Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Maret 2018

HPN Karawang Paparkan Tiga Program Unggulan

Karawang, Muhammadiyah Asli

Dalam rangka penguatan ekonomi dan taraf hidup warga nahdliyyin Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Pengurus Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) setempat menggelar Sarasehan Pemberdayaan Ekonomi Umat Menuju Kesejahteraan.

HPN Karawang Paparkan Tiga Program Unggulan (Sumber Gambar : Nu Online)
HPN Karawang Paparkan Tiga Program Unggulan (Sumber Gambar : Nu Online)

HPN Karawang Paparkan Tiga Program Unggulan

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan Muslimat NU dan NU Care-LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah) Karawang dan diselenggarakan di Kantor PCNU Karawang, Jalan Dewi Sartika No. 43 Karawang. Ahad (26/02)

Ketua HPN Karawang, H. Muhamad Hasyim? menjelaskan bahwa sejak menjabat sebagai ketua HPN Karawang, ia sudah berkeliling di wilayah Karawang dan menemukan tiga kebutuhan dasar sekaligus potensi bagi warga nahdliyyin.

Muhammadiyah Asli

"Tiga kebutuhan dasar ini mencakup kebutuhan pangan, kebutuhan jaringan distribusi pangan dan jasa, dan yang terakhir adalah kesehatan. Kita akan mencoba untuk menjadikannya sebagai potensi," tambahnya.

Sebagai solusi, kata dia, HPN Karawang melakukan beberapa terobosan, untuk kebutuhan pangan dengan meluncurkan program RPK (Rumah Pangan Kita) yang bekerja sama dengan Bulog. Dalam RPK ini warga NU ditawarkan menjadi distributor barang sembako.

Muhammadiyah Asli

"HPN juga menginisiasi tim ekonomi gabungan yang akan dijadikan sebagai solusi atas kebutuhan dasar yang kedua, tim ini terdiri dari lembaga ekonomi dari banom dan lembaga PCNU Karawang sehingga pergerakan ekonomi pengurus dan warga nahdliyyin lebih terakomodir dan terarah, Insya Allah beberapa bulan ke depan kita akan meluncurkan 7 Mikromart, mini market milik HPN"Paparnya

Hasyim menambahkan, solusi untuk kebutuhan kesehatan, HPN Karawang sedang berikhtiar mendirikan Klinik Kesehatan dan Rumah Sakit NU.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua PWNU Jawa Barat, KH. Hasan Nuri Hidayatullah, Ketua PW Muslimat NU Jabar, Ella Giri Komara para pengurus banom dan lembaga yang ada di lingkungan PCNU Karawang. (Aiz Luthfi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pendidikan, Hikmah Muhammadiyah Asli

Minggu, 18 Februari 2018

Miris, Undang-undang Indonesia Usang Soal Terorisme

Jakarta, Muhammadiyah Asli



Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol Hamidin menyesalkan bahwa ada pejabat negara yang ikut gabung kelompok terorisme ISIS (Negara Islam Irak dan Syiria).?

Hal tersebut ia sampaikan saat mengisi acara International Summit of The Moderate Islamic Leaders (Isomil) di Jakarta, Senin, (9/5).

Miris, Undang-undang Indonesia Usang Soal Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)
Miris, Undang-undang Indonesia Usang Soal Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)

Miris, Undang-undang Indonesia Usang Soal Terorisme

“(Salah satu motifnya adalah) Mereka mempercayai bahwa sekarang sudah akhir zaman, maka mereka berbondong ke tanah Suriah untuk jihad dan menunggu sang imam Mahdi,” kata Hamidin.

Menurutnya, ada dua cara mengapa orang bisa sampai bergabung dengan kelompok radikalisme tersebut. “Pertama face to face (antara calon teroris dan teroris) dan yang kedua adalah lewat media sosial,” tegasnya. ? ?

Muhammadiyah Asli

Ia menjelaskan bahwa ada 133 organisasi terorisme di dunia, 21 jaringan berada di Indonesia, 7 yang berkaitan langsung dengan ISI. “Tiga (dari tujuh) diantaranya melakukan rekrutmen langsung untuk ISIS,” ungkap laki-laki kelahiran Sumatera Selatan tersebut.

Meski demikian, lanjut Hamidin, Indonesia tidak bisa melakukan banyak hal terhadap gerakan-gerakan yang secara benderang mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia karena Undang-undang tentang terorisme itu usang dan perlu diperbaharui. ?

“Orang menyerukan teroris, orang berangkat ke luar negeri (untuk gabung kelompok terorisme), orang mengaku ISIS, orang mengaku tentara ISIS terang-terangan, orang mendukung ISIS, dan orang yang simpati terhadap ISIS. Mereka tidak bisa diapa-apakan oleh negara,” paparnya.

Hamidin menilai bahwa kelompok terorisme itu bukanlah Islam. “Pada saat menangkap Basri (anggota kelompok teroris Santoso), saya melihat banyak tato di tubuhnya, ada juga gambar wanita telanjang. Ketika saya ajak debat soal agama, meski pengetahuan agama saya seadanya, ia tidak bisa menjawab,” ungkap Hamidin.

“Mereka hanya menggunakan simbol agama (Islam) untuk membenarkan dan melegitimasi gerakan mereka,” pungkasnya.

Muhammadiyah Asli

Selain Brigjen Pol Hamidin, ada KH Yahya Cholil Staquf (Katib ‘Aam Nahdlatul Ulama) dan C Holland Taylor (Direktur Bayt Rahmah California Amerika) yang juga menjadi narasumber. (Muchlishon Rochmat/Mukafi Niam)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Olahraga, Quote, Pendidikan Muhammadiyah Asli

Kamis, 08 Februari 2018

BMT Artha Buana Metro Beri Bantuan untuk NU Gadingrejo

Pringsewu, Muhammadiyah Asli. Mengambil tempat di Kantor Majelis Wakil Cabang (MWCNU) Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, BMT Artha Buana Metro Cabang Metro, Lampung menyerahkan Bantuan dana untuk membantu kelancaran organisasi, Kamis (16/6). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Perwakilan BMT Arta Buana Metro, Agus Setiawan.

Agus mengatakan bahwa bantuan dana sosial infaq sebanyak 5 juta ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada warga NU Gadingrejo yang telah bekerja sama dengan BMT yang merupakan milik PCNU Kota Metro Lampung.?

BMT Artha Buana Metro Beri Bantuan untuk NU Gadingrejo (Sumber Gambar : Nu Online)
BMT Artha Buana Metro Beri Bantuan untuk NU Gadingrejo (Sumber Gambar : Nu Online)

BMT Artha Buana Metro Beri Bantuan untuk NU Gadingrejo

Agus menambahkan, bantuan BMT Cabang Metro yang berkantor di Pasar Gadingrejo ini tidak hanya diberikan sekali saja. Namun, kedepannya BMT Artha Buana akan terus memberi dukungan dan memberi bantuan agar program NU di Kecamatan Gadingrejo dapat berjalan dengan lancar.

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga menjelaskan berbagai program yang dikerjasamakan yakni bidang ekonomi dan peternakan. "Kita juga merekrut para karyawan di BMT Artha Buana di Gadingrejo dari para kader Muda NU Gadingrejo," terangnya.

Muhammadiyah Asli

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua MWCNU Gadingrejo Mukhlis, disaksikan Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu H Taufiqurrohim. Hadir pada acara yang dibarengkan dengan Safari Ramadhan tersebut Pengurus MWC dan seluruh Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Gadingrejo. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli PonPes, Pendidikan, Quote Muhammadiyah Asli

Senin, 05 Februari 2018

KKN STAI Sunan Giri Berantas Buta Aksara Arab

Bojonegoro, Muhammadiyah Asli. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sunan Giri Bojonegoro, kelompok di Desa Bogo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, memberantas buta aksara arab.

Hal itu ditunjukkan dengan pembinaan kepada warga setempat selama tiga malam, mulai tanggal 10 sampai 12 Februari 2014 di TPQ Al-Choirot desa setempat.

KKN STAI Sunan Giri Berantas Buta Aksara Arab (Sumber Gambar : Nu Online)
KKN STAI Sunan Giri Berantas Buta Aksara Arab (Sumber Gambar : Nu Online)

KKN STAI Sunan Giri Berantas Buta Aksara Arab

Sekretaris KKN di Desa Bogo, Anisah mengaku, kegiatan ini merupakan usulan warga setempat. Setelah beberapa waktu lalu saat melakukan observasi, melihat kondisi dan informasi dari tokoh masyarakat untuk memberantas aksara arab di Desa Bogo Kecamatan Kapas.

Muhammadiyah Asli

"Setelah sekitar 20 warga yang mayoritas ibu-ibu ini akan diterjunkan ke masyarakat, untuk mengajarkan kepada warga lainnya," jelasnya kepada Muhammadiyah Asli.

Selain itu, para peserta KKN di Desa Bogo juga mengundang narasumber yang kompeten, yakni ketua majlis pembina (mabin) TPQ An-Nahdliyah cabang Bojonegoro, Shodiqin.

Muhammadiyah Asli

Ketua karang taruna dan juga ketua TPQ Al-Choirot, Kusbaliyah mengaku sangat mengapresiasi kegiatan penuntasan buta aksara arab di Desa Bogo. Pasalnya diharapkan, seluruh warga setempat mampu membaca Al-Quran dengan baik dan sempurna.

"Penuntasan aksara arab ini, dilakukan dengan dikembangkan di lingkungannya masing-masing, untuk mengajari warga lainnya," terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Bogo, Indarti mengatakan, pelatihan dilakukan tiga hari ini sangat membantu Desa Bogo dalam mengembangkan agama Islam dan pelajaran Arab di daerah tersebut.

"Semoga pelatihan dan tujuan baik ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar," jelasnya.

Ketua Mabin Cabang Bojonegoro, Shodiqin sebelum memberikan materi penataran mengimbau kepada para orang tua, peserta penataran agar tidak berhenti menuntut ilmu. Tetapi meminta tetap bersemangat mencari ilmu, meskipun sehari-hari disibukkan dengan aktivitas beragam.

Ia berharap, dengan belajar Al-Quran ini dapat ditularkan kepada warga masyarakat lainnya. "Sebaik-baik orang, yang mau mengajarkan ilmunya kepada orang lain," pungkasnya.

Para peserta yang rata-rata ibu-ibu dan bapak-bapak setempat itu, tampak bersemangat dengan materi yang disampaikan kepala mabin cabang Bojonegoro. Tiap malam pesaerta selalu bertambah pada kegiatan yang diselenggarakan tiga malam tersebut. [Muhammad Yazid/Abdullah Alawi]

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pendidikan, Kiai, Bahtsul Masail Muhammadiyah Asli

Minggu, 04 Februari 2018

Syaiful Bahri Ansori Kembali Pimpin Sarekat Buruh NU

Jakarta, Muhammadiyah Asli - Syaiful Bahri Anshori terpilih kembali sebagai Presiden Konfederasi Sarekat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) untuk masa khidmah 2016-2021. Ia terpilih secara aklamasi dalam Kongres Akbar V Konfederasi Sarbumusi di Balai Besar Pengembangan dan Perluasan Kerja (BBPPK) Kemenaker RI, Jalan Raya Lembang, Bandung, Ahad (30/4) siang.

Alhamdulillah kita menyelesaikan kongres ini dengan lancar. Saya mohon maaf atas masalah teknis dalam penyelenggaraan kongres ini. Semoga Sarbumusi ke depan menjadi lebih maju digerakkan oleh pengurus yang menginginkannya maju,” kata Syaiful Bahri Anshori dalam sambutannya setelah ditetapkan sebagai Presiden Konfederasi dalam sidang Kongres Sarbumusi.

Syaiful Bahri Ansori Kembali Pimpin Sarekat Buruh NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Syaiful Bahri Ansori Kembali Pimpin Sarekat Buruh NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Syaiful Bahri Ansori Kembali Pimpin Sarekat Buruh NU

Syaiful Bahri sebelumnya diamanahi sebagai Ketua Umum Sarbumusi masa khidmah 2010-2015.

Muhammadiyah Asli

Salah seorang ketua federasi Sarbumusi yang memimpin sidang ini Muhit Effendi mengatakan bahwa tim formatur dibentuk terlebih dahulu. Tim formatur berjumlah sembilan orang termasuk Presiden terpilih Konfederasi Sarbumusi.

“Delapan orang terdiri atas pengurus DPW dan Sarbumusi utusan luar negeri, dan satu dari DPP. Formatur menyusun kepengurusan selambat-lambatnya satu bulan,” kata Muhit Effendi yang menyimpulkan hasil musyawarah peserta kongres.

Muhammadiyah Asli

Sementara revisi draf sidang komisi organisasi dan rekomendasi akan diselesaikan oleh tim finalisasi yang terdiri atas pengurus baru Konfederasi Sarbumusi. Mereka akan bekerja menyelesaikan revisi paling lambat 50 hari setelah kongres.

“Saya mohon maaf dan terima kasih kepada peserta kongres. Semoga kekurangan-kekurangan di kongres ini menjadi catatan bagi kami ke depan. Alhamdulillah kongres ini berjalan baik dengan mengakomodasi aspirasi semua peserta kongres,” kata Ketua panitia kongres Sarbumusi Jazim. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Tokoh, Pendidikan, AlaSantri Muhammadiyah Asli

Rabu, 31 Januari 2018

Habib Yahya Terpilih sebagai Mudir Jatman Lampung

Pringsewu, Muhammadiyah Asli

Jamiyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mutabaroh An-Nahdliyyah (Jatman) Provinsi Lampung menggelar Musyawaroh Idaroh Wusto (Musidwus) V yang dilaksanakan di Komplek Islamic Centre Lampung Timur. Musidwus yang berlangsung dari tanggal 15 Juni sampai dengan 18 Juni 2012 ini dilaksanakan untuk memilih kepengurusan Jatman Provinsi Lampung masa khidmat 2012-2014.

Sementara kepengurusan Jatman Pringsewu yang terdiri dari segenap Perwakilan dan Pengurus Thariqah di Kabupaten Pringsewu ikut serta dalam kegiatan tersebut. Pelepasan Rombongan dilakukan di Pendopo Kabupaten Pringsewu oleh Bupati Pringsewu KH. Sujadi Saddad pada tanggal 15 Juni 2012.

Habib Yahya Terpilih sebagai Mudir Jatman Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)
Habib Yahya Terpilih sebagai Mudir Jatman Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)

Habib Yahya Terpilih sebagai Mudir Jatman Lampung

Dalam pengarahannya, KH Sujadi mengharapkan Kegiatan Musidwus dapat berlangsung sukses dan rombongan dari Jatman Pringsewu dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan aktif dalam sidang-sidang komisi yang akan dilakukan di Musidwus tersebut.

Muhammadiyah Asli

Rombongan yang berjumlah 17 orang ini berangkat ke lampung Timur dan tiba pada pukul 15.00 WIB. Setelah melakukan registrasi peserta, rombongan mengikuti Acara Pembukaan yang diikuti oleh seluruh rombongan dari 14 kabupaten yang ada di Provinsi Lampung.

Salah satu sambutan Pembukaan yaitu dari Danrem Lampung yang mengharapkan seluruh Jamaah Thariqah yang ada di Provinsi Lampung untuk ikut andil bagian dalam menjaga keutuhan NKRI dan mengisi kemerdekaan yang telah diraih.

Muhammadiyah Asli

Dalam Musidwus kali ini, terpilih sebagai Rais yaitu KH. Jamaluddin Al-Bustomi dan sebagai Mudir yaitu Habib Yahya As-Segaf. Sebagaimana diketahui bahwa Habib Yahya As-Segaf adalah Pimpinan Pondok Pesantren Sunan Jati Agung Pringsewu yang dikenal energik dengan wawasan keilmuan yang sangat tinggi. Ia juga pernah menjadi Mudir Aam Jatman Kabupaten Tanggamus ketika Pringsewu masih berada di bawah Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus.

Redaktur : Sudarto Murtaufiq

Kontributor : Muhammad Faizin

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pendidikan, Warta Muhammadiyah Asli

Senin, 22 Januari 2018

LTMNU Sumedang Ngaji Etika Imam dan Khotib

Sumedang, Muhammadiyah Asli. Pengurus Cabang Lembaga Ta’mir Mesjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) kabupaten Sumedang akhir pekan kemarin mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas yang melibatkan imam-khotib dan pengurus masjid sekecamatan Buahdua. Di desa Cilangkap, Ahad (7/6), peserta diajak untuk membaca kembali peran mereka di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat.

LTMNU Sumedang Ngaji Etika Imam dan Khotib (Sumber Gambar : Nu Online)
LTMNU Sumedang Ngaji Etika Imam dan Khotib (Sumber Gambar : Nu Online)

LTMNU Sumedang Ngaji Etika Imam dan Khotib

Peserta yang berjumlah 35 orang ini mengupas etika imam dan khotib. Pada kesempatan ini, mereka juga mengaji materi Fiqh Jum’at, materi Al-Qur’an, serta teknik penyusunan kepengurusan masjid.

"Pelatihan ini sangat bermanfaat dan penting, sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan, wawasan, dan kualitas seorang yang dipercaya sebagai salah satu komponen penegak amar ma’ruf ? nahi mungkar. Terlebih dalam menghadapi tuntutan zaman dengan problem masyarakat yang semakin kompleks, maka dibutuhkan kemampuan yang cukup bagi seorang imam dan khatib,” kata Ketua LTMNU Sumedang ustadz Eman Sulaeman.

Muhammadiyah Asli

Ustadz Eman menyebut beberapa peran dan fungsi yang harus diwujudkan seorang imam dan khatib di tengah masyarakat. Mereka, kata Eman, harus mampu menjadi pemersatu umat, menjadi benteng aqidah, menjadi contoh teladan, menjadi rujukan dalam masalah keislaman, dan membangun soliditas umat.

"Khusus mengenai perannya sebagai rujukan dalam masalah keislaman, hendaknya imam dan khatib untuk selalu menambah wawasan ilmu pengetahuan tentang keislaman. Karena, bagaimanapun seorang imam dan khatib pasti akan menjadi tempat bertanya masyarakat soal keislaman,” Ketua LTMNU menambahkan.

Muhammadiyah Asli

Ketua PCNU Sumedang KH Sa’dulloh yang hadir sebagai pemateri berharap kegiatan bertema “Meningkatkan Peran NU dalam Upaya Membentuk Imam-Khotib dan DKM yang Berkualitas dan Profesional” ini dapat menjadi dorongan untuk meningkatkan kemampuan imam-khotib masjid.

“Saya berharap pelatihan ini dapat menjadi suatu motivasi untuk meningkatkan kemampuan para imam masjid,” kata Kiai Sa’dulloh. (Ayi Abdul Kohar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pendidikan, News, Nahdlatul Muhammadiyah Asli

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock