Kamis, 26 September 2013

Belajar Keberagaman, Peserta Konferensi Pemuda Nusantara Kunjungi Pesantren

Sukoharjo, Muhammadiyah Asli. Sebagai sebuah lembaga pendidikan, pesantren menjadi tempat berkumpulnya orang dari berbagai suku, etnis dan lain sebagainya. Hal tersebut menjadikan para santri, secara tidak langsung, dilatih untuk mengenal dan menghargai adanya sebuah keragaman dalam bangsa.

Belajar Keberagaman, Peserta Konferensi Pemuda Nusantara Kunjungi Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Belajar Keberagaman, Peserta Konferensi Pemuda Nusantara Kunjungi Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Belajar Keberagaman, Peserta Konferensi Pemuda Nusantara Kunjungi Pesantren

Faktor itu pula, yang kemudian membuat para peserta yang mengikuti Konferensi Pemuda Nusantara di Solo, diajak ke Pesantren Al-Muayyad Windan Sukoharjo untuk belajar menghargai keberagaman di sana. Tidak hanya itu, para peserta yang sebagaian juga non-muslim tinggal di kamar-kamar santri.

Pengasuh Pesantren Windan yang juga salah satu pemrakarsa kegiatan ini, KH M Dian Nafi’ menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk memperkuat jaringan pemuda Nusantara, untuk membangun perdamaian.

Muhammadiyah Asli

“Selain di Windan, selama tiga hari (26-28/10), para peserta Konferensi disebar ke beberapa tempat antara lain GKMI dan Vihara Damma Sundara,” terang Wakil Rais Syuriyah PWNU Jateng itu, saat ditemui Muhammadiyah Asli, Selasa (27/10).

Muhammadiyah Asli

Sementara itu, Vera Dirgantari selaku Ketua Pelaksana konferensi menambahkan, selain mengenal keberagaman langsung, para peserta juga menggelar konferensi yang diselenggarakan Balaikota Surakarta.

Konferensi tersebut memunculkan lima poin penting, diantaranya, bertekad untuk apa mewujudkan perdamaian dan keadilan, menolak diskriminasi, tolak kekerasan dan perusakan alam, turut serta dalam pengembangan dan karya kemanusiaan, memelihara menjaga ketakwaan bangsa.

“Dari hasil konferensi yang diadakan selama tiga hari mulai dari Senin kemarin memunculkan lima poin penting yang masuk dalam draf dan akan ditindaklanjuti. Salah satunya mewajibkan adanya perdamaian,” terang Vera. (Ajie Najmuddin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Muhammadiyah Asli Tegal, Pahlawan Muhammadiyah Asli

Ini adalah web log Muhammadiyah Asli. Belajar Keberagaman, Peserta Konferensi Pemuda Nusantara Kunjungi Pesantren di Muhammadiyah Asli ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Muhammadiyah Asli sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Muhammadiyah Asli. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Muhammadiyah Asli dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock