Jakarta, Muhammadiyah Asli. Pasca Deklarasi Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) di Ponpes Langitan, Tuban, 31 Maret lalu, konsolidasi partai terus dilakukan dengan menggelar pelantikan DPW-DPC se DKI Jakarta yang dilaksanakan di Monas.
Meskipun target massa yang akan diraih oleh PKNU adalah warga Nahdliyyin, namun ketua tanfidz PKNU Khoirul Anam menyatakan tak akan sowan atau meminta dukungan PBNU terhadap partai yang sebelumnya merupakan PKB versi Muktamar Surabaya ini.
| Cak Anam Tak akan Minta Dukungan PBNU (Sumber Gambar : Nu Online) |
Cak Anam Tak akan Minta Dukungan PBNU
“Tak perlu ke PBNU, nanti malah salah, PBNU kan non partai,” tuturnya disela-sela acara.Menurut catatan Muhammadiyah Asli, beberapa petinggi partai dengan basis massa nahdliyyin seperti Ketua tanfidz DPP PKB Muhaimin Iskandar melakukan kunjungan ke PBNU setelah terpilih. Hal yang sama dilakukan oleh Ketua Umum PPP Suryadharma Ali.
PKNU menargetkan untuk mengembalikan aswaja di ibukota dalam pemilu legislatif tahun 2009 mendatang. Pada pemilu 2004 lalu PKS menjadi pemenang. PPP juga pernah berjaya di ibukota.
Muhammadiyah Asli
Sekitar 5000 massa PKNU memadati monas dengan pakaian putih-putih mulai pukul 09.00 WIB. Sebelum acara pelantikan, massa mengikuti istighotsah yang dipimpin oleh seorang habaib.Hadir dalam acara tersebut Ketua Dewan Syuro KH Abdurrahman Chudori, Ketua Umum Tanfidz Khoirul Anam, Alwi Syihab dan sejumlah habaib dari Jakarta dan sekitarnya.
Cak Anam menyatakan konsolidasi ini akan terus dilakukan ke seluruh Indonesia dengan melantik pengurus partai setempat. Ditargetkan sampai Agustus 2007 mendatang, seluruh kepengurusan partai di Indonesia sudah dilantik. (mkf)
Muhammadiyah Asli
Dari Nu Online: nu.or.idMuhammadiyah Asli Khutbah Muhammadiyah Asli

EmoticonEmoticon