Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Februari 2018

Kunjungi PCNU, Kapolres Pamekasan Bahas Ujaran Kebencian

Pamekasan. Muhammadiyah Asli - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pamekasan AKBP Nowo Hadi Nugroho berkunjung ke kantor PCNU setempat di Jalan R Abdul Aziz, Selasa (22/11). Kehadirannya disambut langsung oleh Ketua PCNU KH Taufiq Hasyim beserta pengurus teras PCNU.

"Kami berkunjung ke PCNU Pamekasan guna menguatkan tali silaturahmi. Alhamdulillah kehadiran kami disambut dengan hangat dan penuh keakraban," terang Kapolres AKBP Nowo.

Kunjungi PCNU, Kapolres Pamekasan Bahas Ujaran Kebencian (Sumber Gambar : Nu Online)
Kunjungi PCNU, Kapolres Pamekasan Bahas Ujaran Kebencian (Sumber Gambar : Nu Online)

Kunjungi PCNU, Kapolres Pamekasan Bahas Ujaran Kebencian

Menurutnya, NU merupakan organisasi terbesar di dunia yang menjunjung tinggi nilai keagamaan dan kebangsaan. Kesetiaannya pada NKRI tidak diragukan lagi.

"Selain bermaksud silaturahmi, kami juga sepakat untuk menjalin kesepakatan atau kerja sama secara kelembagaan," terang AKBP Nowo.

Muhammadiyah Asli

Kiai Taufiq Hasyim membenarkan bahwa pertemuan kedua pihak menghasilkan beberapa kesepakatan. Salah satunya, berupa kerja sama tentang penyikapan atas hate speech atau ujaran kebencian.

Muhammadiyah Asli

"Insya Allah, Kamis lusa (24/11) pukul 09:00 WIB kami akan menandatangani kerja sama ini di Mapolres tentang hate speech," tetang Kiai Taufiq. (Khairul Anam/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli News, Budaya Muhammadiyah Asli

Kamis, 15 Februari 2018

Isi Liburan, Pelajar NU Cirebon Gelar Kemah Sastra

Cirebon, Muhammadiyah Asli 

Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon menggelar Kemah Sastra selama dua hari (23-24/12) di Gedung Darma Bangsa Pabedilan, Cirebon, dengan diikuti 120 pelajar dari wilayah Cirebon Timur. 

Isi Liburan, Pelajar NU Cirebon Gelar Kemah Sastra (Sumber Gambar : Nu Online)
Isi Liburan, Pelajar NU Cirebon Gelar Kemah Sastra (Sumber Gambar : Nu Online)

Isi Liburan, Pelajar NU Cirebon Gelar Kemah Sastra

Kemah Sastra ini diisi dengan beberapa kegiatan, seperti workshop, menulis cerpen, puisi, pentas seni, dan diskusi budaya dengan menghadirkan para seniman dan pegiat sastra Cirebon, seperti Vokalis Setia Band Charly, Cerpenis Asep Saeful Anwar, Penyair Muda Cirebon Sobih Adnan, Cepi Oi, Neneng Alfiah, dan lain-lain. 

Ketua Pelaksana Jamaluddin mengatakan, diadakannya kemah sastra ini untuk mengenalkan sastra kepada para pelajar dan diharapkan para pecinta sastra kembali bersemangat.

Menurutnya, jika semangat kembali tumbuh, maka Cirebon Timur bisa menjadi wadah bagi para pegiat sastra.

Muhammadiyah Asli

Senada dengan Ketua Pelaksana, Ketua PAC IPNU Pabedilan Cahyo menilai positif kegiatan ini. Menurut Cahyo, selain mengisi liburan dengan hal-hal yang bermanfaat, kemah sastra ini juga menjadi ajang transfer dunia sastra dari para pegiat sastra kepada pelajar. 

Menurutnya, kegiatan sastra ini akan ada tindak lanjut dengan membuat sebuah forum untuk para pecinta sastra. (Izzi Maulana/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli News, Sejarah Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli

Minggu, 11 Februari 2018

Nuzulul Qur’an Hakekatnya Introspeksi Diri

Probolinggo, Muhammadiyah Asli



Peringatan Nuzulul Qur’an pada hakekatnya adalah ingin mengajak untuk introspeksi bersama-sama. Apakah ayat-ayat Allah dalam Al-Qur’an masih menghiasi dalam kesibukan kesehariannya di dunia ini.

Hal tersebut ditegaskan oleh Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo H. Hasan Aminuddin dalam peringatan Nuzulul Qur’an 1438 H yang digelar oleh Polres Probolinggo di Masjid Amaanullah Mapolres Probolinggo, Selasa (20/6) malam.

Nuzulul Qur’an Hakekatnya Introspeksi Diri (Sumber Gambar : Nu Online)
Nuzulul Qur’an Hakekatnya Introspeksi Diri (Sumber Gambar : Nu Online)

Nuzulul Qur’an Hakekatnya Introspeksi Diri

“Pernahkah kita dengan alat komunikasi yang canggih mengisi Al-Qur’an dalam handphone. Pernahkah dalam sholat satu ayat dibaca. Kegiatan ini mengajak kita yang lupa dan lalai tatlala disibukkan oleh tugas masing-masing. Meskipun satu ayat setidaknya bisa mengamalkan di lingkungannva,” katanya

Dengan kegiatan ini jelas Hasan, setidaknya polisi ini mampu mengamalkan ayat Al-Qur’an sesuai tupoksinya. Kalau tidak mampu secara finansial setidaknya bisa bermanfaat bagi masyarakat. “Di tengah-tengah fragmatisme yang sulit ini, saya ingin memberikan solusi. Cukup dengan tersenyum, seorang polisi sudha memberikan manfaat,” jelasnya.

Muhammadiyah Asli

Hasan menegaskan bahwa peran dan tugas ibu-ibu selaku istri polisi memang dibutuhkan. “Belailah kasih sayang suaminya dengan doa. Karena doa itu Insya Allah tugas suami masing-masing cukup berat. Sebab kamtibmas menjadi indikator keberhasilan polisi,” tegasnya.

Lebih lanjut Hasan menerangkan bahwa sesuai dengan kewenangan polisi, banyak lahan yang dapat dilakukan untuk berbuat baik kepada masyarakat di Kabupaten Probolinggo. “Terima kasih karena situasi kamtinmas di ? Kabupaten Probolinggo cukup kondusif,” ungkapnya.

Hasan menambahkan bahwa tantangan ke depan bagaimana seorang polisi mampu beramar makruf nahi mungkar. Yang jelas untuk meniadakan sama sekali tidak mungkin. “Setelah saya melihat secara seksama, kemungkaran di zaman ini banyak dilakukan oleh anak muda. Berbeda dengan dulu yang banyak dilakukan oleh orang tua karena alasan ekonomi. Mengurai kemungkanan bukan hanya tugas polisi tetapi juga semua elemen masyarakat,” pungkasnya.

Peringatan Nuzulul Qur’an ini dihadiri oleh Wakil Rais PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin beserta segenap jajaran, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton KH Zuhri Zaini, Ketua FKUB Kabupaten Probolinggo KH Idrus Ali, Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo KH Abdul Hadi Saifullah dan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli News, Pemurnian Aqidah Muhammadiyah Asli

Kamis, 08 Februari 2018

Ekonomi Rakyat Kuat, Gerakan Radikalisme Susah Masuk

Klaten, Muhammadiyah Asli. Lembaga Kajian Pemikiran Islam Pesantren Darul Afkar Klaten Jawa Tengah, mengadakan seminar dan dialog publik. Acara tersebut mengambil tema “Menangkal Radikslime dengan Memberdayakan Ekonomi Umat dan Memperkuat Ukhuwah Takmir Masjid”, Sabtu (31/10).

Ekonomi Rakyat Kuat, Gerakan Radikalisme Susah Masuk (Sumber Gambar : Nu Online)
Ekonomi Rakyat Kuat, Gerakan Radikalisme Susah Masuk (Sumber Gambar : Nu Online)

Ekonomi Rakyat Kuat, Gerakan Radikalisme Susah Masuk

Pada kegiatan tersebut, lembaga yang diasuh oleh Wakil Ketua PCNU Klaten Dr Syamsul Bakri, MAg. mendatangkan tiga pembicara, yaitu Dr Syamsul Bakri, MAg., Dra. Komariyah (Konsultan Koperasi dan UMKM), dan Heri Prasetya (Konsultan Agrobisnis).

Syamsul Bakri menjelaskan mengenai faktor radikalisme dan cara menangkalnya. Ia mengatakan bahwa faktor radikalisme ada banyak, misalkan faktor pemahaman keagamaan yang dangkal, faktor politik, dan juga faktor ekonomi.

Muhammadiyah Asli

“Dengan demikian, cara menangkalnya pun dapat dilakukan dengan mempelajari agama kepada orang yang terpercaya dan ahli dana juga membangun ekonomi rakyat sehingga rakyat tidak mudah terpengaruh ajaran radikal yang banyak memberikan iming-iming,” terang Dosen IAIN Surakarta itu.

Muhammadiyah Asli

Sementara itu, narasumber lain Heri Prasetya menjelaskan bahwa pemberdayaan ekonomi rakyat itu tidak sulit. Cukup dengan memetakan potensi masyarakat dan daerah, membangun modal (tidak perlu besar), menganalisis kebutuhan pasar, dan membentuk jaringan yang kuat.

Heri mencontohkan strategi Koperasi Riski Jaya di bawah naungan Lembaga Kajian Pemikiran Islam Darul Afkar Klaten yang merintis usaha produksi dan distribusi pakan ternak dan produk-produk pertanian serta peternakan yang lain.

“Melalui cara tersebut, jama’ah diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap gerakan radikal dan mampu membangun langkah guna memberdayakan ekonomi dan memperkuat ukhuwah takmir masjid sehingga dapat mencerminkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” terang dia.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Ceper, beserta lembaga dan banomnya. Berbagai perwakilan takmir masjid dan pondok pesantren di Klaten pun turut hadir dalam acara tersebut.? (Ajie Najmuddin/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Sejarah, News Muhammadiyah Asli

Selasa, 30 Januari 2018

Mensos Bagikan Sembako kepada Masyarakat Pra-Sejahtera

Sidoarjo, Muhammadiyah Asli. Sebanyak 400 paket sembako dibagikan oleh Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa kepada masyarakat Pra Sejahtera di desa Kureksari Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (30/8).

Paket sembako tersebut terdiri dari beras, mie instan, kecap, susu, gula dan setiap paketnya seharga Rp 150 ribu. Paket sembako ini dibagikan Mensos kepada warga Kureksari secara gratis.

Mensos Bagikan Sembako kepada Masyarakat Pra-Sejahtera (Sumber Gambar : Nu Online)
Mensos Bagikan Sembako kepada Masyarakat Pra-Sejahtera (Sumber Gambar : Nu Online)

Mensos Bagikan Sembako kepada Masyarakat Pra-Sejahtera

"Ketika masyarakat mendengar ada kekeringan dan gagal panen, secara psikologis masyarakat Pra Sejahtera bisa terpengaruh. Maka dari itu, kami perlu membantu warga seperti ini," papar Khofifah.

Muhammadiyah Asli

Sementara itu salah satu penerima paket sembako Siti Khotijah (53) mengaku sangat senang menerima sembako ini. "Kulo remen sanget angsal sembako iki, damel kebutuan dateng dalem (saya sangat senang menerima paket sembako ini untuk kebutuhan di rumah)," ucapnya.

Perlu diketahui bahwa pembagian paket sembako untuk keluarga Pra Sejahtera ini merupakan pembagian yang kedua. Sebelumnya, pembagian paket sembako juga dilakukan sebelum hari raya Idul Fitri kemarin. (Moh Kholidun/Fathoni)

Muhammadiyah Asli

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli News, Berita Muhammadiyah Asli

Senin, 22 Januari 2018

LTMNU Sumedang Ngaji Etika Imam dan Khotib

Sumedang, Muhammadiyah Asli. Pengurus Cabang Lembaga Ta’mir Mesjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) kabupaten Sumedang akhir pekan kemarin mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas yang melibatkan imam-khotib dan pengurus masjid sekecamatan Buahdua. Di desa Cilangkap, Ahad (7/6), peserta diajak untuk membaca kembali peran mereka di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat.

LTMNU Sumedang Ngaji Etika Imam dan Khotib (Sumber Gambar : Nu Online)
LTMNU Sumedang Ngaji Etika Imam dan Khotib (Sumber Gambar : Nu Online)

LTMNU Sumedang Ngaji Etika Imam dan Khotib

Peserta yang berjumlah 35 orang ini mengupas etika imam dan khotib. Pada kesempatan ini, mereka juga mengaji materi Fiqh Jum’at, materi Al-Qur’an, serta teknik penyusunan kepengurusan masjid.

"Pelatihan ini sangat bermanfaat dan penting, sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan, wawasan, dan kualitas seorang yang dipercaya sebagai salah satu komponen penegak amar ma’ruf ? nahi mungkar. Terlebih dalam menghadapi tuntutan zaman dengan problem masyarakat yang semakin kompleks, maka dibutuhkan kemampuan yang cukup bagi seorang imam dan khatib,” kata Ketua LTMNU Sumedang ustadz Eman Sulaeman.

Muhammadiyah Asli

Ustadz Eman menyebut beberapa peran dan fungsi yang harus diwujudkan seorang imam dan khatib di tengah masyarakat. Mereka, kata Eman, harus mampu menjadi pemersatu umat, menjadi benteng aqidah, menjadi contoh teladan, menjadi rujukan dalam masalah keislaman, dan membangun soliditas umat.

"Khusus mengenai perannya sebagai rujukan dalam masalah keislaman, hendaknya imam dan khatib untuk selalu menambah wawasan ilmu pengetahuan tentang keislaman. Karena, bagaimanapun seorang imam dan khatib pasti akan menjadi tempat bertanya masyarakat soal keislaman,” Ketua LTMNU menambahkan.

Muhammadiyah Asli

Ketua PCNU Sumedang KH Sa’dulloh yang hadir sebagai pemateri berharap kegiatan bertema “Meningkatkan Peran NU dalam Upaya Membentuk Imam-Khotib dan DKM yang Berkualitas dan Profesional” ini dapat menjadi dorongan untuk meningkatkan kemampuan imam-khotib masjid.

“Saya berharap pelatihan ini dapat menjadi suatu motivasi untuk meningkatkan kemampuan para imam masjid,” kata Kiai Sa’dulloh. (Ayi Abdul Kohar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pendidikan, News, Nahdlatul Muhammadiyah Asli

Pergunu Terbitkan Buku Aswaja untuk Guru

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Setelah melalui proses penyusunan beberapa bulan, Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) akhirnya menerbitkan buku panduan untuk para guru. Karya tulis ini dipengantari Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan diberi judul “Membumikan Aswaja, Pegangan Para Guru NU”.

Pergunu Terbitkan Buku Aswaja untuk Guru (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu Terbitkan Buku Aswaja untuk Guru (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu Terbitkan Buku Aswaja untuk Guru

Ketua Umum PP Pergunu KH Asep Saifuddin Chalim, yang juga penyusun utama buku, Rabu (27/6) menyatakan, buku setebal 260 halaman tersebut memang diterbitkan pihaknya bulan Juni ini. Penerbitan buku menjadi bagian dari upaya pembinaan keaswajaan peserta didik di lingkungan sekolah.

Pergunu beranggapan, guru merupakan ujung tombak NU dalam menjaga dan membumikan eksistensi ajaran Aswaja hingga di masa yang akan datang. Peserta didik perlu dibina sejak dini, agar terpelihara dari penetrasi ideologi agama yang tidak sehat.

Muhammadiyah Asli

Penetrasi ideologi disadari telah masuk ke sejumlah tempat. Tak hanya di tempat ibadah, seperti masjid-masjid, ekstemisme juga menyusup di tempat pendidikan, tak terkecuali di sekolah-sekolah berbasis Nahdliyin.

Rencananya, buku akan disebar ke lembaga pendidikan NU di seluruh Indonesia. Para guru diharapkan memperoleh masukan berharga dan mampu mengimplementasikannya di lembaga pendidikan setempat.

Muhammadiyah Asli

“Guru merupakan agent of change. Kalau gurunya sudah terpengaruh, bagaimana dengan murid-muridnya. Maka perlu ada usaha untuk mengentalkan lagi warna tradisi Nahdliyin,” kata Ketua PP Pergunu H Rudolf Chrysoekamto secara terpisah.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis   : Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli News, Kyai Muhammadiyah Asli

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock