Rabu, 15 November 2006

Jelang Ramadhan, Santri Pesantren Salafiyah Parappe Ziarahi Makam Kiai

Polewali Mandar, Muhammadiyah Asli. Menjelang libur Ramadhan, Pondok Pesantren Salafiyah Parappe Campalagian Polewali Mandar Sulawesi Barat mengadakan beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya berziarah ke makam beberapa kiai yang ada kecamatan Tinambung, Pambusuang dan Campalagian, Ahad (31/5).

Jelang Ramadhan, Santri Pesantren Salafiyah Parappe Ziarahi Makam Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Ramadhan, Santri Pesantren Salafiyah Parappe Ziarahi Makam Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Ramadhan, Santri Pesantren Salafiyah Parappe Ziarahi Makam Kiai

Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh santri, beserta para staf pengajar dan majelis keluarga Pondok Pesantren Salafiyah Parappe. Busyra salah seorang staf pengajar menyampaikan beberapa harapan dalam kegiatan ini bahwa berziarah ke makam ulama selain bernilai ibadah juga bagian dari tradisi pondok pesantren didalam mengenang jasa-jasa para kiai.

“Berkah dari para ulama khususnya ulama pendahulu kita yang ada di tanah mandar yang mengajarkan Ilmu agama secara turun temurun kepada generasinya  sehingga Pondok pesantren ini tetap eksis di dalam mengajarkan Islam yang tafaqquh fid-din,” katanya.

Muhammadiyah Asli

Rombongan pondok pesantren yang di bawah Asuhan KH Abd. Latif Busyra mengawali Tournya dengan mengunjungi makam KH Muhammad As’ad (Puang Daeng) di Tinambung, selanjutnya KH Nahrawi di Monjopai Karama lalu kemudian beberapa makam kiai di Pambusuang dan menghiri ziarahnya di makam KH Muhammad Tahir (Imam Lapeo).

Muhammadiyah Asli

Syamsul, salah seorang santri yang berasal dari kepulauan selayar juga menyampaikan beberapa harapan dari kegiatan. “Kami sebagai seorang santri berharap dari kegiatan ini ada berkah yang kami peroleh dari para kiai penduhulu kami agar kami bisa meneruskan perjuangan beliau di dalam mengajarakan dan mengamalkan Islam Ahlussunnah wal Jamaah,” ujarnya.

Berziarah ke makam para kiai  pondok pesantren yang dikenal eksis mempertahankan kajian kitab turats atau lebih akrab dikenal dengan pengajian kitab kuning berangkat dengan menggunakan bis bantuan dari pemerintah Kecamatan Campalagian dan beberapa Donatur lainnya dengan jumlah peserta yang ikut mencapai 500 an, dalam perjalan dikawal oleh Kepolisian Polsek Campalagia. (Busyra/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Hikmah, Makam Muhammadiyah Asli

Ini adalah web log Muhammadiyah Asli. Jelang Ramadhan, Santri Pesantren Salafiyah Parappe Ziarahi Makam Kiai di Muhammadiyah Asli ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock