Minggu, 05 November 2017

Bendung Radikalisme, Pelajar NU Ketanggungan Gelar Diklatama

Brebes, Muhammadiyah Asli - Semangat nasionalisme dan patriotisme bagi pelajar NU Ketanggungan terus ditempa. Mereka digodok lewat Pendidikan Latihan Kader Pertama (Diklatama) yang digelar Dewan Koordinasi Anak Cabang CBP-KPP Ketanggungan, Kabupaten Brebes selama tiga hari.

“Diklatama ini untuk merangsang dan menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme,” ujar Pembina PAC IPNU Ketanggungan Ahmad Fauzan El-Azizi di sela acara di SDN Pamedaran 02 Ketanggungan, Senin (10/7).

Bendung Radikalisme, Pelajar NU Ketanggungan Gelar Diklatama (Sumber Gambar : Nu Online)
Bendung Radikalisme, Pelajar NU Ketanggungan Gelar Diklatama (Sumber Gambar : Nu Online)

Bendung Radikalisme, Pelajar NU Ketanggungan Gelar Diklatama

Menurut Fauzan, di kalangan Pelajar, mayoritas rasa nasionalisme dan patriotisme sudah mulai redup. Ia sangat miris tatkala pelajar yang notabene generasi penerus bangsa terbersit sikap apatis terhadap bangsanya sendiri. Apalagi di kalangan pelajar yang sudah tersusupi doktrin radikalisme, anti-Pancasila, anti-NKRI rasa nasionalisme dan patrotismenya sudah luntur.  Terbukti mereka enggan bahkan tidak mau melakukan uparacara bendera dan menganggap haram hormat pada Sang Merah Putih.

Lewat Diklatama, lanjutnya, peserta digugah jiwanya bagaimana menghormati jasa para pahlawan yang telah berkorban jiwa raga serta hartanya demi kemerdekaan Indonesia. Mengingatkan kembali bahwa para pejuang bangsa dulu juga terdiri dari para ulama dan santri yang berjuang lillahi taala.

Muhammadiyah Asli

Ketua Panitia Diklatama 2 Arif Rahman Hakim menjelaskan, Diklatama diikuti 67 peserta yang berasal dari perwakilan ranting IPNU-IPPNU se-Ketanggungan. Selain materi kaderisasi, mereka juga mengadakan jalan panjang, tadabur alam menyusuri lembah bukit, sungai, hutan Pamedaran.

Muhammadiyah Asli

Para peserta juga ditugaskan untuk menjaga dan mempertahankan bendera Merah Putih, sampai menangis tersedu sedan bahkan jatuh bangun tak peduli dipertahankan sekuat tenaga sebagai simbol perjuangan.

Diklatama mengambil tema Menggugah Jiwa Patriotisme dan Nasionalisme Pelajar NU untuk Kemajuan Indonesia.

Arif menilai, radikalisme sudah ada di depan mata, bibit-bibit, dan loyalis ISIS sudah menyebar di mana-mana. Hanya dengan mempertahankan ideologi Pancasila, NKRI, UUD 45, dan Bhineka Tunggal Ika, Ibu Pertiwi masih dalam pangkuan kita.

Salah seorang peserta Zahratul Munawaroh asal ranting Kubangsari merasa bangga dirinya bisa ikut kegiatan ini. Ia mengaku capai, tapi bisa menambah pengalaman berharga dalam hidupnya. Serta mampu menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme. (Wasdiun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Asli

Ini adalah web log Muhammadiyah Asli. Bendung Radikalisme, Pelajar NU Ketanggungan Gelar Diklatama di Muhammadiyah Asli ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock