Senin, 20 November 2017

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

Way Kanan,Muhammadiyah Asli

Kiai muda pengamal shalawat jibriliyah GP Ansor Way Kanan, Lampung, Muhammad Syahri Attamim AH mengatakan, warga Nahdlatul Ulama (NU) harus terbuka dengan gerakan ekonomi untuk menopang keberlangsungan dakwah.

"Banyak orang mengaku NU ketika dia melakukan amaliyah, seperti yasinan, tahlilan, sholat jenazah. Tapi bagaimana membuat generasi muda berminat menjadi warga NU tidak mungkin dengan cara kaku. Harus ada cara lain, salah satunya gerakan wirausaha, tokoh dan warga NU perlu melakukannya seperti dilakukan Ansor Way Kanan hari ini," ujar dia

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah (Sumber Gambar : Nu Online)
Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah (Sumber Gambar : Nu Online)

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

di Blambangan Umpu, Selasa (1/3).

Ansor Way Kanan melakukan sejumlah gerakan ekonomi, seperti penjualan madu, kopi jamu, jasa cuci kendaraan ditangani Kepala Satkoryon Banser Pakuan Ratu EKo Sugiyanto, serta pelayanan jasa bekam bekerja sama dengan Klinik Bulan Medical Center (BMC) yang dimiliki dr Yusuf J Mustofa.

Muhammadiyah Asli

"Gerakan semacam itu merupakan salah satu jalan untuk menyampaikan apa itu NU. Kita beribadah, merawat dan mewariskan amaliyah NU, tapi bagaimana menjangkau masyarakat juga harus dilakukan," paparnya.

Muhammadiyah Asli

Ia menambahkan, gerakan dan pendidikan ekonomi harus diberikan kepada masyarakat dan warga NU yang kurang mampu untuk dididik dalam mencari rejeki, supaya iman dan taqwanya bertambah.

"Karena masih sangat jarang dilakukan di Way Kanan, maka dorongan dilakukan Ansor sangat penting," demikian Muhammad Syahri Attamim. (Disisi Saidi Fatah/Abdullah Alawi)

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

Way Kanan, Muhammadiyah Asli

Kiai muda pengamal shalawat jibriliyah GP Ansor Way Kanan, Lampung, Muhammad Syahri Attamim AH mengatakan, warga Nahdlatul Ulama (NU) harus terbuka dengan gerakan ekonomi untuk menopang keberlangsungan dakwah.

"Banyak orang mengaku NU ketika dia melakukan amaliyah, seperti yasinan, tahlilan, sholat jenazah. Tapi bagaimana membuat generasi muda berminat menjadi warga NU tidak mungkin dengan cara kaku. Harus ada cara lain, salah satunya gerakan wirausaha, tokoh dan warga NU perlu melakukannya seperti dilakukan Ansor Way Kanan hari ini," ujar dia

di Blambangan Umpu, Selasa (1/3).

Ansor Way Kanan melakukan sejumlah gerakan ekonomi, seperti penjualan madu, kopi jamu, jasa cuci kendaraan ditangani Kepala Satkoryon Banser Pakuan Ratu EKo Sugiyanto, serta pelayanan jasa bekam bekerja sama dengan Klinik Bulan Medical Center (BMC) yang dimiliki dr Yusuf J Mustofa.

"Gerakan semacam itu merupakan salah satu jalan untuk menyampaikan apa itu NU. Kita beribadah, merawat dan mewariskan amaliyah NU, tapi bagaimana menjangkau masyarakat juga harus dilakukan," paparnya.

Ia menambahkan, gerakan dan pendidikan ekonomi harus diberikan kepada masyarakat dan warga NU yang kurang mampu untuk dididik dalam mencari rejeki, supaya iman dan taqwanya bertambah.

"Karena masih sangat jarang dilakukan di Way Kanan, maka dorongan dilakukan Ansor sangat penting," demikian Muhammad Syahri Attamim. (Disisi Saidi Fatah/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nasional, Quote, Meme Islam Muhammadiyah Asli

Ini adalah web log Muhammadiyah Asli. Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah di Muhammadiyah Asli ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock