Senin, 24 Juli 2017

Aisyah Hamid Baidhowi: NU Butuh Panduan Dakwah

Jakarta, Muhammadiyah Asli. Nahdlatul Ulama sebagai organisasi dakwah Islam terbesar se-Indonesia membutuhkan sebuah frame yang berfungsi sebagai panduan dakwah. Frame ini berguna untuk dijadikan pedoman dan pegangan bagi setiap aktivitas dakwah Nahdlatul Ulama di segenap aspek. Baik oleh para pengurus di berbagai tingkatan maupun oleh tiap komunitas di berbagai konsentrasi dakwah.

Demikian dinyatakan sesepuh Muslimat Nahdlatul Ulama Nyai Hj. Aisyah Hamid Baidhowi kepada Muhammadiyah Asli, Kamis (30/7). Menurut cucu Hadratus Syaikh KH Hasyim Asyari ini, frame tersebut digunakan sebagai bingkai dakwah agar setiap kegiatan dan misi perjuangan NU tidak keluar dari koridor-koridor Ahlussunnah wal Jamaah.

Aisyah Hamid Baidhowi: NU Butuh Panduan Dakwah (Sumber Gambar : Nu Online)
Aisyah Hamid Baidhowi: NU Butuh Panduan Dakwah (Sumber Gambar : Nu Online)

Aisyah Hamid Baidhowi: NU Butuh Panduan Dakwah

"Pedoman dakwah ini bisa dibuat untuk jangka waktu yang panjang. Jadi tidak berubah setiap ganti kepengurusan atau berubah terjadi perkembangan tren zaman. Dengan pedoman ini, kita bisa mempersiapkan materi-materi dan visi dakwah ke depan dalam jangka panjang," tutur Aisyah.

Muhammadiyah Asli

Lebih lanjut Aisyah menjelaskan, Bila memiliki pegangan yang kuat, Nahdlatul Ulama dapat menapaki tahapan-tahapan dakwah dengan lebih mantap dan tidak mudah terombang-ambing oleh situasi dan kondisi sosial-politik yang ada. Dengan pijakan dakwah yang kokoh Nahdlatul Ulama dapat memprediksikan pola masyarakat yang diinginkan dan akan dibentuk hingga puluhan tahun ke depan.

"Pedoman atau panduan dakwah ini bisa dibuat oleh para ahli dakwah dengan melibatkan para sosiolog dan futurolog, sehingga tidak cepat basi atau ketinggalan zaman. Panduan dakwah ini mengatur tentang skala prioritas dan batasan-batasan toleransi Ahlussunnah wal Jamaah yang dikembangkan oleh berbagai kalangan pengurus, aktifis dan warga Nahdlatul Ulama," ungkap adik kandung Gus Dur ini.

Muhammadiyah Asli

Aisyah berpendapat bahwa tanpa panduan yang jelas dalam berdakwah warga Nahdliyin akan kehilangan arah dalam mewujudkan cita-cita kehidupan masyarakat yang lebih baik. Tanpapedoman dakwah yang jelas, para aktifis dikhawatirkan hanya akan mengikuti trend global yang tidak tentu arahnya.

"Sejak awal didirikan, NU mencita-citakan tumbuhnya masyarakat religius dalam bingkai Islam Ahlussunnah wal Jamaah sejahtera dan bermartabat. Nahdlatul Ulama harus terus dijalankan dalam rel yang jelas, rel dakwah yang mengayomi warga masyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Islam rahmatan lilalamin," tandasnya. (Syaifullah Amin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Amalan, Pondok Pesantren Muhammadiyah Asli

Ini adalah web log Muhammadiyah Asli. Aisyah Hamid Baidhowi: NU Butuh Panduan Dakwah di Muhammadiyah Asli ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock