Jakarta, Muhammadiyah Asli. Ketua Umum DKM Masjid Al-Munawwaroh Ciganjur, H Arif Rahman Hamid Baidlawi, mengatakan kaum muslimin di berbagai belahan dunia lain, misalnya di Rohingya dan Palestina, kini sedang mengalami suasana yang tidak mengenakkan lantaran represi aparatur negara.
| Masjid Gus Dur Doakan Muslim Rohingya dan Palestina (Sumber Gambar : Nu Online) |
Masjid Gus Dur Doakan Muslim Rohingya dan Palestina
Hal tersebut ia sampaikan saat memberi sambutan sebelum pelaksanaan shalat Idul Adha di masjid yang akrab disebut Masjid Gus Dur ini. “Kondisi mereka sangat berbeda dengan muslim di Indonesia. Oleh karenanya, mari kita doakan saudara-saudara kita di kedua wilayah tersebut diberi pertolongan Allah SWT. Al-Fatihah,” ujar Arif Rahman, Jumat (1/9).Di hadapan para jamaah yang membludak hingga halaman Masjid Gus Dur ini, ia,berharap kaum muslimin mampu mengambil makna dari peristiwa pengurbanan Nabi Ibrahim dan keikhlasan Nabi Ismail dalam mendalam perintah Allah. “Kalau zaman sekarang mungkin nggak ada yang seperti itu,” ujarnya.
Menurut keponakan Gus Dur ini, berhasilnya ibadah Nabi Ibrahim dan Ismail itu lantaran adanya kerjasama yang baik antara bapak dan anak. Sebab jika tidak ada kerjasama antara kedua belah pihak, pasti gagal.
Muhammadiyah Asli
“Yang ada malah kejar-kejaran antara bapak dan anak. Kerjasama inilah yang akhirnya diteladani seluruh umat manusia di penjuru dunia. Itu pula yang bisa kita teladani di sini,” tandas pria yang juga pengurus Yayasan KH A Wahid Hasyim Ciganjur ini.Sebelumnya, Ketua Harian DKM Al-Munawwaroh H Syaifullah Amin mengumumkan bahwa Masjid Gus Dur kembali mendapat kepercayaan dari masyarakat sebanyak sembilan ekor kambing dan dan tujuh ekor sapi.
“Untuk penyembelihan dan pembagian daging kurban dilaksanakan Sabtu pagi yang masuk hari Tasyriq pertama. Yang kedua, pembagian akan diantarkan langsung oleh panitia ke rumah masing-masing. Jadi, tidak ada pembagian di lapangan atau melalui kupon,” tegasnya.
Pantauan Muhammadiyah Asli, sejak pagi buta warga terlihat berduyun-duyun memasuki masjid untuk melaksanakan shalat Idul Adha. Tampak aparat kepolisian berjaga-jaga di pintu gerbang masjid tersebut.
Muhammadiyah Asli
Anggota keluarga besar KH A Wahid Hasyim yang turut serta berjamaah yaitu Dr Umar Wahid, Nyai Hj Aisyah Hamid Baidlawi, dan Nyai Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid. Khutbah Idul Adha disampaikan Ketua LD PWNU DKI Jakarta KH Ghufron Mubin. Usai khutbah dan mushafahah, sejumlah jamaah menghadiri open house di kediaman Gus Dur. (Musthofa Asrori/Abdullah Alawi)Dari Nu Online: nu.or.id
Muhammadiyah Asli Nahdlatul Ulama, AlaNu, Makam Muhammadiyah Asli

EmoticonEmoticon