Kamis, 28 Desember 2017

KH Maruf Amin: Dialog Nasional Untuk Hindari Kecurigaan

Jakarta, Muhammadiyah Asli - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin menggagas Dialog Nasional untuk memfasilitasi komunikasi seluruh elemen bangsa. Dialog nasional ini menurutnya guna menghindari kecurigaan-kecurigaan, prasangka yang justru bisa membuat salah paham.

"Ada praduga-praduga yang tidak tepat. Ini tidak baik jika terus didiamkan karena berpotensi memecah persatuan seluruh elemen bangsa. Jadi perlu dibangun komunikasi semua pihak," ujarnya, Selasa (29/11).

KH Maruf Amin: Dialog Nasional Untuk Hindari Kecurigaan (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Maruf Amin: Dialog Nasional Untuk Hindari Kecurigaan (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Maruf Amin: Dialog Nasional Untuk Hindari Kecurigaan

Dialog nasional ini diharapkan bisa terselenggara setelah Aksi Super Damai 212 yang disepakati berlangsung di Lapangan Monumen Nasional (Monas) dengan kegiatan Shalat Jumat berjamaah, dilanjutkan dengan zikir.

Muhammadiyah Asli

Menurutnya, perlu ada konsensus kembali untuk membela NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Kiai Maruf mengingatkan semua pihak agar tidak memahami agama secara eksklusif dan ekstrem.

Di sinilah, menurutnya, peran tokoh-tokoh agama melihat secara objektif Indonesia yang beragam agar lebih bisa moderat, dan tentu saja tanpa harus mengorbankan ajaran dasar agama.

"Agama memiliki posisi penting, dan tidak terlepas dari keberadaan Indonesia yang religius," tegasnya.

Muhammadiyah Asli

Dalam konteks Indonesia yang berdasarkan Pancasila, lanjut dia, telah mengakui posisi penting agama, pelindung terhadap kebebasan beragama, harus dipadukan dengan perlindungan terhadap kemurnian agama.

Hal ini berarti bahwa beragama memang harus dijamin, tetapi kebebasan beragama secara menyimpang tidak dapat dibenarkan–dijamin.

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, Hery Haryanto Azumi mendukung langkah Rais Aam PBNU Maruf Amin yang menggagas dialog nasional. Menurutnya, dialog ini penting karena selama ini masyarakat sudah terlalu banyak menerima informasi tidak benar, sehingga memicu beragam pandangan yang negatif.

"Kita lihat di dunia maya, begitu mudah mencaci maki, menghujat. Ini terjadi karena masyarakat disuguhi informasi yang belum tentu benar akibat perbedaan pandangan politik yang tajam. Kondisi ini mengarah pada ketidaksantunan berpolitik," katanya.

Menurut Hery, komunikasi politik tidak bisa dibangun hanya pada entitas politik, tapi juga entitas sosial. Dialog nasional yang digagas Kiai Maruf adalah upaya merajut kembali komunikasi dengan kekuatan sosial masyarakat.

"Ini perlu dirapihkan," pungkasnya. (Red Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Nahdlatul, Kyai Muhammadiyah Asli

Ini adalah web log Muhammadiyah Asli. KH Maruf Amin: Dialog Nasional Untuk Hindari Kecurigaan di Muhammadiyah Asli ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock