Rembang, Muhammadiyah Asli - proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak atau abrasi terjadi di beberapa daerah di sekitar Desa Pandangan Kulon, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang. Bahaya ini menarik keprihatinan para anggota Satkoryon Banser Kragan yang juga menggerus sebelah utara masjid Badrut Tamam Desa Pandangan Kulon Kragan.
Kepala Biro Informasi dan Komunikasi Banser Rembang Abdul Hakim mengatakan, abrasi yang terjadi di Pandangan Kulon ini terjadi mulai tahun 2015. Hal ini terjadi dikarenakan dampak dari pembangunan dermaga Tempat Penakaran Ikan (TPI) di Pandangan Kulon sepanjang 100 meter dari bibir pantai.
| Kumpulkan Dana dari Anggota, Banser Kragan Cegah Abrasi di Masjid Pandangan Kulon (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kumpulkan Dana dari Anggota, Banser Kragan Cegah Abrasi di Masjid Pandangan Kulon
Hal ini mengakibatkan abrasi ketika terjadi angin timur atau ombak timur pada musim kemarau. Abrasi juga terjadi di pesisir barat dermaga, sekitar 300 meter yang memanjang ke barat."Bahkan bibir pantai akibat abrasi ini tergerus hingga kurang lebih 130 cm ke bawah. Dalam setahun hal ini sudah terjadi sebanyak dua kali," terangnya kepada Muhammadiyah Asli, Senin (22/8).
Muhammadiyah Asli
Ia menambahkan, kegiatan ini hanya bersifat mendadak. Para anggota Banser Satkoryon Kragan mengadakan iuran untuk membantu meminimalisasi terjadinya abrasi yang terjadi di Pandangan Kulon.Muhammadiyah Asli
"Dari hasil iuran tersebut, kami belikan batu belah dan kami serahkan ke tamir masjid Badrut Tamam Pandangan Kulon. Karena memang dampak abrasi yang paling parah terjadi di sana," tutupnya. (Aan Ainun Najib/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id
Muhammadiyah Asli Budaya, Ubudiyah Muhammadiyah Asli

EmoticonEmoticon