Selasa, 18 Agustus 2015

Syuriyah PBNU Dorong Lembaga dan Banom Lakukan Perbaikan Menyeluruh

Jakarta, Muhammadiyah Asli

Rapat Syuriyah PBNU kembali digelar Rabu (13/4). Rais Syuriyah PBNU KH Ma’ruf Amin mengatakan melalui rapat bulanan ini akan diperoleh laporan tentang perkembangan dari semua banom dan lembaga NU, dan apa rekomendasi agar kinerja banom/lembaga lebih baik. Juga untuk mengetahui sejauh mana dan berada di mana, serta langkah yang akan dilakukan ke depan.

Rapat juga dimanfaatkan untuk pemantapan, revitalisasi, konsolidasi, serta penataan yang lebih baik. Kiai Ma’ruf menyampaikan dengan masuk ke sistem yang lebih modern atau digital, sehingga dengan hanya memencet satu tombol, akan diketahui NU seperti apa, pengurusnya seperti apa, mempunyai anggota berapa.

Syuriyah PBNU Dorong Lembaga dan Banom Lakukan Perbaikan Menyeluruh (Sumber Gambar : Nu Online)
Syuriyah PBNU Dorong Lembaga dan Banom Lakukan Perbaikan Menyeluruh (Sumber Gambar : Nu Online)

Syuriyah PBNU Dorong Lembaga dan Banom Lakukan Perbaikan Menyeluruh

Rapat juga untuk merencanakan kinerja selama lima tahun, perbaikan apa yang bisa dilakukan, apa yang bisa diberikan kepada NU. Banon/lembaga NU hendaknya bukan hanya tampil di depan publik (front office) dengan mengeluarkan statemen-statemen atau berita-berita, tapi juga perbaikan di back office (belakang layar/dapur) kepengurusan.

“Tujuannya adalah untuk menunjukkan karya nyata yang dilakukan. Jangan seperti debu yang beterbangan. Banom dan lembaga harus ada hal yang baik yang diwariskan,” ujar Kiai Ma’ruf.

Dihadiri perwakilan banom dan lembaga, rapat kali ini berfokus pada paparan tiga lembaga yaitu LAZISNU, LWPNU, dan Sarbumusi. LAZISNU memaparkan, penyaluran zakat kepada masyarakat dilakukan melalui empat program, yaitu pendidikan, kesehatan, pengembangan ekonomi, dan bencana alam. Program itu dikemas dengan nama NU Care yang diluncurkan Februari 2016 lalu.

Muhammadiyah Asli

LAZISNU terus beradaptasi dengan UU RI Nomor 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Peraturan Pemerintah nomor 14 tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU Nomor 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, dan ? Keputusan Menteri Agama RI Nomor 333 tentang Pedoman Pemberian Izin Pembentukan Lembaga Amil Zakat.

LAZISNU tengah menghadapi tantangan besar, karena berdasarkan Keputusan Menag Nomor 333, Bab III Mekanisme Pengajuan Izin, poin A LAZ Berskala Nasional ? huruf j dinyatakan bahwa ? untuk mendirikan LAZ harus menyerahkan surat penyataan kesanggupan menghimpun zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya minimal Rp 50.000.000.000, (lima puluh milyar rupiah) per tahun.

Tantangan ini harus dihadapi dan menjadi tanggung jawab seluruh warga dan pengurus NU, untuk terus menghidupkan dan mempertahankan LAZISNU mengajak semua pihak untuk melakukan “Gerakan NU Berzakat menuju Kemandirian Umat”.

Muhammadiyah Asli

Sementara itu, LWPNU menyampaikan pada periode kepengurusan ini menggulirkan Gerwaku Sena (Gerakan Wakaf Uang Sejuta Nahdliyin). Melalui gerakan ini, siapa pun bisa memberikan wakaf mulai dari Rp.10.000,00 (sepuluh ribu rupiah). Sejak peluncurannya sebulan lalu, Gerwaku Sena telah berhasil mengumpulkan dana wakaf senilai Rp. 84.755.000,00 (delapan puluh empat juta tujuh ratus lima puluh lima ribu rupiah) dari 195 wakif (pemberi wakaf).

Dana itu sementara ini belum dimanfaatkan karena terhitung masih sedikit, dan wakaf uang tidak boleh dikelola asal-asalan karena tidak boleh berkurang apalagi hilang. Pihak ? yang boleh mengelola adalah Bank Syariah yang telah memiliki izin dari Kemenag dan Badan Wakaf Indonesia (BWI ) yaitu LKS PWU (Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang). Apabila sudah ada hasilnya baru diserahkan lagi kepada daerah yang berwakaf untuk membantu kegiatan sosial lainnya seperti beasiswa, modal usaha, pondok pesantren dan lannya.

Dalam melaksanakan programnya, LWKNU menghadapi beberapa kendala, misalnya ? saat menyosialisasikan kepada pengurus-pengurus NU, ternyata banyak yang kurang merespons. Setelah diberikan formulir ada yang mengisi tapi pada saat dihubungi melalui telepon atau sms, tidak menjawab. Padahal berwakaf harus dari hati nurani. Dan nilai wakaf pun bisa dari angka yang termasuk sangat terjangkau yaitu Rp.10.000,00.

Adapun SARBUMUSI mengungkapkan untuk merekrut anggota tidak sesederhana perekrutan anggota pada lembaga lainnya, karena harus disertakan data setiap individu secara lengkap. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli IMNU, Nusantara Muhammadiyah Asli

Ini adalah web log Muhammadiyah Asli. Syuriyah PBNU Dorong Lembaga dan Banom Lakukan Perbaikan Menyeluruh di Muhammadiyah Asli ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock