Senin, 13 Maret 2017

Di Tangan Kelompok Radikal, Jihad Hanya Bermakna Perang

Jember, Muhammadiyah Asli - Apa pun, yang namanya paham radikal, sangat berbahaya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, lebih-lebih bagi Indonesia yang dihuni oleh beragam agama, budaya, suku, golongan, dan sebagainya. Sebab, paham? radikal, tidak memberikan ruang sedikit pun kepada kelompok lain untuk hidup, tidak ada toleransi. Yang ada dan harus tetap eksis hanyalah kelompok mereka sendiri.

“Artinya siapa pun yang tidak sepaham dengan mereka dianggap musuh,” jelas Ketua MUI Cabang Jember, Abdul Halim Subahar saat memberikan taushiyiah dalam acara? “Deklarasi Anti Radikalisme & Terorisme” di halaman gedung GP. Ansor Jember, Rabu (21/6).

Di Tangan Kelompok Radikal, Jihad Hanya Bermakna Perang (Sumber Gambar : Nu Online)
Di Tangan Kelompok Radikal, Jihad Hanya Bermakna Perang (Sumber Gambar : Nu Online)

Di Tangan Kelompok Radikal, Jihad Hanya Bermakna Perang

Menurut Halim, kekeliruan besar penganut paham radikal adalah dalam menafsirkan makna jihad. Jihad menurut mereka ditafsirkan tunggal, yakni qital (membunuh). Sehingga perintah jihad dalam agama selalu diartikan membunuh atau berperang melawan orang yang tidak sepaham dengan mereka.

“Kalau ini diterapkan di Indonesia, tidak ada lagi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI,” lanjutnya.

Muhammadiyah Asli

Muhammadiyah Asli

Pemahaman mereka berbeda jauh dari paham keagamaan wasathiyah seperti NU, Muhammadiyah, MUI, dan sejenisnya, yang menafsirkan jihad dengan banyak makna, misalnya menuntut ilmu, berpuasa, beribadah haji, berbakti kepada orang tua, memberi nasehat kepada penguasa yang dhalim dan sebagainya.

“Itu semua termasuk? jihad. Baru kalau tidak ada pilhan lain, kita disalahi, dan keselamatan kita terancam, baru jihad dimaknai berperang,” ungkapnya. (Aryudi A. Razaq/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Pahlawan Muhammadiyah Asli

Ini adalah web log Muhammadiyah Asli. Di Tangan Kelompok Radikal, Jihad Hanya Bermakna Perang di Muhammadiyah Asli ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock