peserta ribuan santri.

Muhammadiyah Asli

Kirab dimulai dari lapangan Gumuk, Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, menuju Masjid Zahidin.

Ketua panitia HSN di Sukoharjo Zainul Abbas menuturkan, kegiatan pawai jalan kaki digunakan sebagai sarana taaruf dengan masyarakat sekitar.

Acara juga dimeriahkan dengan sejumlah lomba yang diikuti para santri. Lomba yang dipertandingkan antara lain membaca kitab kuning, futsal, tahfidzul quran dan lain sebagainya. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nahdlatul, Doa, Hadits Muhammadiyah Asli

Senin, 27 November 2017

Bantu Pengungsi Rohingya, Aliansi Kemanusiaan Indonesia Bertolak ke Bangladesh

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Ketua Pelaksana Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM) M. Ali Yusuf mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan kepada pengungsi Rohingya di Bangladesh. Saat ini, pengungsi Rohingya yang berada di Bangladesh berjumlah 350 ribu orang. 

Bantu Pengungsi Rohingya, Aliansi Kemanusiaan Indonesia Bertolak ke Bangladesh (Sumber Gambar : Nu Online)
Bantu Pengungsi Rohingya, Aliansi Kemanusiaan Indonesia Bertolak ke Bangladesh (Sumber Gambar : Nu Online)

Bantu Pengungsi Rohingya, Aliansi Kemanusiaan Indonesia Bertolak ke Bangladesh

“Sangat perlu bantuan kemanusiaan,” kata Ali kepada Muhammadiyah Asli di Gedung PBNU, Rabu (13/9).

Ali menjelaskan, ada beberapa bentuk bantuan yang akan diberikan untuk pengungsi Rohingya diantaranya bantuan makanan, obat-obatan, air, dan kesehatan. Di tengah tempat pengungsian akan didirikan rumah sakit.

“Untuk praktik pelayanan kesehatan di situ,” katanya.

Muhammadiyah Asli

Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) itu juga menyebutkan, pemberian bantuan untuk Rohingya akan dilakukan dalam beberapa tahap. 

Rencananya, untuk rombongan tahap pertama akan diberangkatkan ke Bangladesh pada 22 September 2017 dan mereka berada di sana selama dua minggu. Sedangkan rombongan tahap kedua akan diberangkatkan pada awal Oktober 2017. 

“Hari Minggu ini (17 September) sudah ada yang berangkat lima orang untuk melihat lokasi dan menyiapkan segala hal,” jelasnya. 

Bantu Rohingya di Myanmar

Rencananya, AKIM juga akan memberikan bantuan orang Rohingya yang masih berada di Rakhine State Myanmar. Namun demikian, sampai saat ini AKIM masih menunggu izin dari Pemerintah Myanmar untuk memberikan bantuan ke Rakhine. 

Muhammadiyah Asli

“Mungkin dalam waktu dekat akan kita kirimkan bantuan tersebut (ke Rakhine),” ucapnya.

Ali menyebutkan, pengungsi Rohingya yang ada di Rakhine juga membutuhkan bantuan karena selama ini Pemerintah Myanmar menutup bantuan dari internasional untuk mereka. 

Jumlah etnis Rohingya yang ada di Rakhine diperkirakan masih cukup besar yaitu sekitar 300.000 sampai 400.000 warga Rohingya.

  

“Jadi juga membutuhkan bantuan,” ucapnya.

Sampai saat ini, dana yang terkumpul untuk bantuan pengungsi Rohingya di Bangladesh adalah sekitar 2,5 miliar. Sedangkan bantuan untuk orang Rohingya di Myanmar diperkirakan sekitar 1,5 miliar.

“Tapi (bantuan) itu akan bertambah terus,” tutup Ali. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli PonPes, Hadits, Meme Islam Muhammadiyah Asli

Minggu, 26 November 2017

Malam Keakraban ala IPNU-IPPNU Kebasen

Banyumas, Muhammadiyah Asli. Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memiliki cara tersendiri untuk mempererat hubungan antara pengurus dan kader setempat.

Malam Keakraban ala IPNU-IPPNU Kebasen (Sumber Gambar : Nu Online)
Malam Keakraban ala IPNU-IPPNU Kebasen (Sumber Gambar : Nu Online)

Malam Keakraban ala IPNU-IPPNU Kebasen

Di luar acara rapat-rapat rutin dan forum diskusi, IPNU-IPPNU Kebasen mengemas acara “Malam Keakraban” atau disingat Makrab dengan kegiatan karaoke bareng Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Banyumas.

Selain karaoke, kegiatan yang diikuti pimpinan ranting dan komisariat IPNU-IPPNU di Kecamatan Kebasen ini juga diisi dengan nonton film bareng, stand up commedy, belajar public speaking, juga diselingi materi kepemimpinan dan keorganisasian.

Muhammadiyah Asli

Program perdana pascapelantikan pengurus baru ini berlangsung di gedung MWCNU Kecamatan Kebasen lantai 2, di Jalan Raya Kalisalak Kebasen, Banyumas, Sabtu, (12/12) malam. Kegiatan ini menjadi “tongkrongan” alternatif bagi pelajar di saat sebagian remaja lain melakukan hal negatif di malam minggu.

Muhammadiyah Asli

Sebelum pulang mereka diwajibkan mengikuti Pengajian Maulid Nabi Muhammad dan Silaturahmi Banom NU se-Kecamatan Kebasen di MTs Maarif NU 1 Kebasen pada Ahad paginya. Pengajian ini diisi oleh pembicara Kiai Faturrohman, mantan ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Banyumas. (Andi Priyatno/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Olahraga, Makam, Hadits Muhammadiyah Asli

Jumat, 17 November 2017

Tiga Amalan Ini Setara Pahala Haji dan Umrah

Salah satu bentuk kasih sayang Allah SWT ialah melimpahkan pahala berlipat ganda kepada umat-Nya, sekalipun amalan yang dilakukan terlihat kecil dan sederhana. Ada banyak ibadah di dalam Islam yang terlihat sederhana dan tidak sulit dikerjakan, tetapi Allah SWT memberikan ganjaran besar.

Misalnya, dalam beberapa hadits dijelaskan, ada beberapa amalan yang kalau dilakukan dengan penuh keikhlasan dan konsisten, maka pahala dari amalan tersebut setara dengan ibadah haji. Di antara amalan yang ganjarannya setara dengan ibadah haji dan umrah ialah sebagai berikut.

Tiga Amalan Ini Setara Pahala Haji dan Umrah (Sumber Gambar : Nu Online)
Tiga Amalan Ini Setara Pahala Haji dan Umrah (Sumber Gambar : Nu Online)

Tiga Amalan Ini Setara Pahala Haji dan Umrah

Pertama, shalat jamaah lima waktu di masjid dan shalat dhuha. Shalat berjamaah lebih utama dibanding shalat sendirian. Selain mendapatkan pahala dua puluh tujuh kali lipat, shalat berjamaah di masjid juga dilimpahkan pahala ibadah haji bila dilakukan terus-menerus. Sementara orang yang mengerjakan shalat dhuha di masjid dihadiahi pahala ibadah umrah.

Penjelasan ini didasarkan pada hadits riwayat Abu Umamah bahwa Rasulullah berkata.

Muhammadiyah Asli

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Muhammadiyah Asli

Artinya, “Siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk menunaikan shalat fardhu akan diberikan pahala ibadah haji. Sementara orang yang keluar rumah untuk mengerjakan shalat dhuha dan tidak ada tujuan lain selain itu, maka akan diberikan pahala umrah,” (HR Abu Daud).

Kedua, zikir setelah shalat shubuh berjamaah sampai terbit matahari, lalu shalat dua rakaat. Selain shalat lima waktu, orang yang berzikir setelah shalat shubuh juga diberikan pahala ibadah haji dan umrah. Syaratnya, dia harus tetap berzikir di masjid sampai terbit matahari, kemudian mengerjakan shalat sunnah dua rakaat.

Hal ini berdasarkan riwayat dari Anas bahwa Rasulullah berkata.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, "Siapa yang mengerjakan shalat subuh berjemaah, kemudian dia tetap duduk sambil dzikir sampai terbit matahari dan setelah itu mengerjakan shalat dua rakaat, maka akan diberikan pahala haji dan umrah,” (HR At-Tirmidzi).

Ali Mula Al-Qari dalam Mirqatul Mafatih menjelaskan, yang dimaksud zikir dalam hadits di atas tidak sebatas melafalkan kalimat zikir, tetapi juga termasuk thawaf bagi orang yang berada di masjidil haram, serta majelis ilmu dan agama.

Hal itu dilakukan sampai terbit matahari dan sekira matahari setinggi tombak, sekitar lima belas menit setelah terbitnya matahari, disunahkan shalat dua rakaat. Shalat dua rakaat itu dinamakan dengan shalat sunah isyraq.

Ketiga, pergi ke masjid untuk menuntut ilmu atau mencari kebaikan. Tidak hanya ibadah shalat yang mendapatkan pahala haji dan umrah, menuntut ilmu dan mengajar di masjid pun diberikan pahala ibadah haji. Sebagaimana penjelasan dari riwayat Abu Umamah bahwa Rasul berkata.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Siapa yang berangkat ke masjid hanya untuk belajar kebaikan atau mengajarkannya, diberikan pahala seperti pahala ibadah haji yang sempurna hajinya,” (HR At-Thabarani).

Meskipun ketiga amalan di atas diberikan pahala ibadah haji dan umrah, bukan berarti orang yang mengerjakan amalan tersebut tidak diwajibkan haji dan umrah. Kewajiban haji dan umrah tetap berlaku bagi siapapun.

Pahala ketiga amalan di atas diserupakan dengan pahala ibadah haji dan umrah bertujuan untuk memotivasi (targhib) umat Islam untuk melakukannya. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Hadits, Ahlussunnah Muhammadiyah Asli

Yapisma Gelar Pelatihan untuk Guru Hebat

Sumedang, Muhammadiyah Asli?

Yayasan Pendidikan Islam Mohammad Aliyuddin (Yapisma) pada Rabu (16/11) menyelenggarakan pelatihan motivasi tenaga pengajar di Aula MTs Plus Al-Hikam. Kegiatan yang bertema "Nyalakan api motivasi dalam diri, gurunya hebat muridnya dahsyat" ini dihadiri seratus peserta. Mereka merupakan tenaga pendidik dari berbagai lembaga pendidikan yang berada di Yapisma.

Ketua Yapisma H Sadulloh menyampaikan bahwa saat ini Yapisma sudah mempunyai empat belas lembaga pendidikan. Setiap tahunnya tenaga pendidik yang berada di lembaga pendidikan tersebut selalu diberikan pelatihan untuk menambah wawasan keilmuannya.?

Yapisma Gelar Pelatihan untuk Guru Hebat (Sumber Gambar : Nu Online)
Yapisma Gelar Pelatihan untuk Guru Hebat (Sumber Gambar : Nu Online)

Yapisma Gelar Pelatihan untuk Guru Hebat

Untuk tahun ini, kata Ketua PCNU Kabupaten Sumedang ini, sengaja mengambil tema tentang motivasi dengan tujuan supaya semangat guru-guru dalam mengajar dan mendidik siswanya lebih tinggi lagi.

Meluruskan dan memompa motivasi guru dalam mengajar dan mendidik sangatlah perlu. Contoh saja, jangan sampai ada tenaga pendidik di Yapisma mempunyai motivasi asal orang tua siswa senang dengan cara memberikan nilai di raport dengan nilai tinggi, sementara kualitas siswanya sangat rendah.?

Muhammadiyah Asli

“Yapisma menginginkan lulusan yang sekolah di Yapisma mempunyai kualitas yang bagus. Makanya tema kegiatan training motivasi hari ini yaitu gurunya hebat muridnya dahsyat,” tutur H Sadulloh.

Sementara Ketua Dewan Pembina Yapisma KH Muhammad Aliyuddin memberikan arahan kepada semua peserta training motivasi bahwa syarat mencari ilmu ada lima, yaitu harus diam ketika duduk di majelis ilmu, mendengarkan, menyimak, mengamalkan, dan menyebarkan. Jangan sampai ilmu yang didapat hari ini hanya di dengarkan saja, tapi harus ada aplikasinya dalam kehidupan kedepannya.

Kiai Aliyuddin juga memberikan nasihat kepada semua guru, bahwa paling besar dosa seorang guru yaitu ketika guru tersebut tidak mampu menyelesaikan materinya sesuai batasan materi. Artinya kalau dalam satu semester ada empat bab materi, maka keempat bab tersebut harus betul-betul tersampaikan pada semester tersebut, supaya terhindar dari dosa guru. (Ayi Abdul Kohar/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli Olahraga, Hadits, Kyai Muhammadiyah Asli

Selasa, 07 November 2017

Doa Hendak Basuh Tangan Kiri saat Wudhu

Allah SWT menyebutkan bahwa orang yang menerima kitab catatan amalnya di akhirat dengan tangan kiri, akan celaka. Penerimaan buku catatan kitab dengan tangan kiri merupakan penanda awal bahwa catatan kitabnya berisi amal-amal jahat. Doa ini diharapkan dapat memperbaiki amal kita di dunia.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Doa Hendak Basuh Tangan Kiri saat Wudhu (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Hendak Basuh Tangan Kiri saat Wudhu (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Hendak Basuh Tangan Kiri saat Wudhu

Allâhumma innî a‘ûdzubika ’an thu‘tiyanî kitâbî bi syimâlî ’aw min warâ’i zhahrî

Muhammadiyah Asli

Artinya, “Hai Tuhanku, Aku berlindung kepada-Mu dari pemberian kitab amalku kelak di tangan kiriku, atau dari balik punggungku,” (Lihat Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, Cetakan Al-‘Aidrus, Jakarta). (Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Ulama, Nahdlatul, Hadits Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli

Minggu, 05 November 2017

Kempek Mendadak Jadi Pasar

Cirebon, Muhammadiyah Asli. Perhelatan akbar Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2012 berpengaruh banyak terhadap kondisi Kota Cirebon. Salah satu dampak yang menonjol adalah keramaian massa di sekeliling lokasi acara, Kompleks Pondok Pesantren Kempek, Palimanan, Cirebon. Kampung halaman Ketua Umum PBNU ini mendadak seperti pasar.

 

Dari pantauan Muhammadiyah Asli, ratusan lapak dibuka di hampir sepanjang jalanan menuju pesantren. Selain di area bazar yang disediakan panitia, para pedagang tampak pula berjajar mendekati panggung kesenian. Jumlah terus bertambah hingga hari ini sejak Kamis (13/9).

Kempek Mendadak Jadi Pasar (Sumber Gambar : Nu Online)
Kempek Mendadak Jadi Pasar (Sumber Gambar : Nu Online)

Kempek Mendadak Jadi Pasar

 

Para pedagang yang datang dari dalam dan luar Cirebon ini menjajakan aneka barang dagangan, seperti alat elektronik, buku, mainan, buah-buahan, pakaian, makanan, dan pernak-pernik lain bernuansa NU dan Cirebon. Penawaran jasa, seperti perjalanan Umrah dan Haji juga tampak di pinggir jalan.

 

Muhammadiyah Asli

Sebuah pasar rakyat juga digelar tak jauh dari lokasi pembukaan Munas, 15-16 September, di Alun-alun Palimanan, Cirebon. Pasar yang diisi dengan bazar, musik, permainan, dan tausyiyah ini di antaranya menawarkan sembako murah.

 

Salah satu penjual Husni, Jumat (14/9), mengaku agak telat membuka lapak dibanding rekan-rekan lain. Ia datang dari sebuah perguruan tinggi di Babakan, Cirebon. “Saya datang baru hari ini. Yang lain udah kemarin-kemarin,” katanya.

 

Muhammadiyah Asli

Di samping dari sejumlah lembaga pendidikan dan pesantren, pedagang juga berasal dari Pasar Binaan Lembaga Ekonomi Thoriqoh (Lekthor) dan masyarakat umum.

 

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis   : Mahbib Khoiron

 

 

 

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Hadits, Warta, Berita Muhammadiyah Asli

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock