Sabtu, 26 Agustus 2017

Cinta Tuan Guru Sepuh untuk Palestina

Jakarta, Muhammadiyah Asli

Ketika menjelang tengah malam, dari pintu sebelah kiri Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, keluar seseorang dengan perlahan. Kemudian terjadi kerumunan dengan tiba-tiba, dan teriakan-teriakan untuk menyingkir. Puluhan orang berdesakan.  

Cinta Tuan Guru Sepuh untuk Palestina (Sumber Gambar : Nu Online)
Cinta Tuan Guru Sepuh untuk Palestina (Sumber Gambar : Nu Online)

Cinta Tuan Guru Sepuh untuk Palestina

Seseorang yang keluar itu bukan pejabat teras pemerintahan atau tokoh politik yang sedang ditunggu awak media untuk dimintai pendapat tentang situasi terkini. Bukan juga artis yang baru saja digugat cerai pasangannya. Bukan juga olahragawan atau pengusaha yang yang kekayaannya masuk di majalah Forbes.

Seseorang itu menutupi kepalanya dengan balutan kain putih. Mukanya coklat. Tak berkumis, tapi memelihara janggut yang memutih. Pundaknya dikalungi serban hijau yang menjuntai di kanan kiri perutnya. Berbaju putih yang dilapisi jas hitam tanpa dikancingkan. Serta bersarung kotak-kotak merah muda dan putih. Serta beralas kaki sandal hitam.

Muhammadiyah Asli

Dia Tuan Guru Haji Lalu Turmudzi Badrudin, kiai sepuh asal pulau seribu masjid, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ia jauh datang ke tempat itu untuk mendengarkan pembacaan puisi sahabatnya, sesama Mustasyar PBNU, KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang biasa disapa Gus Mus, bersama teman-temannya, Kamis malam (24/8).

Muhammadiyah Asli

Ketika ia datang, Gus Mus yang malam itu berbaju panjang dan peci hitam, bercelana abu-abu dan sandal hitam, menyambutnya langsung. Tuan Guru kelahiran 1936 itu dipersilakan kiai asal Leteh, Rembang, itu duduk di tengah-tengah ratusan hadirin. Saat pembacaan puisi, tidak beranjak dari tempat duduknya hingga usai.

Saat usai acara, pengasuh Pesantren Qomarul Huda meninggalkan ruangan dengan dikawal lingkaran belasan Barisan Ansor Serbaguna dari Satkorcab Jakarta Pusat. Namun, kawalan tersebut kadang-kadang jebol dengan barisan anak muda yang hendak bersalaman dengan dengan tuan guru yang pernah nyantri kepada TGH Sholeh Chambali, Bonder, Rais Syuriyah NU pertama di pulau itu.

Tuan Guru asal desa Bagu itu tak bisa menepis barisan anak muda yang mengulurkan tangan serta menciumnya. Ia menerimanya dengan senyum sambil berjalan tertatih-tatih.

“Alhamdulillah tergugah hati kita untuk umat Muslim di Palestina,” katanya ketika ditanya kesan setelah menyimak acara bertajuk “Doa untuk Palestina” yang diinisiasi Gus Mus itu.  

“Kita berdoa mudah-mudah-mudahan semoga Palestina merdeka,” lanjut keterunan bangsawan suku Sasak itu.   

Ia mengaku tak pernah menghadiri pebacaan puisi di Taman Ismail Marzuki. Serta jarang sekali menghadiri kegiatan model itu di tempat lain.  

Ketika ditanya motif kehadirannya di malam itu, ia mengaku karena dua-duanya, Gus Mus dan Palestina.

“Saya senang karena Gus Mus dan Palestina,” katanya sambil tersenyum merekah dan tertawa pelan.

Kemudian, kiai yang termasuk jajaran ahlul halli wal-‘aqdi di Muktamar NU ke-33 di Jombang itu pun perlahan menaiki kendaraan hitam yang sudah tersedia. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Olahraga Muhammadiyah Asli

Ini adalah web log Muhammadiyah Asli. Cinta Tuan Guru Sepuh untuk Palestina di Muhammadiyah Asli ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock