Tampilkan postingan dengan label Nahdlatul Ulama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nahdlatul Ulama. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Maret 2018

Sambangi PBNU, Seniman Batik Tulis Ini Sampaikan Persoalan Para Pembatik

Jakarta, Muhammadiyah Asli

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menerima kunjungan Seniman Djoko Susilo di kantornya Gedung PBNU Lantai 3, Selasa, (26/4). Djoko menjelaskan bahwa maksud dan tujuan kedatangannya adalah ingin mengajak NU untuk menyejahterakan kehidupan para pembatik tulis.

Sambangi PBNU, Seniman Batik Tulis Ini Sampaikan Persoalan Para Pembatik (Sumber Gambar : Nu Online)
Sambangi PBNU, Seniman Batik Tulis Ini Sampaikan Persoalan Para Pembatik (Sumber Gambar : Nu Online)

Sambangi PBNU, Seniman Batik Tulis Ini Sampaikan Persoalan Para Pembatik

“Sementara pemerintah sibuk dengan promosi ke mana-mana, sukses, sukses. Tapi ada satu hal yang tidak pernah dilihat, terlewatkan, apa? Siapa yang kerja? Bagaimana mereka mendapatkan upah? Kehidupan mereka seperti apa?” jelas Djoko.

Menurutnya, meski batik tulis memiliki harga yang tinggi di pasaran, namun para pembatiknya mendapatkan upah yang teralu murah. “Tidak manusiawi. Sekarang uang 300 ribu perbulan dapat apa. Itu yang terjadi,” tegasnya dengan nada tinggi.?

Maka tidak heran, jelas Djoko, jika para pembatik tulis sekarang didominasi oleh generasi orang tua dan kualitasnya juga semakin menurun karena orangnya semakin berkurang dan regenerasinya tersendat.

Ia menyatakan bahwa untuk melestarikan batik tulis Nusantara hanya ada satu cara, yaitu memakmurkan para pembatik tulis tersebut. Baginya, pekerjaan membatik adalah pekerjaan yang manusiawi dan sudah seharusnya mendapatkan upah yang layak.?

Muhammadiyah Asli

“Pembatik mendapatkan upah sesuai dengan apa yang ia kerjakan. Tidak seperti sekarang,” ungkapnya. ? ?

Maka dari itu, ia berharap NU bisa membuat tim atau gerakan yang fokusnya adalah untuk mensejahterakan para pembatik tersebut. “Membuat sebuah gerakan yang semula pembatik adalah buruh yang dibayar dengan tidak manusiawi itu, menjadi sebuah wiraswastawan,” papar laki-laki yang menekuni dunia batik tulis ini.

Muhammadiyah Asli

Dengan demikian, ia mengajak NU untuk membuat sebuah program atau wadah yang bisa mempertemukan antara para pembatik tersebut dengan para pembeli langsung.?

“Tentu gerakan ini sangat tidak disukai oleh para pengusaha. Dia pasti anti, tapi kita tidak peduli. Kita peduli pada batik Indonesia lestari,” ?

Selain itu, Djoko Susilo juga memberikan lukisan kepada Kiai Said. Ia menerangkan, lukisan yang bergambar Kiai Said tersebut ia selesaikan selama dua hari.?

Ia membubuhi lukisan tersebut dengan salah satu potongan ayat Al Quran, yaitu surat Ar Ruum ayat 22. Ia menilai bahwa ayat tersebut sangat cocok dan sesuai dengan karakteristik NU.

“Tuhan menciptakan manusia itu dengan beragam, warna kulit, bahasa, dan lainnya. Itu (sesuai dengan ciri dan karakter) NU,” tambahnya dengan?

Saat menerima lukisan tersebut, Kiai Said terlihat gembira. “Ya terima kasih, bagus sekali,” kata Kiai Said dengan senyum sumringah. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)

? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Sholawat, Nahdlatul Ulama, Aswaja Muhammadiyah Asli

Senin, 12 Februari 2018

Dari Sayap Jibril, Nabi Idris Paham Ilmu Kesehatan

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, ilmu kesehatan pertama kali turun di muka bumi dibawa malaikat Jibril. Ilmu tersebut terletak pada sayap malaikat penyampai wahyu tersebut. Orang yang pertama mampu membaca dan memahaminya adalah Nabi Idris.?

Dari Sayap Jibril, Nabi Idris Paham Ilmu Kesehatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Dari Sayap Jibril, Nabi Idris Paham Ilmu Kesehatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Dari Sayap Jibril, Nabi Idris Paham Ilmu Kesehatan

“Jadi orang yang pertama kali mengerti kesehatan adalah Nabi Idris,” katanya saat pidato sambutan Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Pusat Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (ARSINU) periode 2016-2021 di lantai 8 gedung PBNU, Jakarta Selasa (6/12).

Pada kesempatan tersebut, kiai asal Kempek, Cirebon ini juga menyebutkan nama-nama dokter muslim pada masa awal. Pertama Abu Bakar Ar-Razi. Kemudian Hassan ibnul Haitham yang menemukan optik, kesehatan mata.?

Lalu, tambahnya, Ibnu Nafis tentang peredaran darah dalam tubuh manusia, dan keempat yang merupakan puncaknya kedokteran yaitu Al-Husain Ibnu Sina.?

Muhammadiyah Asli

Lebih lanjut, kang Said mengapresiasi atas terbentuknya ARSINU, dan berharap mendatangkan manfaat.

“Saya bangga telah berdiri Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama. Saya yakin insyaallah pasti maju,” tegasnya. “Mudah-mudahan generasi mendatang bisa menikmati keberadaan ARSINU,” pungkasnya?

Hadir pada acara tersebut Ketua PBNU dr. H. Syahrizal Syarif, Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) H. Hisyam Said Budairi. Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Muhammad Faqih. (Husni Sahal/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Minggu, 11 Februari 2018

Mahir Ar-Raiyadh Kediri Optimis Lolos Final LSN Region II Jatim

Kediri, Muhammadiyah Asli. Kesebelasan Pondok Pesantren Mahir Ar-Riyadh Ringinagung Keling Kediri, optimis bisa melaju ke babak selanjutnya dalam kompetisi Liga Santri Nusantara (LSN) region II Jawa Timur di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Sabtu (27/8) sore ini.

Mahir Ar-Raiyadh Kediri Optimis Lolos Final LSN Region II Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahir Ar-Raiyadh Kediri Optimis Lolos Final LSN Region II Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahir Ar-Raiyadh Kediri Optimis Lolos Final LSN Region II Jatim

“Anak-anak siap tampil lagi setelah jeda pertandingan sehari kemarin,’’ ungkap Mohammad Rofik, official tim Mahir Ar-Riyadh Ringinagung.

Mengingat ketatnya pertandingan, lanjut Rofik, timnya akan bermain datar dulu. Melihat pola permainan lawan dilapangan. Yang jelas, anak asuhnya ditekankan bermain sportif.

”Jeda pertandingan ini kan sangat mepet. Jadi kami harus hemat stamina anak-anak. Jadi pola permainan akan kita rubah. Biasanya anak-anak sejak awal agresif menyerang. Dalam pertandingan nanti akan kami rubah. Kalau sebelumnya bermain ngotot. Ini nanti akan ? banyak bertahan. Apalagi ? bermain dalam cuaca sangat panas. Kita bermain siang sehingga sangat menguras stamina,’’ tandas Rofik.

Muhammadiyah Asli

Hal yang sama juga diungkapkan oleh tim sepak bola Quen Alfalah Ploso Mojo Kediri. “Yang jelas teman-teman akan meladeni permainan lawan. Strategi sudah kami siapkan, supaya stamina ? terjaga,’’ ungkap Ahmad salah satu pemain Quen Al-Falah Ploso Kediri.

Kedua tim satu daerah ini akan ketemu dalam Perempat Final ? LSN Region Jatim ? II siang nanti pukul 14.00. Makanya sangat wajar bila keduanya akan bermain menahan dalam rangka menghemat ? stamina.

Sebagimana diketahui Tim Mahir Ar-Riyadh Ringinagung lolos kebabak perempat final setelah dalam babak ? sebelumnya mengalahkan tim pesantren APPIS Gandusari Blitar dan Pesantren Nurul Ulum. Sedangkan Quen Al-Falah Ploso Mojo Kediri setelah berhasil melibas ? Tim An-Nur 1 ? Turen Malang.

Sementara itu, yang akan bertanding perdana hari ini, pukul ? 07.30 pagi tadi adalah Kesebelasan Ponpes An-Nur 2 Turen Malang menghadapi Kesebelasan Pondok Pesantren Denanyar Jombang. ?

Muhammadiyah Asli

Disusul kemudian pertandingan antara kesebelasan Ponpes Darussalam Sumbersari Kencong ? Kediri. Mereka akan berhadapan dengan Kesebelasan Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang pada pukul 09.10 WIB.

Kemudian pada pukul 14.00 Tim Mahir Ar-Riyadh tampil melawan Tim Quen Al-Falah. Lalu ? pada pukul 15.40 akan berhadapan Ponpes Darut Taibin (DaTa) Tulungagung akan bentrok dengan tim Pesantren Pomosda asal Kota Angin Nganjuk. (Imam Kusnin/Fathoni)



Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Ahlussunnah, Olahraga, Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Jumat, 09 Februari 2018

Fatayat NU Lampung Kaji Pemikiran Gus Dur

Bandarlampung, Muhammadiyah Asli. Pimpinan Wilayah Fatayat NU Provinsi Lampung mengkaji pemikiran KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam Dialog Kebangsaan yang akan diselenggarakan pada 10 Maret 2013 mendatang di Hotel Marcopolo Bandarlampung. Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir.

Fatayat NU Lampung Kaji Pemikiran Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat NU Lampung Kaji Pemikiran Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat NU Lampung Kaji Pemikiran Gus Dur

Beberapa nara sumber yang diundang diantaranya putri Gus Dur Yeni Wahid, Anggota DPR RI Effendi Choiri, tokoh NU Lampung Alzier Danis Tabrani, dan Rektor IAIN Raden Intan Bandarlampung Muhammad Mukri.

Menurut Rida Budiyanti, Ketua PW Fatayat NU Lampung, acara ini diharapkan dapat melestarikan pemikiran Gus Dur sebagai Bapak Bangsa dalam rangka mewujudkan kehidupan yang rukun, damai, toleran dan demokratis.

Muhammadiyah Asli

“Sosok Gus Dur sangatlah menarik dan multi tafsir. Beliau tidak saja dikenal sebagai seorang yang sukses memimpin NU, tetapi juga seorang tokoh sentral demokrasi, tokoh pembaru Islam, tokoh agama, tokoh budaya, politik, intelektual terkemuka, penganjur pluralisme dan pembela minoritas,” katanya di Bandarlampung, Selasa (5/3).

Dialog kebangsaan yang akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Lampung ini juga merupakan usaha dalam pemeliharaan kerukunan dan pemberdayaan masyarakat untuk mendorong agar kerukunan di masyarakat mengalami penguatan, sehingga masyarakat semakin berdaya untuk menghadapi berbagai macam kecenderungan kemungkinan terjadinya konflik.

Muhammadiyah Asli

Kegiatan ini rencananya akan dihadiri oleh keluarga besar NU Provinsi lampung dan segenap pecinta Gus Dur yang diperkirakan berjumlah 1000 orang.

Redaktur     : A. Khoirul Anam

Kontributor : Muhammad Faizin

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Selasa, 06 Februari 2018

NU NTT Imbau Umat Islam Bayar Zakat

Kupang, Muhammadiyah Asli. Rais Syuriyah PWNU Nusa Tenggara Timur KH Abdulkadir Makarim mengimbau segenap umat Islam di wilayah Nusa Tenggara Timut agar tingkatkan ibadah di bulan puasa dan memperbanyak pengeluaran zakat, infak dan sedekah (ZIS) untuk mengejar amal ibadah sebagai bekal dunia dan akhirat.

NU NTT Imbau Umat Islam Bayar Zakat (Sumber Gambar : Nu Online)
NU NTT Imbau Umat Islam Bayar Zakat (Sumber Gambar : Nu Online)

NU NTT Imbau Umat Islam Bayar Zakat

“Mari kita membayar zakat, infak dan sedekah di bulan Ramadhan kali ini,” kata Abdulkadir Makarim yang juga ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kepada Muhammadiyah Asli di Kupang, Selasa (23/6) kemarin.

Makarim berharap, agar puasa dijadikan moment pembersihan diri sekaligus mencari pahala bagi umat Islam di NTT dengan? jalan meningkatkan? ibadah dan memperbanyak pengeluaran zakat, Infak dan sedEkah.

Muhammadiyah Asli

“Di bulan Ramadhan, bagi saudara-saudara umat beragama lainnya agar lebih memperhatikan toleransi bagi saudara-saudara kita umat Islam yang saat ini sementara menjalankan ibadah puasa, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya begitu besarnya perhatian dan toleransi dari umat-umat? non muslim kepada saudara yang muslim,” katanya.

Maka diharapkan, terjalinlah kerukunan yang selama ini senantiasa dijaga dan dipupuk oleh seluruh umat beragama di daerah ini, katanya. (Ajhar Jowe/Anam)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Kamis, 01 Februari 2018

Habib Luthfi: Kemerdekaan Bukan Hadiah Penjajah

Jepara, Muhammadiyah Asli. Rais Aam Jamiyyah Ahlith Thariqah Al-Mutabarah An-Nahdliyyah, Habib Muhammad Luthfi bin Hasyim bin Yahya saat menjadi inspektur Upacara Kebangsaan dan Gebyar Merah Putih di Alun-alun Jepara, Sabtu pagi (14/4) memberikan amanat kepada peserta upacara, bahwasanya kemerdekaan yang diraih oleh Bangsa Indonesia bukan merupakan hadiah dari penjajah.



Habib Luthfi: Kemerdekaan Bukan Hadiah Penjajah (Sumber Gambar : Nu Online)
Habib Luthfi: Kemerdekaan Bukan Hadiah Penjajah (Sumber Gambar : Nu Online)

Habib Luthfi: Kemerdekaan Bukan Hadiah Penjajah

Menurutnya, kemerdekaan yang telah ditorehkan pada 17 Agustus 1945 itu harus dilalui dengan bertumpah darah dan perjuangan. Wujud nyatanya dibuktikan dengan korban nyawa dan keluarga yang dikorbankan. Tetapi ia menyayangkan, sudah sekitar setengah abad bangsa ini tertidur pulas melupakan jejak para pendahulu. Sehingga nasionalisme bangsa ini semakin luntur.

Dihadapan 3500 orang peserta upacara yang terdiri dari Muspida, Kiai, Habaib, PNS, Banom NU, Tokoh Lintas Agama, Pelajar dan Mahasiswa, ia mengajak agar semakin memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Muhammadiyah Asli

"Kemerdekaan yang telah kita raih merupakan berkah dari Allah SWT yang perlu disyukuri. Rasa syukur itu tidak hanya dibuktikan dengan ucapan saja," paparnya.

Muhammadiyah Asli

Lebih dari itu, sebagai penerus bangsa agar tidak memalukan di hadapan para pejuang dan sesepuh. Dengan Gebyar Merah Putih, kecintaan terhadap NKRI perlu ditingkatkan sebab kekuatan Bangsa Indonesia tidak diragukan lagi.

"Mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan agar bangsa kita tidak menjadi bangsa tontonan tetapi menjadi bangsa tuntunan. Bisa menjadi teladan bagi bangsa-bangsa yang lain," imbuhnya.

Redaktur     : Sudarto Murtaufiq

Kontributor : Syaiful Mustaqim

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nahdlatul Ulama, Doa Muhammadiyah Asli

Senin, 22 Januari 2018

Rihlah Ilmiah Ramadhan ke Masjid Agung Jateng

Semarang, Muhammadiyah Asli. Lebih dari lima puluh peserta mengikuti kegiatan program rihlah ilmiah dalam rangkain kegitan pesantren ramadhan diadakan oleh Rumah Pendidikan Sciena Madani yang bekerja sama dengan Masjid Ar-Rasyid yang terletak di daerah Banjardowo Rt 2 Rw 6 Genuk Semarang.

Rihlah Ilmiah Ramadhan ke Masjid Agung Jateng (Sumber Gambar : Nu Online)
Rihlah Ilmiah Ramadhan ke Masjid Agung Jateng (Sumber Gambar : Nu Online)

Rihlah Ilmiah Ramadhan ke Masjid Agung Jateng

Rihlah ilmiah merupakan program semacam pariwisata, namun bukan sekedar wisata akan tetapi memiliki nilai-nilai pendidikan. Berkunjung ke Masjid Agung Jawa Tengah dengan mengendarai kereta kelinci yang telah dipesan panitia ini bersifat gratis dan bahkan setiap peserta mendapatkan jatah tiket untuk menaiki menara masjid.

Di lantai 19 menara masjid agung jawa tengah, para peserta dikenalkan tentang pemandangan alam khususnya kawasan Semarang. Berlanjut di lantai 2 dan 3 para peserta dibekali dengan pengetahuan tentang sejarah. Sebab di lantai tersebut menjadi museum pusat sejarah Jawa Tengah.

Muhammadiyah Asli

Dalam acara tersebut, para peserta di kawal oleh 2 porsenil Banser Ranting Banjardowo yakni saudara Suyatno dan Rohmani. Menurut Suyatno, bahwa tugas banser bukan sekedar memberikan rasa aman, namun bagaimana juga berperan aktif dalam kegiatan pendidikan.

Muhammadiyah Asli

Rihlah ilmiah ini sebagai bentuk pembelajaran lingkungan kepada anak-anak, kata penanggung jawab acara Ninik Ambarwati. “Saya juga sangat berterima kasih kepada Banser yang meluangkan waktunya untuk memberikan rasa aman dan membimbing anak-anak,” tuturnya.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Kontributor: Lukni Maulana

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nusantara, Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Jumat, 12 Januari 2018

Langkah Elegan Ansor Larangan Jadi Mitra Pemerintah

Pamekasan, Muhammadiyah Asli - Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Larangan Pamekasan baru akan dilantik pada 6 April mendatang. Meski begitu, mereka sudah bergerak aktif membangun silaturahmi dengan berbagai para kiai dan tokoh NU setempat.

Tidak hanya itu, GP Ansor Larangan tampak tidak mengabaikan umara. Camat Larangan Achmad Hambali didatangi oleh mereka, Senin (27/3). Pasukan Banser mengiringi pertemuan tersebut.

Langkah Elegan Ansor Larangan Jadi Mitra Pemerintah (Sumber Gambar : Nu Online)
Langkah Elegan Ansor Larangan Jadi Mitra Pemerintah (Sumber Gambar : Nu Online)

Langkah Elegan Ansor Larangan Jadi Mitra Pemerintah

"Camat adalah mitra kami dalam memajukan Kecamatan Larangan. Kemitraan ini tidak dalam wujud material berupa uang, tapi bersifat pemberdayaan," ujar Ketua Ansor Larangan Baiquni.

Muhammadiyah Asli

Dalam kesempatan itu, Camat Hambali menyatakan komitmennya untuk melibatkan GP Ansor dalam semua kegiatan kepemudaan kecamatan. Serta, hal-hal yang membutuhkan penanganan sekaligus seperti bencana alam dan sejenisnya.

"Kami bisa berkolaborasi dengan kecamatan dalam segala kegiatan sehingga terjalin komunikasi antara pemerintah dan GP Ansor," kata Baiquni.

Muhammadiyah Asli

Camat Hambali merespon positif kehadiran GP Ansor. Pihaknya menyatakan sangat terkesan terhadap GP Ansor Larangan. Ia menganjurkan agar GP Ansor selalu berkomunikasi dan koordinasi sehingga GP Ansor tidak menunggu bola. Tapi, harus bisa menjemput bola. (Hairul Anam/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli News, Nahdlatul Ulama, Daerah Muhammadiyah Asli

Rabu, 27 Desember 2017

Pemblokiran Situs Religius Radikal Tidak Bijak

Jakarta, Muhammadiyah Asli? . Pemblokiran situs-situs yang bernafas Islam di media sosial dinilai sebagai tindakan gegabah dalam menangkal paham ISIS di Indonesia. Tindakan BNPT dan Menkominfo ini tidak bisa dibenarkan. Sebab untuk menangkal berkembangnya paham ISIS di Indonesia tidak perlu pemblokiran situs keagamaan, cukup menguatkan kembali paham nasionalisme.

“Pemicu utama berkembangnya paham-paham radikal di negeri ini karena meredupnya rasa nasionalisme yang selama ini menjadi kekuatan besar bagi kita untuk membangun bangsa Indonesia,” kata Sekretaris PKC PMII Sumut Darwin Sipahutar dalam rilisnya, Jumat (3/4).

Pemblokiran Situs Religius Radikal Tidak Bijak (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemblokiran Situs Religius Radikal Tidak Bijak (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemblokiran Situs Religius Radikal Tidak Bijak

Selain itu penutupan situs ini lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya. Di satu sisi pemerintah menunjukkan arogansinya sebagai anti agama. Padahal bangsa ini didirikan atas dukungan seluruh pemeluk agama dan suku-suku di Indonesia. Negara pun menjamin kehidupan beragama sebagaimana diatur dalam UU.

Muhammadiyah Asli

Di sisi lain ini sebagai ujian besar bagi umat Islam Indonesia bahwa akan semakin derasnya arus anti terhadap Islam (Islamophobia). Skenario besar inilah yang sedang dijalankan oleh Menkominfo dalam mempersempit ruang gerak Harokah dan Halaqoh umat Islam yang mengajarkan konsep rahmatan lil alamin untuk membangun bangsa ini.

Muhammadiyah Asli

Ironisnya situs-situs yang mengarahkan atau mengajarkan tentang separatisme di Indonesia tidak diblokir, lalu kenapa situs-situs Islam yang diblokir? Apakah situs-situs Islam dianggap lebih berbahaya dibanding situs-situs penyebaran paham separatis bagi kelangsungan bangsa ini.

“Menkominfo jangan menjadikan pemblokiran ini untuk mengalihkan isu dari kenaikan BBM. Kalau ini yang terjadi, saya yakin pemerintahan Jokowi tidak akan berjalan mulus.”

Untuk itu, PKC PMII Sumut meminta BNPT dan Menkominfo secara sadar dan insaf harus meminta maaf kepada umat Islam Indonesia atas perbuatan yang tidak terpuji tersebut. Ini sebagai langkah konkret pemerintah dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama di Indonesia.

Pihak Darwin berencana mengajak partisipasi seluruh organisasi keislaman untuk turun ke jalan dan meminta pertanggungjawaban BNPT dan Menkominfo jika tidak segera menghentikan pemblokiran situs-situs Islam itu. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Makam, Nahdlatul Ulama, Hadits Muhammadiyah Asli

Senin, 11 Desember 2017

Pilgub Jateng, Habib Luthfi Tegaskan Netral

Semarang, Muhammadiyah Asli. Ulama dari Pekalongan Habib Luthfi bin Ali bin Yahya mengatakan merestui ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah. Menurut Habib, ketiganya adalah aset berharga.

“Saya harus menjunjung setiap aset Jateng, siapapun beliau-beliau itu. Sebagai yang ditokohkan, ulama, saya restui semuanya,” katanya di Semarang, Jumat malam (17/5) lalu. Hal itu diungkapkannya seusai pengajian Majelis Maulidur Rasul dan Doa untuk Keselamatan dan Kebaikan Bersama Habaib, Ulama, dan Santri Jateng di Semarang.

Pilgub Jateng, Habib Luthfi Tegaskan Netral (Sumber Gambar : Nu Online)
Pilgub Jateng, Habib Luthfi Tegaskan Netral (Sumber Gambar : Nu Online)

Pilgub Jateng, Habib Luthfi Tegaskan Netral

“Yang penting Jateng kondusif, kita partisipasi siapapun yang berniat baik membangun dan memajukan Jateng. Beliau-beliau datang hanya meminta restu dan doa. Ya hanya itu, saya restui ketiganya,” katanya.

Muhammadiyah Asli

Adapun untuk pilihan secara pribadi di antara ketiga pasangan itu, tokoh Jam’iyyah Ahlith ath-Thariqah al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (Jatman) itu mengaku tidak mungkin menyampaikannya karena hak pribadi sebagai warga Jateng.

Muhammadiyah Asli

Ia mengaku tidak mau terlibat dalam politik praktis, terutama dukung-mendukung salah satu pasangan calon, termasuk kepada para jamaahnya yang dibebaskannya untuk memilih siapa saja dari ketiga kandidat tersebut.

“Saya kira ya mangga, silakan pilih siapa saja. Harapan saya, semoga Jateng ke depannya semakin aman, kondusif, makmur, dan maju,” kata Habib Luthfi yang juga mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng.

Redaktur ? ? : Mukafi Niam

Kontributor: Ajie Najmuddin

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Habib, Ahlussunnah, Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Jumat, 08 Desember 2017

Mendes PDTT Kukuhkan Bibit Samad Rianto sebagai Ketua Satgas Dana Desa

Jakarta, Muhammadiyah Asli

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, melantik mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bibit Samad Rianto, sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Dana Desa, di Kantor Kalibata, Jakarta, Rabu (5/7). Dalam menjalankan tugasnya, Menteri Eko menekankan agar upaya pencegahan menjadi poin utama dari peran Satgas Dana Desa.

"Satgas Dana Desa berperan untuk membantu para kepala desa supaya bisa menjalankan tugas sesuai yang diamanatkan Undang-Undang. Satgas bukan untuk menangkap Kepala Desa. Selain itu, Satgas harus punya kemampuan untuk bekerjasama dengan para Kepala Daerah dan 19 Kementerian/ Lembaga yang memiliki irisan program percepatan pembangunan desa," ujar Menteri Eko.

Mendes PDTT Kukuhkan Bibit Samad Rianto sebagai Ketua Satgas Dana Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
Mendes PDTT Kukuhkan Bibit Samad Rianto sebagai Ketua Satgas Dana Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

Mendes PDTT Kukuhkan Bibit Samad Rianto sebagai Ketua Satgas Dana Desa

Menteri Eko menambahkan, Satgas Dana Desa juga akan membantu merumuskan kebijakan dan pengawasan pelaksanaan penggunaan dana desa. Selain itu, Satgas juga memiliki peran untuk membantu mengevaluasi regulasi terkait dana desa, sosialisasi dan advokasi, monitoring dan evaluasi, harmonisasi hubungan antar lembaga serta menindaklanjuti pengaduan masyarakat atas dugaan terjadinya penyimpangan penggunaan dana desa.

"Setiap ada pelanggaran harus ditindaklanjuti. Tingkatkan koordinasi dengan penegak hukum sehingga masukan dari masyarakat bisa ditindaklanjuti dan memberi efek jera. Beri peringatan agar desa lain tidak melakukan hal yang sama," tegas Menteri Eko.

Keberhasilan Satgas Dana Desa, lanjutnya, akan percepat pengurangan kemiskinan, laju urbanisasi, dan mendorong kemajuan negara. Menteri Eko pun mengajak semua pihak membantu Kemendes PDTT dan Satgas Dana Desa untuk mengawal dana desa di daerahnya masing-masing. Jika ada dugaan penyalahgunaan, masyarakat dapat melapor ke Call Center 1500040, SMS Center di nomor 081288990040/ 087788990040 atau via media sosial Kemendes PDTT.

"Harapan dari masyarakat dan kita semua sangat besar pada Satgas Dana Desa ini. Pimpinan dan anggotanya dipilih berdasarkan masukan masyarakat dan kajian mendalam. Mereka memiliki rekam jejak yang baik di bidangnya dan memiliki pengetahuan tentang pengawasan dana desa dan pembangunan di Indonesia," lanjutnya.

Muhammadiyah Asli

Sementara itu, Ketua Satgas Dana Desa, Bibit Sama Rianto, mengatakan, Satgas yang dipimpinnya berperan penting karena memiliki keinginan kuat membangun desa berintegritas. Dirinya akan terus berupaya menutup lahan korupsi dengan memperbaiki moral, memperkuat sistem, dan memperkuat budaya taat aturan.

Muhammadiyah Asli

"Kita akan cari tahu akar masalah di desa apa, apa penyakit moralnya. Kita akan evaluasi. Kemudian internal Satgas akan rumuskan aturan dan juga memperkuat penelitian," tegas Bibit.

Pembentukan Satgas Dana Desa mengacu pada Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2017 Tentang Pembentukan Satuan Tugas Dana Desa. Selain Bibit Samad Rianto sebagai ketua, Satgas Dana Desa juga akan diisi oleh Eko Bambang Riadi sebagai Wakil Ketua dan Douglas Pasaribu sebagai Sekretaris. Satgas Dana Desa juga diisi oleh para anggota berpengalaman, diantaranya mantan anggota kepolisian, kejaksaan, inspektorat, TNI, akademisi, swasta, dan Lembaga Swadaya Masyarakat. (Red-Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Selasa, 05 Desember 2017

9 Titik Shalawat Nariyah Bersama Ribuan Jamaah

Jakarta, Muhammadiyah Asli - PBNU mengintruksikan kepada Nahdliyin dari Aceh sampai Papua untuk membacakan Shalawat Nariyah secara serentak pada Jumat malam (21/10). Intruksi tersebut disampaikan kepada struktur NU sampai ke tingkat Ranting. Juga masjid, majelis ta’lim, pondok pesantren yang terkoordinir dengan NU.? ? ?

Ketua PBNU Robikin Emhas mengatakan, pembacaan shalawat tersebut akan dilakukan di kantor-kantor Nahdlatul Ulama dari pusat provinsi hingga desa. Termasuk di berbagai surau, mushalla, masjid, majelis taklim dan sekolah-sekolah NU serta pondok-pondok pesantren di seluruh wilayah Indonesia. Juga di 24 Negara dimana cabang Nahdlatul Ulama berada.

9 Titik Shalawat Nariyah Bersama Ribuan Jamaah (Sumber Gambar : Nu Online)
9 Titik Shalawat Nariyah Bersama Ribuan Jamaah (Sumber Gambar : Nu Online)

9 Titik Shalawat Nariyah Bersama Ribuan Jamaah

“Pembacaan shalawat dalam rangka peringatan hari Santri 2016 tersebut, PBNU menargetkan genap atau bahkan lebih dari 1 miliar kali,” katanya kepada Muhammadiyah Asli di gedung PBNU Jakarta, Jumat (21/10) .

Robikin menyebutkan sembilan titik pembacaan Shalawat Nariyah dalam jumlah besar yaitu pertama, di Masjid Sunda Kelapa Jakarta yang diperkirakan dihadiri 5.000 jamaah. Di masjid tersebut akan dihadiri Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin dan Sekjen PBNU H. Helmy Faishal Zaini.

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli

Kedua, di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Jawa Timur yang akan dihadiri 10.000 jamaah. Di tempat tersebut akan dihadiri Wakil Rais Aam PBNU KH Miftahul Achyar.

Ketiga, di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur dengan perkiraan 30.000 jamaah. Di pesantren tersebut akan dihadiri Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Ketua PBNU H. Saifullah Yusuf.

Keempat, Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan, Jawa Timur yang akan dihadiri 15.000 jamaah. Akan hadir di pesantren tersebut Ketua PBNU Moh. Nuh dan KH Moh. Salim Aldjufri.

Kelima, di Pondok Pesantren Walisongo Situbondo dengan perkiraaan jamaah 10.000 jamaah orang.? Akan hadir di pesantren tersebut Musytasar PBNU KH Kholil As’ad Syamsul Arifin.

Keenam, Pondok Pesantren Darussaadah Gunung Sugeh, Lampung Tengah, dengan perkiraan jamaah sekitar 5.000 orang. Hadir di pesantren tersebut Rais Syuriah PBNU KH Mujid Quryubi.

Ketujuh,? di Lapangan Dome Balikpapan. Di tempat tersebut diperkirakan hadir 20.000 jamaah.? Dari PBNU akan hadir Ketua PBNU KH Farid Wajdi.

Kedelapan, di Pondok Pesantren Syaichona Kholil Batu Besaung Kota Samarinda dengan perkiraan 5.000 jamaah; dihadiri Wasekjen PBNU H. Suwadi D Pranoto.

Kesembilan di Masjid An-Nahdlah PBNU Jakarta, dihadiri Ketua PBNU KH A. Manan Ghani dan Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Maman Imanulhaq. (Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Syariah, Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Selasa, 21 November 2017

Pagar Nusa Klaten Gelar Jambore Se-Solo Raya dan DIY

Klaten, Muhammadiyah Asli - Pengurus Pecak Silat NU (PSNU) Pagar Nusa Kabupaten Klaten menggelar acara Jambore Pagar Nusa se-Solo Raya dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke-1. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Jumat-Sabtu (21-22/10) ini yang juga bertepatan dengan peringatan Hari Santri 2016.

Acara pembukaan yang diadakan di Gedung RSPD Klaten dihadiri Ketua Umum PSNU Pagar Nusa Ajengan Mimih Haeruman, Ketua PCNU Klaten H Mujiburrahman, Kapolres Klaten, Dandim Klaten, dan Ketua KONI Klaten. Secara simbolis, Ajengan Mimih membuka acara Jambore dengan menabuh gong.

Pagar Nusa Klaten Gelar Jambore Se-Solo Raya dan DIY (Sumber Gambar : Nu Online)
Pagar Nusa Klaten Gelar Jambore Se-Solo Raya dan DIY (Sumber Gambar : Nu Online)

Pagar Nusa Klaten Gelar Jambore Se-Solo Raya dan DIY

Ketua Pagar Nusa Klaten Ardhani mengatakan, pencak silat merupakan salah satu jalan yang ditempuh oleh para pendekar Pagar Nusa dalam mengisi perjuangan bangsa.

“Pagar Nusa siap meneruskan perjuangan, mengemban amanah dari para ulama, serta mengisi kejayaaan NKRI dengan jalan pencak silat,” katanya.

Muhammadiyah Asli

Sementara itu, panitia kegiatan Jambore Pagar Nusa Solo Raya dan DIY Ghulam menambahkan, kegiatan ini diikuti sekitar 80 peserta. “Para peserta terbagi dalam delapan cabang atau kontingen, dengan kategori pertandingan kelas remaja putra dan putri, serta sabung bebas,” terang Ghulam.

Dalam acara yang bertema Konstruksi Bela Negara Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Dalam Meneguhkan Perdamaian dan Semangat Kebangsaan ini tampil sebagai juara umum, kontingen dari Pagar Nusa Sukoharjo. Sedangkan posisi kedua dan ketiga diraih Kontingen Klaten dan Gunung Kidul.

Muhammadiyah Asli

Kategori pesilat terbaik putra dan putri diraih peserta dari Kontingen Boyolali dan Sukoharjo. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nahdlatul Ulama, Nasional, IMNU Muhammadiyah Asli

Jumat, 17 November 2017

PT Pos Terbitkan Perangko Bergambar Gus Dur

Jombang, Muhammadiyah Asli. Di tengah perhelatan Muktamar ke-33 NU, Kantor wilayah PT Pos Indonesia Jawa Timur memberikan hadiah khusus berupa prangko bergambar Presiden RI Keempat KH Abdurrahman Wahid. Prangko tersebut diserahkan langsung kepada Hj Sinta Nuriyah (istri Gus Dur) di stan The Wahid Institut di area pameran alun-alun Jombang sebelum upacara pembukaan muktamar Sabtu (1/8) malam.

PT Pos Terbitkan Perangko Bergambar Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
PT Pos Terbitkan Perangko Bergambar Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

PT Pos Terbitkan Perangko Bergambar Gus Dur

? Menurut Asisten Manager Pemasaran Kantor Wilayah PT Pos Indonesia Surabaya, prangko bergambar Gus Dur ini sengaja dicetak sebagai bentuk partisipasi dan apresiasi terhadap sukses pelaksanaan Muktamar NU di Jombang.

?

"Kita membuat spesial khusus Gus Dur hanya satu saja untuk hadiah kenang-kenangan buat Bu Sinta Nuriyah Wahid," terangnya kepada Muhammadiyah Asli.?

Muhammadiyah Asli

Ia menjelaskan prangko bisa menjadi acuan catatan sejarah yang bertujuan mendokumentasikan event penting pada organisasi besar NU. Pada kesempatan itu, pihaknya juga membuatkan hadiah prangko bergambar khusus ketua umum PBNU KH Said Agil Siroj dan ketua panitia Daerah Muktamar H.Syaifullah Yusuf dan prangko logo muktamar NU.

?

Muhammadiyah Asli

"Semua prangko itu diserahkan kepada yang bersangkutan pada saat pembukaan Muktamar NU semalam," imbuhnya.?

Putri Gus Dur Yenni Wahid menyambut baik upaya PT Pos Indonesia yang menerbitkan prangko edisi khusus ini. Dikatakan, penerbitan prangko ini sebagai memorabelia di tengah momentum perhelatan akbar.?

"Saya merasa senang, semoga upaya PT Pos ini semakin mendekatkan masyarakat terhadap sosok Gus Dur serta mengilhami dalam meneruskan perjuangan Gus Dur," katanya kepada Muhammadiyah Asli di sela-sela mendampingi ibunya. (Qomarul Adib/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli AlaSantri, Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Senin, 13 November 2017

PMII Unjuk Rasa, Perda Miras di Subang Disahkan

Subang, Muhammadiyah Asli. Puluhan mahasiswa PMII Subang berunjuk rasa menuntut DPRD setempat untuk segera mengesahkan Perda tentang Larangan Peredaran Miras, Senin (2/2). Mereka menilai kebutuhan akan pengesahan Perda Miras sudah sangat mendesak.

PMII Unjuk Rasa, Perda Miras di Subang Disahkan (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Unjuk Rasa, Perda Miras di Subang Disahkan (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Unjuk Rasa, Perda Miras di Subang Disahkan

Menurut Ketua PMII Subang Abdunnasir, saat ini peredaran miras dari berbagai jenis dan merk masih dijual bebas bahkan minuman beralkohol semisal bir masih tetap dijual bebas di mini-mini market yang bertebaran di seluruh penjuru kota dan desa di Subang.

"Ini jelas sangat membahayakan terutama anak-anak remaja," kata koordinator aksi Subhi Munir. Pihaknya juga mendesak agar dalam isi perda termaktub juga soal larangan minuman oplosan.

Muhammadiyah Asli

Ketua MUI Subang KH Musa Mutaqien menyambut baik dorongan mahasiswa PMII tersebut. Menurut Kiai Musa, sikap PMII itu merupakan bagian dari dukungan masyarakat terhadap pemberantasan miras di Subang.

Muhammadiyah Asli

"Apalagi Subang ini akan dijadikan sebagai salah satu kabupaten halal di Jawa Barat. Jadi dengan dukungan dari masyarakat, bisa menekan pemerintah agar serius memberantas peredaran miras di Subang," ujar Kiai Musa saat menghadiri rapat paripurna DPRD Subang

Wakil Ketua DPRD Subang Agus Masykur yang menemui pengunjuk rasa PMII menegaskan, "Hari ini juga Perda Larangan Peredaran Miras pasti kami sahkan."

Sebab, Agus menjelaskan, proses pembahasan Perda Miras itu saat ini sudah masuk masa persidangan paripurna tahap akhir pandangan fraksi. "Jadi, dapat dipastikan bisa langsung disahkan."

Agus mengungkapkan, salah satu pasal Perda itu mengatur bahwa hanya minuman golongan A dengan kadar alkohol 0-5 persen saja yang boleh beredar di Subang.

"Peredarannya pun terbatas hanya di supermarket dan hotel berbintang," ujar Agus. Dan jika ada yang membandel,"Pelakunya bisa dikenai hukuman tiga tahun penjara dan denda Rp 50 juta."?

Bupati Subang Ojang Sohandi mengapresiasi pengesahan perda itu. "Begitu perdanya terbit, kami akan langsung bergerak," kata Ojang.

Ojang berjanji akan memaksimalkan Satpol PP dalam penegakan perda anti miras tersebut. "Kami tidak ingin ada nyawa yang melayang sia-sia gara-gara minuman keras dan oplosan," ia menegaskan. (Zenal Mutaqin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Aswaja, Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Minggu, 05 November 2017

Bendung Radikalisme, Pelajar NU Ketanggungan Gelar Diklatama

Brebes, Muhammadiyah Asli - Semangat nasionalisme dan patriotisme bagi pelajar NU Ketanggungan terus ditempa. Mereka digodok lewat Pendidikan Latihan Kader Pertama (Diklatama) yang digelar Dewan Koordinasi Anak Cabang CBP-KPP Ketanggungan, Kabupaten Brebes selama tiga hari.

“Diklatama ini untuk merangsang dan menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme,” ujar Pembina PAC IPNU Ketanggungan Ahmad Fauzan El-Azizi di sela acara di SDN Pamedaran 02 Ketanggungan, Senin (10/7).

Bendung Radikalisme, Pelajar NU Ketanggungan Gelar Diklatama (Sumber Gambar : Nu Online)
Bendung Radikalisme, Pelajar NU Ketanggungan Gelar Diklatama (Sumber Gambar : Nu Online)

Bendung Radikalisme, Pelajar NU Ketanggungan Gelar Diklatama

Menurut Fauzan, di kalangan Pelajar, mayoritas rasa nasionalisme dan patriotisme sudah mulai redup. Ia sangat miris tatkala pelajar yang notabene generasi penerus bangsa terbersit sikap apatis terhadap bangsanya sendiri. Apalagi di kalangan pelajar yang sudah tersusupi doktrin radikalisme, anti-Pancasila, anti-NKRI rasa nasionalisme dan patrotismenya sudah luntur.  Terbukti mereka enggan bahkan tidak mau melakukan uparacara bendera dan menganggap haram hormat pada Sang Merah Putih.

Lewat Diklatama, lanjutnya, peserta digugah jiwanya bagaimana menghormati jasa para pahlawan yang telah berkorban jiwa raga serta hartanya demi kemerdekaan Indonesia. Mengingatkan kembali bahwa para pejuang bangsa dulu juga terdiri dari para ulama dan santri yang berjuang lillahi taala.

Muhammadiyah Asli

Ketua Panitia Diklatama 2 Arif Rahman Hakim menjelaskan, Diklatama diikuti 67 peserta yang berasal dari perwakilan ranting IPNU-IPPNU se-Ketanggungan. Selain materi kaderisasi, mereka juga mengadakan jalan panjang, tadabur alam menyusuri lembah bukit, sungai, hutan Pamedaran.

Muhammadiyah Asli

Para peserta juga ditugaskan untuk menjaga dan mempertahankan bendera Merah Putih, sampai menangis tersedu sedan bahkan jatuh bangun tak peduli dipertahankan sekuat tenaga sebagai simbol perjuangan.

Diklatama mengambil tema Menggugah Jiwa Patriotisme dan Nasionalisme Pelajar NU untuk Kemajuan Indonesia.

Arif menilai, radikalisme sudah ada di depan mata, bibit-bibit, dan loyalis ISIS sudah menyebar di mana-mana. Hanya dengan mempertahankan ideologi Pancasila, NKRI, UUD 45, dan Bhineka Tunggal Ika, Ibu Pertiwi masih dalam pangkuan kita.

Salah seorang peserta Zahratul Munawaroh asal ranting Kubangsari merasa bangga dirinya bisa ikut kegiatan ini. Ia mengaku capai, tapi bisa menambah pengalaman berharga dalam hidupnya. Serta mampu menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme. (Wasdiun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Jumat, 03 November 2017

LPBI NU Buka Pelatihan Pengolahan Sampah Metode Ecobricks

Jakarta, Muhammadiyah Asli - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) mempersilakan publik untuk mengikuti pelatihan pengelelolaan sampah dengan metode Ecobricks.

Pihak LPBI NU berencana menggelar pelatihan pada Jumat siang, 2 Desember 2016 di Kantor Bank Sampah Nusantara Gedung PBNU lantai dasar, Jakarta Pusat.

LPBI NU Buka Pelatihan Pengolahan Sampah Metode Ecobricks (Sumber Gambar : Nu Online)
LPBI NU Buka Pelatihan Pengolahan Sampah Metode Ecobricks (Sumber Gambar : Nu Online)

LPBI NU Buka Pelatihan Pengolahan Sampah Metode Ecobricks

Peserta yang akan mengikuti pelatihan harus membawa sampah plastik bersih dan kering campuran kresek dan plastik kemasan sebanyak dua kantong kresek ukuran besar.

Peserta dapat membawa sampah plastik bekas mie instan, bungkus kopi, jajanan anak, dan sampah plastik lainnya.

Muhammadiyah Asli

Untuk informasi lebih lanjut masyarakat yang berminat dapat menghubungi langsung Ai Rosita di nomor kontak 081381077129.

Pihak LPBI NU berharap melalui pelatihan ini masyarakat menemukan cara alternatif dalam mengolah sampah plastik di lingkungan sekitarnya. (Red Alhafiz K)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Ulama, Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Minggu, 29 Oktober 2017

Lima Kandidat Bersaing dalam Konfercab Ansor Padangpariaman

Pariaman, Muhammadiyah Asli. Lima kandidat Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, yang akan bersaing pada Konferensi Cabang (Konfercab) IX mulai menyusun strategi meraih suara terbanyak.

Lima Kandidat Bersaing dalam Konfercab Ansor Padangpariaman (Sumber Gambar : Nu Online)
Lima Kandidat Bersaing dalam Konfercab Ansor Padangpariaman (Sumber Gambar : Nu Online)

Lima Kandidat Bersaing dalam Konfercab Ansor Padangpariaman

Masing-masing kandidat yang ramai dibicarakan Zeki Ali Wardana, Ory Sativa Syakban, Abdul Rafi’i, Sahlul Munal dan Luki Permensyah. Mereka berebut suara Konfercab yang digelar pada 23-24 Maret 2013 mendatang di Lubuk Alung. 

Zeki Ali Wardana yang dihubungi, Selasa (12/3) di Sintuak, menyebutkan, sebagai kader Ansor yang berangkat dari bawah, siap memimpin Ansor Kabupaten Padangpariaman empat tahun ke depan.

Muhammadiyah Asli

“Dengan pengalaman di PC Ansor Kabupaten Padangpariaman,  sudah mengikuti PKD dan Kongres Ansor di Surabaya 2011, saya siap memimpin Ansor Padangpariaman ke depan,” kata Zeki menambahkan.  

Ketua Panitia Konfercab Ory Sativa Syakban mengatakan, persiapan teknis Konfercab sudah hampir rampung. Insya Alah semua persiapan dan agenda Konfercab selesai menjelang hari H pelaksanaan.

Muhammadiyah Asli

Konfercab dibuka Ketua PW GP Ansor Sumatera Barat Drs.  Rusli Intan Sati, MM,  dihadiri 15 PAC GP Ansor di Kabupaten Padangpariaman dan sekitar 200 kader Ansor. Konfercab ini pertama kali dihadiri PAC GP Ansor yang paling banyak. 

“Kita berharap Konfercab ini memberikan suasana baru bagi pergerakan anak-anak muda NU di Kabupaten Padangpariaman. Semua kandidat yang sudah menyatakan siap untuk maju sepakat berkomitmen. Siapa pun yang terpilih nantinya menjadi Ketua PC GP Ansor Kabupaten Padangpariaman wajib membesarkan Ansor di Kabupaten Padangpariaman. Sedangkan yang tidak terpilih menjadi ketua, tetap berkomitmen bersama membesarkan Ansor di Kabupaten Padangpariaman,” tambah Ory mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pariaman ini.

Luki Permensyah juga menyatakan siap bertarung merebut ketua Ansor Padangpariaman. Sebagai kader NU yang berangkat dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Padangpariaman, harus siap melanjutkan perjuangan di Ansor.

“Saya sudah mencoba bicara dengan sahabat-sahabat, sebagian mereka mendukung untuk maju,” kata Luki mantan Ketua IPNU Padangpariaman yang sekarang menjabat Ketua PAC GP Ansor Kecamatan 2 x 11 Kayutanam  

Ketua  GP Ansor Padangpariaman Ahmad Damanhuri menuturkan,  sudah saat anak muda NU Kabupaten Padangpariaman berkiprah dan membesarkan GP Ansor. Sebagai organisasi kepemudan terbesar dan tertua di Indonesia, kita sadar, proses kaderisasi generasi Muda NU akhir-Akhir ini mengalami peningkatan yang signifikan, baik melalui GP Ansor sendiri, melalu IPNU dan PMII. 

“Saya yakin, jika seluruh kekuatan muda NU ini dapat kita kolaborasikan, tentunya akan mampu membesarkan GP Ansor Padangpariaman sebagai organisasi kepemudaan NU yang berpahamkan Islam Ahlussunnah Waljamaah,” katanya. 

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Armaidi Tanjung

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Warta, Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Kamis, 26 Oktober 2017

Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta

Yogyakarta, Muhammadiyah Asli. Keraton Yogyakarta menggelar upacara Grebeg Syawal, Kamis (8/8). Ratusan warga yang mengikuti acara tersebut berebut Gunungan Lanang yang merupakan sedekah dari Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 1 Syawal 1434 Hijriyah.

Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta

Pihak Keraton mengeluarkan tujuh buah gunungan yang terdiri dari tiga Gunungan Lanang (putra), dan tiga Gunungan Estri (putri) serta satu Gunungan Awohan (buah). Tujuh gunungan yang terdiri dari buah-buahan dan hasil bumi lainnya dihantarkan dari Bangsal Ponconiti Keraton Yogyakarta menuju Masjid Gedhe Kauman, Pura Pakualaman dan Kepatihan mulai pukul 10.00 WIB.

Selanjutnya gunungan yang dikenal dengan nama Gunungan Lanang ini akan diperebutkan oleh masyarakat yang hadir. Menurut kepercayaan, mereka yang berhasil memperoleh hasil bumi dari gunungan akan mendapatkan berkah dari Yang Maha Kuasa.

Muhammadiyah Asli

Diantara warga yang hadir, Jaya, menuturkan dia rutin mengikuti acara ini setiap tahunnya. "Saya selalu mengajak anak dan istri saya agar nanti tetap bisa nguri-uri kebudayaan dan bisa menjadi pembelajaran bagi anak saya juga," ungkapnya.

Muhammadiyah Asli

Tradisi yang dilaksanakan secara turun temurun ini tidak lepas dari pengaruh Islam di Jawa. Grebeg ini merupakan wujud ucapan terima kasih pada Tuhan karena telah berhasil menjalankan ibadah puasa selama 1 bulan, juga sebagai ritual dalam menyambut tahun baru Hijriah atau Islam.

 

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Ajie Najmuddin

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli AlaNu, Ahlussunnah, Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Senin, 16 Oktober 2017

Ranting NU Depok Bedah Kitab Politik Imam al-Mawardi

Depok, Muhammadiyah Asli. Dalam rangka mengembangkan wawasan politik kebangsaan berdasarkan paham Ahlussunnah wal Jama’ah, Pengurus Anak Ranting NU Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, menggelar acara Bedah kitab al-Ahkam as-Shulthaniyah karya ulama Syafi’iyah al-Imam Abul Hasan Ali al-Mawardi.

Acara bedah kitab politik yang berlangsung di Majelis Ta’lim Al-Ibthon Pancoran Mas, Ahad (20/11) ini merupakan hasil kerja sama dengan organisasi massa Gerakan Kebangsaan untuk Pembangunan dan Kebudayaan (Gerak Pemuda) Cabang Depok.

Ranting NU Depok Bedah Kitab Politik Imam al-Mawardi (Sumber Gambar : Nu Online)
Ranting NU Depok Bedah Kitab Politik Imam al-Mawardi (Sumber Gambar : Nu Online)

Ranting NU Depok Bedah Kitab Politik Imam al-Mawardi

Ustadz Darul Qutni, Rais Syuryiah Pengurus Anak Ranting NU Pancoran Mas, yang menjadi pembedah dan pengaji kitab dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa hubungan Islam dan politik tidak dapat dipisahkan. Yang terpenting, katanya, etika atau akhlak mulia mesti diutamakan dalam berpolitik.

Ia juga memaparkan tentang prinsip-prinsip fiqih siyasah (fiqih politik) Ahlussunnah wal Jama’ah yang mengedepankan maslahat dan menjauhi mudarat. Salah satu mudarat politik adalah kekacauan (chaos) yang meskipun sesaat saja, namun dampak negatifnya bisa meluas.

Muhammadiyah Asli

“Tak heran, kalau dalam teori politik Sunni, dikenal ungkapan ‘40 tahun di bawah penguasa zalim lebih baik dari kekacauan sesaat’. Hal ini jika kondisinya memang harus memilih di antara dua hal itu,” paparnya.?

Al-Mawardi, kata Ustadz Darul, menilai penting adanya kepemimpinan dalam Islam. Menurutnya, hukumnya wajib dengan ijma’ bahwa kepemimpinan Islam harus diselenggarakan sebagai penerus fungsi kenabian sebagai ? penjaga ajaran agama dan pengatur kehidupan dunia.

“Oleh karena itu, para ulama NU terdahulu terpanggil untuk mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan memfatwakan untuk menjaga dan mengawal prosesnya,” tuturnya.

Muhammadiyah Asli

Acara bedah kitab ini dihadiri para jamaah Majelis Ta’lim Al-Ibthon dan pengurus Gerak Pemuda. (Mahbib)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock