Senin, 20 November 2017

Cara Gus Dur Mewujudkan Keadilan Sosial

Tangerang Selatan, Muhammadiyah Asli. KH Abdurrahman “Gus Dur” Wahid menyatakan bahwa semua ibadah di dalam rukun Islam memiliki perintah agar umat Islam semakin welas asih kepada sesama. Selama ini, ibadah dimaksudkan untuk kepentingan diri masing-masing agar mereka terbebas dari neraka dan mendapatkan surga. Padahal menurut Gus Dur, semua ibadah di dalam rukun Islam itu memiliki dimensi sosial.

Cara Gus Dur Mewujudkan Keadilan Sosial (Sumber Gambar : Nu Online)
Cara Gus Dur Mewujudkan Keadilan Sosial (Sumber Gambar : Nu Online)

Cara Gus Dur Mewujudkan Keadilan Sosial

 

Hal itu disampaikan Syaiful Arif saat menjadi narasumber dalam acara seminar Keadilan Sosial Perspektif Gus Dur dan Imam Khomeini yang diselenggarakan oleh Iranian Corner UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang bekerja sama dengan Konsuler Kebudayaan Republik Islam Iran di Ruang Teater Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta, Rabu (7/6).

“Syahadat kalau tidak disaksikan orang lain tidak akan sah. Shalat kalau dilaksanakan dengan berjamaah akan mengikat integrasi sosial. Zakat apalagi, kata Gus Dur dengan adanya zakat maka Islam bersifat anti kapitalisme dan sebagainya,” kata Syaiful.

Ia menyayangkan, pendekatan yang bersifat individualistik terhadap ibadah rukun Islam itu menjadikan nilai-nilai sosial menjadi terabaikan. 

Muhammadiyah Asli

Syaiful menjelaskan, agar umat Islam bisa memperjuangkan keadilan sosial, maka Gus Dur menempuhnya dengan tiga upaya. Pertama, umat Islam harus memiliki kesadaran sosial di dalam setiap ibadah atau rukun sosial. Gus Dur menggagas rukun sosial ini untuk menjadi jembatan antara rukun iman dan rukun Islam.

“Rukun sosial menjadi jembatan dari rukun iman dan rukun Islam,” jelasnya.

Muhammadiyah Asli

Kedua, menempatkan fikih sebagai etika sosial. Baginya, pembahasan hukum Islam bukan hanya pada tema-tema ibadah, jinayah, dan muamalah tetapi juga pada bagaimana memajukan dan menyejahterakan umat Islam dengan menciptakan keadilan sosial. 

 

Maqshidus syariah adalah pemenuhan terhadap hak-hak manusia, yaitu untuk melindungi hak hidup, hak beragama, hak berpikir, hak untuk memiliki harta dan kehormatan.itu yang ketiga,” ungkapnya.

Maka dari itu penulis Buku Humanisme Gus Dur itu menyebutkan, orientasi terhadap keadilan sosial-lah yang membuat Gus Dur tidak berniat untuk menjadikan Indonesia menjadi negara Islam. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Budaya, Ubudiyah Muhammadiyah Asli

Ini adalah web log Muhammadiyah Asli. Cara Gus Dur Mewujudkan Keadilan Sosial di Muhammadiyah Asli ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock